Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 361 | Menjadi pengikut Shen Long


__ADS_3

Shen Long merasakan tubuhnya menjadi hangat dan semakin lama semakin panas hingga air danau pun terlihat mendidih karena menyerap kekuatan Shen Long.


Putri Lingmei dan Qiongqi melihat ke arah danau yang gelap namun merasakan suhu air yang meningkat dan mendidih. Mereka juga merasakan hawa sekitarnya menjadi semakin panas.


“Aku tidak ingin lagi merasakan tekanan itu. Aku harus menjauh,” batin Putri Lingmei yang segera berlari menjauh. Qiongqi pun memahami situasi tersebut, dia turut menjauh bersama Putri Lingmei.


Kehidupan tidak ada di dalam danau sejak kegelapan menguasai dunia, pohon tidak ada yang tumbuh di sekitar danau dan juga tanaman di dalam air danau. Hal itu menyebabkan ikan-ikan danau juga mati dan tidak terdapat kehidupan lagi di sekitar danau itu.


Hawa panas dari tubuh Shen Long semakin meningkat hingga menyebabkan air danau bergolak mendidih. Selama satu jam air danau yang mendidih mempengaruhi lingkungan sekitar tempat itu.


Para penghuni dunia bawah terkejut mendapati perubahan hawa yang terjadi tiba-tiba di area tempat persembunyian mereka. Mongshui dan beberapa orang menyelidiki sumber panas itu dan berjalan hendak mendekati danau. Namun dia terkejut saat melihat Qiongqi dan Putri Lingmei di tempat itu.


“Putri, mengapa kamu berada disini bersamanya?” Mongshui bergidik menatap Qiongqi di samping Putri Lingmei. Para penghuni dunia bawah yang juga mengikuti Mongshui terkejut melihat wujud binatang mistis Qiongqi berada disana. Mereka diam-diam gemetar sambil mundur menjauhi mereka.


“Aku menunggu Shen Long yang berlatih di dasar danau,” sahut Putri Lingmei singkat.


“Shen Long? Berlatih di dasar danau? Apakah hawa panas ini berasal dari sana?”


“Iya. Itulah sebabnya aku menjauhinya. Tapi sepertinya ini belum cukup jauh.”


Putri Lingmei kemudian mundur kembali menjauhi tempat itu diikuti oleh Qiongqi. Mongshui menatap kepergian Putri Lingmei dan Qiongqi dengan tatapan aneh. Dia tidak mengerti mengapa mereka pergi menjauh.


Hawa panas semakin lama semakin menyebar ke sekitarnya dan juga memberikan tekanan ke sekitar tempat itu. Mata Mongshui berkedut ketika dirinya merasakan tekanan itu kembali. “Aarrghh... Semuanya, pergi menjauh dari tempat ini!”

__ADS_1


Mongshui kini merasa kelabakan setelah dia merasakan tekanan seperti di ruang dalam kuil itu. Pikirannya bergidik mengingat hal tersebut. Dia pun berlari sekencang-kencangnya menuju tempat Putri Lingmei berada.


Para penghuni dunia bawah lain yang mengikuti Mongshui tidak mengerti maksudnya. Mereka terkejut melihat Mongshui yang melarikan diri secepatnya menuju Putri Lingmei.


Terlambat bagi mereka menyadari tekanan kekuatan yang datang telah membuat mereka tidak bisa bergerak. Tubuh mereka tertekan hingga mereka terjatuh satu persatu di tanah dan tidak sadarkan diri.


Mongshui yang berhasil menghindar hingga ke tempat Putri Lingmei terengah-engah, sedikit terlambat maka dia tidak akan bisa bergerak dan terjatuh seperti teman-temannya.


“Kekuatan tuan Shen Long semakin meningkat. Orang itu sungguh seorang monster,” gumam Mongshui.


Ketika hawa panas terasa mendekati mereka, Putri Lingmei dan yang lainnya kembali mundur menjauh dengan tatapan tidak percaya. “I-Ini sudah sangat jauh tapi kekuatan tekanannya masih terasa hingga di tempat ini.”


Qiongqi merasa senang karena gurunya tidak salah memilih orang yang menjadi pewaris kekuatannya. “Semakin lama kekuatan Shen Long semakin meningkat, sungguh bakat yang luar biasa,” Putri Lingmei pun diam-diam mengaguminya.


Sementara itu Shen Long yang merasa kekuatannya telah terpancar maksimal kemudian menarik kembali kekuatan itu kedalam tubuhnya. Kali ini hawa dingin terpancar dari tubuhnya setelah mensirkulasi kekuatan dari panas menjadi dingin.


Shen Long memancarkan energi dingin dari tubuhnya hingga kekuatan maksimalnya. Setelah merasa cukup Shen Long kemudian mengerahkan kekuatannya sampai batasnya.


Bumm!


Air danau meledak dengan menghempaskan pecahan es ke segala arah. Tampak Shen Long keluar dari dasar danau dengan memancarkan cahaya dari tubuhnya terbang ke udara dan melayang di atas permukaan danau.


Shen Long perlahan membuka matanya dan melihat ke atas langit. “Akhirnya aku bisa menembus alam Kebangkitan Semesta. Sungguh keberuntungan atas petunjuk dari Guru Sakti.” Wajah Shen Long memancarkan rasa syukurnya ke atas langit untuk menghormati Guru Sakti.

__ADS_1


“Perjalananku ke Gurun Api tidak sia-sia,” Shen Long mengepalkan kedua tangannya dengan penuh semangat.


Wusssh...


Shen Long lalu bergerak ke tempat para penghuni dunia bawah yang dilihatnya pingsan di atas tanah Gurun Api. Dia memulihkan kondisi para korban dengan kekuatannya. Lalu dia melihat kedatangan Putri Lingmei datang mendekatinya bersama Qiongqi dan Mongshui.


“Selamat tuan, kamu telah berhasil menembus Kebangkitan Semesta,” Qiongqi dari kejauhan telah memberikan selamat padanya dengan wajah gembira.


Shen Long menganggukkan kepalanya dan tersenyum pada mereka. Mongshui memberikan hormat pada Shen Long. “Tuan, biarkan kami menjadi pengikutmu,” kata Mongshui sambil berlutut di depan Shen Long.


Seluruh mata para penghuni dunia bawah tidak menyangka Mongshui akan berlutut pada Shen Long. Mereka tidak mengerti apa yang terjadi, namun setelah Mongshui menceritakan secara singkat apa yang dialaminya di kuil bawah tanah dan juga kejadian tadi, semua penghuni dunia bawah yang ada disana turut berlutut pada Shen Long.


Mata Shen Long berkedut melihat hal itu. Dia menoleh ke arah Putri Lingmei untuk meminta pendapatnya. Putri Lingmei memahami maksud Shen Long, dia pun berjalan di samping Shen Long untuk menjelaskan.


“Kami juga adalah buronan dan bersembunyi seperti kalian. Kami harap kalian juga mengerti kondisi kita di dunia manusia ini,” sahut Putri Lingmei.


“Kami mengerti putri, tapi kami benar-benar ingin mengikuti kalian dan berharap bisa membantu kalian,” kata Mongshui kembali.


“Baiklah. Tetapi kami belum bisa membawa kalian untuk pergi ke tempat kami. Tetaplah dulu disini, kami akan mengantarkan kalian untuk tinggal di reruntuhan kota kuno sebagai tempat tinggal sementara,” sahut Shen Long.


Wajah Mongshui merasa senang karena Shen Long menerima mereka sebagai pengikutnya, meskipun untuk sementara mereka harus tinggal di tempat ini. Namun mereka yakin Shen Long sedang memperjuangkan untuk mengembalikan keadaan di dunia ini.


“Bangunlah, lalu persiapkan diri kalian. Qiongqi akan mengantar kalian menuju reruntuhan kota kuno untuk tempat tinggal sementara yang tersembunyi,” lanjut Shen Long.

__ADS_1


Mendengar instruksi Shen Long, Mongshui lalu berdiri bersama teman-temannya dan pergi mengumpulkan penghuni dunia bawah serta mempersiapkan keberangkatan mereka menuju reruntuhan kota kuno.


Putri Lingmei memandang Shen Long dengan perasaan takjub. Wajahnya menjadi merona merah saat tatapan matanya beradu dengan Shen Long yang juga melihat dirinya. “Putri, sudah saatnya kita kembali ke kediaman sekte Cahaya,” kata Shen Long padanya.


__ADS_2