
“Siapa kalian? Dan dimana aku sekarang?” tanya Putri Shui pada kedua pelayan tersebut.
“Putri telah tertidur cukup lama. Putri sekarang berada di Istana Berlian milik Pangeran Langit” sahut salah satu pelayan itu
“Apa? Mengapa aku bisa berada di Istana Berlian dunia langit” teriak Putri Shui yang terkejut
“Dewa Mo Luo yang membawa Putri kemari” sahut pelayan itu kembali
“Dewa Iblis Mo Luo? Sialan pasti ada hubungannya dengan Raja Kerbau dan menghilangnya bibi Ming Yu” gumam Putri Shui dalam hatinya kesal.
“Putri, mari aku bantu membersihkan diri untuk bertemu dengan Pangeran Langit yang telah lama menantimu terbangun dari tidurmu” kata salah seorang pelayan itu sambil menyiapkan peralatan untuk membersihkan diri
Putri Shui tidak menolak untuk membersihkan dirinya. Dia pun dibantu oleh kedua pelayan wanita itu membersihkan tubuhnya.
Sementara itu di ruang Pangeran Langit sedang menerima kedatangan bawahannya dengan membawa Yun Mei.
“Yang Mulia, wanita ini mengaku sebagai istri dari Shen Long. Tetapi dia tidak memiliki basis kultivasi dunia manusia” lapor bawahannya itu
“Hahaha... seorang Kaisar Dunia Bawah dan ketua sekte memiliki istri orang biasa? Ini sungguh menarik” kata Pangeran Langit sambil tertawa
Wajah Yun Mei menjadi merah mendengar kata-kata Pangeran Langit. Dia tidak tahu mengapa dirinya dibawa ke tempat ini bersama yang lainnya.
“Katakan siapa namamu?” tanya Pangeran Langit pada Yun Mei
“Aku Yun Mei. Apa kamu mengenal suamiku Shen Long?” sahut Yun Mei dengan singkat dan balik bertanya.
“Shen Long? Tentu saja aku mengenalnya. Dialah orang yang berani menghancurkan rencanaku di dunia bawah” sahut Pangeran Langit yang masih duduk di singgasananya
Yun Mei tidak mengerti yang telah terjadi, meskipun demikian dia tidak takut menghadapi Pangeran Langit
“Lalu mengapa kamu membawa kami kemari?” tanya Yun Mei berikutnya.
__ADS_1
“Hahaha... ternyata istri Shen Long memiliki keberanian. Ini sungguh menarik. Aku membawa kalian kemari untuk menjadi pelayanku. Dan kamu khususnya hari ini harus melayaniku di atas ranjangku” sahut Pangeran Langit
“Aku lebih baik mati daripada harus melayanimu” kata Yun Mei selanjutnya
“Ini aku berikan pisau jika kamu ingin mati. Aku tidak akan menghalangimu. Lagipula aku masih punya banyak pelayan lainnya” sahut Pangeran Langit tanpa ekspresi sambil melemparkan sebilah pisau di depan Yun Mei
Yun Mei lalu memungut pisau tersebut dan menggenggam dengan kedua tangannya, namun dia mulai memikirkan hal lain.
“Aku tahu pikiranmu. Kamu pasti ingin membunuhku. Kamu bisa mencobanya jika mampu. Tapi satu hal, aku tidak akan mentoleransi hal itu. Pilihanmu cuma 2, tidur denganku atau mati” sahut Pangeran Langit kembali
Yun Mei bingung tidak tahu harus melakukan apa, dia tahu pasti orang didepannya ini bukan orang sembarangan. Dia tidak akan mungkin mengalahkannya apalagi membunuhnya.
Namun satu hal yang pasti, dia tidak mau tidur dengannya. Jadi mati adalah pilihan lainnya. Dia memilih mati dengan berusaha untuk membunuh Pangeran Langit.
“Shen, aku berharap bisa bertemu dan menjadi istrimu lagi di kehidupanku selanjutnya” gumam Yun Mei dalam hatinya sambil meneteskan air mata.
Yun Mei menyerang ke arah Pangeran Langit dengan pisau di tangannya secara membabi buta sambil menutup matanya. Dia tahu ini mungkin terakhir kalinya dia hidup, daripada menjadi pelayan nafsu Pangeran Langit dia memilih untuk mati.
“Hahaha... sungguh sangat disayangkan wanita ini sangat berani menentangku. Aku juga tidak mau bekas sisa dari manusia apalagi bekas dari Shen Long” katanya sambil mengibaskan tangannya menghalau serangan Yun Mei
“Yang Mulia, wanita ini sungguh sangat berani melawanmu” kata bawahannya.
“Orang ini tidak berguna selain menjadi pelayanku di tempat tidur. Tetapi aku juga ragu mendapatkan bekas dari seorang manusia. Jika saja dia memiliki energi kultivasi, aku masih akan membiarkannya hidup untuk aku serap energinya” sahut Pangeran Langit.
Tiba-tiba muncul Guru Wang Yu yang masuk ke kediaman Pangeran Langit, Guru Wang Yu adalah Guru Putri Shui yang berada di tingkat Raga Berlian 2 seperti Pangeran Langit.
“Guru Wang, apa yang membuatmu datang kemari?” tanya Pangeran Langit
Mata Guru Wang berkedut dan terkejut melihat tubuh Yun Mei yang telah mati di depannya. Dia lalu mendekati jasad Yun Mei untuk memeriksanya. Lalu dia menghela nafasnya dengan wajah sedih.
“Aku datang terlambat lagi” gumamnya dalam hati merasa sedih
__ADS_1
“Pangeran, aku datang untuk bertemu dengan muridku Putri Shui. Namun aku ingin meminta ijinmu untuk mengurus pemakaman orang ini” sahut Guru Wang Yu
“Terserah padamu tentang mayat ini. Putri berada di dalam kamar yang sudah aku sediakan. Kebetulan kamu datang kemari, aku ingin kamu membujuknya dan menjadi saksi pernikahanku dengannya tiga hari lagi” kata Pangeran Langit.
Wajah Guru Wang Yu menjadi muram mendengarnya, namun dia tidak berani membantah kata-kata Pangeran Langit yang merupakan anak dari Kaisar Dunia Langit pemimpin para dewa di dunia langit.
“Terima kasih Pangeran. Aku akan bertemu dengannya setelah mengurus jasad orang ini” sahut Guru Wang yang segera mengangkat dan menyimpan tubuh Yun Mei di dalam cincin penyimpanannya.
“Pergilah” kata Pangeran Langit mengusir Guru Wang Yu untuk meninggalkan Istananya.
Kemudian Guru Wang Yu pergi ke kediamannya di alam Berlian, sebuah rubah sederhana di puncak sebuah bukit yang penuh dengan tanaman bunga yang pernah ditanam oleh Putri Shui.
Dia lalu membuat sebuah peti mati dengan pikirannya dan meletakkan jasad Yun Mei di dalamnya kemudian mengawetkannya.
“Yun Mei, Shen Long harus melihatmu dan membalaskan dendammu ini. Aku akan menyimpan dulu tubuhmu untuknya” sahut Guru Wang Yu.
“Yang Mulia, mengapa kamu membiarkan Guru Wang Yu pergi” tiba-tiba sebuah suara muncul di balik pintu kediaman Pangeran Langit.
“Mo Luo, aku tidak takut padanya. Aku bisa membunuhnya kapan saja” sahut Pangeran Langit melihat kedatangan Mo Luo di kediamannya.
Mo Luo tidak puas dengan jawaban Pangeran Langit karena dirinya memiliki dendam dengan Guru Wang Yu namun tidak bisa mengalahkannya
“Apa yang membuatmu datang kemari?” tanya Pangeran Langit pada Mo Luo
“Aku ingin melaporkan kejadian di dunia manusia dan dunia bawah” sahut Mo Luo
“Apa yang telah terjadi lagi?” tanya Pangeran Langit penasaran.
“Shen Long telah muncul di dunia manusia dan menghalangi serangan pada sekte Pedang Harapan di pesisir Laut Selatan” sahut Mo Luo
“Mengapa Chu Lao tidak menyerangnya kembali untuk menghancurkan sekte itu selamanya” tanya Pangeran Langit kembali
__ADS_1
“Chu Lao telah mati, begitu juga bawahannya Wang Yun. Mereka dibunuh oleh Shen Long” sahut Mo Luo
“Apaa?” Wajah Pangeran Langit berubah menjadi merah karena amarahnya mendengar penjelasan Mo Luo