Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 427 | Asal usul NingYue


__ADS_3

Kemudian tampak NiKhian dan AnKhian datang ke tempat kejadian itu. Shen Long melihat ke arah AnKhian yang menggelengkan kepala pelan memberikan kode kepada Shen Long untuk tidak melawan mereka.


Shen Long yang sejak tadi berusaha mengerahkan kekuatannya namun tidak bisa dilakukan. Alhasil para penduduk kota itu bisa memegangnya dengan erat lalu menggiring Shen Long masuk ke dalam kamarnya.


“Sebaiknya kamu tetap berada di dalam kamarmu tuan,” kata nenek Khian sambil menutup kamar dan mereka pun pergi meninggalkan Shen Long yang merasa aneh dengan kejadian tersebut.


Shen Long merasa geram setelah mengalami kejadian aneh ini. Baru kali ini dia merasa kembali seperti dirinya sejak dulu yang lemah dan tidak memiliki basis kultivasi.


“Dewa Cahaya, ceritakan lebih lanjut tentang kota Longhan dan bangsa Hsien ini padaku.” Shen Long kini semakin penasaran dengan situasi di kota Longhan ini.


Dewa Cahaya pun mulai menjelaskan secara detail kepada Shen Long.


Bangsa Hsien adalah salah satu dari tiga bangsa kuno yang masih hidup sampai saat ini dan kota Longhan adalah kota dimensi berbeda yang menjadi tempat tinggal mereka. Mereka adalah sejenis bangsa jin yang hidup di alam dimensi lain Loka 888.


Kota Longhan didirikan dengan menggunakan formasi sihir yang berhubungan dengan darah bangsa Hsien. Formasi sihir tersebut diaktifkan dengan menggunakan kekuatan alam semesta. Bahkan situasi di dunia luar tidak mempengaruhi kota Longhan dan pengaruh energi kegelapan dari Dewa Kegelapan pun tidak dapat menjangkau kota Longhan ini.


“Pantas saja aku tidak bisa mengerahkan kekuatan dalam formasi sihir yang dibangkitkan oleh kekuatan semesta ini.” gumam Shen Long.


“Formasi sihir kuno bangsa Hsien inilah yang menghalangimu menyerap energi semesta dan juga meredam energi naga dari dalam tubuhmu.” lanjut Dewa Cahaya.


Shen Long tertegun mendengar penjelasan Dewa Cahaya padanya, dia memikirkan kembali tentang bangsa Hsien ini.


Formasi sihir kuno yang berada di kota Longhan menyerap energi semesta secara perlahan, sehingga mereka memerlukan energi dari bangsa kuat lain untuk mempercepat proses penyerapan.

__ADS_1


Sejak dahulu mereka selalu mengundang tamu manusia yang memiliki kekuatan tinggi bahkan para dewa untuk datang ke kota Longhan. Namun hasilnya tamu tersebut tidak bisa kembali karena seluruh kekuatan mereka telah diserap oleh kota Longhan.


“Formasi sihir kuno yang sangat berbahaya. Lalu apakah ada cara untuk mengatasinya?” tanya Shen Long kembali.


Karena formasi sihir kuno ini berhubungan dengan darah bangsa Hsien, maka ada dua cara untuk mengatasinya.


Pertama dengan memakan buah Hsien yang berbuah setiap 1000 tahun sekali di kuil milik mereka. Kedua dengan melakukan kontak pertukaran atau hubungan darah dengan bangsa Hsien.


“Buah Hsien. Apakah ada buah itu saat ini?” Shen Long memikirkan hal itu.


“Kamu bisa mencari informasi itu atau pergi sendiri melihat ke kuil bangsa Hsien.” sahut Dewa Cahaya kembali.


Sementara Shen Long masih memikirkan cara untuk bisa mengatasi formasi sihir kuno kota Longhan. Di luar kota Longhan, NingYue telah tiba di kota Longhan dunia manusia.


Bangsa Hsien tidak bisa pergi dari formasi sihir kota Longhan kecuali telah berhubungan dengan bangsa lain. Ibu NingYue jatuh cinta kepada seorang dewa yang terjebak di dalam kota Longhan lalu menikah dengannya.


Setelah kekuatan dewa itu pulih, dia melarikan diri bersama ibu NingYue dan membawanya ke dunia langit lalu melahirkan NingYue. Sejak kecil NingYue telah dilatih ilmu sihir kuno bangsa Hsien, lalu memberikan sebuah kalung yang disimpan dalam kotak perhiasan.


“Ning’er, kalung ini bisa digunakan saat diperlukan dan hanya di dalam kota Longhan. Kamu tidak bisa menggunakannya diluar kota Longhan.” pesan ibunya pada NingYue.


Pendeta Agung, gurunya mengetahui asal usul NingYue dan mengangkatnya sebagai murid serta mendidiknya menjadi penyihir dan peramal dewa. Dan kalung berwarna biru tua pemberian ibu NingYue adalah tempat penyimpanan energi semesta yang diperlukan untuk membangkitkan ilmu sihir kuno bangsa Hsien.


Kali ini NingYue terpaksa menggunakan kekuatan dari kalung biru peninggalan ibunya itu. Dia bersiap melawan bangsa Hsien untuk menyelamatkan Shen Long. Karena di dalam tubuhnya juga mengalir darah bangsa Hsien, tentunya NingYue bisa menggunakan ilmu sihir kuno bangsa Hsien.

__ADS_1


Dengan menggunakan kekuatan semesta dari kalung biru tua itu, NingYue merapalkan mantra sihir kuno untuk membuka dimensi kota Longhan. Kemudian setelah menggunakan sihirnya, NingYue melihat sebuah pintu rumah yang terbuka dan segera masuk ke dalamnya.


NingYue tiba di kota Longhan pada siang harinya dan berjalan mencari Shen Long keliling kota tersebut. NingYue menggunakan mantra sihir untuk mendeteksi keberadaan Shen Long dan menemukannya berada di kamar sebuah penginapan.


Para penduduk kota Longhan tidak terkejut ketika melihat NingYue karena merasakan darah NingYue yang juga seorang bangsa Hsien.


Hal itu membuat NingYue dengan mudah bisa menyelinap dan menemukan kamar Shen Long lalu membuka pintunya dan masuk ke dalam kamar.


Di dalam kamar, Shen Long yang duduk bersila terkejut melihat kedatangan NingYue. “Nona Ning, bagaimana kamu bisa datang kemari? Apakah mereka juga menangkap dirimu?” tanya Shen Long.


“Sebaiknya kamu jangan banyak bertanya dulu. Ikuti aku! Kita harus keluar dari kota Longhan ini.” sahut NingYue sambil menarik tangan Shen Long dan mengajaknya pergi dari penginapan itu.


Namun ketika mereka berada tiga langkah meninggalkan penginapan, tampak penduduk kota Longhan mengepung mereka dan nenek Khian datang diikuti oleh NiKhian dan AnKhian.


Mata NingYue berkedut melihat pengepungan itu. Dia segera merapalkan sihir kuno bangsa Hsien untuk menyerang mereka agar bisa membuka jalan untuk pergi dari sana. Penduduk kota terkejut dengan serangan sihir NingYue dan terluka olehnya.


Melihat NingYue melawan mereka, nenek Khian segera bertindak bersama NiKhian melawan NingYue. Pertarungan sihir kuno diantara mereka berlangsung sengit. Namun kekuatan NingYue masih kalah jauh dengan nenek Khian sehingga mereka pun akhirnya ditangkap kembali.


Wajah AnKhian tampak tegang melihat hal itu. Hanya dia yang tidak bertindak ketika melihat penduduk kota mulai menggiring NingYue dan Shen Long kembali ke dalam penginapan dan dimasukkan ke dalam kamar yang terpisah.


NingYue merasa kesal dengan kekuatannya. Selama hidupnya dia lebih suka belajar formasi sihir dan ilmu sihir namun melupakan pelatihan untuk meningkatkan kekuatannya.


“Jika saja aku lebih kuat. Aku tentu bisa menyelamatkan Shen Long dan keluar dari kota terkutuk ini.” geram NingYue.

__ADS_1


Berbeda dengan NingYue, Shen Long lebih memikirkan bagaimana agar dia bisa mengembalikan kekuatannya di kota Longhan ini.


__ADS_2