Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 87 | Kekalahan tak terduga


__ADS_3

Ketika kekuatan serangan Xu Huang membentur tubuh Shen Long, ledakan dahsyat terdengar menggema ke seluruh arena pertandingan. Cahaya menyilaukan yang terjadi akibat benturan itu membuat semua penonton menutup matanya.


Benturan dua energi dahsyat menyapu kesekelilingnya membuat penonton yang sudah menjauh masih terkena olehnya. Banyak penonton yang terpental bahkan terluka oleh sapuan energi tersebut.


Tribun bawah tempat para anggota perguruan dan sekte yang hadir juga berantakan oleh sapuan energi tersebut. Meskupun tidak sampai terluka, mereka juga susah payah untuk berdiri kembali.


Sementara tribun atas tempat para pejabat kerajaan dan keluarganya, yang telah dilindungi oleh energi spiritual tidak terlalu terpengaruh oleh sapuan energi tersebut, namun terjadi retakan pada energi spiritual pelindung tersebut.


“Gila, jika terjadi benturan berikutnya, energi pelindung ini akan hancur” teriak Raja Liu.


“Aku tidak menyangka Shen Long bisa menahan serangan kuat dari Xu Huang sejauh ini” lanjutnya.


Di tengah arena, setelah cahaya itu berangsur-angsur meredup tampak Shen Long masih berdiri di tempatnya, tubuhnya masih mengeluarkan cahaya yang lebih redup namun Xu Huang telah terpental terduduk di depan Shen Long.


Dari sudut mulutnya menetes darah, tubuhnya bergetar sedangkan pedang dominatornya terlempar dari tangannya. Matanya terbelalak tidak percaya meskipun dirinya telah menggunakan obat terlarang, tetap tidak bisa mengalahkan Shen Long.


“Kenapa?” gumamnya dalam hati masih tidak percaya dan mengerti hal ini.


Shen Long berjalan mendekatinya perlahan.


“Kamu kalah karena kamu tidak melatih kultivasimu dengan baik, tapi menggunakan obat-obatan untuk menaikkan secara singkat karena kamu percaya tehnikmu bisa memurnikannya.”


“Bukannya penggunaan obat itu biasa dalam peningkatan kultivasi?” sahut Xu Huang tidak mengerti.


“Obat terlarang itu langsung menaikkan secara paksa kekuatan tubuh manusia hingga tahap tertentu, sedangkan obat lainnya hanya memancing energi manusia untuk perlahan menyerap energi sebatas kemampuan tubuh mereka dan melatihnya”


Ini adalah perbedaan antara penggunaan obat doping dan vitamin bagi manusia. Obat terlarang adalah tergolong doping yang bisa berbahaya bagi penggunanya, hal ini tentu saja berbeda dengan vitamin yang menyehatkan tubuh manusia.


Sekte Gunung Abadi telah mengembangkan obat terlarang dengan mempekerjakan beberapa tabib terkenal di dunia untuk bekerja paksa dalam pengembangan berbagai obat.

__ADS_1


Pendeta Kerajaan kembali terkejut, wajahnya gelap tidak menyangka bahkan setelah menggunakan obat terlarang, muridnya masih belum bisa mengalahkan Shen Long. Tubuhnya bergetar menggigil karena amarahnya, dia segera akan meninggalkan tempat tribun atas.


“Yang Mulia, aku akan memeriksa keadaan muridku.” katanya dengan wajah masam


“Ingat hasil taruhannya tetua Xu” permaisuri raja tersenyum puas mengingatkan padanya.


Mata Pendeta Kerajaan berkedut mendengar hal itu “Yang Mulia tidak perlu khawatir, aku akan mengaturnya” sahut Pendeta tersebut yang dalam hatinya kesal.


Di arena Xu Huang masih terduduk tidak bergerak, wajahnya gelap, tubuhnya menggigil karena tidak menerima kekalahan tak terduga ini. Dia tidak bisa menggerakkan badannya karena kaku akibat benturan kekuatan tadi.


Penonton yang melihat pertandingan menganga, tidak ada yang menduga hasilnya seperti ini. Perbedaan kekuatan Shen Long dengan Xu Huang terlihat jauh, padahal mereka sama-sama berada pada tingkat Dewa Pendeta.


Para pendukung Shen Long seketika bersorak, ketika panitia pertandingan mengumumkan kemenangan Shen Long. Sungguh hasil yang tidak terduga.


“Aku tidak terima!” teriak Xu Huang yang kini telah bisa menggerakkan badannya lalu menyerang dalam putus asa ke arah Shen Long dengan sisa kekuatan terakhirnya.


Shen Long hanya menahan serangan putus asa itu dengan telapak tangannya. Ketika tinju Xu Huang mengenai telapak tangannya. Shen Long meledakkan kekuatannya dan mementalkan tubuh Xu Huang sejauh beberapa langkah dengan luka dalam.


Penonton tidak percaya Xu Huang yang tidak mengakui kekalahannya, justru menyerang kembali dengan putus asa. Hasilnya malah mempermalukan dirinya sendiri.


Pertandingan bela diri kerajaan Liu tahun ini pun berakhir dengan kemenangan mutlak di tangan Shen Long.


Ketua Mu saking gembiranya sampai meneteskan air mata haru, tidak menyangka Shen Long sebagai wakil perguruannya mampu mengangkat nama perguruan Wuming ke tingkat lebih tinggi.


“Ketua Mu, perguruan Wuming sungguh beruntung” kata ketua sekte Pedang Suci Dong Fang Lei.


“Ketua Dong Fang terlalu merendah, kami perguruan kecil tidak ada artinya dari sekte Pedang Suci.” sahut ketua Mu yang juga merendah


“Bagaimana pun Shen Long adalah wakil perguruan Wuming. Selamat bagi ketua Mu” kata ketua sekte Dong Fang Lei.

__ADS_1


“Ketua, jika berkenan, kami mengundang sekte Pedang Suci untuk perayaan kecil malam ini. Mohon ketua tidak menolaknya demi persahabatan kita” undang ketua Mu.


“Baiklah, kami akan datang. Aku juga ingin bertemu dengan Shen Long sebelum kembali ke sekte kami” sahut ketua sekte Dong Fang Lei sambil pergi meninggalkan arena pertandingan yang sudah usai.


Ketua Mu dari perguruan Wuming juga menerima banyak ucapan selamat dari sekte dan perguruan lain atas kemenangan wakilnya dalam pertandingan ini. Wajah ketua Mu berseri-seri dan bersemangat memperoleh kemenangan Shen Long.


Sementara itu, panitia memanggil Shen Long untuk menaiki tribun atas menemui Raja Liu untuk menerima hadiah Ginseng Purnama Seribu Tahun yang dicarinya.


“Tunggulah tetua Yang dan nona Xie, aku telah berhasil mendapatkan ketiga bahan obat untuk menyelamatkan kalian” gumam Shen Long dalam hatinya bersemangat setelah menerima hadiah tersebut.


“Shen, bakatmu dalam bela diri sungguh luar biasa. Kerajaan Liu sangat bangga memiliki orang berbakat sepertimu” kata Raja Liu pada Shen Long.


“Hamba hanya beruntung Yang Mulia. Hamba mendapatkan bantuan yang luar biasa dari banyak pihak.” sahut Shen Long merendah pada Raja Liu, menundukkan kepalanya


Permaisuri raja tersenyum melihat kerendahan hati Shen Long, dia merasa tidak sia-sia membantunya.


“Kerajaan akan mengadakan jamuan malam ini, datanglah Shen” kata permaisuri raja padanya.


“Maafkan hamba Yang Mulia, ada beberapa hal penting yang harus hamba kerjakan. Lain waktu hamba pasti akan datang” sahut Shen Long menolak undangan secara halus.


“Baiklah, seorang pendekar harus mengutamakan hal yang lebih penting dari sekedar perjamuan. Aku memakluminya” kata Raja Liu.


“Aku akan mengundangmu lain kali secara pribadi” lanjutnya kembali


“Baik Yang Mulia. Hamba pasti akan datang” sahut Shen Long


Setelah itu, Shen Long berpamitan pada Raja dan Permaisurinya lalu kembali ke kediaman perguruan Wuming. Dia tidak menyia-nyiakan waktu untuk memberikan Ginseng Purnama seribut tahun pada tetua Yun untuk membuat obat penawar racun peraga sukma.


“Shen, aku dan Yun Chao akan membuat obat untuk menyembuhkan tetua Yang dan nona Xie. Kamu beristirahatlah karena telah berusaha keras mendapatkannya” kata tetua Yun.

__ADS_1


“Baiklah. Aku serahkan semuanya pada tetua dan ketua Yun” sahut Shen Long merasa lega.


__ADS_2