Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 114 | Dewa Iblis Mo Luo


__ADS_3

Kediaman sekte Tanah Barat, Shen Long sedang mengobati Mu Rong dan gurunya yang terluka dalam oleh serangan Bingwen.


“Kekuatan Bingwen meningkat sejak terakhir bertemu dengannya di pertandingan bela diri” gumam Shen Long melihat luka Mu Rong dan gurunya nenek Wu.


Nenek Wu adalah orang dari sekte Lembah Suci yang merupakan kakak seperguruan Guru Suci dan diusir dari sekte karena dianggap mempermalukan nama sekte saat itu.


Dia mempelajari ilmu terlarang sekte dan tidak sengaja mencelakai laki-laki yang menyukainya. Kemudian guru mereka yang kejam dengan aturan memaksanya pergi meninggalkan sekte Lembah Suci.


Sejak saat itu nenek Wu pergi ke daerah barat misterius terus mengembangkan ilmu nya di sini. Di daerah barat misterius nenek Wu menikah dengan tetua dari sekte Tanah Barat dan kemudian menjadi tetua sekte.


Namun demikian dia merindukan Lembah Suci tempat masa kecilnya, jadi dia sesekali datang ke Lembah Suci untuk mengunjungi adik seperguruannya Guru Suci untuk berbicara dan saling mengasah ilmu. Saat itulah dia pernah bertemu dengan Mu Rong dan Shen Long di Lembah Suci.


Dewi Suci mendapat banyak pengetahuan tentang dunia luar dari nenek Wu sejak dia datang mengunjungi Lembah Suci di masa lalu. Sehingga membuat Dewi Suci juga mengaguminya selain Guru Sucinya.


“Nenek Wu, kami di Lembah Suci merindukan kedatanganmu. Guru Suci selalu menantikan kedatanganmu” kata Dewi Suci padanya.


“Sejak menerima Mu Rong sebagai muridku, aku terlalu bersemangat sehingga lupa untuk mengunjunginya. Bagaimana kabarnya sekarang?” tanya nenek Wu.


“Guru Suci sudah sembuh dari luka lamanya, dia sekarang menjadi pendeta kerajaan Liu membantu permaisuri Qin menjalankan pemerintahan” sahut Dewi Suci


“Syukurlah adik seperguruan bisa sembuh dari lukanya. Aku akan mengunjunginya setelah ini. Tapi, bagaimana kamu bisa menembus tingkat Pendeta Raja, Dewi?” tanya nenek Wu yang menyadari kekuatan Dewi Suci.


“Ini berkat bantuan ketua Shen Long nek. Dia menemukan petunjuk yang ditinggalkan oleh Leluhur Raja Pedang dan mengajarkan tehnik tersebut padaku” sahut Dewi Suci.


Wajah Mu Rong berubah mendengar Shen Long yang dekat dengan Dewi Suci bahkan mengajarinya tehnik untuk meningkatkan kultivasinya.


“Ternyata seperti itu. Sejak lama aku frustasi karena peningkatan kekuatanku terhenti di tingkat Pendeta Suci seperti teman-teman seperguruan lainnya, sehingga aku mempelajari ilmu terlarang sekte hanya agar bisa lebih meningkatkan kultivasiku lagi. Namun aku juga masih gagal” sahut nenek Wu lirih

__ADS_1


“Tidak menyangka ternyata Leluhur Raja Pedang meninggalkan petunjuk dan Shen Long menemukannya” lanjutnya.


“Nenek Wu, aku akan memberitahukan kalian petunjuknya nanti setelah kalian sembuh” kata Shen Long membuat wajah nenek Wu dan Mu Rong berseri mendengarnya.


“Benarkah? Namun diusiaku bisa menembus Pendeta Raja saja sudah cukup puas. Mu Rong harus bisa meningkatkan kekuatannya lebih tinggi lagi” sahut nenek Wu.


“Sebenarnya apa yang terjadi di daerah barat misterius ini nek? Mengapa orang dari sekte Singa Barat menyerang kalian?” tanya Shen Long kemudian


“Sejak Jungwen mengambil alih posisi ketua sekte Singa Barat, dia ingin menguasai seluruh sekte di daerah barat tersembunyi ini. Jungwen memiliki seorang guru misterius yang dijuluki Dewa Iblis Mo Luo. Kekuatan Jungwen meningkat sejak berguru padanya hingga menembus tingkat Dewa Pendeta dan merebut posisi ketua sekte dari kakaknya Huangwen” nenek Wu menjelaskannya


“Ternyata benar dia” gumam Putri Shui dalam hatinya yang mengenali Dewa Iblis Mo Luo.


“Sebaiknya kalian segera pergi meninggalkan tempat ini, mereka pasti akan kembali kemari. Mereka tidak akan melepaskan sekte kecil kami” lanjut nenek Wu.


“Nenek, kami tidak akan meninggalkan kalian menghadapi mereka. Jika harus pergi, kami ingin mengajak kalian ikut serta ke Lembah Suci” sahut Dewi Suci


“Dewi, aku mengerti dengan maksudmu. Tapi kekuatan Jungwen tidak bisa dianggap enteng, apalagi gurunya Dewa Iblis Mo Luo” kata nenek Wu kembali.


“Kamu mengenalnya Putri?” tanya Shen Long terkejut dengan kata-kata Putri Shui.


“Iya. Dia adalah adik seperguruan guruku dan juga gurumu Shen. Namun dia telah lama menghilang, sehingga guruku diutus untuk mencarinya” sahut Putri Shui


“Kami pernah mendengar dia berada di daerah barat misterius. Itulah sebabnya Guru memilih tinggal disini untuk mencarinya. Namun orang itu sangat pintar dan licik, dia menghilangkan jejak dan keberadaannya dari penciuman dan penglihatan kami” lanjut putri Shui.


“Ada kemungkinan buah yang kita cari berada di tempat dia bersembunyi, sehingga aku kesulitan menemukannya” sahut putri Shui kembali.


Mendengar perkataan Putri Shui, Shen Long merasa hal itu pasti berhubungan.

__ADS_1


“Jadi satu-satunya yang mengetahui tempat itu adalah ketua sekte Jungwen. Dia pasti mengetahui keberadaan gurunya tersebut” sahut Shen Long.


“Kita jangan gegabah untuk menghadapi Dewa Iblis Mo Luo secara langsung Shen. Aku harus melaporkan perkembangan ini pada Guruku. Tunggulah kami kembali” kata Putri Shui


“Baiklah. Kami akan menunggu di kediaman sekte Tanah Barat” sahut Shen Long


Setelah berpamitan, Putri Shui segera pergi menuju Gunung Abadi dimana Gurunya sedang menunggu mereka.


“Nenek Wu, Mu Rong, kalian beristirahat lah dulu. Besok kalian sudah pulih kembali, aku akan memberikan petunjuk dari Raja Pedang pada kalian untuk meningkatkan kultivasi kalian menembus Pendeta Raja” kata Shen Long.


“Ayo nenek, aku mengantarmu” kata Dewi Suci yang menghormati nenek Wu.


Sementara itu, Mu Rong masih disana bersama Shen Long dan melihatnya dengan wajah merah mengingat masa lalu di dalam gua dengannya.


“Mu Rong, kembali lah bersama ku ke Gunung Abadi” ajak Shen Long padanya.


“Apakah aku sudah cukup layak untuk mendampingimu Shen?” tanyanya tersipu.


“Sejak awal pertemuan kita, statusmu lebih tinggi dariku. Aku yang merasa tidak layak untukmu” sahutnya pada Mu Rong.


Bagi Shen Long, Mu Rong adalah orang kedua yang memperhatikannya ketika meninggalkan keluarga Yun, bahkan mengorbankan dirinya saat berada di dalam gua saat itu untuknya.


“Aku masih menyimpan tusuk rambut giok pemberianmu ini. Kini aku akan memberikannya kembali padamu” lanjut Shen Long sambil mendekati Mu Rong dan menyisipkan tusuk rambut giok pada rambutnya yang panjang.


Mata Mu Rong berkaca-kaca olehnya, dia tak kuasa menahan kebahagiaan dalam hatinya. Kemudian dia memeluk tubuh Shen Long dan meneteskan air matanya yang hangat di dada Shen Long.


Shen Long mengerti perasaan Mu Rong, dia pun membalas pelukannya dengan membelai rambut Mu Rong.

__ADS_1


“Beristirahatlah, sembuhkan lukamu. Besok aku akan membimbing kalian untuk menembus tingkat Pendeta Raja” bisik Shen Long yang dijawab dengan anggukan Mu Rong.


“Ketua, nenek Wu ingin bertemu secara pribadi denganmu” kata Dewi Suci yang datang tiba-tiba mengejutkan mereka berdua dengan wajahnya yang sedikit cemburu melihat Shen Long berpelukan dengan Mu Rong.


__ADS_2