Terjerat Scandal Cinta Saudara

Terjerat Scandal Cinta Saudara
Bab 50 Mengetahui yang sebenarnya.


__ADS_3

Reya keluar dari Vila, Reya melihat beberapa Bodyguard yang melakukan pekerjaannya masing-masing dengan berjaga-jaga di sekitar Villa.


" Di mana Bodyguard yang mengantarku kemarin. Aku juga tidak tau siapa namanya kemarin, kenapa coba aku tidak bertanya saja," batin Reya yang melihat ke semua arah mencari Pria yang mengantarnya yang pasti untuk menyelidiki apa yang terjadi dengannya.


" Reya!" tegur Argantara yang membuat Reya terkejut dan langsung melihat ke belakang.


" Papa!" ucap Reya.


" Kamu sedang apa malam-malam begini?" tanya Argantara.


" Hmmm, oh aku ini pah...." Apa aku tanya papa saja ya," batin Reya.


" Ada apa Reya?" tanya Argantara.


" Oh iya pah, Bodyguard yang menemani Reya saat penerbangan, yang terus mengawasi Reya, itu namanya siapa ya?" tanya Reya memutuskan bertanya pada Argantara dari pada pikirannya semakin banyak.


" Oh itu namanya Diki," jawab Argantara, " memang kenapa?" tanya Argantara.


" Hmmm, Reya hanya ingin mengucapkan terima kasih saja kepadanya karena sudah banyak membantu Reya selama di Bali. Tetapi Reya tidak melihatnya dan juga bingung mau bertanya pada yang lain. Karena tidak tau namanya," jawab Reya dengan tersenyum.


" Oh, Diki kebetulan tadi lagi ke Hotel. Kebetulan ada yang harus di ambilnya. Dan memang dari semalam bertugas di Hotel dan kemungkinan memang tidak akan ke Villa. Kalau kamu mau menemui temui di Hotel saja. Dia pasti ada di sana," ucap Argantara dan sekalian memberi saran Reya.


" Memang boleh Reya ke sana?" tanya Reya.


" Kamu ini aneh sekali ya boleh lah. Biar papa antar kalau memang kamu mau kesana!" ucap Argantara sekalian menawarkan.


" Nggak usah pah, Reya tidak apa-apa. Naik mobil sendiri saja. Asalkan papa kasih Reya pinjam mobil saja," ucap Reya


" Ya sudah kalau begitu. Kamu pergilah pulangnya jangan malam-malam ya," ucap Argantara tidak ada masalah sama sekali.


" Iya pah," jawab Reya dengan tersenyum dan langsung pergi.


Ternyata Sean ada di balik tembok dan mendengarkan percakapan Reya dan juga Argantara.


" Untuk apa Reya mencari tau Bodyguard itu, aku rasa alasannya tidak masuk akal. Apa sebenarnya yang terjadi, kenapa aku merasa Reya ada keanehan," batin Sean yang merasa ada sesuatu yang tidak beres.


*********


Akhirnya Reya pun langsung pergi ke hotel demi mendapatkan informasi yang jelas. Karena rasa penasarannya apa yang terjadi dan perbuatan siapa semuanya yang menyebabkan dia harus mengalami scandal yang besar.

__ADS_1


Tidak lama mobil yang di kendarai Reya akhirnya sampai di Hotel. Reya langsung buru-buru keluar dari mobil. Reya menemukan salah seorang Bodyguard dan Reya langsung bertanya pada Bodyguard tersebut mengenai keberadaan Diki.


Reya terlihat menunggu dengan gelisah dan di depan Hotel.


" Maaf nona Reya!" tegur Diki orang yang di cari Reya yang akhirnya muncul dari belakangnya.


" Diki!" Lirih Reya.


"Iya nona. Ada apa. Ada yang bisa saya bantu. Kata teman saya nona mencari saya?" tanya Diki dengan heran.


"Diki saya ingin bertanya pada kamu mengenai meeting kemarin dengan manager hotel tersebut," ucap Reya yang langsung pada intinya.


"Iya nona ada dengan meetingnya?" tanya Diki.


" Apa kamu pernah bertemu dengan dia sebelumnya?" tanya Reya.


" Maksud Nona. Nona Regina? tanya Diki. Reya menganggukan kepalanya.


" Belum Nona. Karena saya juga baru kali ini bertugas ke Bali jadi belum pernah menemuinya sama sekali," jawab Diki apa adanya.


" Lalu kamu tau dari mana kalau dia Manager hotelnya?" tanya Reya.


" Sean!" pekik Reya.


" Benar Nona. Tuan Sean yang menginformasikan jika kita harus menemui Manager Hotel dan Nona Citra yang juga menyampaikan pada saya tempatnya di mana dan siapa orangnya!" Lanjut Diki yang mengatakan apa adanya.


" Citra memang menemui Manager yang asli dan aku sementara menemui siapa," batin Reya semakin kebingungan.


" Lalu kamu kemana saat itu kenapa tiba-tiba pergi?" tanya Reya.


" Saya di suruh Nona Citra untuk mengantar Nona Rose ke Hotel," jawab Diki apa adanya.


" Rose kok bisa?" tanya Reya.


" Saya tidak tanya selanjutnya yang jelas Nona Citra dan Nona Rose ada di Club," jawab Diki


" Citra dan Rose, Jadi mereka ada di Club juga malam itu!" Batin Reya semakin terkejut.


" Maaf Nona jika saya meninggalkan Nona saat itu. Karena nona Citra mengatakan nona akan pulang bersama nona Citra," jelas Diki.

__ADS_1


" Citra menemui Manager yang asli dan aku sama sekali tidak. Citra ada di Club yang sama dengan ku. Tetapi aku menemui Manager yang palsu dan Citra menyuruh Rose pulang dengan Bodyguard yang menemaniku dan mengatakan dia pulang bersamaku. Tetapi aku tidak melihatnya sama sekali. Lalu wanita yang aku temui kenapa mengaku sebagai Manager hotel," batin Reya yang bertanya-tanya dengan penuh kebingungan.


" Nona Reya!" tegur Bodyguard tersebut membuat Reya tersentak kaget.


" Iya," sahut Reya.


" Ada lagi yang mau Nona tanyakan?" tanya Diki.


" Tidak hanya itu saja. Makasih atas informasinya," ucap Reya.


" Baiklah nona kalau begitu saya permisi dulu! sekali lagi saya minta maaf untuk kejadian itu," ucap Diki pamit. Reya menganggukkan kepalanya dan membiarkan Diki untuk pergi.


" Aku harus mencari wanita itu. Apa tujuannya sebenarnya," batin Reya memutuskan karena rasa penasarannya.


Reya yang ingin melangkah. Namun langkah terhenti ketika melihat mobil yang sekitar 10 meter berhenti di depannya. Mini bus yang sepertinya teman-teman Citra yang berkeluaran dari dalam mini bus tersebut.


Dan memang benar karena ada Citra dan Rose juga yang keluar dari mobil itu dan terlihat Citra dan Rose tertawa-tawa.


" Lalu kenapa aku merasa jika Citra ada hubungannya dengan semua ini," batin Reya yang terus melihat Citra dan Citra belum menyadari dirinya.


Reya tidak bisa menyimpulkan semua begitu saja. Karena tidak mempunyai bukti yang kuat. Reya memilih tidak mempedulikan Citra dan temannya dan melangkah dari tempatnya. Namun saat dia ingin melangkah. Tiba-tiba saja matanya tertuju pada salah satu wanita yang baru turun dari mobil tersebut.


" Wanita itu!" lirih Reya yang akhirnya menemui Regina yang di temuinya yang ada di Club tersebut. Reya begitu terkejut dengan matanya yang terbuka lebar melihat Regina yang tidak menyadari jika Reya terus melihatnya.


Namun tiba-tiba Rose menyadari jika Reya melihat ke arah Regina yang membuat Rose terkejut yang kaget kehadiran Reya.


" Citra!" lirih Rose menyenggol Citra dengan sikutnya yang mana Citra asik bermain handphone.


" Apasih!" tanya Citra kesal.


" Lihat itu!" ucap Rose dengan suara bergetarnya dan Citra pun melihat ke arah mata Rose dan terkejut melihat Reya yang melihat Regina dengan sorot mata tajam.


" Gawat!" umpat Citra panik dan sampai akhirnya Regina menyadari jika ada yang melihatnya dan Regina sendiri shock penuh dengan ketakutan.


" Bukannya itu Reya. Bagaimana ini dia akan bertanya-tanya kenapa aku bisa bersama Citra dan teman-teman yang lainnya. Tetapi apa Reya masih mengenaliku. Tidak aku ras tidak dia tidak mengenal," batin Regina dengan penuh ketakutan. Wajahnya begitu panik dengan apa yang di lihatnya.


" Jadi dia salah satu teman Citra," batin Reya mengepal tangannya dan melangkah untuk menghampiri Regina.


Regina yang menyadari hal itu langsung berlari sebelum Reya mendapatkan dan mencecar dirinya habis-habisan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2