Terjerat Scandal Cinta Saudara

Terjerat Scandal Cinta Saudara
Bab 192


__ADS_3

"Apa maksud Reya?" batin Anggika dengan penuh tanya. Namun wajahnya terlihat panik dengan jantungnya yang berdebar dengan kencang dengan tidak menentu sama sekali. Anggika pun memberanikan diri membalikkannya tubuhnya dan menghadap Reya kembali dengan maju satu langkah menghadap Reya.


"Apa yang kau katakan Reya?" tanya Anggika.


"Tante seharusnya tidak perlu bertanya apa yang aku katakan. Karena apa yang aku katakan Tante sudah mengerti," ucap Reya.


"Apa yang kamu ketahui Reya. Apa Citra mengatakan sesuatu pada kamu, apa Sean juga tau semuanya?" tanya Anggika yang merasa pasti Sean ataupun Reya tau. Karena Citra yang bercerita kepada mereka.


"Tidak ada yang cerita kepadaku. Tidak kak Sean dan tidak siapapun. Dan kak Sean mungkin tidak tau. Jika Tante punya rahasia besar selama ini. Tante punya rahasia yang begitu besar yang melibatkan Reval dan juga Citra. Dan semua yang terjadi pada Citra berhubungan dengan Tante," ucap Reya yang berbicara tanpa takut sedikitpun kepada Anggika.


"Reya kamu mengetahui semuanya. Apa jangan-jangan kamu dan ibu kamu yang murahan itu yang sudah memberitahu kamu, atau jangan-jangan kalian berdua memang punya niat untuk menghancurkan ku dan menjadikan semua ini sebagai pegangan kalian," ucap Anggika dengan wajah paniknya yang terlihat takut dengan semua perkataan Reya.


"Stop Tante mengatakan ibuku murahan. Ibuku mungkin melakukan hal yang tidak bisa di maafkan, masuk dalam rumah tangga Tante. Lalu bagaimana dengan Tante apa Tante juga merasa tidak bersalah dan tidak bisa memetik pelajaran. Jika semua yang terjadi dalam rumah tangga Tante itu karena adanya hal yang besar yang Tante lakukan dan seharusnya jangan menyalahkan orang lain. Karena seharusnya Tante sadar semua yang terjadi kesalahan Tante dan masa lalu Tante yang mana Citra yang harus menanggung semuanya," ucap Reya membuat Anggika benar-benar terkejut yang tidak bisa mengatakan apa-apa lagi yang terlihat stress dengan masalah dengan Reya yang mengetahui semuanya.


"Reya kau tau dari mana semua ini?" tanya Anggika dengan menekan suaranya.


"Aku mengetahui semuanya, semua aku ketahui apa yang Tante sembunyikan selama ini," ucap Reya yang mengatakan apa adanya.

__ADS_1


"Dari mana kau tau semua ini?" tanya Anggika.


"Aku tidak sengaja mengetahuinya dan ini tidak ada hubungannya dengan mama. Aku tidak mengetahui dari mama. Atau aku juga tidak dari mama dan dari Citra pun aku tidak tau. Karena Citra tidak mengatakan apa-apa sama sekali kepadaku, kepada kak Sean atau papa Argantara," ucap Reya.


"Jadi Sean tidak tau semua ini?" tanya Anggika.


"Dia tidak tau apa-apa. Tapi pasti ingin tau karena apa yang terjadi pada adiknya dan aku berharap Tante bisa menceritakan kepada papa dan juga kak Sean agar kak Sean tidak bertanya-tanya dengan apa yang terjadi pada adiknya," ucap Reya.


"Tante apa yang terjadi dalam kehidupan Tante dengan masa lalu Tante dan orang tuanya Reval tidak seharusnya Citra yang mengatasi masalah ini. Tidak seharusnya dia menjadi korban," ucap Reya.


"Lalu bagaimana dengan kamu. Kenapa kamu sangat mengenal Reval. Kenapa kamu tau tentang Citra. Apa lagi yang kamu ketahui Reya!" tanya Anggika.


"Kau mengajariku Reya!" ucap Anggika.


"Aku tidak mengajari siapa-siapa. Aku hanya memberitahu Tante saja," ucap Reya, "aku tidak perlu banyak bicara lagi. Aku katakan apa yang ingin aku katakan dan aku rasa itu sudah cukup," ucap Reya, "aku permisi Tante," ucap Reya pamit yang langsung melangkah melewati Anggika. Namun Anggika menahan tangannya dengan memegang pergelangan tangan Reya.


"Kamu mungkin mengetahui semuanya. Tapi jangan campuri masalah ini. Jika kamu dan ibu kamu tidak ada niat untuk menghancurkan keluarga kami. Maka aku rasa kamu cukup tutup mulut untuk semua masalah ini," ucap Anggika yang takut masa lalunya akan di beritahukan.

__ADS_1


Reya melihat ke arah Anggika, "apa Tante masih ingin merahasiakan semuanya?" tanya Reya.


"Aku punya sendiri untuk mengatasi semuanya dan tidak seharusnya kamu harus turut campur. Reya cukup masalah kamu sama Sean yang kamu selesaikan jangan mengganggu aku dan juga keluarga ku. Citra masih putriku dan jika harus bertanggung jawab aku akan bertanggung jawab. Kau tidak perlu ikut campur," ucap Anggika.


Reya langsung melepas tangan Anggika dari tangannya, "tapi jangan salahkan aku. Jika akhirnya kak Sean akan mengetahui semuanya. Bukan hanya kak Sean. Tetapi juga papa. Karena tidak ada rahasia yang bisa di sembunyikan dan rahasia itu tidak akan dapat di sembunyikan sampai kapanpun," ucap Reya yang langsung pergi meninggalkan Anggika yang mengepal tangannya yang pasti tidak bisa mengatakan apa-apa lagi-lagi.


"Tidak Reya, aku tidak siap dengan rumah tangga ku yang benar-benar hancur dengan masalah yang terjadi. Walau aku melakukan kesalahan di masa lalu. Tetapi aku tidak bisa membiarkan hidupku berantakan. Aku tidak bisa," batin Anggika yang penuh rasa takut dengan apa yang terjadi yang semakin lama semakin banyak orang yang tau apa yang terjadi.


**********


Reval tidak tau kenapa harus kerumah sakit dan Reval berdiri di depan ruangan Citra. Yang mana tidak ada orang di sana, baik di dalam maupun di luar tidak ada siapa-siapanya. Dengan memakai Hoodie hitam dan memakai topi yang senada Reval berdiri dan menatap Citra dari kejauhan yang mana Citra terbaring tanpa membuka matanya sama sekali.


Tidak tau apa yang di pikirkan Reval. Reval hanya menatap Citra saja sampai akhirnya Citra membuka matanya dengan perlahan dan tidak tau apa yang membuat Citra tiba-tiba melihat ke arah pintu yang mana mata mereka saling bertemu dan Citra tersenyum lirih dengan air matanya yang keluar.


Seakan mengatakan kepada Reval apa Reval puas dengan semua ini. Citra pasti sadar siapa yang menghancurkan hidupnya dan Pria itu sekarang sedang berada di dekatnya yang melihatnya dengan Aura dingin yang tidak terbaca sama sekali.


Rasa sakit yang telah di alami Citra tidak mampu membuat Citra mengeluarkan sepatah katapun. Air matanya menggambarkan kehancuran perasaannya dan Reval sepertinya tidak tahan dengan semua inti membuat Reval menghela napasnya dan berbalik badan yang sepertinya tidak bisa berlama-lama dengan melihat keberadaan Citra yang begitu hancur dan membuat Reval yang sudah berbalik badan dengan mengepal tangannya dan tidak tau apa yang di pikirkan Reval.

__ADS_1


Apakah Reval bahagia atau justru menyesal melihat keadaan Citra dan apalagi Reval tau kalau Citra sedang mengandung anaknya.


Bersambung


__ADS_2