Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 366 | Pertarungan melawan ShanMu


__ADS_3

Semua orang di tempat itu menutup mata mereka dari debu yang berterbangan. Lalu setelah debu itu mulai memudar, tampak telapak tangan Shen Long dan tinju Xuanshan saling bertemu dan mereka terhenti dengan posisi masih berhadapan.


Shen Long kemudian menarik telapak tangannya dan mengatur nafas kembali.


Brukk...


Xuanshan ambruk ke tanah dengan berlutut lemas, tubuhnya terkulai karena tenaganya telah habis menahan serangan terakhir tadi. Wajahnya menunduk dengan darah menetes dari sudut bibirnya. Kedua tangan Xuanshan terkulai, bahkan tidak sanggup menahan tubuhnya yang kemudian ambruk ke depan. Wajah Xuanshan pun mencium tanah dengan keadaan tidak sadarkan diri.


Xuanshan tidak rela dikalahkan oleh Shen Long, egonya yang terlalu besar dan keras kepala membuatnya kalah mengenaskan.


Shen Long dengan santai melihat pertarungan lainnya. Libao tampak berada di atas angin melawan mogull bawahan ShanMu. Demikian juga dengan Guoshan yang berhasil menghempaskan mogull bawahan ShanMu yang lain hingga terkapar tak bergerak.


Wajah ShanMu tampak gelap melihat kekalahan bawahannya itu. Hanya ShiMei, orang kedua dari sekte Pembunuh Cahaya yang bisa mengalahkan tiga tetua dari sekte Cahaya.


Namun ketika melihat dua rekannya dikalahkan oleh Libao dan Guoshan, ShiMei pun mundur dan melihat ke arah ShanMu menunggu instruksi selanjutnya.


“ShanMu, bagaimana? Kamu lihat kekalahan bawahanmu. Apa kamu masih mau melawan kami?” Shen Long kini kembali menatap ShanMu.


ShanMu berpaling melihat ke arah Shen Long, bagaimanapun wibawanya sebagai pemimpin sekte kini dipertaruhkan. Dia tidak menyangka datang ke kediaman sekte Cahaya akan menjadi masalah seperti ini.


ShanMu diundang untuk datang karena Xuanshan mengaku telah menemukan dan menguasai kediaman sekte Cahaya. Tapi dia tidak menyangka datang kemari akan menderita kekalahan seperti ini


“Shen Long, kami yang memanggilmu ke Loka ini. Jika kamu tidak ingin mengikuti perintah kami. Sebaiknya kamu juga tidak ikut campur masalah Loka kami,” Teriak ShiMei padanya.


“Apa maksudmu ShiMei? Apakah kamu takut padanya?” ShanMu berbalik menatap ShiMei dengan wajah kesal.


ShiMei merasa berkeringat dingin mendengar kata-kata ShanMu. Memang benar dia takut pada Shen Long, tetapi kata-katanya barusan seakan-akan juga menyinggung ShanMu yang seakan-akan menyiratkan bahwa sekte Pembunuh Cahaya juga takut pada Shen Long.

__ADS_1


“ShanMu, sepertinya ShiMei lebih mengerti dengan situasi ini. Kamu tidak perlu malu untuk mengakui kekalahanmu,” sahut Shen Long memanasi suasana.


Wajah ShanMu menjadi gelap dan dia berdiri dengan gemetar karena marah. Darahnya terasa mendidih hingga naik ke kepalanya.


“Shen Long, jaga bicaramu! Aku akan mematahkan kaki dan tanganmu!” hardik ShanMu yang menjadi marah karena provokasi Shen Long.


Shen Long berjalan mendekati ShanMu dengan tangan di belakang punggungnya. “ShanMu, majulah jika kamu ingin melawanku.”


Meletus!


Darah ShanMu seakan-akan menyembur dari kepalanya mendengar kata-kata Shen Long yang seperti petir menyambar dirinya.


Wusshh...


ShanMu tanpa banyak bicara langsung menyerang ke arah Shen Long dengan kecepatan tinggi. Shen Long menyipitkan matanya melihat gerakan ShanMu yang cepat ke arahnya.


Shen Long mengagumi lawannya yang kuat, diapun menjadi bersemangat melawan musuh yang kuat. Shen Long kemudian bergerak cepat mengimbangi gerakan ShanMu.


Bugh! Brak... Degh! Bugh! Deshh... Jeb!


Pertukaran pukulan dan tendangan silih berganti dengan cepat di antara mereka. Pertarungan mereka yang cepat hanya bisa dilihat oleh beberapa orang yang berilmu tinggi disana. Sementara yang lainnya hanya mendengar benturan antara pukulan dan tendangan di sana sini namun tidak melihat sosok kedua orang itu.


Libao menyipitkan matanya melihat pertarungan mereka, dia tidak menyangka merasakan kekuatan Shen Long telah meningkat pesat dalam beberapa hari ini. “Anak itu sungguh berbakat, dalam kurang dari seminggu kekuatannya telah melebihi kekuatanku lagi,” batinnya.


Guoshan pun tidak menyangka hal itu. Ketika bertemu pertama kali dengan Shen Long, kekuatannya berada satu tingkat di atas Shen Long. Tetapi kini kekuatan Shen Long telah jauh melampaui kekuatan dirinya. Dia menggelengkan kepalanya tidak percaya jika tidak melihat sendiri hal ini.


Demikian juga dengan ShiMei, kekuatan Shen Long sebelumnya sudah membuatnya ngeri. Kini dengan mata melotot dia tidak percaya dengan peningkatan kekuatan Shen Long dalam waktu singkat. “Apakah orang ini monster? Bagaimana kekuatannya bisa meningkat dalam waktu yang singkat?” ShiMei tertegun namun kagum pada Shen Long. Dalam hatinya dia memuji bakat Shen Long.

__ADS_1


Shen Long memang beruntung sekaligus juga berbakat, dia pun sangat menyukai pertarungan. Setiap bertarung dia merasakan kekuatannya semakin lama semakin berkembang menjadi lebih kuat.


ShanMu menyipitkan matanya, dia tidak menyangka Shen Long bisa mengimbangi kekuatannya. ShanMu berada di alam Pencerahan Semesta tahap awal. Namun bisa diimbangi oleh Shen Long dengan jurusnya meskipun kekuatan Shen Long berada satu tingkat di bawah ShanMu.


ShanMu mengakui jurus yang dilancarkan oleh Shen Long memiliki kekuatan lebih besar dari jurus miliknya. Energi yang di hasilkan oleh sebuah jurus berasal dari kekuatan internal penggunanya, namun energi itu dilipatgandakan oleh sirkulasi energi dari jurus tersebut saat dikerahkan.


Jurus milik Shen Long merupakan jurus yang dia ciptakan sendiri dengan menggabungkan kekuatan dan kombinasi gerakan dari jurus milik gurunya Yan Luo. Kemudian saat bertempur melawan dewa purba dia menyadari gerakan jurus yang sederhana namun efektif dan kuat. Sehingga dia bisa lebih efektif dalam menggunakan jurusnya.


Semua kekuatan yang dimiliki oleh Shen Long saat ini berasal dari pengalaman bertempur yang telah dilakukannya selama ini.


Shen Long tidak bermain-main melawan ShanMu. Dia mengetahui kekuatan ShanMu berada di atas dirinya. Jadi Shen Long mengandalkan kekuatan jurus miliknya dari pengalaman bertarungnya selama ini.


“Sialan, anak ini sungguh merepotkan,” geram ShanMu dengan kesal


Berbeda dengan Loka asal Shen Long, di Loka 888 ini kekuatan tubuh lebih diagungkan tanpa memanfaatkan tehnik jurus. Jadi jurus hanya sekedar gerakan dalam melakukan serangan.


Mereka lebih menyukai adu kekuatan secara langsung untuk menentukan menang dan kalah. Namun kini melawan Shen Long yang menggunakan kekuatan dan tehnik jurus yang sederhana namun efektik membuat kekuatan tubuh ShanMu seperti tidak ada artinya.


“Apakah hanya segitu kemampuan seorang pemimpin sekte?” Shen Long kembali memprovokasi ShanMu.


Benar saja, telinga ShanMu menjadi merah dan panas mendengar kata-kata Shen Long. Dia melompat mundur untuk kemudian mempersiapkan untuk mengerahkan kekuatan maksimal miliknya.


Tubuh ShanMu bergetar hebat dan memberikan tekanan yang besar ke sekitar area pertarungan mereka. Shen Long menyipitkan matanya merasakan kekuatan ShanMu.


“Pencerahan Semesta!” batin Shen Long.


Shen Long pun tidak mau kalah, segera menyiapkan kekuatan Kebangkitan Semesta tingkat puncak yang telah diperolehnya. Shen Long mempersiapkan jurus Sembilan Naga Langit miliknya untuk menahan serangan ShanMu.

__ADS_1


__ADS_2