Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 154 | Menerobos kultivasi bersama-sama


__ADS_3

Putri Shui lalu melihat ke arah Shen Long yang masih serius dan tekun bermeditasi untuk meningkatkan kultivasinya.


“Sebaiknya aku juga mencari cara keluar dari sini. Aku harus memikirkan sesuatu” putri Shui pun duduk dan mengingat ilmu yang telah dipelajarinya selama ini dari Gurunya.


Tak berapa lama dia tersentak kaget. “Kultivasi Ganda”


“Benar, ini satu-satunya cara yang bisa dicoba untuk meningkatkan kultivasi kita bersama-sama dan menghancurkan formasi benda ini dari dalam” gumamnya merasa mendapatkan pencerahan


“Tapi, aku tidak begitu mengerti dengan petunjuk tehnik ini yang diberikan oleh Shen Long. Aku harus mendalaminya terlebih dahulu dan melatihnya kemudian” pikirnya.


Putri Shui lalu duduk bersila untuk mempelajari tehnik kultivasi ganda yang sudah ada dalam pikirannya. Dia lalu berkonsentrasi untuk memikirkan tehnik itu dan memahaminya.


Tubuhnya terasa panas dan nafasnya naik turun dengan cepat. Jantungnya berdetak lebih kencang dan wajahnya menjadi merah.


“Putri, apa yang terjadi padamu?” Shen Long berteriak menyadarkannya.


“Hah.. Hah.. Shen” sahut Putri Shui yang sudah mulai sadar namun nafasnya masih terengah-engah.


“Apa yang kamu lakukan?” tanya Shen Long


“A... Aku mempelajari tehnik Kultivasi Ganda” sahutnya dengan wajah yang masih merah.


“Kenapa? Tehnik itu berbahaya jika kamu mempelajarinya sendiri” kata Shen Long


“Kalau begitu, maukah kamu melatihnya bersamaku?” sahut Putri Shui dengan pandangan matanya yang sendu dan wajahnya yang memerah.


“Kamu yakin ingin melatihnya putri?” tanya Shen Long memastikannya.


Shen Long sudah pernah melakukannya dan dia yakin putri Shui pasti belum pernah melakukannya. Jadi dia tidak ingin nantinya putri Shui akan menyesali di masa depannya.


“A... Aku yakin. Aku merasa cuma itu satu-satunya jalan yang harus kita lakukan untuk bisa keluar dari tempat ini.” katanya


“Kita masih punya 2 hari lagi. Aku tidak ingin mati disini Shen” lanjutnya sedih


Wajah Shen Long menjadi berubah melihat kesedihan di wajah putri Shui, dia tidak ingin melihatnya sedih dan mati disini.


“Baiklah, jika itu satu-satunya cara untuk kita bisa keluar dari tempat ini. Kita harus mencobanya” sahut Shen Long


“Untuk melakukan tehnik ini, kita harus melepas semua pakaian kita agar efek panasnya tidak membuat kita merobek pakaian kita nantinya.” lanjut Shen Long dengan wajahnya yang memerah.

__ADS_1


“Apakah harus seperti itu?” tanya Putri Shui dengan wajahnya yang sendu dan memerah karena malu memikirkan dirinya tanpa sehelai benang di depan lelaki.


“Kamu telah melihat sendiri petunjuk dan tehniknya, kamu pasti sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi” sahut Shen Long


“Baiklah, mari kita lakukan” kata Putri Shui sambil melepas pakaiannya secara perlahan


Shen Long juga melakukan hal yang sama kemudian dia duduk bersila di hadapan Putri Shui yang juga bersila di depannya. Mata mereka saling menatap dengan malu-malu dan wajah yang merah.


“Pejamkan matamu putri” kata Shen Long dengan lembut


Putri Shui mengikuti petunjuk dari Shen Long, dia lalu memejamkan matanya. Dia merasakan detak jantungnya semakin kencang, namun saat tangan Shen Long menyentuh tangannya, dirinya merasa nyaman.


Shen Long mulai menyentuh seluruh tubuh Putri Shui termasuk bagian sensitifnya, membuat wajah putri Shui meringis.


Putri Shui merasakan energi Dewa Naga dari Shen Long mulai bangkit lalu mengalir ke dalam tubuhnya, begitu juga energi burung phoneix api dari tubuh putri Shui mengalir masuk ke dalam tubuh Shen Long.


“Burung Phoenix? Energi Putri Shui adalah burung Phoenix?” bisik Shen Long saat dirinya mulai bergerak secara perlahan di atas tubuh Putri Shui


“Iya.. hah.. energiku memang burung phoenix... hah.. namaku sebenarnya.. adalah Shui... hah Fenghuang.. Shui Fenghuang.. hah” sahut Putri Shui dengan nafas terengah-engah.


Kedua energi dunia langit itu saling membelit antara Dewa Naga dan Burung Phoenix dan saling menyelaraskan. Naga dan Phoenix bersatu membawa berkah pada umat manusia.


Shen Long merasakan tubuhnya mengejang dan berkontraksi karena penyatuan energi yin dan yang itu sangat kuat dia hampir tidak bisa menahan kekuatan yang dihasilkan oleh penyatuan itu


“Shen, aku sudah tidak kuat menahan kekuatan ini. A..Aku akan mencapai puncak” katanya dengan tubuh yang bergetar hebat ketika kekuatan pernyatuan Naga dan Phoenix mencapai puncaknya.


“Aku juga segera menyusulmu putri” sahut Shen Long.


Mereka berdua lalu terkulai lemas dalam pelukan namun perasaan nyaman dan menyenangkan mengalir dalam nadi mereka berdua.


“I..Ini sepertinya berhasilkah?” teriak Putri Shui merasakan kekuatan dalam tubuhnya telah bangkit.


Shen Long pun merasakan hal yang sama, dia lalu duduk untuk merasakan dan mengendalikan kekuatan penyatuan tersebut. Putri Shui juga melakukan hal yang sama.


Namun wajah Putri Shui sedikit berubah kecewa, karena kekuatannya memang meningkat pesat namun belum cukup kuat untuk melakukan penerobosan ke alam Raga Berlian dunia langitnya.


“Tinggal setengah langkah lagi” sahut Shen Long yang juga tampak sedikit kecewa.


“Apakah kita gagal Shen?” tanya putri Shui padanya

__ADS_1


“Aku rasa tidak, ini terbukti kita telah melakukan peningkatan, namun belum maksimal” sahut Shen Long


“Lalu apa yang harus kita lakukan? tanya Putri Shui kembali.


“Apakah Putri menyesalinya?” tanya Shen Long


“Tidak. Aku tidak menyesalinya. Melakukan ini denganmu tidak membuatku menyesal” sahut putri Shui dengan senyum manisnya.


“Aku ingat, Raja Siluman Shui Ni pernah mengatakan Kaisar Dunia Bawah memerlukan tiga kali melakukan tehnik kultivasi ganda ini sebelum melakukan penerobosan” kata Shen Long


“Apakah kita perlu mencobanya lagi?” tanya putri Shui dengan wajah tersipu


“Beristirahatlah dulu. Nanti kita pikirkan kembali” sahut Shen Long yang kemudian memeluk tubuh putri Shui dan membelai rambutnya dengan lembut.


Setelah cukup beristirahat, putri Shui merasa bersemangat kembali.


“Ayo Shen kita mengulanginya hingga menerobos. Berapa kali pun kita harus mencobanya. Aku tidak mau mati ditempat seperti ini” katanya.


“Baik Putri. Bersiaplah” kata Shen Long yang kali ini melakukannya dengan tempo yang lebih lama dan kekuatan yang dialirkan lebih besar lagi.


Penyatuan Naga dan Phoenix terjadi kembali, kali ini energi yang dihasilkan lebih besar dari sebelumnya. Energi itu kemudian mengalir deras ke dalam nadi spirit mereka berdua.


“Ah, Shen aku merasakannya. Aku akan menerobos” teriak Putri Shui kali ini dengan wajah senang


Tubuh Putri Shui merasa tenang dan nyaman, wajahnya berseri-seri cerah setelah merasakan penerobosan kali ini.


Sementara Shen Long masih belum melakukan penerobosan, namun dirinya tetap mengalami peningkatan lebih besar.


“Sepertinya untuk tubuhku diperlukan kekuatan lebih besar lagi untuk menerobos” kata Shen Long


“Ayo Shen, kita lakukan lagi. Kali ini sampai kamu berhasil melakukan penerobosan.” sahut Putri Shui yang bersemangat. Perasaannya merasa nyaman dan bahagia setelah penerobosannya ke Raga Berlian.


Mereka melakukan lagi dan lagi, hingga yang keempat Shen Long mengalami perubahan dalam jiwanya. Dia merasakan suatu perasaan yang berbeda dari pengalaman sebelumnya. Dia tidak pernah merasakan perasaan ini.


Wajahnya berseri, nyaman dan bahagia dia menikmati setiap gerakan yang terjadi hingga dirinya mengalami penerobosan.


“Aah...” Shen Long merasakan energinya meningkat pesat lebih dahsyat dari sebelumnya, tubuhnya mengejang lalu energi itu memenuhi setiap nadi hingga pori-pori di tubuhnya.


“I...Ini penerobosan. Aku berhasil menerobos” gumam Shen Long tertegun setelah mengalaminya

__ADS_1


Putri Shui pun sangat senang melihat Shen Long akhirnya berhasil melakukan penerobosan. Kemudian dia tiba-tiba memeluknya dan mencium bibir Shen Long.


Wajah Shen Long menjadi merah, begitu juga dengan Putri Shui namun mereka sama-sama tersenyum dan berciuman kembali karena bahagia berhasil menerobos bersama.


__ADS_2