
Hauri yang sekilas melihat jurus yang baru saja dikeluarkan Gou Long terpesona, decak kagum diperlihatkannya.
Batinnya berkata, “Hanya dalam beberapa bulan saja dia sudah bisa membuka Kitab Emas Peri sampai pada tahapan ini, luar biasa! Kitab Emas Peri memanglah milikku, akan tetapi aku bahkan tidak bisa mempelajarinya, keberuntungan anak ini memang lebih besar dari Ras Manusia lain.”
Suara raungan keras kembali terdengar disertai dengan teriakan, “Bocah manusia! Kau telah membunuh semua bawahanku, rasakan kemarahanku!” teriak pemimpin serigala bulan. Petir-petir hitam kembali menyambar Gou Long beberapa kali, rasa sakit tak tertahankan melanda Gou Long.
Memang tingkat efektivitas dari serangan Segel Suci di luar perhitungan Gou Long sepuluh telapak yang tadi dikeluarkan Gou Long membawa daya hancur yang seketika mengubah siluman kelas ke-2 menjadi debu. Gou Long bahkan belum benar-benar serius dalam memainkan jurus-jurusnya.
Bantuan Eira dan Hauri yang mengacaukan fokus dari pemimpin gerombolan siluman serigala bulan walau hanya sesaat, juga memudahkan Gou Long untuk fokus membuat segel tangan dan terhindar dari sambaran-sambaran petir hitam.
Siluman serigala bulan kelas ke-1 mengabaikan Eira dan Hauri, ia sangat marah pada Gou Long sehingga kontrol petir hitam di arahkan pada Gou Long semuanya. Itulah yang terjadi dalam beberapa saat tadi.
Gou Long lantas melesat ke sisi Eira dan Hauri, “Terima Kasih untuk bantuan kalian berdua walau hanya sesaat. Sekarang kita fokus pada siluman itu, ini harus dilakukan dengan cepat dan tanpa ampun,” ujar Gou Long.
“Jangan bermain-main! Keluarkan jurus-jurus ampuh untuk melumpuhkan, jangan biarkan dia membentuk segel berserkers. Kalian serang dalam jarak dekat, dan akan kubombardir dia dengan Segel Suci dari jarak ini, ingat! Dia bisa menyerang dari jarak jauh dengan raungan pemanggil petirnya. Berhati-hatilah!” lanjut Gou Long sekaligus memberi peringatan pada Eira dan Hauri.
Eira dan Hauri segera bergerak menyerang siluman tersebut, Eira yang sudah dari tadi dalam bentuk rubah ekor sembilan menyerang dengan sabetan ekor disertai cakaran-cakaran cepat pada titik mematikan dari Pemimpin siluman serigala bulan.
Hauri bergerak lincah menggunakan serangan telapak serta membawa kesiur angin dalam setiap serangannya.
Tepat seperti yang direncanakan Gou Long, siluman serigala bulan menjadi sangat kerepotan dengan serangan gabungan mereka berdua. Dia meraung-raung dengan tujuan arah kontrol petir hitam tertuju pada Hauri dan Eira, namun keduanya sangat lincah dan cepat.
Begitu berhasil mengelak, mereka kembali melancar serangan yang sangat merepotkan siluman serigala bulan. Gou Long juga tidak tinggal diam, dia mulai melepaskan Segel Suci Telapak Peri, kombinasi serangan ketiganya membuahkan hasil. Pertarungan ini berjalan singkat dan hanya dalam waktu 30 menit, siluman serigala bulan kelas ke-1 berhasil mereka kalahkan.
__ADS_1
Sebuah jurus Segel Suci Telapak Peri, yang menggunakan elemen es dengan telak mengenai siluman itu, sehingga membuatnya tidak bisa bergerak gesit, yang dengan segera memudahkan Gou Long menyentuhnya dengan telapak tangan Segel Pengunci Jiwa.
Hal ini juga tidak lepas dari kecepatan gerak tangan Gou Long dalam membentuk segel dan pergantian dari satu segel ke segel yang lainnya. Sebenarnya kecepatan dari gerak tangan Gou Long dalam membentuk segel bukanlah karena tanpa alasan.
Tapi Gou Long yang tidak menyadarinya, seiring dengan perkembangan tenaga dalam, dan peningkatan ranah kultivasinya, pergerakan tangan Gou Long dalam membentuk segel juga meningkat.
Saat ini, dia tidak butuh konsentrasi pemusatan tenaga dalam untuk membentuk Segel Pengunci Jiwa dan juga Segel Penarik Jiwa. Sehingga mudah saja bagi Gou Long menarik jiwa dari siluman serigala bulan kelas ke-1 yang sudah kembang-kempis kehabisan nafas dan tidak dapat melawan lagi karena keroyokan mereka bertiga.
Menyegel rohnya pun menjadi lebih mudah, walaupun ini siluman kelas ke-1, tapi karena dia memang sudah kalah, sehingga tidak ada perlawanan berarti ketika rohnya tersegel.
Setelah berhasil menarik jiwa dari siluman tersebut, Gou Long tidak langsung menyerapnya, dia menyimpan jiwa siluman itu ke dalam cincin penyimpanan, juga melakukan hal yang sama terhadap item-item yang dapat dimanfaatkan dari jasad dan kristal esensi siluman yang belum sempat dikutipnya tadi.
Eira dan Hauri kembali ke tempat mereka masing-masing, sementara Gou Long masih berkeliling di hutan belantara ini, dia belum puas dengan hasil latihan dari Segel Suci Telapak Peri, Gou Long ingin memperhalus dan mengurangi daya hancur dari jurus ini agar konsumsi tenaga dalam tidak terlalu boros.
***
Kelompok tim bayangan ini, juga telah mengirim berita kematian dari petinggi tersebut ke pusat organisasi, namun begitu tugas mereka sebagai tim bayangan dan terus mengikuti rombongan para Alkemis tidak dihentikan.
Mereka terus mengikuti rombongan Alkemis dengan jarak tertentu serta menekan aura dan hawa tenaga dalam, sehingga tidak dapat dirasakan oleh kapasitas pesilat yang bisa membunuh orang sekelas Pendeta Sesat.
Tim yang membayangi ini dipimpin oleh seorang dengan Ranah Surgawi, dia tidak mau mengambil tindakan ceroboh dan tergesa-gesa menyergap lawan mengingat lawan dapat membunuh salah satu petinggi dari Ranah Surgawi.
Semua anggota tim bayangan juga akan berpikir sama dengan si Pemimpin itu sendiri.
__ADS_1
“Rombongan Alkemis pasti ditolong oleh seseorang yang kuat dari Ranah Surgawi, atau orang yang berdiri di belakang mereka pasti sangat hebat.”
Namun malam itu menjadi cerita yang berbeda ketika salah seorang bawahan dari tim bayangan ini membawa seekor merpati putih pembawa pesan menghadap pada orang yang memimpin tim bayangan.
“Petinggi! Pesan dari pusat telah sampai, petinggi bisa membacanya sendiri.” Ujar bawahan yang membawa merpati pos, sambil menyerahkan merpati tersebut pada pimpinan tim.
Pemimpin tim bayangan dari Organisasi Ordo Setan Hitam mengambil merpati pos serta melepaskan pesan yang terikat dikakinya, kemudian dia menyerahkan kembali merpati itu pada bawahannya.
Pesan itu berbunyi.
“Karena kalian telah memastikan kematian dari Pendeta Sesat, sekarang tim kalian yang akan menjadi tim penyergap. Jangan gagal! Kita telah kehilangan banyak anggota dalam beberapa hari ini.”
Dengan sigap, petinggi itu memberi perintah. “Kita akan menyergap mereka malam ini, persiapkan diri kalian!...” dia berhenti sejenak, lalu berpaling pada ahli pengintai, “Bagaimana dengan orang yang berhasil membunuh Pendeta Sesat! Apa kau dapat melacak hawa keberadaannya?” ujar petinggi tersebut.
“Ini sangat aneh, selama ini bahkan aku belum bisa mendeteksi hawa keberadaan dari orang dengan Ranah Surgawi dalam rombong mereka, ranah kultivasi tertinggi adalah Ranah Langit tahap menengah.” Jawab ahli pengintaian.
Si petinggi terlihat memegang dagunya seperti orang yang sedang berpikir, “Pusat telah menetapkan perintah. Sebaiknya kita langsung bergerak.” Ujar si petinggi.
Serentak orang-orang berseragam hitam mulai bergerak mendekat dan akan melakukan penyergapan terhadap rombongan Alkemis tengah malam itu juga.
“Semuanya! Berkumpul! Lawan yang kita bicara tadi pagi datang menyergap!” teriakan itu terdengar di hutan belantara tersebut tepat ketika tim bayangan dari Organisasi Ordo Setan Hitam bergerak ke arah rombongan Alkemis yang sedang berkultivasi.
Itu adalah suara dari Han Zhong, dalam rombongan ini memang Han Zhong lah yang saat itu menjadi orang yang paling awas.
__ADS_1
___________
Perhatikan! Penyebutan Segel Suci Telapak Peri tergantung pada elemen yang digunakan. Contoh ketika menggunakan elemen es maka akan disebut “Segel Suci! Telapak Es”. Dan Elemen petir “Segel Suci! Telapak Petir Perak” atau “Segel Suci! Telapak Petir Hitam”