Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 377 | Bertemu jendral Iblis MongXin


__ADS_3

Di ruangan para petarung yang jaraknya tak jauh dari arena pertarungan, Shen Long tampak duduk bermeditasi dengan menutup matanya. Liushan yang tiba di ruangan itu tidak berani mengganggunya.


“Ada apa Liushan? Katakan saja!” Shen Long bertanya tanpa membuka matanya.


“Anu, aku ingin mengajakmu pergi untuk bertemu seseorang. Apakah kamu ada waktu?” Liushan tidak berani memerintah Shen Long sehingga nada bicaranya cukup sopan padanya.


Shen Long membuka matanya dan melihat pada Liushan dengan tatapan datar. “Baik. Kapan kita akan pergi?”


Wajah Liushan tampak gembira mendengarnya. “Setelah kamu selesai bermeditasi, kita bisa berangkat.”


“Baiklah. Tunggu tiga puluh menit. Aku akan selesai dan membersihkan diri dulu.” sahut Shen Long.


Liushan menganggukkan kepalanya lalu pergi kembali ke ruang kerjanya sambil mempersiapkan segala suatunya untuk dibawa pergi menemui Jendral Iblis MongXin.


“Sepertinya orang itu utusan dari jendral iblis. Mengapa dia ingin aku turut pergi menemui jendral iblis?” Shen Long telah menyadari kehadiran utusan LangMo yang datang menemui Liushan.


Shen Long menyudahi meditasinya lalu membersihkan diri sebelum pergi menemui Liushan.


Di tengah jalan menuju ruangan kerja Liushan, Shen Long bertemu dengan ShiMei yang hendak melaporkan sesuatu padanya.


“Shen, aku telah menemukan informasi bahwa penambangan di wilayah desa Nuli memang mempekerjakan para manusia. Kita harus pergi melihatnya.”


“Beritahukan pada kelompok kita untuk pergi menyelidikinya. Aku akan pergi menemui seseorang bersama Liushan.” sahut Shen Long.


“Apakah kamu akan pergi menemui jendral Iblis?” ShiMei terkejut mendengar kata-kata Shen Long.


“Aku belum tahu. Tetapi kemungkinan besar iya.”


Shen Long kemudian meminta ShiMei untuk memberitahukan berita tentang penambangan itu kepada kelompok sekutu tiga sekte. Kemudian dia berpisah dan pergi menemui Liushan.


Di ruang kerjanya, Liushan telah menyiapkan beberapa hadiah dan juga pajak dari keuntungan usahanya untuk dipersembahkan kepada Jendral Iblis MongXin. Ketika melihat Shen Long masuk, matanya berbinar dan segera memerintahkan anak buahnya menyiapkan kereta untuk pergi menuju markas sekte Iblis Neraka.


Liushan bersama Shen Long berangkat menggunakan kereta kuda menuju ke daerah di kaki pegunungan yang hampir tanpa penerangan di sekitar tempat itu.


Kereta kuda lalu berhenti di depan sebuah gerbang rumah yang cukup besar, namun penerangannya pun terlihat samar-samar.


“Kenapa penerangan di tempat ini kurang?” batin Shen Long setelah melihat sekitarnya.

__ADS_1


“Jendral Iblis tidak menyukai cahaya terlalu terang, dia suka tempat yang gelap. Cahaya ini hanya untuk para budaknya saja yang bekerja untuknya.” jelas Liushan saat melihat Shen Long mengerutkan keningnya ketika melihat suasana remang-remang di tempat itu.


Tampak dua orang penjaga gerbang mendatangi kereta mereka. “Ah tuan Liushan, silahkan masuk! Jendral telah menunggumu.”


Penjaga itu kemudian membukakan pintu gerbang rumah dan kereta pun berjalan memasuki halaman rumah yang cukup luas namun remang-remang itu.


Kereta kemudian berhenti kembali di depan pintu rumah. Dua orang penjaga pintu kembali menghampiri mereka dan membukakan pintu kereta Liushan.


“Tuan Liushan, selamat datang!”


“Hmm... sepertinya Liushan cukup populer di tempat ini.” batin Shen Long.


Mereka lalu disambut dan diantarkan memasuki rumah oleh kedua penjaga itu. Shen Long berjalan mengikuti Liushan di belakangnya, sedangkan kusir kereta berjalan di belakang Shen Long dengan membawakan barang-barang yang telah disiapkan Liushan untuk sang jendral.


“Ah, masuklah tuan Liushan.” LangMo tampak berjalan dari lorong depan menuju aula sekaligus menyambut kedatangan Liushan.


“Tuan LangMo terlalu sungkan. Silahkan!” Liushan mempersilahkan LangMo memimpin jalannya.


LangMo tersenyum dan berjalan mendahului Liushan, kemudian Liushan mengikutinya bersama Shen Long di belakangnya.


Di tengah aula yang remang-remang terdapat sebuah singgasana dimana duduk sosok yang wajahnya tampak setengah baya karena penerangan yang cukup gelap.


Shen Long menyipitkan matanya untuk memperhatikan wajah dari orang yang duduk di singgasana tersebut. “Diakah jendral iblis MongXin?”


Dibalik cahaya remang, tampak wajah keras dan dingin menatap ke arah Liushan dan Shen Long.


“Jendral, tuan Liushan telah datang dengan membawa hasil keuntungan bulan ini dan beberapa hadiah lainnya.” kata LangMo sambil memberi hormat pada orang itu setelah dia memeriksa hadiah yang dibawa oleh Liushan.


“Jendral, maafkan aku baru bisa datang kemari menemuimu.” Wajah Liushan tampak tertunduk sambil memberi hormat pada sang jendral.


Suasana tampak sepi menunggu jawaban dari sang jendral, tidak ada satupun yang berani berbicara sembarangan. Bahkan budak pelayan sekte terlihat menahan nafas mereka dengan wajah yang tegang.


“Siapa yang kamu ajak ini?”


Suara berat keluar dari jendral iblis, matanya tetap menatap tajam pada Shen Long. Namun Shen Long tampak acuh tak acuh dengan situasi itu. Dia hanya sesekali mengerahkan indranya untuk meneliti sekitar tempat itu.


Shen Long bermaksud untuk mencari keberadaan para manusia dan dewa yang dipenjara oleh sekte Iblis Neraka ini.

__ADS_1


“Jendral, orang ini adalah petarung dari tuan Liushan. Kekuatannya tinggi dan cukup unik. Jadi aku meminta Liushan untuk membawanya kemari.” sahut LangMo sambil melirik ke arah Shen Long.


“Unik? Apa maksudmu dengan unik?” Jendral bertanya pada LangMo.


LangMo lalu berjalan perlahan mendekati jendral dan membisikkan sesuatu ke telinganya. Wajah Jendral itu tertegun mendengar bisikan dari LangMo.


Sementara itu wajah Liushan menjadi tegang karenanya. Dia tidak mengerti mengapa LangMo memintanya untuk mengajak Shen Long datang ke tempat ini.


“Jadi begitu.” Jendral menyipitkan matanya ke arah Shen Long sedangkan LangMo berbalik dan menatap ke arah Shen Long.


“Manusia, katakan siapa namamu? Darimana asalmu?” LangMo bertanya langsung pada Shen Long.


Mendengar pertanyaan itu Shen Long berjalan maju mendekati mereka. Namun saat dia berjalan dua langkah, tiba-tiba muncul tiga sosok yang berdiri menghadang di depannya.


“Iblis Neraka.”


Wajah Shen Long tertegun melihat tiga sosok iblis Neraka menghadang jalannya. Meskipun dia tahu identitas jendral iblis MongXin dan LangMo yang juga Iblis Neraka, namun dia tidak menyangka ada tiga penjaga lainnya yang bersiap menghadangnya ketika dia bermaksud untuk mendekati jendral MongXin.


“Jangan terlalu dekat Shen!” Liushan berbisik kepada Shen Long yang berdiri tertegun di depannya.


Shen Long melihat kekuatan ketiga iblis Neraka itu yang tak lebih tinggi dari alam Semesta Besar. Namun kekuatan LangMo berada di alam Pemurnian Semesta.


“Namaku Shen Long. Aku berasal dari bumi.” sahutnya.


“Bumi? tempat apa itu?” LangMo mengkerutkan keningnya mendengar jawaban Shen Long.


“Apa tujuanmu datang kemari?”


Shen Long menghela nafasnya. “Aku tidak mengerti, karena orang yang memanggilku tidak menjelaskan tujuanku dipanggil.” Shen Long berbohong tentang tujuan kedatangannya.


“Hehehe... kekuatanmu lumayan juga. Aku ingin menjajalnya. Selama ini aku terlalu bosan di tempat ini.” kata jendral iblis Mongxin.


Mata Liushan berkedut mendengar kata-kata jendral Liushan. Saat ini Shen Long adalah aset besar miliknya. Dia tidak ingin aset besar yang dimilikinya menjadi rusak setelah dipermainkan oleh jendral iblis.


“LangMo mengatakan bahwa kamu memiliki jurus dari Dewa Kegelapan. Dimana kamu mempelajarinya?” jendral Iblis bertanya kembali.


“Jurus Dewa Kegelapan? Apa maksudnya jurus awan hitam itu?” Wajah Shen Long tampak mengkerutkan dahinya.

__ADS_1


__ADS_2