Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 202 | Yang Hua menghilang


__ADS_3

Sehari sebelum perlombaan senjata pusaka di Kekaisaran Utara, di kediaman Pangeran Tian Mu sedang mengadakan pertemuan dengan seseorang bernama Mo Luo dan seorang sosok lainnya yang menggunakan kerudung warna merah tua.


“Pangeran, perkenalkan ini temanku yang bernama Mo Zhan” kata Mo Luo pada Pangeran Tian Mu.


Mo Luo adalah dewa iblis yang menjadi kaki tangan Pangeran Langit Zen Luo sebelumnya. Sejak kematian Kaisar Langit Shang Luo, dia lalu kabur melarikan diri ke wilayah Kekaisaran Utara dunia manusia dan mengabdi pada Pangeran Tian Mu yang kemudian diangkat menjadi penasehat pribadinya.


Demi menyembunyikan identitasnya dari dewa dunia langit lainnya, dia merendahkan dirinya mengabdi pada pangeran Tian Mu meskipun kekuatannya melebihi Kaisar Utara Tian Liang.


Namun sejak Pangeran Langit menjadi Putra Iblis Mo Zen, dia lalu bertemu secara khusus dengannya. Pangeran Langit lalu menceritakan rencananya dan memperkenalkan empat Iblis alam Neraka yang bersamanya pada Mo Luo


Dalam rencana Pangeran Langit, dia mengirim keempat Iblis neraka itu ke Kekaisaran yang berbeda secara terpisah. Iblis Lapar Mo Jie dikirimkan ke Kekaisaran Selatan untuk memberikan wabah kelaparan di beberapa wilayah Kekaisaran Selatan. Lalu mengumpulkan orang-orang yang berhati iblis untuk menjadi pasukan mereka.


Sementara itu Iblis Sakit dikirim ke Kekaisaran Timur, untuk membuat wabah penyakit yang juga akan mengumpulkan pasukan hati iblis di wilayah Kekaisaran Timur.


Iblis Kematian Mo Shi dikirim ke Kekaisaran Barat untuk membunuh yang tidak bisa dipengaruhi olehnya dan mengumpulkan pasukan hati iblis di wilayah Kekaisaran Barat.


Dan Iblis Perang Mo Zhan dikirim ke Kekaisaran Utara ini untuk menimbulkan perang dan mengumpulkan pasukan hati iblis di wilayah Kekaisaran Utara dan bekerja sama dengan Mo Luo untuk mewujudkannya.


Semua misi mereka dilakukan secara rahasia dan berhati-hati agar tidak tercium oleh para dewa dunia langit.


Hanya Kekaisaran Tengah yang belum mereka datangi, karena di wilayah Tengah ada sekte Pedang Harapan yang memiliki hubungan langsung dengan Shen Long. Mereka menyisakan Kekaisaran Tengah pada misi terakhir setelah keempat Kekaisaran berada di dalam genggaman mereka.


“Pangeran, sesungguhnya pembuat senjata paling hebat di wilayah Kekaisaran Utara ini adalah sekte Pemurnian Senjata dari Xichang. Mereka memiliki kitab dari dunia bawah yang bernama Kitab Pusaka Iblis yang khusus berisikan tentang kultivasi senjata.” kata Mo Luo pada pangeran Tian Mu


“Apakah kitab itu benar-benar luar biasa?” tanya Pangeran Tian Mu dengan mata penasaran.


“Pangeran dapat mengujinya sendiri besok dalam lomba antar senjata pusaka” sahut Mo Luo kembali

__ADS_1


Wajah Pangeran Tian Mu tertegun mendengar hal ini, matanya tertarik untuk mengetahui tentang Kitab Pusaka Iblis tersebut.


Sedangkan Mo Luo merasa umpan yang diberikan pada Pangeran Tian Mu telah mengena, diapun tersenyum kecil dengan tatapan puas melihat wajah Pangeran Tian Mu.


Keesokan harinya, setelah semua sekte pembuat senjata berkumpul dengan membawa hasil pembuatan senjata pusaka mereka. Pangeran Tian Mu lalu memerintahkan tiga orang sesepuh dari Kekaisaran Utara untuk memeriksa dan menilai semua senjata pusaka tersebut.


Penilaian pertama adalah bahan-bahan dari senjata pusaka tersebut. Kemudian penilaian kedua adalah hasil dari senjata pusaka tersebut yang berupa bentuk fisik dan juga energi yang terkandung di dalamnya.


Dan yang terakhir yang paling penting adalah menguji kekuatan dari pusaka tersebut.


Dalam pengujian ini agak disayangkan karena merusak banyak senjata yang bagus, karena senjata pusaka itu akan diadu secara langsung satu sama lain dengan kekuatan yang sama untuk melihat senjata mana yang akan menang dan yang mana akan patah atau hancur.


Kemudian setelah hampir sehari penuh melakukan pengujian, senjata pusaka Pedang Surgawi Tujuh Bintang menjadi pemenang karena kekuatannya yang dahsyat.


Seluruh anggota sekte Pemurnian Senjata bersorak atas kemenangan tersebut, terutama Yang Hua sendiri tidak percaya karya dirinya akan menjadi pemenang diantara banyak peserta yang lebih kuat darinya.


Kemudian setelah berada di kediamannya kembali, dia memerintahkan Mo Luo untuk mendapatkan kitab tersebut dari sekte Pemurnian Senjata bagaimanapun caranya.


“Baik pangeran. Aku akan mendapatkannya untukmu” sahut Mo Luo dengan senyuman liciknya.


Mo Luo lalu meminta Mo Zhan melakukan hal itu, karena dirinya tidak ingin muncul dan diketahui oleh dewa dunia langit.


Mo Zhan yang mendapatkan perintah untuk mematuhi Mo Zen yang kemudian memerintahkannya untuk bekerjasama dengan Mo Luo maka diapun menuruti kemauan Mo Luo.


Malam harinya setelah kemenangan sekte Pemurnian Senjata dalam perlombaan senjata pusaka, mereka kemudian melaksanakan perayaan untuk merayakan kemenangan tersebut.


Mo Zhan yang merupakan mahluk alam Neraka dapat dengan mudah menyusup ke dalam kediaman sekte tanpa diketahui oleh orang-orang sekte yang sedang berkumpul merayakan kemenangan mereka.

__ADS_1


Setelah mencari kemana-mana, dia tidak menemukan kitab tersebut dimanapun. Lalu dia menunggu setelah perayaan selesai dan orang-orang terlelap dalam keadaan mabuk untuk menggeledah tubuh ketua sekte dan keluarga dekatnya.


Diapun masih tidak menemukannya, lalu dia memikirkan cara lain yaitu menculik Yang Hua yang membuat pedang pusaka itu untuk menanyakan langsung padanya letak kitab tersebut.


Yang Hua kemudian dibius dengan menggunakan ilmu Peraga Sukma dari mahluk alam Neraka dan membawanya ke suatu tempat tersembunyi untuk menanyainya.


Keesokan harinya Sekte menjadi gempar karena kediaman mereka dalam keadaan berantakan dan Yang Hua menghilang dari dalam kamarnya.


Yang Guo yang pertama kali ketakutan dengan menghilangnya adiknya Yang Hua, dia pun panik mencarinya.


“Ming Qui, tolong bantu untuk menemukan adikku” pinta Yang Guo pada Ming Qui.


“Tenangkan dirimu Yang Guo, aku pasti akan mencari dan menemukannya” kata Ming Qui


Ming Qui lalu pergi ke pemukiman penghuni dari dunia bawah untuk meminta bantuan mereka menemukan jejak Yang Hua. Beberapa klan binatang, klan siluman dan klan iblis berpencar menjari jejak keberadaan Yang Hua.


\=====


Sementara itu di bawah tanah kediaman Pangeran Tian Mu, Mo Zhan datang bertemu dengan Mo Luo sambil membawa Yang Hua yang sedang terbius.


Mata Mo Luo berkedut melihat Mo Zhan yang bukannya membawa kitab namun malah membawa Yang Hua ke tempat persembunyiannya.


“Mengapa kamu membawa wanita ini ketempatku? Dimana kitab Pusaka Iblis nya?” tanya Mo Luo pada Mo Zhan.


“Tuan Mo, aku sudah mencari kitab itu dimana-mana di kediaman sekte dan juga memeriksa tubuh para petinggi dan keluarga ketua sekte mereka namun juga tidak menemukannya” sahut Mo Zhan


“Akhirnya aku memutuskan untuk membawa pembuat senjata pusaka tersebut. Anak inilah yang telah membuat senjata pusaka surgawi itu. Tentunya dia pernah mempelajari Kitab Pusaka Iblis tersebut kan” lanjut Mo Zhan

__ADS_1


Mo Luo kemudian memikirkan apa yang dikatakan oleh Mo Zhan itu ada benarnya. Yang Hua bisa membuat senjata pusaka surgawi itu tentu telah mempelajari kitab Pusaka Iblis tersebut dan tentu juga dia tahu dimana menyimpan kitab tersebut.


__ADS_2