
" Sean kenapa harus membenciku seperti ini. Aku juga tidak menginginkan semua ini. Jika bisa memilih aku juga tidak di lahirkan dengan cara seperti ini. Aku hanya ingin hidup tenang tanpa mendapatkan kebencian," lirih Reya merendahkan suaranya.
" Kalau begitu pergilah. Dan jangan muncul lagi di kehidupan kami! maka kau akan mendapat ketenangan yang kau inginkan," ucap Sean dengan merendahkan suaranya dan melepas cengkramannya dari bahu Reya dan membalikkan tubuhnya untuk meninggalkan Reya.
" Lalu jika aku pergi. Apa kau bisa menerima kenyataan itu. Apa kau bisa mengakuiku sebagai adikmu?" tanya Reya membuat langkah Sean berhenti.
Setiap kata itu membuat Sean bertambah marah Sean kembali membalikkan tubuhnya dan melangkah mendekati.
" Apa yang kau inginkan sebenarnya Reya?" tanya Sean menekan suaranya.
" Aku hanya ingin mendapatkan keadilan. Apa yang terjadi bukan keslaahanku. Aku juga korban sama seperti mu. Jadi aku juga ingin sama dengan Citra," jawab Reya.
" Dan kau menginginkan aku mengakuimu sebagai adikku?" tanya Sean ingin memastikan keinginan Reya dengan menekan suaranya yang sejak tadi menahan dirinya.
" Kau tidak bisa melakukannya?" tanya Reya.
" Menurutmu apa aku bisa mengakuimu," Sean membalikkan pertanyaan itu.
" Jika kau tidak bisa melakukan itu. Jadi apa mungkin kau masih mempunyai perasaan yang dulu kepadaku yang kau ucapkan saat kau penuh amarah saat semuanya terbongkar? tanya Reya mengingatkan masa lalu pada Sean. Kejadian 5 tahun lalu yang tidak mungkin di lupakan Sean
Sean terdiam. Mungkin itu alasan Sean tidak bisa menerima kenyataan dan menganggap Reya adiknya karena perasaan itu mungkin masih ada.
__ADS_1
" Kenapa diam, katakan kepadaku. Apa karena hal itu kau membenciku dan tidak menganggapku?" tanya Reya yang mendesak Sean.
Sean semakin mendekatkan diri pada Reya dengan memegang ke-2 pipi Reya.
" Kau akan berhenti menayakan hal itu Reya. Karena aku dan kau memang tidak akan pernah menjadi adik kakak dan apa yang terjadi malam ini adalah bukti jika kita bukan adik kakak!" tegas Sean dengan suara rendah membuat Reya heran dengan matanya yang terbuka lebar mencerna pembicara Sean.
Di detik berikutnya bibir Reya merasakan benda kenyal yang apa lagi jika bukan Sean yang sudah menciumnya. Reya begitu terkejut dan berusaha menghentikan perbuatan Sean. Namun pada nyatanya Sean tidak peduli.
Reya memancingnya untuk melakukan itu memulai dengan ciuman panas pada Reya walau Reya memberontak dengan memukul-mukul dada Sean. Semakin Reya memberontak ciuman itu semakin panas dan membuat Sean tidak bisa mengendalikan dirinya.
Reya yang juga sama seperti Sean yang di pengaruhi obat yang sama. Seperti kehilangan akal dan sekarang sudah tidak memberontak lagi. Membiarkan Sean menciumnya dengan dalam dan ciuman itu berubah menjadi kelembutan.
Keduanya yang di balut gairah mampu membuat Sean semakin tidak bisa mengendalikan dirinya dan menuntun langkah Reya ke atas ranjang tanpa melepas ciuman itu dan Reya sudah berada di atas tempat tidur yang di atasnya sudah Sean yang menciumnya dengan panas yang semakin membuat Reya menginginkan hal yang lebih.
" Kak Sean aku mohon hentikan!" pinta Reya yang menyadari semua itu salah. Mereka adik kakak dan tidak seharunya melakukan hubungan terlarang itu.
Namun semakin Reya memperjelas status mereka membuat Sean tidak peduli dan semakin berkeinginan menyentuh Reya. Karena dia tidak ingin status adik kakak itu menjadi ada.
" Kak Sean!" lirih Reya.
Dengan kasar Sean menurunkan dress Reya dan menyentuh seluruh tubuh Reya yang bahkan ciuman panas itu sudah turun ke leher Reya memberikan tanda kepemilikan di sana yang membuat Reya seolah tidak bisa menolak dan bahkan menginginkan hal yang lebih.
__ADS_1
Walau mulutnya terus saja menolak. Tetapi tubuhnya menginginkan hal itu. Di dalam bayangan Sean mengingat hari-hari bahagia saat pertama kali dia bertemu dengan Reya dan Reya memberikan warna dalam hidupnya.
Tanpa di sadari ke-2nya. Tubuh ke-2nya sudah sama-sama polos yang terbalut dalam balutan selimut menutup sebagian tubuh itu dan Sean yang benar-benar kehilangan akalnya merebut mahkota yang di jaga Reya selama ini.
Air mata mengalir di pelupuk mata Reya saat menahan sakit. Saat dia atasnya Sean yang benar-benar sudah membabi buta yang menghentakkan masuk dengan paksa. Sean tidak peduli dan terus menyetubuhi Reya dengan gairah yang semakin meninggi yang membuat Reya pasrah akan takdirnya yang berada di tangan kakaknya sendiri.
Permainan semakin panas yang tidak membuat Sean lelah. Mungkin karena pengaruh obat yang ada di tubuh Sean membuatnya bertahan mau selama apapun. Namun apa daya wanitanya di bawah sana sudah terlihat lemah yang juga bercucur keringat.
Sampai pada puncak tertentu yang tidak tau sudah terlewatkan berapa jam yang akhirnya Sean menyemburkan ribuan benihnya kedalam rahim Reya. Apa yang di lakuaknnnya adalah bukti. Jika sampai kapanpun Reya bukanlah adiknya, tetapi wanita masa lalunya dan wanita itu pernah di cintainya dan tidak tau sekarang perasaannya bagaimana kepada Reya apakah perasaan yang pernah dulu ada masih ada.
*********
Paris.
Anggika ibu Reya berada di balkon kamarnya yang berdiri dengan meneguk anggur merah yang tersisa 1/4 gelas lagi. Dia menyunggingkan senyumnya menatap langit di malam hari ini.
" Semuanya butuh pengorbanan dan aku kembali untuk menghancurkan keluarga kalian. Mungkin aku kejam. Iya Anggika aku memang sangat kejam yang jatuh cinta pada suamimu dan mengandung anaknya dan ketika perselingkuhan kami terungkap. Kau mengecamku, menyumpahi ku dengan sumpah serapahmu dan suamimu meninggalkanku dalam keadaan hamil dan akhirnya aku menderita dan anak hasil buah cinta kami harus tiada,"
" Aku sudah tidak ingin mengganggumu Anggika dan juga keluargamu dan menikah dengan pria lain sampai aku memiliki anak darinya yaitu Reya. Tetapi aku di campakkan oleh suamiku dan aku membutuhkan seorang ayah untuk Reya yang pada akhirnya aku harus kembali memikat suamimu untuk menghidupi aku dan juga Reya,"
" Semuanya berjalan lancar dan aku menerima, jika Argantara lebih mengutamakan mu dan jika kejadian saat itu tidak terjadi. Di mana kau membuat aku dan Reya kembali terasingkan dan aku kembali lagi yang akan menghancurkan keluarga yang kau banggakan itu dengan menempatkan Reya di sana. Reya yang akan menjadi racun di keluargamu!" ucap Erina yang ternyata memiliki dendam besar pada Anggika. Sehingga nekat membuat Reya berada di keluarga itu.
__ADS_1
" Semua akan berjalan dengan lancar dan Argantara akan terus memihak pada Reya dari pada anak kandungnya sendiri!" ucapnya dengan menyunggingkan senyumnya yang benar-benar begitu bahagia dengan semua rencananya.
Bersambung