
Walaupun terkejut Patriark Pan tetap menyerang Gou Long seperti biasa, aneh memang! Padahal Gou Long jelas menggunakan tenaga dalam elemen petir yang sangat panas, namun Hawa pedang panas milik Gou Long tidak bisa membuyarkan Hawa pedang dingin milik Patriark Pan.
Kembali pertarungan telah berlalu sebanyak lima puluh gerakan, nafas kedua petarung terlihat masih sangat normal tidak tampak ngos-ngosan.
Bertarung dengan orang yang memiliki ranah kultivasi dengan tingkatan yang sama pasti akan membuat seorang seniman bela diri merasa cepat kelelahan, tapi kedua orang ini bisa mempertahankan daya tahan mereka, yang menandakan keduanya memiliki fondasi tenaga dalam sangat sempurna.
Gerakan Gou Long semakin sebat dan hebat saja, ia menggabungkan Teknik Memindah Jasad dengan Jurus Ilmu Pedang Angin dan Petir sebaik yang ia bisa.
Walaupun begitu Patriark Pan tetap saja bisa melayaninya dengan sangat baik.
“Nah! Patriark Pan saat inilah gerakan ku akan lebih cepat.” Ucap Gou Long.
Sebelumnya dia sengaja mengubah elemen tenaga dalam, agar gerakan yang dilakukan tidak kaku. Setelah terbiasa, Gou Long tidak merasa kaku sama sekali.
Menggunakan tenaga dalam sampai sembilan puluh persen, warna hitam di pedang Gou Long tambah tebal. Hawa perih yang terbawa dari energi pedang sangat terasa, itu bahkan merobek pakaian orang-orang yang menonton.
Hebat! Energi murni kegelapan sangat hebat, itu sekarang tidak hanya merobek pakaian para penonton tapi juga menciptakan retakan besar tertentu pada ruang hampa.
“Ah! itu Teknik Kultivasi Ruang Angkasa!” teriak para Penatua yang menonton, mereka mengenali teknik yang digunakan Gou Long.
Mendengar teriakan itu senyum Gou Long terlihat melebar, “Benarkah seperti itu? Aku saja tidak tahu nama dari teknik kultivasi ini.” Batinnya.
__ADS_1
Serangan-serangan retakan ruang hampa yang dilepaskan Gou Long, tidak hanya menekan Patriark Pan, itu juga menekan semua murid dan Penatua Sekte Lembah Es Utara.
Akhirnya, dibandingkan dengan menangkis dan menahan setiap serangan Gou Long, Patriark Pan lebih disibukkan dengan usahanya menutup kembali setiap retakan ruang hampa.
Dua jurus kembali berlalu, “Sudah cukup Pendekar muda!” Patriark Pan meloncat mundur keluar dari gelanggang pertempuran, “Kau terlalu hebat! aku mengaku kalah.”
Jiwa ksatria yang diperlihatkan Patriark Pan, membuat Gou Long kagum, sejak awal memang niat hatinya tidak ingin mengikat permusuhan, dan hanya berniat melenturkan otot-ototnya yang kaku.
Begitu Patriark Pan mundur, Gou Long juga meloncat mundur dari gelanggang pertempuran, “Terima kasih Patriark, mau melayani Junior berlatih tanding, sekarang Junior tidak akan mengelak, Junior bernama Gou Long.” Dia kemudian mengepalkan tangannya di depan dada, “Maafkan sikap kurang hormat yang Junior perlihatkan sebelumnya!”
“Ha ha ha…” Patriark Pan juga kagum pada sikap yang ditunjukkan pemuda itu, “Pendekar Gou benar-benar seekor Naga di antara para manusia, dengan kekuatan tempur yang sangat dahsyat tapi masih memiliki hati yang bijak…”
Kekaguman Gou Long semakin bertambah pada Patriark Pan, “Orang ini benar-benar sangat bijak! Andai terikat permusuhan denganku, aku akan memilih menjauh darinya daripada harus membunuh dia, ataupun membinasakan murid-murid Sekte di bawah pimpinannya.” Hati kecil Gou Long berkata-kata.
Pemuda ini masih belum menyadari, bahwa ia memang telah mengikat permusuhan dengan mereka, makhluk suci yang mereka jadikan sumber kultivasi, telah dilepaskan dan diambil olehnya.
Padahal makhluk tersebut, dengan susah payah ditangkap dan disegel oleh leluhur Sekte Lembah Es Utara dahulu kala.
Kemudian Patriark Pan kembali melihat ke arah Gou Long, “Pendekar Gou! Satu hal yang sejak awal membuat aku heran, bagaimana kau tiba-tiba bisa muncul di jurang rahasia milik Sekte kami?” ia tersenyum, namun kecurigaan besar diperlihatkannya saat bertanya, “Dan secara pribadi, aku tidak mengingat ada tokoh seperti dirimu di Daerah Utara ini, dari mana asalmu?”
Gou Long tersenyum menjawab sejujurnya, “Aku merupakan penduduk daerah Daratan Tengah, dan aku juga seorang pedagang, saat aku berbisnis aku dijebak oleh salah satu rekan bisnis. Kemudian aku terjebak di dalam ruang hampa selama tiga tahun, saat keluar aku kira itu tidak terlalu jauh dari daerah tempat dimana aku dijebak, dan baru tadi aku menyadari rupanya ini sangat jauh, telah bergeser sampai ke Daerah Utara ini.”
__ADS_1
Melihat dari kehebatan Gou Long saat bertarung, dasar kultivasi nya yang sangat luas, pakaian yang compang-camping, serta rambut, kumis dan cambang bauk yang tidak pernah terurus. Dan hal yang paling penting di situ, yaitu Teknik Kultivasi Ruang Angkasa yang tadi diperlihatkan Gou Long.
Baik Patriark maupun para Penatua Sekte Lembah Es Utara, percaya pada setiap kata-kata yang diucapkan Gou Long. Mereka tidak menuntut lebih jauh, dan mereka kemudian mengundang pemuda itu untuk tinggal di Sekte mereka sementara waktu.
“Aku bukan penduduk Daerah Utara, namun rasanya tidak salah untuk terus tinggal di sini sementara waktu, lagipula rahasia tentang kedua orang tuaku, dan juga kampung halaman mereka ada di Daerah Utara ini.” Pikir Gou Long.
Tawaran ini terasa seperti orang yang menyajikan teh hangat saja untuknya, menolak secara cuma-cuma rasanya hanya menyia-nyiakan kebaikan orang lain.
Gou Long setuju, kemudian pengurus rumah tangga Sekte Lembah Es Utara, diperintahkan oleh Patriark untuk mengatur segala keperluan anak muda tersebut. Saat malam tiba ia bahkan dijamu layaknya tamu kehormatan.
Hal tersebut menjadi wajar, saat itu Patriark dan Penatua Sekte Lembah Es Utara, belum menyadari bahwa makhluk suci yang disegel oleh leluhur mereka telah raib.
Hal lain yang membuat mereka tidak curiga karena penampilan dari Gou Long sendiri, saat itu ia telah berubah seratus persen, memakai pakaian baru yang telah disediakan oleh pengurus rumah tangga Sekte, juga rambut yang sudah disisir rapi, serta bulu-bulu yang tumbuh di seluruh wajahnya telah dicukur.
Penampilan Gou Long saat ini seperti seorang pemuda kaya raya anak hartawan, parlente dan sangat tampan.
Hingga akhir perjamuan dan Gou Long kembali ke kamarnya, tidur layaknya kehidupan manusia biasa lakukan sehari-hari, setelah tiga tahun tidak pernah tidur seperti itu. Namun begitu ini jelas berbeda daripada manusia biasa, kewaspadaan selalu ada dalam diri setiap seniman bela diri sekalipun ia sedang tertidur seperti itu.
Keributan besar akhirnya terjadi di pagi hari, saat berkultivasi, orang-orang dari Sekte Lembah Es Utara, menyadari aura dari Phoenix Es Suci mereka telah menghilang.
Kediaman Gou Long mendadak dikepung ketat, ia menjadi tersangka utama dari menghilangnya makhluk suci tersebut.
__ADS_1