Terjerat Scandal Cinta Saudara

Terjerat Scandal Cinta Saudara
Bab 270


__ADS_3

Citra dan Reval ternyata terpisah. Di mana Citra yang menyendiri di balik pohon dengan Citra yang berjongkok dan menangis senggugukan ke-2 telapak tangannya menutup wajahnya. Tidak tau apa yang membuat Citra menangis. Dia hanya menangis Sengugukan dengan air mata yang pasti sudah membanjir wajahnya.


Reval yang tidak melihat Citra bersama dengan Sean dan Reya yang akhirnya mencari Citra dan lelah mencari Reval menemukan Citra dan melihat wanita yang membelakanginya itu menangis sengugukan yang terlihat dari postur tubuhnya.


Reval terdiam sejenak dan pasti bingung apa yang terjadi pada Citra, "kenapa Citra menangis? apa yang terjadi padanya? kenapa belakangan ini dia begitu aneh," batin Reval yang perasaannya sangat tidak enak dan malah sangat khawatir pada Citra.


Reval menarik napasnya panjang dan membuangnya perlahan kedepan. Lalu berjalan mendekati Citra. Reval sangat ragu untuk memegang pundak Citra. Bahkan sampai hampir tidak jadi. Namun Reval sangat yakin dan mencobanya lagi dan akhirnya menyentuh pundak Citra.


"Citra!" tegur Reval membuat Citra menoleh kebelakang dan melihat Reval. Reval juga melihat wajah kesedihan Citra dan sengugukan dalam tangisannya.


"Reval!" lirih Citra dengan terisak.


"Kamu kenapa?" tanya Reval dengan suara seraknya. Citra menggelengkan kepalanya dengan pelan. Jelas dia tidak baik-baik saja. Namun masih mengatakan tidak apa-apa yang jelas itu tidak mungkin.


"Jangan bohong Citra," ucap Reval.


Citra kembali menagis dengan menutup wajahnya kembali yang menagis sengugukan kembali dan hati Reval seakan ikut menangis melihat Citra seperti itu. Reval pun berada di dekat Citra yang berjongkok dengan satu lututnya menyentuh tanah dan langsung membawa Citra kedalam pelukannya.


Citra menangis hebat di dada bidang Reval dengan tubuh Citra yang bergetar dan Reval pun memeluknya dengan erat yang menenangkan wanita yang sedang tidak baik-baik saja itu.


"Katakan kepadaku? ada apa sebenarnya Citra. Kamu kenapa sampai seperti ini? apa yang salah Citra? Citra kamu jangan membuatku takut. Aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa," ucap Reval yang begitu khawatir ke pada Citra.


"Reval, aku-aku-aku," ucap Citra terbata-bata yang dalam tangisannya sangat sulit untuk bicara.

__ADS_1


"Kamu kenapa? katakan kepadaku. Jangan menutupi apapun dariku Citra. Jadi katakan apa yang terjadi padamu?" tanya Reval lagi.


"Aku tidak tau bagaimana cara mengatakannya. Aku pikir aku bisa mengatasi sendiri. Aku pikir aku kuat untuk menerimanya. Tetapi tetapi ternyata salah aku tidak sekuat itu dan aku tidak berani untuk menghadapi kedepannya. Aku takut kecewa dan aku juga takut tidak siap," ucap Citra yang menangis sengugukan yang mencurahkan apa yang di dalam hatinya kepada Reval. Namun pasti Reval penuh dengan kebingungan yang tidak mengerti apa yang di katakan Citra.


"Apa maksud kamu Citra? apa yang membuat kamu tidak siap? apa yang membuat kamu taku?" tanya Reval.


"Reval ternyata aku bukan anak mama dan papa," ucap Citra dengan napasnya yang sesak saat mengatakan hal itu. Reval terkejut mendengar apa yang di katakan Citra. Dengan matanya yang terbuka lebar dan diam sejenak. Tidak tau apa Reval salah dengar atau tidak.


"A-apa yang kamu katakan Citra?" tanya Reval dengan suara seraknya.


"Aku bukan anak kandung mereka. Aku anak yang di adopsi mama sebagai pengganti anak yang meninggal di kandungannya. Aku bukan darah daging papa," ucap Citra yang menjelaskan sedikit pada Reval.


Wajah Reval masih tampak dalam kagetnya dan melonggarkan pelukannya dengan memegang ke-2 bahu Citra dan melihat wajah Citra yang di banjiri air mata.


"Dari mana kamu tau Citra?" tanya Reval.


"Saat di rumah sakit. Aku mendengar mama dan papa membicarakan hal itu yang ternyata aku bukan anak kandung mama dan papa dan hal ini juga tidak di ketahui papa. Jika papa diam-diam bersama kakek mengadopsi kak Sean untuk mengganti anak mereka yang meninggal saat mama melahirkannya dan mereka mengganti agar mama tidak sedih dan sama denganku. Mama dan kekek juga mengadopsi aku dari panti asuhan agar papa juga tidak sedih kehilangan ananknya yang sudah tiada dan sampai detik ini mama masih merahasiakan itu dari papa," jelas Citra dengan semua yang di ketahuinya.


"Jadi kamu hanya tau sendiri tanpa Tante Anggika memberitahu kamu?" tanya Reval.


Citra menganggukkan kepalanya, "mungkin mama ingin memberitahu ku. Atau juga ingin memberi tahu papa. Tetapi mama mungkin ingin menemukan waktu yang tepat," ucap Citra.


"Dan ini yang ingin kamu katakan padaku waktu di Apartemen?" tanya Reval.

__ADS_1


Citra kembali menganggukkan kepalanya, " aku tidak tau cara menghadapi semua ini dan aku pikir aku akan siap dan aku menunggu mama ingin memberitahunya kepadaku. Namu begitu banyak tanya dan juga spekulasi yang bermunculan dan bahkan berhubungan dengan Reya," jelas Citra yang terus menagis.


"Reya. Apa maksud kamu? kenapa kamu membawa-bawa nama Reya?" tanya Reval dengan dahinya yang mengkerut.


"Aku di adopsi dari panti asuhan yang sama dengan Reya," jawab Citra.


Reval terkejut mendengarnya dan pasti dia juga tidak menyangka dengan hal itu dan sudah terjawab pertanyaan Reval saat melihat Citra yang berada di ruangan yayasan.


"Kamu yakin?" tanya Reval.


"Aku juga mendengar hal itu dari mama dan kakek dan makanya aku ingin sekali ikut bersama Reya jika dia mencari orang tuanya. Karena aku ingin diam-diam juga ingin mencari kebenaran dan asal usulku dan aku akan siap jika kenyataan akan tersampaikan," ucap Citra.


"Lalu bagaimana apa yang kamu dapatkan. Apa kamu mendapatkan sesuatu?" tanya Reval yang pasti sanga serius menunggu kelanjutan cerita Citra.


Citra mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan ternyata gelang bayi yang di temukan di kamarnya dan Citra menunjukkan pada Reval yang membuat Reval mengamati benda itu dengan serius.


"Bukannya itu punya Reya?" tanya Reval yang mengingat jelas Reya tadi pagi menunjukkan benda itu.


"Ini punyaku," jawab Citra. Reval terkejut mendengarnya, "aku dan Reya punya benda yang sama. Aku tidak mengerti kenapa ini ada bersamaku. Ini gelang saat aku kecil dan aku tidak sengaja menemukannya. Aku dan Reya sama-sama mempunyai gelang yang sama. Aku tidak tau harus menyimpulkan apa. Aku benar-benar bingung," jawab Citra dengan terisak yang mengejutkan Reval.


Tanpa Citra bicara lebih lanjut lagi. Reval pasti sudah bisa menebak arah kemana cerita selanjutnya dan ini pasti tidak mudah juga untuk di percayai dan apa mungkin seperti itu.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2