Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 219 | Shen Long kembali ke sekte Pedang Harapan


__ADS_3

Keesokan harinya, Permaisuri Qin yang masih enggan berpisah dengan Shen Long merasa lelah setelah semalam bertarung dengan Shen Long beberapa kali.


Shen Long lebih dahulu bangung lalu berpamitan pada Permaisuri Qin dengan mengecup keningnya dan bersiap untuk pergi ke kediaman sekte Pedang Harapan menemui Dewi Suci untuk meminta pil lotus merah.


Berdasarkan petunjuk untuk segel hati dan kesadaran dari Pendeta Agung, tubuh manusia harus melakukan penyucian pada jiwa dan roh nya. Sehingga Shen Long memerlukan khasiat bunga lotus merah untuk menguatkan jiwanya dan berendam pada kolam pemurnian roh yang terdapat di kediaman sekte Tengkorak Putih.


Untuk itulah Shen Long ingin menemui Dewi Suci yang senang menanam bunga lotus merah dan meminta padanya. Dia sudah memurnikan bunga lotus merah menjadi pil lotus merah, sehingga memudahkan untuk menyerap khasiat dari lotus merah tersebut.


Shen Long kali ini telah di kenali oleh penjaga gerbang sekte Pedang Harapan, segera mengantar Shen Long bertemu dengan Dewi Suci.


Kedatangan Shen Long kali ini membuat teman-teman sekte Pedang Harapannya terkejut karena merasakan kekuatan Shen Long yang turun menjadi Raga Tembaga bintang 1 atau tingkat alam Dewa di kultivasi dunia manusia.


Dewi Suci, Gu Yan, Xuan Yu dan Chen Mulan yang sedang berada di sekte Pedang Harapan tertegun saat Shen Long menceritakan kejadian yang menyebabkan turunnya kekuatan miliknya.


“Dewi, aku ingin meminta pil lotus merah darimu untuk membantuku memulihkan dan membuka segel yang mengekang kekuatan Dewa ku” kata Shen Long mempersingkat penjelasannya agar mudah dimengerti


“Aku akan memberikan pil lotus merah milikku padamu, Shen. Tapi apakah kamu yakin ketua sekte Tengkorak Putih akan mengijinkanmu menggunakan kolam Pemurnian Roh milik mereka?” tanya Dewi Suci.


Shen Long terdiam sesaat mendengar perkataan Dewi Suci yang saat ini tingkat kultivasinya sudah berada di alam Surgawi.


“Aku sudah meminta bantuan Jendral Liu untuk berbicara dengan Qian Wu. Aku hanya berharap dia dapat membantuku” sahut Shen Long


Dewi Suci merenung memikirkan tentang sekte Tengkorak Putih yang diketuai oleh Qian Shan.


Sekte Tengkorak Putih adalah salah satu pendukung kuat dari Kekaisaran Tengah disamping sekte Gunung Pedang. Tingkat kultivasi ketua sekte Tengkorak Putih, Qian Shan dan ketua sekte Gunung Pedang, Wu Zhen sudah berada di alam Abadi setingkat juga dengan Kaisar Tengah Zhong Jian.


Mereka bertiga lah yang membuat Kekaisaran Tengah menjadi Kekaisaran terkuat dari lima Kekaisaran di dunia manusia.

__ADS_1


“Shen, aku tidak yakin Qian Shan ketua sekte Tengkorak Putih akan mengijinkanmu untuk menggunakan Kolam Pemurnian Roh milik sekte mereka. Kita hanya bisa berangkat bersama-sama menuju kesana dan memohon padanya” kata Dewi Suci.


“Bagaimana jika mereka tetap tidak mengijinkannya Dewi?” tanya Chen Mulan


“Kita akan bertarung dengan mereka dan menaklukkan sekte Tengkorak Putih” sahut Dewi Suci dengan tegas.


Shen Long tertegun mendengar hal itu, menaklukkan sekte Tengkorak Putih yang sangat kuat tidak lah mudah. Kekuatan mereka saat ini tidak lah cukup untuk melawan sekte Tengkorak Putih.


“Xuan Yu, kumpulkan para pemimpin cabang dan seluruh anggota terkuat dari sekte Pedang Harapan. Katakan pada mereka ketua sekte Shen Long memanggil mereka” perintah Dewi Suci pada Xuan Yu.


“Baik Dewi, segera aku laksanakan” sahut Xuan Yu


Setelah kepergian Xuan Yu, hanya tinggal Shen Long bersama tiga wanita cantik Dewi Suci, Chen Mulan dan Gu Yan bersamanya untuk membicarakan strategi melawan sekte Tengkorak Putih apabila mereka tidak mengijinkan Shen Long menggunakan kolam Pemurnian Roh mereka.


“Kekuatan Dong Fang Yin dan Mu Rong yang berada di tahap akhir alam Pendeta tak jauh dariku yang di alam Surgawi. Kita bertiga bisa melawan Qian Shan bersama-sama. Sementara Gu Yan, Xie Lin dan Xuan Yu bisa melawan tetua lain. Chen Mulan pergi menyelinap bersama Shen Long menuju kolam Pemurnian Roh” kata Dewi Suci.


Shen Long merasa terharu melihat keseriusan teman wanita nya yang siap membantunya untuk memulihkan kekuatannya kembali.


“Kakak Shen, kamu bukan orang lain di hati kami. Kamu adalah ketua sekte Pedang Harapan. Dan juga orang yang kami sayangi selama hidup kami” kata Chen Mulan tersipu


Wajah Dewi Suci juga menjadi merah mendengar hal itu. Dia pun berdiri dan mendekati Shen Long.


“Shen, kami semua mencintai dan menyayangimu. Apapun yang terjadi, kami akan selalu berada disisimu” sahutnya.


Kemudian tanpa malu-malu Dewi Suci memeluk Shen Long yang kemudian Chen Mulan dan Gu Yan juga ikut memeluknya. Mata Shen Long berkedut merasakan kehangatan dari pelukan mereka bertiga, dia hanya bisa membalas pelukan mereka.


Malam harinya Dewi Suci menemui Shen Long dan memberikan pil lotus merah miliknya. Kemudian Shen Long memakannya dan mulai memurnikan pil tersebut di dalam tubuhnya.

__ADS_1


“Bagaimana perasaanmu Shen?” tanya Dewi Suci dengan lembut


“Aku merasa lebih nyaman setelah meminum pil lotus merahmu. Kaisar Dewa Cahaya yang menghukumku, menyegel titik-titik energi dalam tubuhku, jadi aku tidak bisa menggunakannya. Kekuatanku hanya tertahan di alam Dewa dunia manusia” sahutnya dengan wajah muram


Dewi Suci lalu memeluk tubuh Shen Long, dia bisa merasakan kesedihan hatinya.


“Shen, apapun yang terjadi, meskipun aku harus mati demi kamu. Aku rela dan iklas melakukannya” sahut Dewi Suci.


“Oh Dewiku” gumam Shen Long yang merasakan kehangatan dari Dewi Suci dan membalas pelukannya.


Shen Long yang duduk di atas ranjangnya setelah memurnikan pil lotus merah, memeluk Dewi Suci yang juga duduk disampingnya.


“Apakah kamu juga menginginkan penerus dariku Dewi?” kini Shen Long yang bertanya padanya dengan maksud mengubah suasana sedih yang terjadi.


“Aku pikir kamu tidak akan menanyakan hal itu. Tentu saja aku mau” sahut Dewi Suci yang kemudian dengan galak merebahkan tubuh Shen Long di ranjangnya.


Kekuatan Dewi Suci saat ini jauh lebih tinggi dari Shen Long, sehingga dia yang memegang kendali dalam pergumulan malam itu. Shen Long hanya bisa pasrah pada kekuatannya saat ini.


Keesokan harinya, Dewi Suci yang sudah bangun terlebih dahulu terlihat lebih cantik dan bersemangat dari sebelumnya. Wajahnya berseri-seri ketika memimpin pertemuan dengan seluruh pemimpin sekte Pedang Harapan.


“Dewi Suci terlihat berbeda hari ini. Apakah semalam telah terjadi sesuatu?” Chen Mulan curiga dan sedikit cemberut melihatnya.


“Kakak Chen, sepertinya semalam Dewi Suci tidur di kamar kakak Shen” bisik Gu Yan disebelahnya dengan nada cemburu juga


Mata Chen Mulan berkedut dan wajahnya menjadi masam mendengar bisikan dari Gu Yan.


“Huh, pantesan. Malam ini aku yang akan menemani Shen Long” sahut Chen Mulan kemudian.

__ADS_1


“Aku bagaimana kakak?” bisik Gu Yan kembali.


“Kamu tunggu saja giliran berikutnya” sahut Chen Mulan sedikit kesal juga.


__ADS_2