
Wanita itu menatap Shen Long yang masih berdiri di depan batu besar hitam itu dengan tidak senang. “Menyingkirlah dari batu besar ini!” ucapnya.
Shen Long kemudian mundur selangkah dan membiarkan wanita itu memeriksa batu besar tersebut. Setelah tidak menemukan hal yang aneh, wanita itu membalik badannya. “Sebaiknya kalian segera pergi dari tempat ini! Atau aku sendiri yang akan memaksa kalian pergi,” ancam wanita setengah baya itu.
Shen Long hanya tersenyum mendengar ancaman dari wanita itu. “Apakah seperti ini kamu mengancam pemilik toko di jalanan pada siang tadi?”
Wanita itu terkejut mendengar kata-kata Shen Long. Dia tidak menyangka kejadian tadi siang diketahui olehnya. “Apa maksudmu?” Wanita itu masih berusaha menyembunyikan identitas dirinya.
“Aku tahu kamu yang menyamar sebagai laki-laki tua di toko kelontong pada siang hari tadi.” Shen Long menatapnya dengan acuh tak acuh, dan dia tidak peduli dengan ancaman dari wanita itu.
Wanita itu tertegun mendengar penjelasan Shen Long. “Bagaimana kamu bisa mengetahui lelaki tua itu dalah aku?”
“Aku bisa merasakan aura yang sama darimu dan lelaki tua tersebut. Kamu tidak bisa menyembunyikannya dariku,” jelas Shen Long.
Wajah wanita itu menjadi merah mendengar penjelasan Shen Long. Dia kemudian mengalirkan kekuatannya ke kedua cakarnya. Lalu tiba-tiba dia melompat menyerang Shen Long.
Shen Long telah merasakan hawa membunuh sebelum wanita itu menyerang. Namun Shen Long tidak melakukan gerakan apa-apa, dia hanya berdiam diri melihat datangnya serangan wanita itu.
Plak!
Shen Long menampar pipi kiri wanita setengah baya itu dengan telapak tangan kanan dan membuatnya terhuyung-huyung ke arah kiri Shen Long. “Apakah kamu merasa percaya diri karena menggunakan racun?” Meskipun Shen Long tidak menggunakan kekuatan maksimal, namun tamparannya cukup membuat wajah wanita itu menjadi bengkak dan merah.
Wanita itu memegang pipi kirinya yang sakit dan menggertakkan giginya. Dia merasa kesakitan oleh tamparan itu. Dia belum pernah merasakan penghinaan seperti itu.
“Jangan berpikir untuk menyerang kembali. Aku bisa saja membunuhmu selanjutnya.” Kini giliran Shen Long yang mengancam wanita tersebut.
__ADS_1
Mendengar ancaman Shen Long, wanita setengah baya itu tidak berani melakukan serangan lagi. Dia hanya bisa mengutuk Shen Long dalam hatinya.
Melihat wanita itu tidak lagi berniat menyerang dirinya, Shen Long kemudian berjalan kembali mendekati batu hitam itu. Shen Long meletakkan tangannya di permukaan batu besar hitam itu.
Shen Long seperti merasakan sesuatu di dalam batu besar hitam itu. Untuk memastikannya, Shen Long merapalkan mantra untuk mengaktifkan segel warna.
Ketika mantra diucapkan oleh Shen Long, dia merasakan batu besar hitam itu bergetar karenanya. “Sepertinya di dalam batu ini memang terdapat salah satu dari segel warna itu.”
Karena Shen Long telah memastikan hal itu, dia kemudian mengerahkan kekuatannya pada batu hitam besar itu.
Bummm!
Batu hitam besar itu meledak ketika Shen Long mengalirkan energi ke dalamnya. Bagian luar batu itu hancur berkeping-keping, namun pada bagian dalamnya tampak sebuah batu kokoh yang setinggi setengah badan Shen Long.
“Ternyata dugaanku benar. Ini memang segel warna hitam,” batin Shen Long.
“Sepertinya kekuatan pemuda ini jauh di atasku. Itulah sebabnya dia berhasil menghancurkan batu tersebut.” Wanita itu terlihat muram karena apa yang dia jaga selama ini telah ditemukan oleh Shen Long.
Shen Long lalu mengambil plat segel warna hitam itu lalu mengamatinya. Plat segel itu memiliki tekstur bagian luar yang kasar namun terlihat jelas bahwa bahan segel itu tidak seperti bebatuan biasa di dunia ini.
“Bahan ini sepertinya berasal dari luar dunia manusia ini.” Shen Long membolak-balik plat segel itu dengan wajah serius.
NingYue yang melihat kejadian itu menjadi senang, lalu dia mendekati Shen Long untuk ikut memeriksa benda gaib itu. “Inikah plat segel yang dimaksud oleh Shen Long sebelumnya?”
Shen Long lalu menyimpan plat segel itu ke dalam cincin pernyimpanan miliknya. Wanita setengah baya itu tidak bisa berkata-kata ketika melihat Shen Long merampas dan menyimpan sendiri plat segel itu.
__ADS_1
“Baiklah, sepertinya hari mulai gelap. Sebaiknya kita pergi mencari tempat untuk beristirahat.” Shen Long kemudian mengajak NingYue pergi meninggalkan puncak gunung Taoshin itu.
Wanita setengah baya itu menjadi geram karena tidak bisa mengalahkan Shen Long yang kekuatannya berada jauh di atas dirinya. “Sebaiknya aku mencari bantuan untuk mengalahkan pemuda itu dan merebut milikku.”
Wanita setengah baya itu lalu pergi dari puncak gunung Taoshin menuju ke kota Qinji untuk menemui saudara sepupunya yang menjadi tetua dari sekte Matahari Suci. “Tunggulah pembalasan dariku nak!” gumamnya.
Sementara itu Shen Long dan NingYue pergi ke kota Yuanji untuk mencari tempat menginap agar bisa memeriksa plat segel warna hitam itu dengan teliti.
Di dalam kamar sebuah penginapan, Shen Long terlihat mengeluarkan plat segel warna hitam itu. Kemudian dengan kekuatannya dia mengalirkan energi ke dalam plat segel tersebut.
Shen Long mulai merasakan aura dari plat segel hitam itu. Dia merasakan sesuatu yang berbeda dari aura segel tersebut. “Aku telah mengetahui dan merasakan aura segel ini. Sepertinya aku bisa mencoba melacak keberadaan plat segel lainnya berdasarkan aura itu.”
Setelah itu Shen Long menyimpan kembali plat segel hitam dan melanjutkan meditasinya untuk mengerahkan kekuatan Kesadaran Semesta untuk memeriksa keberadaan aura dari plat segel warna lainnya.
Beberapa menit kemudian, Shen Long mulai menyebarkan auranya ke sekitar dirinya untuk melacak keberadaan plat warna lainnya. Setelah melakukan pemeriksaan, Shen Long merasakan dua buah energi yang serupa dengan energi dari plat segel hitam yang telah dimilikinya itu, namun kekuatannya lebih lemah.
Shen Long merasakan kedua energi itu berasal dari arah tenggara, yaitu salah satunya berada di dalam kolam. “Aku harus pergi ke kolam itu lagi untuk memeriksanya.”
“Aku rasa salah satu plat segel lainnya berada di sebelah utara dari kolam tersebut.”
Untuk menghindarkan hal-hal lainnya, Shen Long kembali meminta NingYue untuk tinggal di penginapan itu sementara waktu. Dia tidak ingin konsentrasinya terpecah saat bertarung dengan musuh kuat dari kota Qinji sambil melindungi NingYue.
“Nona Ning, tunggulah aku kembali. Setelah mendapatkan kedua segel ini. Kita harus melanjutkan kembali mencari segel lainnya yang masih tersisa.”
“Hati-hati Shen!” sahut NingYue dengan lembut.
__ADS_1
Kemudian Shen Long pergi dari kota Yuanji menuju ke arah tenggara, tempat dimana dia muncul di Loka 999 ini.