Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 39 | 240 tahun di alam rahasia


__ADS_3

Setelah tiba di menara pedang, kali ini Shen Long yang sudah memahami keadaan di dalam menara langsung menemui tetua Xie.


“Hahaha.. sepertinya kamu berhasil lagi anak muda. Kamu memang benar-benar memberikan kejutan” kata tetua Xie dengan gembira.


“Terima kasih tetua Xie. Sekarang apa selanjutnya yang akan kita lakukan” tanya Shen Long.


“Waktu masih cukup lama sebelum pintu alam rahasia menutup. Kamu manfaatkan terlebih dahulu mendalami jurus cermin nirwana” lanjut tetua Xie.


“Ah benar, aku belum mempelajari jurus cermin nirwana sukma yang aku dapat saat memperoleh belati sukma” sahut Shen Long.


“Pelajarilah jurus itu lebih dalam, setelah berhasil. Kita akan membuka formasi yin yang ini untuk mengeluarkan mahluk gaib tersebut.” kata tetua Xie kembali.


“Baiklah tetua Xie” sahut Shen Long yang kemudian keluar rumah mencari tempat untuk berlatih jurus cermin nirwana sukma.


Shen Long lalu membuka kitab cermin nirwana sukma yang diperolehnya dari puncak kebijaksanaan lalu melatihnya sesuai petunjuk di dalam kitab tersebut. Shen dengan tekun berlatih sementara tetua Xie dan Yang Fei memperhatikannya berlatih.


“Tetua Xie, apakah menurutmu anak ini bisa mengalahkan mahluk tersebut?” tanya Yang Fei yang masih meragukannya dikarenakan selama ini telah banyak master bela diri dan petarung yang berusaha untuk mengalahkan mahluk tersebut namun gagal.


“Jika melihat bakatnya yang luar biasa saat masuk ke alam rahasia ini dari tingkat dewa spirit meningkat hingga dewa suci dalam waktu yang singkat. Harapan besar kita akan berhasil mengalahkan mahluk tersebut” sahut tetua Xie.


“Apakah menurutmu setelah mengalahkan mahluk gaib itu kita bisa bebas dari alam rahasia ini?” tanya Yang Fei kembali.


“Entahlah. Kalau soal itu aku belum tahu. Kita sudah berada di tempat ini selama hampir 10 tahun di alam nyata, atau 240 tahun di alam rahasia ini.” sahut tetua Xie.


“Bagaimana pun juga, jika berhasil membunuh mahluk itu, formasi yin yang juga akan hancur. Kita tidak perlu lagi menjaga tempat ini” lanjutnya.


“Apakah kita akan ikut terkirim kembali dari tempat ini ke alam nyata, aku sendiri tidak berani memastikannya” kata tetua Xie sambil termenung.


“Benar. Sebelumnya kita membuat diri kita tersegel oleh formasi yin yang sehingga tidak bisa keluar dari alam rahasia ini untuk menjaga mahluk gaib tersebut melarikan diri mengacaukan alam rahasia. Bagaimanapun kita harus berterima kasih pada tetua Dong Fang yang mengorbankan nyawanya untuk menyegel mahluk itu” sahut Yang Fei

__ADS_1


“Iya. Hanya ini yang bisa kita lakukan untuk menghormati pengorbanannya” kata tetua Xie


“Jika kita berhasil membunuh mahluk ini dan mendapatkan belati darah. Kemudian apabila bisa kembali ke alam nyata, aku sendiri yang akan mengantarkan nona Dong Fang dan belati itu menemui ketua sekte pedang suci” sahut tetua Xie kembali.


“Benar, kita harus mengunjungi keluarga Dong Fang untuk menghormati tetua Dong Fang. Aku akan ikut bersamamu” kata tetua Yang Fei.


“Hahahaha.. kita saudara selamanya” sahut tetua Xie sambil tertawa.


Mereka pun tertawa bersama sambil memandang ke arah langit.


“Kakek, apa yang kalian tertawakan?” tanya A Lin.


“Cucuku, kemarilah. Kamu belum bercerita pada kakek. Ceritakan apa yang telah terjadi di dunia nyata dalam setahun ini” tanya tetua Xie.


“Kakek, seperti yang kakek tahu setahun yang lalu. Setelah ayah meninggal, pemimpin sekte pelepas arwah jatuh ketangan paman kedua. Paman kedua terobsesi untuk meningkatkan kultivasinya menembus dewa suci dengan bantuan obat-obatan terlarang.”


“Dia merencanakan untuk menangkap seluruh tabib terkenal di seluruh daratan untuk membantunya membuat obat-obatan yang bisa meningkatkan kekuatannya dengan cepat”


“Xie Min ini sudah keterlaluan, selama aku di alam rahasia ini. Dia sama sekali tidak pernah mengunjungiku ke menara pedang ini. Bahkan melarang anggota sektenya untuk memasuki menara pedang ini. Sungguh anak yang memalukan” kata tetua Xie sedih.


“Benar kek, aku beberapa kali melihat anggota sekte pelepas arwah di alam rahasia ini, namun mereka tidak ada satupun yang kemari untuk mengunjungimu” sahut A Lin yang juga merasa sedih.


“Tetua Xie, sepertinya setelah keluar dari alam rahasia. Kamu harus memperbaiki reputasi sektemu yang dibuat hancur oleh anak keduamu” timpal tetua Yang Fei.


“Iya. Aku harus menghajar anak itu.” tetua Xie menggertakkan giginya karena geram.


“Tetua Yang Fei, bagaimana dengan anda? Apa rencana tetua jika berhasil keluar dari alam rahasia ini” tanya A Lin pada tetua Yang.


“Aku akan kembali ke ibukota kerajaan Liu menemui keluargaku” sahut tetua Yang.

__ADS_1


“Kamu masih beruntung tetua Xie, keluargamu mengetahui dirimu berada di alam rahasia ini walaupun tidak pernah mengunjungimu. Berbeda denganku, keluargaku sama sekali tidak mengetahui aku menghilang kemana” lanjutnya bersedih.


Setelah tertawa bersama, kini mereka bersedih bersama mengingat keluarga mereka masing-masing yang telah mereka tinggalkan selama hampir 10 tahun.


Tepat ketika mereka berdua larut dalam kesedihan, terdengar ledakan keras dari arah Shen Long berlatih membuyarkan kesedihan mereka.


“Wah, kakak Shen telah berhasil menguasai jurus cermin nirwana sukma” teriak A Lin dengan gembira.


Xu Meng yang melihat hal itu menggertakkan giginya karena iri melihat kesuksesan Shen Long. “Aku tidak akan membiarkanmu berhasil keluar dari alam rahasia ini” pikirnya merencanakan sesuatu.


Sementara itu Dong Fang Yin dan Chen Mulan tampak bergembira melihat keberhasilan Shen Long.


“Semoga Shen Long bisa mengalahkan mahluk gaib itu dan merebut belati pusaka sekte pedang suci” pikir Dong Fang Yin.


Melihat keberhasilan Shen Long, kedua tetua itu lalu mendekatinya.


“Shen, selamat kamu telah berhasil menguasai jurus cermin nirwana sukma dengan sempurna” kata tetua Xie.


“Beristirahatlah dulu, besok kita akan memulai untuk membuka formasi yin dan yang ini” lanjut tetua Xie.


“Terima kasih tetua atas bimbingan dan petunjuk kalian berdua” sahut Shen Long merendah.


“Hahahaha.. itu karena keberuntungan dan bakatmu nak” kata tetua Xie sambil tertawa puas.


“Shen, ketika melawan mahluk gaib tersebut, kamu tidak perlu berlama-lama. Jangan meremehkannya, mahluk itu sangat pintar. Dia bisa mempelajari kekuatan dan jurusmu. Semakin lama akan semakin besar kemungkinan dia untuk bisa bertahan melawanmu bahkan mengalahkanmu” kata tetua Yang Fei memberikan petunjuknya.


“Terima kasih atas petunjuk tetua Yang” sahut Shen Long kembali


“Kami akan membantu melindungi teman-temanmu ini agar tidak mengusik konsentrasimu melawan mahluk gaib itu” lanjut tetua Yang.

__ADS_1


“Benar, sebaiknya saat formasi yin yang terbuka. Kamu sendiri yang masuk ke dalam ruang di bawah menara pedang ini. Kemudian kami akan menutupnya kembali” sahut tetua Xie.


“Semuanya tergantung padamu di dalam sana” lanjutnya kembali.


__ADS_2