Terjerat Scandal Cinta Saudara

Terjerat Scandal Cinta Saudara
Bab


__ADS_3

Setelah semuanya yang sudah terbongkar dan tidak ada rahasia yang tertutup lagi. Terbongkarnya semua rahasia itu membuat Citra, Reya, Reval yang pasti paling tersakiti dengan kebenaran yang ada.


Sama dengan seperti sekarang ini di mana Reval yang setelah tau kenyataannya yang sebenarnya berjalan dengan langkah yang tidak bersemangat. Langkah yang tidak tau arah tujuan nya mau kemana dengan tatapan kosong dan air mata yang terus keluar.


Ternyata di situlah kehancuran Reval. Kehancuran yang berkeping-keping dengan semua kebenaran yang keluar dari mulut Erina yang membuatnya dalam dendam yang salah dan juga menghamili adik kandungnya sendiri.


"Reval!" panggil Sahila yang mengejar Reval sampai keluar rumah sakit, "Reval kamu mau kemana, kamu jangan pergi kamu harus tenangkan diri kamu dulu. Kamu tidak boleh pergi!" ucap Sahila yang berusahalah untuk menahan Reval agak tidak pergi. Namun Reval melepas tangan Sahila dari tangannya dan tetap melanjutkan langkahnya dengan tujuan yang tidak tau mau kemana.


"Reval!" panggil Sahila yang tidak bisa melakukan apa-apa. Apa lagi mengejar Reval. Karena posisinya dia juga sedang memakai pakaian pasien rumah sakit.


"Ya Allah kasihan sekali Reval dia pasti sangat terpukul dan Erina sangat keterlaluan. Dia tau apa yang terjadi dan malah membiarkan semuanya terjadi dan pasti Reval sangat hancur dan apalagi dia dan Citra adik kakak," batin Sahila yang juga tidak bisa melakukan apa-apa dengan semua yang barusan terjadi.


Bukan hanya Reval Citra juga berjalan di jalanan yang tidak tau arah mana kakinya akan membawanya. Dengan suara kendaraan yang melintas mengalahkan suara tangisnya yang sejak tadi terisak-isak yang tangannya tidak henti-hentinya mengusap air matanya yang jatuh dan jatuh lagi.


"Kenapa aku harus di lahirkan ke-dunia ini. Kenapa harus di lahirkan hanya untuk semua penderitaan ini. Bagaimana aku menghadapinya lagi. Anak yang aku kandung adalah anak dari pria yang tak lain adalah kakak kandungku sendiri, aku dan dia telah melakukan hubungan terlarang," ucap Citra dengan Isyakan tangisannya memegang perut rampingnya.


Tidak tau siapa yang harus bertanggung jawab untuk semua yang terjadi. Reval dan Citra menjadi korban dan Reya yang mendapat kebenaran dia bukan anak siapa-siapa juga pasti sangat sakit.


Sangat menyayangi Erina dan meski Erina selalu kasar dan memukulnya perasaannya kepada ibunya itu tidak pernah ada dendam atau benci sekalipun. Jadi Reya juga hanya bisa menangis di dalam kamar di atas tempat tidur dengan berbaring miring yang menangis terisak-isak.

__ADS_1


Sean yang memasuki kamar menghela napas melihat keadaan istrinya yang begitu hancur membuat Sean mendekati tempat tidur, menaiki tempat tidur dan langsung memeluk Reya dengan erat dari belakang dengan sebisanya Sean hanya menenangkan sang istri dengan pelukan erat tanpa harus mengatakan apa-apa.


Dia bisa merasakan apa yang di rasakan Reya. Karena dia juga baru tau asal-usulnya yang hanya anak adopsi dan dia juga sangat hancur. Dia saja laki-laki seperti itu yang murung dan galau jadi jelas Reya juga mengalami hal itu.


Pasangan suami istri yang awalnya adik kakak dan menentang segala takdir yang memutuskan menikah dan ternyata berbuah hasil dengan mereka yang tidak sadarah yang tidak ada yang salah dengan hubungan mereka. Namun tetap tau kenyataan itu membuat tetap sakit hati dan penuh dengan kehancuran yang tidak dapat di katakan seperti apa kehancurannya.


Argantara juga dengan penuh penyesalannya hanya menangis dengan meluapkan semua emosinya pada barang-barang yang ada di rumahnya. Para asisten rumah tangga tidak ada yang bisa melakukan apa-apa dan hanya melihat saja bagaimana Argantara yang seperti orang gila yang terkadang berucap dengan pengakuan kesalahannya. Terduduk lemas di depan bingkai foto yang besar yang menempel di dingding foto, dia, istrinya, Citra dan Sean yang terlihat bahagia.


Namun kebahagiaan itu hanya topeng dan semuanya dialah yang memulai kehancuran yang sejak awal pernikahan sudah berhiyanat dalam pernikahan. Apa arti penyesalan. Tidak artinya dan bagaimana Argantara akan menyelesaikan permasalahan Citra dan Reval.


Tidak ada yang bisa di lakukan selain menyalahkan dengan penuh penyesalan dan siapa yang menang dalam semua drama ini. Erina yang tersenyum di dalam mobil yang menyetir.


***********


1 Minggu telah berlalu setelah kebenaran terungkap. Reya, Citra dan Sean sarapan pagi seperti biasanya. Namun tidak ada obrolan dan malah hanya diam yang tidak tau juga apa mereka seperti ini sebelumnya selama masalah itu terbongkar.


"Aku sudah menyiapkan tiket untuk kita. Keberangkatan kita besok pagi," ucap Sean yang membuka pembicaraan yang sepertinya ada rencana yang sudah di perbincangkan sebelumnya.


Citra dan Reya saling melihat. Namun tidak ada yang mereka ucapkan sama sekali setelah mendengar apa yang di sampaikan Reval.

__ADS_1


"Reya dan kamu Citra. Jangan khawatir kita hidup ber-3 di luar Negri. Kakak akan menjamin kehidupan kamu di sana dan pasti untuk kamu Reya, aku akan membahagiakan mu," ucap Sean.


Reya dan Citra hanya menganggukkan kepala mereka. Memang tidak ada juga yang harus di protes atau di tanggapi mereka.


"Sekarang kita sarapan. Nanti kita kerumah sakit dulu untuk memeriksa kandungan kalian berdua," ucap Sean yang juga harus memperhatikan kehamilan adiknya dan istrinya.


"Kak Sean," sahut Citra.


"Ada apa Citra?" tanya Sean.


"Apa Citra harus melanjutkan kehamilan ini?" tanya Citra membuat Reya dan Sean kaget dengan pertanyaan-pertanyaan Citra.


"Apa maksud kamu Citra?" tanya Reya dengan wajah paniknya.


"Anak yang aku kandung adalah hasil sedarah. Aku tidak tau bagaimana bisa aku melanjutkan kehamilanku," ucap Citra dengan pemikirannya yang pasti kosong sampai harus berpikiran pendek yang Reya dan Sean mengerti dengan apa yang di maksud Citra.


"Citra kamu jangan bicara seperti itu. Janin itu tidak salah Citra. Kamu tidak boleh punya pikiran untuk menghilangkannya," ucap Reya yang pasti tidak setuju dengan apa yang di pikirkan Citra.


"Benar kata Reya. Kamu kenapa tiba-tiba punya pikiran seperti itu. Citra tidak seharusnya kamu punya pikiran sependek itu. Apa kamu tidak dengar apa yang kakak katakan pada kamu hah! jika kakak akan mengurus semuanya. Tidak ada yang perlu kamu takutkan," tegas Sean

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2