Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 98 | Guru Wang Yu dari dunia langit


__ADS_3

Ketika keluar dari galam gerbang neraka, Shen Long terkejut melihat Putri Shui yang sudah menunggunya.


“Putri, berapa lama kamu telah menungguku disini?” tanya Shen Long.


“Kamu telah pergi selama dua minggu, Shen” sahut Putri Shui


“Apa? Dua minggu?” Shen Long terkejut mendengarnya.


Shen Long merasa di dalam gerbang tidak lebih dari 2 jam kareng dia beruntung langsung bertemu dengan penguasa alam neraka barat yang memiliki jiwa yang sangat kuat.


“Iya, tapi aku tidak menunggumu selama itu disini. Hari ini aku baru saja datang” lanjut Putri Shui.


“Terima kasih sudah menungguku Putri. Lalu bagaimana sekarang?” tanya Shen Long.


“Aku akan mengajakmu bertemu dengan Guruku. Dia berada di bagian utara daerah barat misterius ini” sahut Putri Shui.


“Baik. Aku akan mengikutimu” sahut Shen Long yang segera mengikuti Putri Shui yang telah terbang melayang ke arah utara.


\======


Wilayah bagian utara dari daerah barat yang misterius adalah deretan pegunungan yang merupakan tempat tersubur di daerah barat yang misterius. Deretan pegunungan ini juga merupakan benteng yang melindungi daerah barat yang misterius dari wilayah utara.


Setelah melewati beberapa desa di daerah yang subur, Putri Shui langsung menuju ke sebuah puncak bukit di area pegunungan tersebut. Tampak sebuah rumah yang sederhana di puncak bukit tersebut.


“Kakak Shui, kamu sudah datang” seorang bocah laki-laki berumur sekitar 11 tahun berlari gembira menyambut Putri Shui yang datang dengan senyuman


“Zhou Fan, kakak ingin bertemu dengan Guru. Apakah Guru bisa ditemui?” tanya Putri Shui.


“Seperti biasa Guru sedang berada di ruang pertapaannya, kakak bisa langsung bertemu dengannya. Eh, ini siapa kakak?” tanya bocah bernama Zhou Fan itu dengan pandangan aneh.


“Ini teman kakak, namanya Shen Long” sahut Putri Shui.


“Aku adalah Zhou Fan pelindung kakak Putri. Kamu terlihat lemah, sebaiknya kamu jangan terlalu dekat dengan kakak” kata anak kecil itu dengan polos membuat wajah Putri Shui menjadi merah sedangkan mata Shen Long berkedut terkejut olehnya.


“Ehm, Zhou Fan. Kami hanya berteman. Kamu tetap pelindung kakak yang terbaik” sahut Putri Shui tersenyum menghibur Zhou Fan.

__ADS_1


Zhou Fan dengan bangga lalu menarik tangan Putri Shui untuk bertemu dengan Gurunya. Shen Long menepuk dahinya melihat tingkah anak kecil bernama Zhou Fan tersebut.


“Kakek Guru, kakak Putri telah datang.” teriak Zhou Fan yang berlari memasuki tempat pertapaan Guru mereka.


Tak berapa lama, seorang lelaki tua keluar dari tempat pertapaannya. Dia terlihat gagah meskipun wajahnya tua. Lelaki tua ini adalah Wang Yu, Guru dari Putri Shui dan Zhou Fan.


“Guru” kata Putri Shui menundukkan kepala memberi hormat pada gurunya.


“Ini kah anak itu?” tanya Guru Wang melihat ke arah Shen Long.


“Tetua” sahut Shen Long menundukkan kepala memberi hormat pada Guru Wang.


“Benar Guru, dia bernama Shen Long” sahut Putri Shui


“Mari kita duduk berbicara” kata Guru Wang yang kemudian duduk di meja bersama Shen Long.


Putri Shui segera menyiapkan teh untuk diberikan pada Gurunya dan Shen Long.


“Kakak, ayo kita bermain. Zhou Fan bosan” kata Zhou Fan tiba-tiba.


“Pergilah bermain dengannya Putri, Zhou Fan lama tidak bermain denganmu” sahut Guru Wang.


“Baik Guru” sahut Putri Shui yang kemudian pergi bersama Zhou Fan.


“Anak muda, aku dengar kamu berjodoh telah bertemu dengan Yan Luo” kata Guru Wang memulai pembicaraan.


“Iya tetua, aku beruntung bertemu dengan Guru” sahut Shen Long dengan sedih memikirkan keberadaan Gurunya saat ini.


“Tenang saja, Gurumu tidak akan mengalami masalah yang besar. Mereka tidak akan bisa membunuhnya” sahut Guru Wang tersenyum seakan-akan bisa membaca pikiran Shen Long.


“Gurumu adalah orang dari dunia langit, seperti kami bertiga” kata Guru Wang membuat Shen Long terkejut.


“Kalian dari dunia langit?” gumam Shen Long dalam hatinya.


“Benar, kami dari dunia langit. Meskipun tubuh kami bisa mati, namun jiwa kami abadi sama seperti kalian manusia. Perbedaannya adalah ingatan kami masih melekat saat berada ditubuh baru, namun tidak dengan kalian” kata Guru Wang.

__ADS_1


“Yan Luo adalah saudara seperguruanku. Dia adalah orang yang sangat berbakat sehingga dapat menciptakan jurusnya sendiri. Aku sangat mengaguminya karena dia orang yang memegang prinsip namun kejam pada musuh-musuhnya” lanjut Guru Wang


“Untuk menyelamatkan Gurumu, kamu memerlukan dua hal. Pertama kamu harus memiliki senjata Surgawi untuk melawan mereka. Kedua, kamu memerlukan ilmu formasi segel roh untuk mengendalikan roh. Dengan jurus tersebut, kamu bisa mengeluarkan roh iblis dari tubuh inangnya tanpa membunuh pemilik asli tubuh tersebut.” sahut Guru Wang


“Setelah mengeluarkan roh iblis itu, kamu bisa memusnahkannya dengan senjatamu sebelum mereka memasuki tubuh lainnya” lanjut Guru Wang kembali sambil menyesap tehnya.


Mendengar penjelasan Guru Wang, Shen Long tertegun merenungkan kedua hal tersebut.


“Aku akan mengajarkanmu ilmu segel roh tersebut” kata Guru Wang kemudian.


“Terima kasih tetua” sahut Shen Long dengan gembira.


“Jangan berterima kasih dahulu, untuk menguasai ilmu segel roh tersebut. Kamu harus menguasai terlebih dahulu ilmu dasar dari formasi dewa.” kata Guru Wang


“Mohon bimbingan dari tetua” sahut Shen Long.


“Hahaha... kamu adalah murid Yan Luo. Berarti aku juga paman Gurumu. Jangan terlalu sungkan nak” sahut Guru Wang sambil tertawa.


“Baiklah, sekarang pejamkan matamu. Aku akan mengirimkan ingatan tentang ilmu formasi dewa sebagai dasar menguasai ilmu segel roh” lanjut Guru Wang.


Kemudian Shen Long memejamkan matanya bersiap untuk menerima ingatan tentang ilmu formasi dewa. Guru Wang memusatkan pikirannya lalu menggerakkan dua jari tangan kanannya ke arah kening Shen Long. Sebuah cahaya muncul dari kedua jari tersebut menuju ke arah kening Shen Long.


Ketika cahaya tersebut masuk melalui kening Shen Long, dalam pikiran nya muncul bayangan tulisan dan gambar tentang ilmu formasi dewa. Saat semua ilmu telah dikirimkan pada Shen Long, Guru Wang kemudian menarik jarinya kembali.


“Aku sudah memberimu ingatan tentang ilmu formasi dewa. Pelajari dan latihlah dengan baik. Saat kamu sudah menguasainya, aku akan memberikan ilmu segel roh yang salah satu kelanjutan dari ilmu formasi dewa tersebut” kata Guru Wang.


“Baik tetua. Aku akan berlatih dengan sungguh-sungguh” sahut Shen Long.


“Di belakang rumah ini ada tempat untuk berlatih. Pergilah untuk berlatih disana” lanjut Guru Wang.


“Baik tetua” sahut Shen Long memberi hormat kemudian pergi menuju belakang rumah


“Sekarang semua tergantung pada keberuntunganmu sendiri anak muda.” gumam Guru Wang keluar dari rumah tersebut.


“Pergolakan akan segera terjadi sesuai ramalan Pendeta Agung” pikiran Guru Wang menerawang jauh ke langit.

__ADS_1


__ADS_2