Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 492 | Loka 666


__ADS_3

Melihat ketiga istrinya yang memandang dirinya dengan tatapan tidak mengerti membuat Shen Long menghela nafasnya. Kemudian dia menceritakan kembali secara perlahan dan mendetail tentang kepergiannya ke alam penciptaan bertemu dengan Sang Pencipta, PangYu dan pemusnahan alam semesta.


Shen Long juga menceritakan tentang benih Brahma, Naga Penghancur yang merupakan konsekuensi yang diterimanya karena telah menggunakan benih alam untuk membuat alam neraka di loka 888.


Wajah ketiga istrinya tertegun mendengar cerita Shen Long. Mereka tidak akan percaya tentang hal itu jika tidak mendengarnya sendiri dari Shen Long.


“Kakak Shen, kemana kamu akan pergi? Bisakah aku ikut denganmu?” tanya NingYue kemudian.


Shen Long menggelengkan kepalanya.


“Aku mendapatkan token undangan untuk pergi ke Loka 666 dari dua orang petarung alam semesta ini. Aku pergi bukan untuk bersenang-senang, tapi aku akan melakukan seleksi bersama para petarung kuat lainnya di alam semesta kita ini,” jelas Shen Long.


Ketiga wajah istrinya menunduk mendengar kata-kata Shen Long. Mereka bisa merasakan beban berat yang dipikul oleh Shen Long untuk menyelamatkan alam semesta ini dari pemusnahan yang bisa saja terjadi pada alam semesta mereka.


“Untuk itulah aku harus terus berlatih untuk menjadi lebih kuat kembali,” lanjut Shen Long.


He Ti dan Che Ti mengepalkan kedua tangan mereka karena merasa diri mereka tidak berguna untuk membantu Shen Long menyelamatkan alam semesta ini.


“Hei, kalian semua tetaplah di dunia ini untuk menjaga kedamaiannya. Aku harap kalian juga melanjutkan berlatih untuk menjadi lebih kuat lagi. Demikian juga kamu putri Shui dan NingYue. Kalian harus berlatih lebih giat lagi,” kata Shen Long kembali.


Mendengar kata-kata Shen Long, Yun Mei menundukkan kepalanya merasa tidak berguna. Diantara mereka, hanya dirinyalah yang tidak memiliki kekuatan seorang petarung.


“Yun Mei, kamu adalah orang yang menjadi penyemangatku selama ini. Aku berlatih keras menjadi sekuat ini adalah untuk melindungimu dan melindungi orang-orang yang seperti dirimu di dunia ini,” kata Shen Long dengan senyumannya.


Yun Mei menganggukkan kepalanya, dia tahu Shen Long sangat mencintai dirinya. Demi menjaga orang yang dia cintai Shen Long berusaha untuk menjadi lebih kuat lagi.


Demi rakyat yang lemah, Shen Long berlatih menjadi lebih kuat untuk melindungi mereka.


Setelah selesai menikmati makan bersama, Shen Long kemudian berpamitan dengan ketiga istrinya dengan memeluk mereka semua. “Aku pasti akan kembali dengan selamat. Aku tidak akan membiarkan alam semesta kita hancur selama aku masih hidup,” katanya lembut.

__ADS_1


Dengan berat hati, ketiga istrinya melepaskan kepergian Shen Long menuju loka 666.


Shen Long kemudian mengaktifkan token undangan yang diberikan oleh Jirin kepadanya. Lalu token itu mengeluarkan sinar dan menarik Shen Long masuk ke dalamnya dan token itu kemudian menghilang.


Token undangan itu kembali ke loka 666 sesuai fungsinya membawa orang yang diundang untuk pergi ke loka 666.


Loka 666, merupakan salah satu loka di alam semesta B1 dari ribuan loka yang ada di alam semesta itu.


Keadaan di loka 666 tidak jauh berbeda dengan loka tempat asal Shen Long, namun ada beberapa hal yang lebih menarik yaitu gedung-gedung tinggi yang menjulang di kota besar yang tidak jauh dari tempat Shen Long muncul di loka tersebut.


“Kota yang sangat padat dan tinggi,” Shen Long menatap gedung-gedung tinggi di kota besar itu dengan kagum.


Suasana di kota itu begitu ramai dan membuat Shen Long merasa sedikit tidak nyaman dengan situasi tersebut. Dia berjalan memasuki kota itu dan melihat orang-orang berlalu lalang dengan menggunakan sesuatu di kaki mereka.


Orang-orang kota itu seperti berdiri pada sesuatu yang ada di atas kaki mereka namun mereka bergerak secepat kilat. Gerakan orang-orang itu membuat Shen Long terkejut. Dia tidak menyangka seluruh orang di Loka 666 memiliki kecepatan secepat itu.


“Awas!”


Ciiittttt...!


Tiba-tiba dua orang dari arah samping kanan hampir saja menabrak Shen Long yang berdiri tertegun di tengah jalan. Sepasang laki-laki dan wanita muda menghentikan gerakan mereka seketika saat sebelum menabrak Shen Long.


“Hei! Apa yang kamu lakukan di tengah jalan?” Teriak wanita muda dengan wajah kesal pada Shen Long.


“Aku?” Shen Long yang tertegun tidak mengerti apa maksud kedua pasangan itu.


Di tengah kebingungannya, tiba-tiba token undangan tampak menyala di tangan Shen Long. Kemudian dari token itu muncul sinar berwarna hijau yang langsung masuk ke dalam pikiran Shen Long melalui keningnya.


Seketika Shen Long merasa dia bisa mendengar dan mengerti kata-kata yang diucapkan oleh orang-orang di sekitarnya.

__ADS_1


“Ah, token ini pun telah dilengkapi dengan bahasa dari loka 666. Orang-orang yang mengundang ini penuh dengan persiapan,” batin Shen Long.


“Hei! Mengapa kamu masih diam dan berdiri di tengah jalan? Apa kamu ingin mati ti tabrak oleh orang-orang?” Kini terdengar si lelaki yang berteriak dengan wajah marah pada Shen Long.


Orang-orang mulai berkumpul melihat kejadian tersebut, Shen Long melihat sekelilingnya dengan tatapan kebingungan.


“Maaf, aku tidak mengerti maksudmu,” sahut Shen Long.


Orang-orang di sekitar tempat itu mulai berbisik-bisik sambil melirik ke arah Shen Long.


“Sepertinya dia pendatang di kota ini.”


“Mungkin dia berasal dari suku primitif di Gunung Wilow.”


“Dia tidak menggunakan sepatu roda, sepertinya memang pendatang dari suku primitif.”


Kata-kata mereka terdengar oleh Shen Long dan membuatnya mengernyitkan dahi. Dia lalu menoleh ke arah laki-laki dan wanita yang berhenti di samping kanannya. Kemudian dia menatap ke arah kedua kaki mereka yang dilengkapi dengan sepatu yang memiliki rodanya.


“Apakah ini yang mereka sebut sepatu roda?” gumam Shen Long.


Mata Shen Long kemudian melihat ke kaki orang-orang di sekelilingnya. Semua orang di kota itu mengenakan sepatu roda di kaki mereka. Rupanya orang-orang itu bergerak cepat dengan menggunakan sepatu roda mereka.


“Hei kamu! Kamu berdiri di tengah jalan dan menghalangi orang yang menggunakan jalan ini,” sahut lelaki di samping kanannya dengan ketus.


Mendengar hal itu, Shen Long kemudian mundur dari tengah jalan agar tidak menghalangi para penduduk kota untuk menggunakan jalan tersebut. Ketika dia mundur keluar dari tengah jalan, orang-orang pun kembali berlalu lalang melintasi jalan yang ada di depan Shen Long.


“Sungguh sepatu yang aneh namun sangat bermanfaat untuk mempercepat langkah mereka”


Shen Long merasa kagum dengan penggunaan sepatu roda itu bagi para penduduk kota. Dia tidak menyangka akan menemukan suatu yang menarik seperti itu ketika baru tiba di kota ini.

__ADS_1


__ADS_2