Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 238. Semua Merasa Cemas


__ADS_3

“Baik Kek! Akan kudengarkan dengan sebaik mungkin apa yang ingin Kakek sampaikan.” Ucap Gou Long patuh.


Kakek Kwee menuangkan semua pemahaman ilmu silat yang telah sekian tahun dipelajarinya. Ilmu Pukulan Yin Yang, begitu juga Ilmu Pedang Yin Yang. Di menjelaskan secara lugas.


Gou Long yang tidak berniat mempelajari ilmu tersebut, secara tidak langsung memperoleh manfaat yang tidak sedikit, hanya karena mendengar penjelasan dari Kakek Kwee.


Apalagi setiap ucapan Kakek Kwee juga selaras dengan apa yang telah dikuasai Gou Long beberapa bulan ini.


Kakek Kwee menghabiskan seharian penuh untuk menjelaskan dan merangkum semua penjelasan Ilmu Pedang dan Ilmu Pukulan tersebut, dia bahkan menyuruh Gou Long untuk menghafal teorinya saja, setiap teori yang dilupakan Gou Long diulang lagi oleh Kakek Kwee.


“Bagus! Semakin banyak kau menghafalnya semakin baik.” Batin Kakek Kwee.


Dasar Gou Long tidak sadar, memang itu tujuan Kakek Kwee, menghafal teori saja secara tidak langsung akan keluar sendiri saat dalam pertarungan nantinya.


Waktu yang terlalu lama dihabiskan Kakek Kwee itu juga berimbas pada peresmian Paviliun Gunung Teratai, tentunya karena Gou Long belum bisa keluar dari ruang hampa tersebut.


Kemudian di pagi hari esoknya kondisi dari Kakek Kwee semakin parah, ia sudah tidak bisa berkata-kata lagi, nafasnya hanya tinggal satu-satu. Vitalitas daya hidupnya semakin berkurang, menurut perkiraan Gou Long saat itu telah siang hari, Kakek Kwee pun menghembuskan nafas terakhir.


***


Saat Duan Hong Ya tiba kembali di Paviliun Gunung Teratai itu hanya tersisa dua hari menjelang hari peresmian.


Penghuni Gunung Teratai yang melihat Duan Hong Ya kembali sendirian, mendatanginya, tentu saja Feng Yueyin yang terlihat paling khawatir, Gou Long adalah sang Kakak sekaligus penyelamat hidupnya.


Dia tidak dapat menahan diri untuk langsung bertanya, “Paman Duan! Ke mana Gege? Kenapa Paman kembali ke sini sendirian?” ia memberondong Duan Hong Ya dengan banyak pertanyaan.


“Aku diminta Master Paviliun untuk segera kembali, Master Paviliun sedang mampir dan berbisnis di Toko Mantan Pendekar, ini tidak jauh hanya berjarak sehari perjalanan dari sini kalau bergerak dengan tergesa-gesa!” jawab Duan Hong Ya terus bergerak maju, mencari tempat duduk.


“Kata Master Paviliun! Tidak perlu khawatir, saat peresmian Master Paviliun akan ada disini.” Lanjut Duan Hong Ya, jawaban yang menghilangkan rasa khawatir dari mereka untuk sementara waktu.

__ADS_1


Yu Yihua bahkan ikut berkata, “Iya! Tidak perlu khawatir! Master Paviliun memiliki cara tersendiri untuk membuat kejutan bagi orang-orang terdekat dengannya.”


“...” Leng Kun setuju dengan alasan yang dikemukakan Duan Hong Ya, Feng Yueyin juga tidak menuntut lebih jauh, ia menyadari kebenaran tersebut, juga apa yang diucapkan Yu Yihua menguatkan keyakinannya.


Namun, sehari sebelum peresmian terlaksana, harap-harap cemas jelas terlihat, di wajah mereka semua, termasuk itu Duan Hong Ya dan Yu Yihua yang sebelumnya terlihat sangat tenang.


Sampai malam pun tiba, kegaduhan akibat Gou Long yang belum kembali membuat orang-orang ini tidak berselera untuk makan dan juga untuk tidur.


Sampai akhirnya Siauw Xiezy datang, “Tidak perlu kalian merisaukan Pemuda itu, dia masih baik-baik saja.” perkataan dari Siluman itu, sudah pasti tidak ada yang percaya, mereka tidak tahu konsep kontrak jiwa antara Gou Long dengan Siluman akan saling terikat dari segi tenaga dalam.


Sehingga, walau Siauw Xiezy tidak tahu apa yang telah terjadi pada Gou Long, namun ia tahu Gou Long dalam keadaan yang sangat baik.


“Dari mana keyakinan mu itu muncul?” tanya Leng Kun.


Feng Yueyin juga tidak mau kalah, “Nah! Siauw Xiezy, kau jangan asal berbicara, setidaknya ini harus dengan alasan yang sangat kuat.”


Duan Hong Ya dan Yu Yihua tentu setuju dengan apa yang diucapkan Leng Kun dan Feng Yueyin.


“Jangan berputar-putar! Kalau itu tentang dirimu, maka tidak akan menarik sama sekali, tapi kalau itu tentang Master Paviliun, kami akan mendengarkan ucapanmu.” Jawab Feng Yueyin, ia malas meladeni permainan Siluman Kalajengking itu.


“Boleh dikatakan ini berhubungan dengan Pemuda tersebut, tapi juga boleh dikatakan tidak berhubungan sama sekali…” Siauw Xiezy bermain kata, mengundang rasa penasaran bagi orang lain yang mendengar ucapannya.


“Baiklah! Katakan saja!” tidak sabar, Leng Kun memerintahkan.


“Tidak perlu tergesa-gesa anak muda,” Siauw Xiezy terlihat lebih berwibawa. Ia melanjutkan, “Tahukah kalian? Teknik Pengikat Jiwa akan saling menghubungkan…”


“Artinya… Selama aku masih baik-baik saja, serta tidak mengalami celaka secara tiba-tiba, itu menunjukkan dia juga akan baik-baik saja.” Ucap Siauw Xiezy, nada suara mendominasi serta tidak ingin ada yang membantah.


Wajah-wajah para penghuni Gunung Teratai terlihat tidak percaya.

__ADS_1


Siauw Xiezy tidak peduli, “He he he…” kembali ia terkekeh serak, “Wajah kalian terlihat tidak percaya, namun tahukah kalian? Master Paviliun saat ini juga telah mengalami peningkatan pesat pada tenaga dalamnya.” Lanjut Siluman Kalajengking tersebut.


Ucapan itu bagi penghuni Gunung Teratai terdengar seperti bualan Siauw Xiezy demi menyenangkan hati mereka semua. Namun, Siauw Xiezy sangat yakin terhadap apa yang ia rasakan, lonjakan tenaga dalam Siauw Xiezy terasa sangat melimpah dan berbeda.


Akhirnya mereka lelah, penat yang melanda lebih besar dari rasa khawatir, sehingga tidak melanjutkan perdebatan tersebut.


Malam pun berlalu, dan hari ini adalah hari Peresmian Paviliun Gunung Teratai. Kepanikan yang lebih besar datang serta membawa perasaan rendah diri bagi mereka semua.


Hanya Siauw Xiezy yang terus berusaha agar bisa tetap tenang di saat menunggu dalam ketidak pastian yang tidak berujung ini.


Satu-satu para penghuni Gunung Teratai keluar dan menyambut para tamu undangan, makanan mewah tersaji di halaman yang besar itu.


Lalu tibalah saatnya bagi Gou Long untuk menyampaikan sepatah dua kata tentang visi dari pendirian Paviliun agar semua tamu hadirin paham.


Namun, orang yang diharapkan tidak ada di sana, para tamu hadirin mulai berbisik-bisik.


Saat itulah Siauw Xiezy kembali berulah, “Gadis kecil!” ia memanggil Feng Yueyin, dan gadis itu pun mendatangi, “Bolehkah aku yang akan memecahkan masalah ini untuk kebaikan kita bersama?” tanya Siauw Xiezy.


“Bagaimana Siluman macammu membereskan masalah ini?” balas Feng Yueyin.


“...” tidak menjawab, Siauw Xiezy berjalan keluar perlahan, namun yang aneh, sosok bentuknya perlahan menghilang dan tergantikan dengan Postur seorang Pemuda Dewasa Gagah. Itu adalah perwujudan dari Gou Long.


Siauw Xiezy menoleh, menatap Feng Yueyin sejenak, “Bagaimana menurutmu penyamaranku ini? Bukankah ini terlihat sangat sensasional?”


Feng Yueyin mengangguk setuju, perubahan bentuk yang diperlihatkan Siauw Xiezy sangat lah sempurna, “Dari pada ini menjadi hal yang sangat konyol, biarkan saja makhluk ini yang menggantikan posisi dari Long Gege sementara ini.” Batin Feng Yueyin.


“Terserah kau saja! Tapi jangan sampai kau mengacau.” Feng Yueyin mengingatkan.


____

__ADS_1


Maaf! Typo bertebaran, ngantuk banget, thor lagi banyak konsumsi obat alergi selama ini, makanya update ngacak terus waktunya 🙂🙂🙂🙂


Serius! obat alergi bikin ngantuk sembarang tempat.😔😔


__ADS_2