Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 352 | Pohon Akar Api


__ADS_3

Shen Long menarik nafas panjang setelah mendengar penjelasan yang panjang dari Libao. Dia akhirnya mengerti tentang kekuatan Dewa Naga yang berada di dalam tubuhnya itu. Kekuatan alam semesta yang tidak terbatas, namun tergantung bakat dan keberuntungannya untuk mampu meningkatkan dan menggunakannya.


“Terima kasih atas penjelasanmu Libao. Aku mohon petunjukmu untuk meningkatkan kekuatanku,” sahut Shen Long yang kini telah bersemangat.


Libao tertawa mendengarnya dan merasa senang dengan semangat Shen Long. “Kekuatan Dewa Naga tidak sembarangan memilih penerusnya. Hahaha... Aku yakin kamu layak menjadi penerus Dewa Naga,” Libao pun menjadi bersemangat.


Libao yang merupakan dewa dunia langit Loka 888 ini tentu ingin kembali membebaskan dunianya dari Dewa Kegelapan. Namun dengan kekuatannya yang berada di Alam Kebangkitan Semesta masih kalah jauh dari Alam Penebusan Semeta Dewa Kegelapan. Sehingga dia hanya bisa menunggu datangnya Kekuatan Dewa Naga sesuai ramalan Pendeta Agung.


Libao juga merasa bersyukur Shen Long yang menjadi pewaris kekuatan Dewa Naga dan dia percaya Shen Long akan mampu membebaskan Loka 888 dari kekuasaan Dewa Kegelapan sehingga sinar matahari akan bersinar kembali di dunianya ini.


Kemudian Libao dan Shen Long kembali ke ruang perjamuan dan melihat sebagian besar anggota sekte Cahaya telah kembali ke tempat peristirahatan mereka masing-masing. Libao juga mengantarkan Shen Long menuju tempat beristirahatnya yang telah dipersiapkan oleh pelayan sekte.


“Bagaimana keadaan Yun Mei serta Putri Shui dan Shen Shui anakku?” Shen Long memikirkan mereka sebelum dirinya tertidur. Kadang kala Shen Long merasa takdirnya tidak adil bagi keluarganya. Namun sebagai seorang petarung yang wajib memperjuangkan prinsip dan menolong mahluk, Shen Long harus mengesampingkan kepentingan pribadinya terlebih dahulu.


Keesokan harinya, Shen Long terbangun dan dikejutkan oleh sinar matahari pagi yang menyinari kamarnya. Selama di Loka 888 sebelumnya dia bahkan tidak tahu kapan pergantian hari karena setiap harinya dunia selalu gelap dan diterangi oleh cahaya lampu dan api.


Di Alam dimensi yang diciptakan oleh Guru Agung ini, dunia dibuat seperti normal adanya siang dan malam. Hal itulah yang membuat tanaman dapat tumbuh di tempat kediaman sekte cahaya.


Shen Long kemudian langsung melakukan meditasi setelah membersihkan tubuhnya. Dalam meditasinya dia bermaksud untuk menemui dewa cahaya di alam pikirannya.


“Dewa Cahaya, apakah para mogull, mogullian dan mogullon di Loka ini bisa kembali menjadi normal?” Shen Long bertanya langsung pada Dewa Cahaya Loka 888 dalam pikirannya.

__ADS_1


“Tentu saja bisa, jika kamu mampu mengeluarkan pengaruh Iblis Neraka dari tubuh mereka. Namun itu akan membuatmu menjadi target dari Dewa Kegelapan. Karena semua Iblis Neraka terhubung dengannya.


Shen Long memikirkan hal itu dengan hati-hati. Kekuatannya saat ini bagaikan semut yang melawan kekuatan yang jauh di atas dirinya. Dia tidak mungkin bisa mengalahkan Dewa Kegelapan saat ini.


Ketika Shen Long tengah bermeditasi, tiba-tiba pintu kamarnya diketuk dari luar. “Masuk!” sahut Shen Long.


“Putri?” Shen Long menghentikan meditasinya setelah mengetahui Putri LingMei yang datang mengunjunginya. Dia kemudian berdiri dan memberi hormat padanya.


Putri LingMei yang datang berjalan perlahan kemudian duduk di bangku depan meja. “Apakah tidurmu nyenyak semalam, Shen?” tanya Putri LingMei sambil tersenyum pada Shen Long.


Shen Long membalas dengan senyuman sambil duduk di depan Putri LingMei. “Alam ini jauh lebih menyegarkan dari dunia luar. Tentu saja tidurpun jadi nyenyak Putri.”


“Suatu kehormatan bagiku putri untuk menemanimu sarapan,” sahut Shen Long memberi hormat padanya.


Putri LingMei lalu bangkit dan mengajak Shen Long pergi ke taman bunga di belakang rumahnya yang dibuat oleh putri sendiri. Shen Long mengagumi taman bunga itu, sejak datang ke Loka ini yang ditemuinya hanya kegelapan dan tanah yang gersang, kini matanya menikmati warna hijau dan aneka warna bunga yang membuat tubuh terasa segar dan menyenangkan.


“Apakah dunia asalmu juga seperti ini?” tanya Putri LingMei


“Benar Putri, di dunia asalku pun banyak tanaman yang beraneka macam. Dunia penuh warna seperti tempat ini.” Shen Long termenung memikirkan dunia loka asalnya dimasa lalu saat menikmati keindahan alam bersama istri-istrinya.


Putri LingMei berjalan mendekati salah satu bunga dan mencium bau wangi bunga tersebut. Shen Long melihat munculnya harapan di wajah Putri LingMei.

__ADS_1


“Aku berharap dunia kami ini juga kembali seperti masa lalu yang penuh keindahan,” gumam Putri LingMei pelan. Dia menatap ke atas langit pagi yang tampak bersih sambil menghirup udara segar di pagi hari.


“Mari kita nikmati sarapan pagi ini,” ajaknya.


Putri LingMei mengajak Shen Long menuju ke sebuah gazebo yang berada di tengah-tengah taman bunga itu dimana pelayan sekte telah menyiapkan hidangan untuk sarapan paginya bersama Shen Long.


Tidak tampak pengawal yang menjaga putri LingMei, karena mereka telah mulai mempercayai Shen Long yang merupakan teman dari Libao. Putri LingMei mempersilahkan Shen Long untuk menikmati hidangannya.


“Shen Long, kamu tentu telah mendengar banyak hal dari Guru Libao tentang dunia kami ini. Aku yang mewakili dunia ini benar-benar mengharapkan bantuan darimu untuk membantu mengembalikan keadaan dunia kami seperti masa lalu.” Putri LingMei memberi hormat pada Shen Long.


Mata Shen Long berkedut melihat ketulusan Putri LingMei yang memohon bantuan darinya. “Putri, sudah menjadi kewajibanku membantu. Jangan terlalu sungkan.” Shen Long pun memberi hormat kembali pada Putri LingMei.


Putri LingMei merasa lega mendengar jawaban dari Shen Long. Selama ini dia selalu menaruh harapan akan kembalinya matahari bersinar di dunia Loka 888 ini, namun semakin lama dia merasakan harapan itu semakin kecil.


Tetapi sejak kedatangan Shen Long, harapan yang hampir padam itu seperti diberikan semangat untuk kembali berkobar. Hal ini membuat dirinya pun menjadi bertambah semangat untuk terus berjuang.


“Shen, aku memiliki sebuah informasi yang diceritakan secara turun temurun di Loka ini. Di daerah Gurun Api, di sebelah timur terdapat sebuah pohon yang hanya tumbuh di dalam tanah yang dinamakan pohon Akar Api. Konon pohon ini sangat sulit untuk ditemukan dan dijaga oleh mahluk spiritual yang ganas, namun khasiat dari buah pohon Akar Api ini sangat besar untuk peningkatan kultivasi.” kata Purti LingMei


“Pohon Akar Api?” Shen Long tertegun memikirkan hal itu.


“Itu cerita secara turun temurun, hingga saat ini belum pernah ada mahluk Loka 888 ini yang berhasil menemukan buah dari pohon Akar Api.”

__ADS_1


__ADS_2