
Shen Long berdiri tegak di hadapan Jendral Iblis MongXin yang menatapnya dengan tatapan tajam.
Angin berhembus di halaman belakang itu namun pencahayaannya yang remang-remang membuat suasana bergidik. Namun Jendral Iblis MongXin tidak terpengaruh oleh pencahayaan yang seperti itu. Bahkan dalam gelap pun dia bisa menyerang musuhnya dengan cepat.
Iblis Alam Neraka memiliki mata yang bisa melihat dalam kegelapan. Mereka sudah terbiasa hidup dalam kegelapan Alam Neraka, namun pencahayaan yang terang justru membuat mata mereka perlu menyesuaikan diri lagi.
Shen Long diam-diam menajamkan indra dan memancarkan auranya ke sekeliling area itu untuk memeriksa keadaan dan menemukan lokasi penjara di kediaman sekte Iblis Neraka itu.
“Bersiaplah!”
Begitu kata itu selesai diucapkan, Jendral Iblis MongXin sudah terlebih dulu bergerak dengan kecepatan tinggi. Kekuatannya berada di alam Penebusan Semesta, namun dia hanya menggunakan kekuatan Pencerahan Semesta untuk menghadapi Shen Long.
Jendral Iblis MongXin mengepalkan tinjunya dengan erat dan mengarahkan serangan ke arah dada Shen Long. Bayangan energi jendral raksasa dengan tangan yang besar menyerang dengan ganas membuat mata orang yang melihatnya bergidik ngeri.
Shen Long yang mengetahui kekuatan lawan diatas dirinya tidak berani bermain-main. Dia pun turut mengerahkan kekuatan Pencerahan Semesta dan membentuk perisai pertahanan dengan merapalkan jurus Cermin Nirwana Sukmanya.
Bugh! Bagh! Bugh!
Adu pukulan terdengar berkali-kali ketika kedua petarung itu bertarung pada jarak yang dekat. Shen Long menangkis serangan jendral iblis MongXin sambil menghindar, kemudian membalas dengan telapak tangan ke arah jendral iblis MongXin.
Pertukaran serangan antara mereka terjadi dalam kecepatan tinggi, sehingga mata awam tidak akan bisa melihat dengan jelas. Meskipun kekuatan mereka berdua terlihat seimbang, namun orang yang berkemampuan tinggi tentu melihat kekuatan jendral iblis MongXin berada di atas Shen Long.
Nafas jendral iblis MongXin masih teratur dan serangannya semakin lama semakin gencar namun terarah dengan baik. Berbeda dengan Shen Long yang semakin lama terlihat nafasnya semakin sesak dan kesulitan bernafas karena serangan jendral iblis MongXin seperti air bah yang mengalir tanpa henti.
Setelah puluhan jurus, Shen Long menarik dirinya untuk mundur. Dia menggunakan tinju jendral iblis MongXin untuk menolak tubuhnya dengan bersalto ke belakang. Shen Long segera mengatur nafasnya untuk melancarkan sirkulasi energi yang sebelumnya kacau di dalam tubuhnya.
__ADS_1
“Sepertinya kekuatanmu sudah mencapai batasnya.” kata jendral iblis MongXin.
Shen Long hanya diam mendengar perkataan jendral ibli MongXin, namun dia memanfaatkan kesempatan itu untuk menarik lebih banyak energi ke dalam tubuhnya.
“Aku tidak merasakan aura manusia dan dewa di sekitar tempat ini. Sepertinya penjara itu memang tidak berada di sini,” batin Shen Long setelah memeriksa keadaan sekitarnya.
Konsentrasi Shen Long selama pertarungan tadi terpecah sambil memeriksa keadaan sekitarnya. Hal itulah membuatnya kehabisan energi lebih cepat dan sirkulasi energi nya menjadi kacau.
Setelah tidak merasakan keberadaan penjara itu, Shen Long kemudian menarik energi dari sekitarnya dan menyelaraskannya dengan energi naga miliknya. Lingkungan yang gelap membuatnya kesulitan untuk mendapatkan lebih banyak energi naga, namun dalam tubuh Shen Long juga terdapat energi kegelapan, sehingga Shen Long memanfaatkan energi kegelapan untuk meningkatkan energi naganya.
Jendral iblis MongXin tidak memberikan kesempatan terlalu lama untuk Shen Long bernafas. Dia kembali melakukan serangan dengan ganas ke arah Shen Long. Tinju yang dikerahkannya meraung membuat orang yang mendengarnya merasa menggigil. Aliran udara disekitar tinjunya terasa panas dan membuat kulit petarung awam seperti tersayat.
Namun Shen Long bukanlah petarung yang awam, tinju raksasa yang muncul di depannya tidak membuatnya takut. Dia segera merapal jurus Naga Langit Kesembilan untuk menahan tinju tersebut.
Bayangan naga terlihat keluar dari telapak tangan Shen Long yang semakin lama semakin membesar lalu membelit bayangan tinju raksasa jendral iblis MongXin. Telapak tangan Shen Long menghindari tinju itu dan menyelinap di lengan kanan jendral iblis MongXin lalu memukul bagian ketiak yang merupakan salah satu titik lemah.
Tiga pukulan telapak Shen Long mendarat di ketiak, bahu dan juga pundak kanan jendral iblis MongXin. Hal itu membuat bayangan tinju raksasa lenyap oleh belitan naga raksasa.
Jendral iblis MongXin merasakan energi naga Shen Long merasuki tubuhnya melalui titik lemah di tangan kanannya. Namun wajah jendral iblis MongXin tidak sedikitpun cemas. Dia dengan santai mengerahkan energinya menghalau energi naga Shen Long keluar dari tubuhnya.
“Lumayan juga jurusmu.”
Jendral iblis MongXin menyeringai setelah berhasil mengeluarkan energi naga Shen Long dari tubuhnya. Dia mengibaskan lengan kanannya dan kemudian mengepalkan tinju kanannya kembali.
“Namun kekuatanmu masih lemah.” Jendral iblis tersenyum namun tidak seperti senyuman.
__ADS_1
Disisi lain Shen Long menyadari kekuatan lawan berada di atas dirinya, sehingga setiap saat dia diam-diam menarik energi dari sekitar dan mensirkulasikannya dengan energi naga di tubuhnya.
“Hahaha... aku cukup puas bermain-main denganmu. Kini aku akan mulai serius, bersiaplah untuk merasakan kekuatanku yang sebenarnya.” Jendral iblis MongXin yang kini mulai bersiap mengeluarkan kekuatan maksimal miliknya.
Serangan Shen Long tadi membuat harga diri jendral iblis MongXin jatuh meskipun tidak melukainya. Dia ingin membalas dan membuat Shen Long lebih menderita.
Bummm!
Ledakan energi terdengar saat jendral iblis MongXin mengerahkan seluruh kekuatannya. Liushan dan LangMo yang menonton di pinggir arena terhempas oleh angin ledakan itu. Sedangkan Shen Long terdorong satu langkah ke belakang olehnya.
“Kekuatan alam Penebusan Semesta sungguh luar biasa.”
Shen Long menyipitkan matanya merasakan kekuatan dari alam Penebusan Semesta jendral iblis MongXin. Diam-diam Shen Long mengerahkan seluruh kekuatannya dan bersiap untuk menahan serangan lawan.
Wajah jendral iblis MongXin tampak berubah lebih merah dengan dua garis hitam muncul melintang turun dari kedua matanya hingga ke pipi. Mata jendral iblis MongXin berubah menjadi warna merah dengan sorotan tajam menatap ke arah Shen Long.
Dua tanduk di atas kepalanya memanjang bersama rambutnya yang juga menjadi panjang dan memutih. Otot-otot tubuhnya mengeras seperti baja berwarna merah kehitaman dengan garis-garis hitam di beberapa bagian.
Perubahan wujud jendral iblis MongXin dengan kekuatan alam Penebusan Semesta membuat Liushan bergidik ketakutan. “Habislah sudah.” gumamnya dengan nada sedih sambil berlutut di kejauhan.
Sementara LangMo yang terduduk karena hempasan angin ledakan kekuatan jendral iblis MongXin terlihat gembira. Matanya berbinar menyaksikan jendral iblis MongXin dalam kekuatan penuhnya.
“Kali ini kamu akan mati tanpa jasad yang utuh nak.” LangMo menyeringai senang menantikan hal itu.
Meskipun perubahan wujud akibat peningkatan kekuatan jendral iblis MongXin sangat luar biasa dan terasa menekan dirinya, namun Shen Long masih terlihat tenang dengan acuh tak acuh.
__ADS_1
Shen Long tetap diam-diam menarik energi dari sekitarnya untuk menyelaraskan sirkulasi energi naga di dalam tubuhnya. Wajahnya terlihat biasa saja menghadapi peningkatan kekuatan jendral iblis MongXin.
“Teruslah berpura-pura nak, kamu akan menyesalinya nanti.” geram LangMo melihat ketenangan Shen Long.