Terjerat Scandal Cinta Saudara

Terjerat Scandal Cinta Saudara
Bab 293


__ADS_3

Mentari pagi kembali tiba. Tampak Citra yang masih tertidur dengan lelap. Reya yang memasuki kamar Citra. Geleng-geleng dengan adiknya itu yang masih Bangkong. Padahal sudah pagi dan matahari begitu cerah.


Reya langsung menuju jendela dan membuka horden jendela. Cahaya matahari langsung menusuk ke mata Citra dan membuat mata Citra mengkerut saja. Namun tetap Citra tidak bangun sama sekali.


"Citra bangun ini sudah pagi?" ucap Reya yang membangunkan adiknya itu.


"Hmmm, masih ngantuk," Citra hanya mengeluarkan suara pelan yang sangat malas dan katanya masih sangat mengantuk.


"Jangan aneh-aneh Citra. Ayo cepat kamu bangun. Ini sudah pagi," paksa Reya yang menarik selimut Citra dan mendudukkan Citra dengan menarik tangan Citra.


"Kamu lupa mau menemani kakak untuk cek kehamilan. Kamu buruan bangun!" tegas Reya yang berhasil mendudukkan Citra dan mata Citra masih aja terpejam.


"Kamu jangan tidur lagi. Cepat buruan bangun, langsung mandi dan langsung sarapan," tegas Reya yang ingin turun dari ranjang. Namun tiba-tiba Citra memeluk kakaknya itu dari belakang yang mendaratkan wajahnya yang masih ngantuk di punggung kakaknya.


"Citra!"


"Kaka apa tidak mau bertanya apa yang terjadi tadi malam?" tanya Citra.


Reya mengkerutkan dahinya saat mendengarnya, "apa yang terjadi kamu tidak aneh-aneh sama Reval kan," tanya Reya yang mencurigai adiknya itu.


"Isssss kakak itu apa-apaan sih. Pikirannya negatif Muku deh," ucap Citra dengan kesal yang sudah melepas pelukan itu dengan Reya.


"Ya sudah kalau begitu katakan apa yang terjadi. Kamu jangan membuat pikiran kakak jadi aneh-aneh," ucap Reval menegaskan pada Citra.


"Ini!" Citra menunjukkan punggung tangannya yang terlingkar cincin indah di tangannya.


"Apa ini?" tanya Reya.


"Masa kakak tidak tau?" tanya Citra heran.


"Ya tau ini cincin. Tetapi untuk apa?" tanya Reya heran.


"Kak Reya. Ini itu cincin dari kak Reval yang kakak harus tau. Kalau tadi malam kak Reval itu sedang melamar Citra," ucap Citra yang menyampaikan kabar bahagia itu.


"Kamu serius?" tanya Reya yang terpekik kaget.

__ADS_1


"Ya iyalah aku serius ini buktinya," ucap Citra begitu bahagianya yang membuat Reya tersenyum dengan kabar bahagia itu dan langsung memeluk adiknya itu.


"Kakak benar-benar bahagia mendengar kamu yang akhirnya di kamar Reval. Kakak tidak percaya dengan semua ini," ucap Reya dengan bahagianya.


"Aku juga bahagia kak dan sama dengan kakak yang juga tidak percaya dengan semua ini," ucap Citra.


Reya dan Citra saling melepas pelukan dengan mereka yang sama-sama saling melihat, "Citra selamat ya untuk kamu dan Reval. Kakak berdoa semoga saja Reval menjadi pasangan yang baik untuk kamu," ucap Citra dengan memegang pipi Citra dengan matanya yang berkaca-kaca.


"Makasih kak Reya, kakak selalu memberiku ingat, nasehat dan selalu mendukungku. Aku benar-benar sangat bahagia bisa mempunyai kakak yang sebaik ini," ucap Citra yang begitu sangat bahagia.


"Kakak akan terus mendoakan kamu dan Reval," ucap Reya.


"Iya kak, makasih," sahut Citra.


"Ya sudah sekarang kamu buruan mandi!" titah kembali Reya.


"Hmmmm, tapi masih ngantuk," sahut Citra dengan suara manjanya.


"Mana ada Citra ngantuk-ngantuk. Kamu buruan mandi dan jangan aneh-aneh," tegas Reya.


"Iya-iya," sahut Citra yang terpaksa.


********


Reval dan Sahila sedang sarapan bersama di kediaman rumah Reval.


"Jadi kamu ada rencana akan menikah dengan Citra?" tanya Sahila.


"Iya mah, dalam waktu dekat ini aku akan menikahi Citra dan semoga saja di berikan kelancaran dan pasti aku sangat mengharapkan restu dari mama," ucap Reval yang berbicara dengan serius kepada orang tuanya itu.


"Mama pasti mendoakan yang terbaik untuk kamu dan juga Citra. Mama juga sangat setuju dengan kamu yang menikahi Citra. Itu hal yang sangat baik. Jadi mama pasti merestui kalian berdua," ucap Sahila.


"Makasih mah. Mama selalu mendukung Reval," ucap Reval yang merasa lega.


"Reval kamu juga jangan menutup kenyataan. Jika kamu juga harus meminta restu pada seorang wanita yang pasti lebih utama kamu untuk mendapatkan restunya," ucap Reval Sahila tiba-tiba membuat Reval heran.

__ADS_1


"Maksud mama siapa?" tanya Reval heran.


"Kamu punya ibu kandung dan apapun, siapapun dia, apa yang di lakukannya. Dia adalah ibumu kamu wajib menemuinya dan meminta restu kepadanya karena apapun itu dia wanita yang melahirkan kamu," ucap Sahila yang mengingatkan Reval.


Wajah Reval tampak datar saat mendengar mamanya mengungkit Erina.


"Mah jangan berbicara ke arah sana. Kita sedang membahas hubungan Reval dan juga Citra," sahut Reval yang mengelak dan tidak ingin mendengar pembahasan itu.


"Mama tau Reval apa yang kamu rasakan. Tapi kamu tidak melupakan hal itu. Erina tetap ibu kandung kamu dan kamu tetap putranya," tegas Sahila.


"Iya mah, aku tau itu. Tetapi untuk bertemu atau tidak atau meminta restu atau tidak kepadanya. Reval belum ada pikiran ke arah sana," ucap Reval yang apa adanya.


"Mama tidak memaksa kamu. Tapi selagi bisa mama hanya ingin mengingatkan kamu untuk hal itu. Apapun itu kamu anaknya dan mama juga berharap pernikahan kamu dengan Citra membuat kamu dekat dengan Argantara karena dia ayah kandung kamu," ucap Sahila.


Reval tidak menanggapi apa-apa lagi dan hanya diam saja.


********


Sementara Citra juga menyampaikan kabar bahagianya pada orang tuanya dan jelas mendapat respon yang positif yang semuanya benar-benar sangat bahagia dengan apa yang di sampaikan Citra.


"Mama akan mempersiapkan pernikahan kamu dan juga Reval," ucap Anggika yang paling semangat.


"Makasih mah, sudah melakukan itu pada Citra. Citra sangat bahagia dengan mama, papa kak Reya, kak Sean yang sangat memberi restu untuk Citra dan kak Reval. Dengan semua itu Citra sudah merasa sangat bahagia," ucap Citra yang terharu mendapat dukungan dari keluarganya.


"Jika semua itu bisa membuat kamu bahagia. Papa dan yang lainnya pasti akan melakukan yang terbaik Citra," sahut Argantara.


"Makasih pah, dengan Citra yang menikah dengan kak Reval semoga bisa membuat kak Reval dan papa semakin dekat," ucap Citra.


"Papa juga sangat mengharapkan hal itu Citra dan semoga papa dan Reval hubungannya semakin membaik," ucap Argantara yang penuh dengan harapan.


"Amin," sahut semuanya dengan serentak yang mengharapkan hal yang sama sama.


"Semoga semuanya benar-benar di permudah, Citra dan Reval semoga pernikahannya semakin membaik ya. Semoga kalian berdua benar-benar semakin di permudahkan urusannya," ucap Reya.


"Amin, kita berdoa saja yang terbaik," sahut Sean yang pasti mendoakan adiknya itu.

__ADS_1


Semua orang juga pasti mendoakan yang terbaik untuk Citra dan juga Reval.


Bersambung


__ADS_2