Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 291 | Kekuatan seorang manusia


__ADS_3

Sheng Ti yang melihat kejadian tiba-tiba itu tidak bisa bereaksi, Shen Long pun melepaskan pukulan berikutnya mengenai wajah Shen Ti.


BUGH... BLARR...


Shen Ti pun melayang terpental menabrak reruntuhan lain di sekitar tempat itu. Kedua dewa kuno itu berusaha bangkit berdiri. Wajah mereka menjadi merah karena marah bercampur malu terkena pukulan dalam sekali serangan Shen Long.


Zhong Ti yang lebih dulu bangkit menggertakkan giginya lalu melakukan serangan balasan pada Shen Long. Namun serangannya hanya menemui tempat kosong, Shen Long telah berada di belakang tubuhnya.


Dengan tendangan yang kuat Shen Long menendang tubuh Zhong Ti dan dia kembali terjerembab ke tanah. Ketika Shen Long menendang Zhong Ti, Sheng Ti telah mengerahkan pukulannya ke arah dada Shen Long, namun Shen Long dengan mudah menghindarinya lalu menyerang balik Sheng Ti dengan pukulan telapak tangan ke arah lengan kiri Sheng Ti.


Sheng Ti turut terjerembab ke tanah. “Cih, kekuatan kalian hanya sampah!” cibir Shen Long saat ini memancing kemarahan dari kedua dewa tersebut. Benar. Dengan kemarahannya kedua dewa kuno itu kini menyerang bersama-sama ke arah Shen Long. Che Ti dan Zhou Ti tidak bisa melihat hal itu. Mereka berdua segera bergerak untuk menghadapi serangan Zhong Ti dan Sheng Ti.


Sheng Ti yang lebih dekat dengan mereka, mengurungkan niatnya menyerang ke arah Shen Long. Dia mengubah serangannya untuk menangkis serangan Che Ti dan Zhou Ti. “Sial, kalian hanya berani main keroyokan saja,” kata Sheng Ti sambil menahan serangan tersebut.


Sementara Zhong Ti masih meneruskan serangannya ke arah Shen Long. Serangan Zhong Ti kembali mengenai tempat kosong, hal ini membuatnya bertambah kesal dan marah. Dia segera meningkatkan kecepatan dan kekuatannya untuk menyerang Shen Long.


Shen Long juga menaikkan kekuatan dan kecepatannya. Tubuh mereka sama-sama menghilang karena saking cepatnya. Adu pukulan dan tendangan terjadi. Kekuatan mereka meledak-ledak di sekitar arena pertarungan itu.


“Kedua dewa ini belum mengeluarkan seluruh kekuatannya. Aku tidak boleh lengah,” batin Shen Long. Pengalaman tempur Shen Long membuatnya bisa membaca pergerakan lawan dan siasat lawan dengan baik. Tidak butuh lama bagi Shen Long mempelajari jurus lawannya itu.


BUMM...


Ledakan benturan kekuatan Shen Long dan Zhong Ti terdengar keras. Hal ini membuat para penghuni dunia bawah berdatangan ke tempat pertarungan itu namun mereka bersembunyi di kejauhan karena takut kena imbas dari pertarungan tersebut.

__ADS_1


Zhong Ti terlihat mundur dua langkah, bersamaan dengan Shen Long yang juga terdorong mundur dua langkah. Seimbang. Kekuatan yang mereka gunakan saat itu seimbang.


“Anak ini tidak omong kosong, kekuatannya seimbang dengan kekuatanku dan Shen Ti.” gumam Zhong Ti dalam hatinya. Zhong Ti lantas mengubah strateginya, dia menyerang dengan semakin ganas ke arah wajah Shen Long, namun saat serangan itu semakin dekat, dia mengubah serangannya ke bawah menuju perut Shen Long.


Melihat lawan mengincar perutnya, Shen Long tidak sempat untuk mengelak, namun dia mengalirkan kekuatannya untuk menahan serangan tersebut.


BUGH...


Pukulan tinju Zhong Ti berhasil mendarat di perut Shen Long, namun sepersekian detiknya Shen Long berhasil menjepit telapak tangan lawan dengan sikunya kemudian mengangkat lututnya untuk mematahkan tangan dari Zhong Ti.


BRAKK...


Terdengar suara tulang patah, Zhong Ti menarik tangannya dan menahan rasa sakit karena tulangnya yang patah. “Kurang ajar, anak ini mematahkan tanganku. Untung aku membawa pil obat pemulihan,” gumam Zhong Ti dalam hatinya sambil meringis kesakitan kemudian menelan pil obat pemulihannya.


Sementara itu Che Ti dan Zhou Ti tampak seimbang melawan Sheng Ti. Pukulan telapak tangan kiri Sheng Ti berhasil mendarat di lengan kanan Che Ti, namun tendangan Zhou Ti berhasil mengenai punggungnya. Saat tendangan Zhou Ti mengenai punggung Sheng Ti, tangan kanannya menepis kaki Zhou Ti hingga mereka bertiga masing-masing terpental.


“Hah... hah... “ Zhou Ti tampak terengah-engah mengatur nafasnya kembali sambil menahan sakit di kakinya, sedangkan Che Ti meringis mengusap lengan kanannya yang sembab oleh pukulan Sheng Ti. Di sisi lain Sheng Ti mengerahkan kekuatannya untuk mengusir energi Zhou Ti yang memasuki punggungnya.


“Kalian benar-benar mencari mati,” Sheng Ti menjadi marah dengan tatapan mata merah. Dia kemudian menyerang kembali ke dua dewa Che Ti dan Zhou Ti dengan ganasnya. Gerakan Sheng Ti lebih cepat dari mereka berdua, hal ini dikarenakan kekuatan Sheng Ti memang berada di atas Che Ti dan Zhou Ti.


Namun dengan menggabungkan kekuatan mereka berdua, tentunya bisa mengimbangi kekuatan dari dewa Sheng Ti. Sambil menghindari serangan Sheng Ti, Zhou Ti mengerahkan kekuatan maksimal miliknya untuk menyerang balik Sheng Ti. Melihat Zhou Ti mengerahkan kekuatan maksimalnya, Che Ti juga tidak mau ketinggalan. Dia bergegas mengerahkan kekuatan maksimal miliknya dan menyerang Sheng Ti dengan ganas.


Ratusan jurus telah berlalu pada pertarungan Sheng Ti melawan Che Ti dan Zhou Ti. Belum tampak siapa yang akan memenangkan pertarungan tersebut.

__ADS_1


Di tempat lain, Shen Long kini terlihat mendesak Zhong Ti. Gerakan Shen Long menjadi lebih cepat dan kuat setelah mengeluarkan kekuatan Kaisar Dewa Iblisnya. Zhong Ti tidak dapat mengimbangi kecepatan dari Shen Long, seluruh serangannya hanya mengenai tempat kosong sedangkan Shen Long berkali-kali berhasil menyarangkan pukulannya ke tubuh Zhong Ti.


BUGH... BUGH...


Dua pukulan tinju dan telapak sekaligus mengenai dada Zhong Ti dan membuatnya melayang ke belakang. Namun Shen Long tidak menyia-nyiakan kesempatan lagi dan mendahului tubuh Zhong Ti yang masih melayang terkena pukulan tadi.


Mata Zhong Ti berkedut menahan sakit di dadanya, tiba-tiba dia melotot melihat Shen Long telah menanti dirinya dengan kaki di atas yang siap menghantam tubuhnya yang masih melayang di udara. “Sialan...” pekiknya dalam hati


DUESHHH... KRAKK...


Tumit kaki Shen Long kembali menghujam dada Zhong Ti dengan keras, “Akh...” Zhong Ti menyemburkan darah segar dari mulutnya dan merasakan beberapa tulang rusuknya yang patah akibat tendangan tumit Shen Long. Tubuhnya jatuh terjerembab ke tanah dan menampakkan retakan besar di tanah itu.


Zhong Ti berusaha bangkit sambil mengatur nafasnya yang satu dua, namun dadanya terasa sesak karena luka dalam dan tulang rusuknya yang patah. Kekuatan Zhong Ti menjadi turun setengahnya karena luka-luka itu. Darah masih mengalir dari mulutnya akibat lukanya itu.


“A-Aku tidak mungkin kalah oleh manusia. Aku seorang dewa,” Teriak Zhong Ti tidak terima akan kekalahan itu. Matanya melotot melihat Shen Long telah berdiri dengan tatapan dingin di depannya.


“Pergilah ke jalan, renungkan perbuatanmu di alam sana,” sahut Shen Long sambil mengerahkan kekuatan penuh ke telapak tangannya dan menghantam kepala Zhong Ti.


BRAKK...


Kepala Zhong Ti tampak retak oleh pukulan Shen Long. Tatapan matanya yang melotot telah kosong bersamaan nyawanya terputus dan tubuhnya terjatuh ke tanah dengan suara bugh.


Zhong Ti tewas di tangan Shen Long dengan luka di kepalanya. Shen Long kemudian melihat pertarungan antara Sheng Ti melawan Che Ti dan Zhou Ti. Lalu dia bergerak ke arah mereka.

__ADS_1


__ADS_2