Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 401 | Kutukan kerajaan Dao


__ADS_3

Di sebuah ruangan di dalam istana kerajaan Dao, Ratu Dao berdiskusi dengan tiga putrinya Dao Yan, Dao Shan dan Dao Lin.


“Dao Lin, bagaimana menurutmu mereka?”


“Ibunda, aku belum mendengarkan pembicaraan diantara mereka setelah memasuki kamar. Mengapa ibunda ingin menyelidiki mereka?” tanya Dao Lin.


Ratu Dao menatap anak ketiganya dengan tajam dan wajah sedikit kesal “Dao Lin, kamu masih terlalu polos. Aku merasa ada sesuatu dari mereka berdua. Mereka bukanlah suami istri seperti yang mereka katakan.”


Wajah Dao Lin tampak tertegun mendengar kata-kata ibunya. Dia tidak menyangka ibunya mencurigai Shen Long dan NingYue yang bukan suami istri.


“Benar adik Lin, laki-laki itu tidak tampak seperti seorang suami saat bersama wanita Ning itu.” timpal kakaknya yang bernama Dao Yan.


“Kakak Yan, aku rasa adik Lin belum cukup pengalaman dengan laki-laki. Jadi dia masih polos.” Dao Shan tersenyum dengan tawa kecil sambil menutup bibirnya.


Wajah Dao Lin menjadi merah mendengar hal itu. Memang di kerabat keluarga kerajaan Dao, hanya dirinya yang masih menjaga kesuciannya. Sementara seluruh kerabatnya termasuk kedua kakaknya sendiri telah berganti pasangan selama ini.


Kerajaan Dao merupakan kerajaan kecil yang mayoritas dihuni oleh kaum wanita. Kaum lelaki di kerajaan ini telah musnah selama ini. Bahkan mereka sampai membeli laki-laki dari kerajaan tetangga untuk meneruskan keturunan di kerajaan Dao.


Musnahnya lelaki di kerajaan Dao akibat perang yang berlangsung panjang hingga membunuh para lelaki yang terjun ke medan perang. Hingga suatu saat kerajaan Dao benar-benar kehabisan kaum lelaki.


Pada saat itu jumlah bayi laki-lakipun semakin berkurang di kerajaan Dao. Mereka yang berhasil tumbuh menjadi lelaki dewasa, pada saat berumur 17 tahun dipaksa melayani kaum wanita di kerajaan Dao yang jumlahnya ribuan untuk meneruskan keturunan.


Namun sayang dalam dua tahun para lelaki dewasa itu akan kehabisan stamina mereka dan mati muda. Mereka yang berhasil mendapatkan keturunan dari laki-laki itu lebih banyak melahirkan bayi perempuan daripada laki-laki. Dan kejadian tersebut berulang kembali pada 17 tahun berikutnya.

__ADS_1


Saat ini sudah tidak ada lagi bayi laki-laki yang lahir di kerajaan Dao, sehingga para wanita kerajaan Dao harus membeli lelaki dari kerajaan tetangga mereka. Namun sayang para lelaki itu pun bertahan selama dua tahun dan akhirnya mati karena kehabisan stamina.


Seorang wanita tua mendatangi Ratu Dao yang sedang berdiskusi dengan ketiga anaknya.


“Ibu Suri!” “Nenek!”


Teriak Ratu Dao bersama ketiga anaknya ketika melihat kedatangan wanita tua itu mendekati mereka berempat.


“Ratu, aku dengar kalian mendapatkan seorang lelaki dan perempuan di tengah danau.” kata wanita tua itu.


“Benar Ibu. Mereka telah kami tempatkan di kamar khusus untuk memantau dan menyelidiki mereka.” kata Ratu Dao pada wanita tua tersebut.


“Bagus. Kita telah lama tidak mendapatkan keturunan laki-laki. Aku telah meramalkan akan datang seorang laki-laki dan perempuan dari langit yang akan melepaskan kutukan kita.”


“Tapi Ibu, mereka adalah pasangan suami istri. Apakah mereka akan bersedia membantu kita?” Ratu Dao tampak khawatir akan hal itu.


“Apapun harus dilakukan agar mereka berdua bersedia untuk membantu kerajaan Dao kita dan mendapatkan keturunan laki-laki yang banyak.” sahut Ibu Suri dengan nada suara keras.


Wajah Ibu Suri tampak tidak senang dengan keraguan anaknya Ratu Dao. Ketiga cucunya juga menundukkan kepala tidak berani berbicara jika nenek Dao telah ikut berdiskusi bersama mereka.


“Dao Lin, aku rasa kamu yang bisa meyakinkan kedua orang itu untuk membantu kerajaan Dao kita. Aku ingin kamu bisa berkorban demi kerajaan Dao dan melahirkan anak laki-laki pertama setelah sekian lamanya.” kata Ibu Suri yang membuat wajah Dao Lin menjadi merah karenanya.


“Nenek, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Mengapa bukan kakakku berdua yang melakukannya.” sahut Dao Lin dengan wajah sedih.

__ADS_1


“Tidak. Mereka sudah tidak suci lagi. Ritual ini harus melibatkan kesucian wanita. Hanya kamu satu-satunya wanita yang masih suci di kerajaan Dao kita ini,” lanjut Ibu Suri Dao kembali.


Kedua wajah kakak Dao Lin menjadi masam mendengar kata-kata nenek mereka, namun mereka tidak bisa membantahnya. Kali ini keberlangsungan kerajaan Dao tergantung kepada Dao Lin seorang.


“A Lin, dengarkan kata nenek. Hanya kamu yang bisa memberikan penerus laki-laki pada kerajaan Dao kita ini.” Ratu Dao pun turut memberikan semangat pada anaknya Dao Lin.


Mendengar semua orang mengharapkan dirinya, tidak serta merta membuat Dao Lin bersemangat. Namun dia merasa hal ini sangat sulit untuk dilakukan dan dia sendiri kurang pengalaman untuk hal itu.


“Percayalah, setelah anak laki-laki lahir dari lelaki tersebut. Maka akan mulai banyak lagi anak laki-laki yang akan lahir di kerajaan Dao kita ini nantinya. Aku percaya dengan ramalanku ini.” lanjut nenek Dao dengan wajah serius.


Keempat keluarga inti kerajaan Dao itu menganggukkan kepalanya termasuk Dao Lin, namun kepalanya terasa pusing memikirkan cara bagaimana untuk mendekati Shen Long. Jika benar dia telah menikah dengan NingYue, Dao Lin tentu akan bermusuhan dengannya dan dia tidak tahu harus berbuat apa.


“Pikirkan kata-kataku ini. Kalian harus berusaha untuk memanjakan laki-laki itu. Semua laki-laki suka dimanja dan dihargai oleh wanita. Kalian jangan sampai membuatnya pergi dari kerajaan Dao sebelum mendapatkan benihnya untuk melepaskan kutukan kerajaan Dao.” Ibu Suri lalu berbalik dan pergi dari ruangan itu dan kembali ke dalam kamarnya.


Pesan dari neneknya itu membuat Dao Lin termenung setelah mendengarkannya. Dia tidak terbiasa untuk mendekati laki-laki. Hal ini berbeda dengan kedua kakaknya yang memang lebih cantik dan mempesona bagi semua laki-laki.


“Yang Mulia, pasukan yang datang membawa para lelaki dari kerajaan tetangga telah datang. Dan mereka telah dimasukkan ke dalam tahanan.” seorang penjaga kerajaan Dao datang memberikan laporannya.


“Dao Yan, pergilah untuk memilih yang bagus untuk kita.” kata Ratu Dao pada putri sulungnya.


“Baik Ibu.” sahut Dao Yan dengan mata berbinar. Dao Yan lalu pergi bersama Dao Shan ke ruang tahanan untuk memilih lelaki terlebih dahulu untuk Ratu Dao dan juga untuk diri mereka berdua.


Kerajaan Dao setiap tiga bulan sekali membeli para lelaki dari kerajaan tetangga untuk meneruskan keturunan kerajaan Dao. Namun sayangnya mereka belum berhasil mendapatkan keturunan laki-laki selama ini

__ADS_1


Hal ini lah yang membuat para wanita itu merasa bahwa kerajaan Dao telah mendapatkan kutukan dari langit. Hanya laki-laki yang turun dari langit yang dipercaya bisa menghapus kutukan ini, sehingga akan banyak lahir bayi laki-laki di masa depan.


__ADS_2