Terjerat Scandal Cinta Saudara

Terjerat Scandal Cinta Saudara
Bab 353 End.


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.


Hari ini Reya, Sean dan Devan terlihat rapi-rapi. Di mana Sean yang memakai kemeja dengan stelan jas hitam. Reya juga sangat cantik menggunakan dress panjang tanpa lengan dengan dress mewah yang berbentuk sepan itu dengan belahan di pahanya yang membuat Reya kelihatan cantik.


Belum lagi rambutnya yang di sanggul membuat leher jenjangnya kelihatan dan bahunya yang sangat terlihat jenjang. Reya sangat cantik dan terlihat elegan yang sekarang memakai anting sebagai asesorisnya.


Sementara Deva yang berada di atas baby wolker yang juga sangat tampan dengan stelan jasnya dan terlihat pakai dasi kupu-kupu segala lagi.


Mau kemana sih keluarga kecil yang kelihatan sangat bahagia itu.


"Sayang sudah selesai?" tahta Sean.


"Iya sayang sebentar lagi. Ini masih memakai anting," jawan Reya.


"Perlu bantuan?" tanya Sean.


"Tidak usah sayang. Ini sudah selesai," sahut Reya yang akhirnya selesai dandan dengan sempurna.


"Cantik sekali istriku," puji Sean. Reya tersenyum dan menghampiri Sean dengan berdiri di depan Sean dan merapikan jas suaminya.


"Suamiku juga sangat tampan," puji Reya mengusap jas suaminya itu.


"Ya sudah sayang sekarang ayo kita pergi. Yang lain pasti sudah menunggu," ucap Sean.


"Baik sayang," sahut Reya tersenyum mengangguk. Sean mengambil alih untuk menggendong putra mereka karena dia tidak mau istrinya itu repot.


"Ayo sayang kita kondangan malam ini," ucap Sean yang mengajak bercanda dulu anaknya itu. Reya hanya tersenyum saja dan mereka langsung pergi keluar dari kamar itu.


Reya, Sean dan Devan menuruni anak tangga dan di bawah, di ruang tamu ada Anggika dan Argantara yang juha terlihat sangat rapi yang sepertinya memang ingin kondangan.


"Kalian sudah selesai?" tanya Anggika.


"Sudah kok mah, maaf menunggu lama," sahut Reya.


"Tidak apa-apa. Mama memaklumi kamu yang harus mengurus bayi gede dan bayi kecil ini," seloro Anggika.


"Mama tau aja," sahut Sean.


"Oh iya Citra sama Reval sudah selesai. Mereka mana?" tanya Reya yang tidak melihat adiknya itu.


"Kami sudah selesai kok," sahut Citra yang datang bersama Reval dengan Citra menggandeng tangan Reval.


Citra juga sangat cantik menggunakan dress biru muda lengan pendek dengan perutnya yang sudah membuncit dan Reval yang sangat tampan dengan stelan jas hitam.


"Maaf jika kami lama. Biasa Citra banyak dandan," sahut Reval.


"Namanya juga wanita sayang. Jadi sangat wajar. Kalau banyak dandan," sahut Citra melakukan pembelaan.


"Iya wajar," sahut Reval yang mengiyakan saja.


"Reval mungkin saja anak kalian itu cewek. Jadi makanya Citra sering dandan dan kalau dandanan ya memang selama itu," sahut Reya.


"Iya kemungkinan," sahut Reval.


"Sudahlah yang penting kita semua sudah siap dan sekarang kita berangkat ke acara resepsi pernikahan Rose dan Romi," sahut Argantara.


"Iya papa benar. Dari pada bertengkar mending kita langsung pergi," sahut Sean.


"Ya sudah sini biar mama yang gendong Devan," sahut Anggika.

__ADS_1


"Memang tidak apa-apa mah?" tanya Reya.


"Tidak apa-apa," sahut Anggika yang memang paling senang mengurus cucunya.


"Ya sudah kita langsung berangkat saja," sahut Reval.


"Oke," sahut semuanya yang akhirnya mereka semua pergi ke acara resepsi pernikahan Rose yang ternyata Rose akhirnya menikah juga dengan Romi.


**********


Tidak lama akhirnya sampai juga di pesta pernikahan itu. Resepsi pernikahan itu sangat mewah dengan tamu-tamu undangan yang sudah datang dan ada juga yang sudah pulang.


Reya, Sean, Citra dan Reval juga menikmati pesta dan pasti mencicipi makanan yang ada di Pesta tersebut. Kalau anak Sean dan Reya jangan tanya sejak tadi sama Anggika dan Argantara yang mana mereka memperkenalkan cucu mereka pada tamu-tamu yang ada beberapa mereka kenal.


Jadi Sean dan Reya kembali seperti orang baru menikah yang anak di urus Anggika dan memang Anggika paling suka. Terkadang Reya dan Sean yang merasa tidak enak.


"Kita beri selamat sama Rose dan Romi yuk!" ajak Citra.


"Iya ayok," sahut Reya.


Akhirnya mereka ke pelaminan yang memberikan ucapan selamat kepada Rose dan juga Romi.


"Hay Citra, Reya," sapa Rose yang kesenangan melihat Citra dan juga Reya yang datang ke pernikahannya.


"Hay, selamat ya Rose. Akhirnya menikah juga," ucap Citra yang langsung memeluk Rose.


"Makasih Citra sudah mau datang," ucap Rose.


"Rose selamat ya untuk pernikahan kamu, semoga kamu dan Romi bisa berbahagia sampai kakek nenek dan punya anak-anak yang lucu-lucu," ucap Reya.


"Sama-sama Reya, makasih Reya sudah memberiku doa. Semoga saja aku bisa seperti kamu yang di cintai oleh suami terus menerus," ucap Rose.


"Rose, Romi selamat juga untuk kalian," ucap Sean.


"Makasih kak Sean," sahut Rose


"Thanks Sean," sahut Romi.


"Selamat juga untuk kalian berdua, semoga langgeng," sahut Reval.


"Makasih kak Reval," sahut Rose.


"Thanks Reval," sahut Romi.


"Ya sudah sekarang kita foto-foto yuk," ajak Rose.


"Boleh-boleh," sahut Citra.


"Devan di mana?" tanya Rose.


"Di sana lagi sama mama," jawab Reya.


"Ya udah kita foto-foto aja dulu. Nanti baru sama Devan," sahut Rose.


"Iya-iya boleh," sahut Reya.


Mereka pun langsung foto-foto dengan gaya mereka masing-masing bersama pengantin baru dengan raut wajah yang semuanya sama-sama terlihat begitu bahagia. Ya tidak hanya Sean dan Reya, Citra dan Reval yang pasti pengantin barunya juga jelas yang lebih sangat bahagia.


Acara berlanjut yang sekarang mereka sedang pesta dansa bersama. Selain Rose dan Romi yang pesta dansa. Ada juga Reya dan Sean, Citra dan Reval yang mengikuti irama dansa yang mereka sama-sama terlihat sangat bahagia.

__ADS_1


"Kamu cantik sekali!" puji Sean lagi pada Reya.


"Kata-kata cantik itu. Entah sudah yang ke berapa kali," ucap Reya.


"Mana mungkin ada batas waktu untuk memuji istriku yang memang sangat cantik ini," ucap Sean.


"Iya-iya sayang," sahut Reya dengan tangannya yang mengalung di leher Sean dan ke-2 tangan Sean di pinggang Reya.


Sean dan Reya semakin mendekatkan diri dan Sean mencium kening Reya.


"Aku sangat mencintaimu Reya," ucap Sean.


"Aku juga sangat mencintai mu," jawab Reya.


"Terima kasih mau berjuang melewati semua ini bersamaku, terima kasih atas hadia Devan yang membuat hidupku sangat sempurna," ucap Sean dengan mata berkaca-kaca.


"Sama-sama. Aku juga berterima kasih yang kamu terus berada di sisiku dan mencintai ku. Terima kasih untuk semua kebahagiaan yang kamu berikan. Aku begitu bahagia dan sangat beruntung telah menjadi istrimu," ucap Reya dengan rasa kebahagiaan yang tidak bisa di ucapkannya. Sean mengangguk dan kembali mencium kening istrinya itu.


Sama dengan Citra yang juga berdansa dengan suaminya yang keduanya saling menatap begitu dalam dengan perasaan hati mereka yang sangat bergetar dan penuh dengan cinta.


"Aku tidak menyangka. Jika kita sekarang bisa sampai di titik ini," ucap Reval.


"Kamu benar sayang. Aku benar-benar sangat bahagia bisa melewati semua jalannya bersama kamu. Aku lebih tidak percaya dengan kehidupan kita yang sekarang," ucap Citra.


"Makasih ya Citra kamu sudah memberiku begitu banyak kesempatan," ucap Reval.


"Kamu juga memberiku kesempatan dan dengan semua kebahagiaan yang aku dapatkan ini adalah kesempatan yang paling terbesar yang aku dapatkan dan aku sangat bahagia," ucap Citra.


"Aku juga bahagia bisa bersama kamu," ucap Reval yang mencium kening Citra.


Kebahagiaan pasangan itu di lihat Anggika dan Argantara. Dengan mereka yang terharu melihat anak-anak itu yang begitu bahagia.


"Tidak percaya mas. Jika keluarga kita sekarang sangat bahagia," ucap Anggika.


"Iya dan ini karena kamu yang juga memberikan kesempatan untukku. Jadi aku bisa menikmati semua kebahagiaan ini," sahut Argantara.


"Dan si tampan ini kado terindah untuk kita," ucap Anggika melihat cucunya itu.


"Si tampan yang sangat baik," sahut Argantara yang memegang tangan Devan dan pasangan kakek nenek itu juga tertawa-tawa yang bermain dengan cucu mereka.


Setelah melewati banyak hal ujian dan sebagainya. Sekarang mereka semua penuh dengan kebahagiaan. Semua ada hikmahnya. Erina yang begitu jahat telah tiada dengan balasan dan pelajaran yang di dapatkan setelah perbuatan kejamnya dan semua orang telah memaafkannya Ndan mendoakannya.


Sama dengan Renita yang sempat menjadi duri untuk pernikahan Reval dan Citra, Sean dan Reya. Juga sudah pergi dan juga mendapat maaf serta doa dari orang-orang yang telah di sakitinya.


Semua menjadi kenangan dan lembaran dalam cerita dan di akhiri dengan bahagia yang bertahan karena cinta.


Terima kasih.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนTammat๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


...Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca novel Terjerat Scandal cinta saudara....


...Selesaikan di 353 episode. Masih banyak kekurangan. Terima kasih yang sudah like, yang komen dan memberi masukan-masukan yang positif. Terima kasih untuk para readers yang selalu mendukungku....


...Jangan lupa mampir di novel aku yang lain. Yang terbaru Dokter Itu Masa Laluku, Tembok Kita Yang Sangat Tinggi....



__ADS_1


...Dan untuk novel-novel yang on going selanjutnya....


__ADS_2