Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 370. Kaisar Dengan Tiga Keterampilan


__ADS_3

Master Khong terdiam, raut wajahnya menjadi sedikit tidak enak untuk dilihat. Pertanyaan Gou Long benar-benar telah menghancurkan wibawanya sebagai seorang Master Artefak, tapi dia benar-benarlah orang yang menepati ucapannya. Orang ini bukanlah kategori manusia yang tetap mempertahankan egois pribadi walau sudah jelas kalah.


Setelah menarik nafas dalam, dan coba menenangkan gejolak hatinya. Master Khong berkata, “Palu hitam ini, aku tidak dapat menilainya, bahkan aku sendiri tidak pernah melihat atau tahu ada Master Artefak lain yang pernah menempa palu ini.”


Tiba-tiba, Master Khong sedikit memperlihatkan raut wajah ceria. Ia mengambil palu hitam milik Gou Long dan memperhatikannya lebih lama, setiap sudut dan setiap keanehan dilihat dengan lama oleh Master Khong. Bahkan ia mengesek-gesekkan kulit telapak tangannya pelan dan sangat pelan pada Artefak palu tersebut, seperti orang yang mencari tanda atau sebentuk peninggalan.


Namun, Master Khong akhirnya tidak dapat menemukan apa yang ia cari.


“Ah, ini benar-benar tidak dapat aku nilai, aku menyerah pada Artefak ini.” Master Khong meminta maaf dan menyesalkan diri yang tidak kompeten dalam menilai Artefak Palu tersebut.


Tapi Gou Long di depan Master Khong lebih tertarik pada ekspresi kegembiraan yang ditunjukkan Master Khong tadi, meskipun itu hanya sesaat. “Tadi junior sempat melihat kegembiraan yang muncul dalam raut wajah Master, walaupun itu hanya sebentar saja. Bolehkan junior mengetahui penyebab kegembiraan itu?!”


“Oh, itu tadi ... aku mengira Artefak milikmu ini adalah buah karya dari orang itu. Sehingga muncul kesenangan dalam hatiku untuk melihat tanda yang ia tinggalkan.” Master Khong kembali terlihat sangat bahagia, padahal itu hanya perkiraan saja.


Bukankah “Orang itu” orang yang sangat luar biasa? Siapa dia, sehingga begitu besar mengundang decak kagum dari seorang Master Artefak.


Gou Long menjadi sangat penasaran, ini adalah kekaguman kedua yang ia temui hari pada satu orang yang tidak jelas. Kekaguman ini juga dilakukan oleh orang berbeda, lantas apakah orang yang dikagumi ini masih orang yang sama juga.

__ADS_1


“Master Khong, sejujurnya, junior ini menjadi sangat ingin tahu tentang orang itu. Orang yang sangat engkau kagumi ini, siapakah dia? Melihat cara Master Khong mengaguminya, pasti orang itu sangatlah hebat.” tanya Gou Long, tidak menutupi perasaan penasaran yang meledak-ledak dalam otaknya.


Pikiran Master Khong menerawang jauh, dia mulai bercerita. “Suatu ketika, Domain Ras Manusia pernah memiliki sebelas orang Kaisar Agung Tahap Puncak. Salah satu dari mereka adalah Master paling hebat di antara yang lainnya. Kau tahu kenapa anak muda, dia menjadi yang palin hebat di antara yang lainnya?!”


Gou Long tidak perlu menjawab pertanyaan itu, karena itu memang tidak butuh jawaban dari Gou Long itu hanya berupa kalimat penegasan akan ketidaktahuan Gou Long. Anak muda itu hanya menggeleng pelan.


Master Khong melanjutkan ceritanya, “Kaisar Agung ini, selain seorang yang sangat kuat dalam kultivasi dan ilmu bela diri. Dia juga seorang ahli yang sangat hebat pada dua keterampilan lain, yaitu Artefak dan Array.”


Sampai pada perkataan ini, Master Khong menghela nafas panjang. Gou Long juga untuk sesaat menstimulasikan kondisi bagi orang yang menguasai tiga keterampilan sekaligus dalam otaknya. Gou Long teringat akan kondisi ia sendiri, yang bisa memakan dan menelan dua keterampilan secara bersamaan. Dalam hal ini, jalan bela diri dan jalan alkimia.


Kondisi yang dimiliki Gou Long saja sudah menjadikan ia orang yang sangat kuat jika harus diadu dengan kultivator pada ranah yang sama. Lantas, bagaimana dengan orang yang memiliki tiga keterampilan secara bersamaan dalam satu wadah? Bukankah orang ini sangat tidak terkalahkan?


Pada saat bersamaan, Master Khong telah melanjutkan ucapannya. “Aku rasa engkau anak muda, pasti telah menganalisis bagaimana hebatnya orang yang bisa memakan dan menelan tiga keterampilan sekaligus dalam satu wadah. Bukankah begitu?”


Gou Long mengangguk pelan. “Benar ...” ujarnya.


“Nah, orang dengan kategori seperti ini, menurut ku, sudah pasti memiliki banyak orang yang tidak menyukainya, bahkan termasuk itu sahabatnya sendiri. Ini menurut pendapatku anak muda. Karena fakta yang sebenarnya terjadi aku juga tidak tahu.”

__ADS_1


“Kau masih ingat perkataan dariku di awal cerita?” Master Khong benar-benar bertanya kali ini, bukan berbentuk penegasan.


“Iya, masih sangat ingat, yang Master Khong maksud—apakah itu terkait sebelas orang Kaisar Agung Tahap Puncak?” Berkata seperti itu, Gou Long menggerakkan tangannya sedikit, Pedang Peri Ilusi dan Palu Hitam kembali masuk ke dalam cincin penyimpannya.


Master Khong terlihat senang dengan daya ingat Gou Long, bahkan anak muda itu dengan sangat mudahnya mengaitkan berbagai hal-hal dalam waktu cepat di dalam otaknya. “Benar, tapi itu dulu. Sekarang Kaisar Agung Tahap Puncak di Domain Ras Manusia hanya berjumlah sepuluh orang saja—”


“Ah. Inikah alasan di balik pendapat Master Khong tadi?” Gou Long memotong penjelasan, dia seakan-akan juga memikirkan kebenaran dari pendapat Master Khong sebelumnya.


“Iya, benar sekali.” Master Khong lagi-lagi menghela nafas panjang. “Indentitas dari Kaisar Agung yang bisa menelan tiga hal sekaligus secara bersamaan tidak ada yang tahu, bahkan orang juga tidak tahu namanya—” Master Khong menghentikan ucapannya, saat ini ia melihat raut wajah Gou Long penuh dengan ketidakpercayaan.


Benar, saat ini Gou Long sangat tidak percaya, bukankah ini sama seperti orang yang diceritakan oleh Mo Xiaohu? Bagaimana mungkin orang bisa begitu terkenal, sementara indentitasnya tidak ada yang tahu?


Puas melihat raut wajah Gou Long, Master Khong tertawa lantang. “Dari raut wajahmu aku tahu kau tidak percaya. Namun, sekalipun engkau tidak percaya anak muda, eksistensi dari orang itu benar-benar pernah ada di Kaisar Peri ini. Ini dibuktikan dengan artefak yang ia tinggalkan.”


“Owh, jadi Master Khong berharap palu hitam milikku itu adalah buah karya dari Kaisar Agung Tahap Puncak tersebut? Memangnya, apakah ada tanda khusus dari orang itu pada setiap artefak dari buah karyanya?” Gou Long tidak menahan diri sama sekali, bahkan ia sedikit terbawa emosi sehingga pertanyaannya bernada sengit.


Sangat tenang, Master Khong berkata apa adanya, “Benar, setiap Artefak yang ia tempa selalu ditinggalkan tanda cap pengenal dari orang itu. Itu hanya berupa dua huruf L dan K. Aku tebak, kau pasti akan ikut pelelangan di lantai atas nanti. Bentuk dari cap orang itu akan muncul pada beberapa Artefak Ranah Kaisar yang akan dilelang.”

__ADS_1


“Anak muda, kau tidak perlu meragukan keterangan dariku ini, Artefak yang akan dilelang nanti adalah buah karya dari orang itu sebelum ia promosi ke Ranah Kaisar Agung. Sebelum ia benar-benar dikenal secara luas oleh penduduk Domain Ras Manusia.” Master Khong mengakhiri kisah dan ucapannya secara bersamaan.


__ADS_2