
“Siapa yang bangsat kurang ajar? Apa tidak ada dari keluargamu yang pernah mengajari sopan santun, maka Tuan Besar ini yang akan mengajarimu.”
“Plakk! ... Plakk! ... Plakk! ....”
Sambil berkata, Gou Long terus menambah intensitas dari jumlah tamparan dan tenaga tamparannya.
Oey Yong yang menerima tamparan dari Gou Long dalam jumlah yang sangat banyak sudah tidak bisa berkata apa-apa, hanya terdengar suara mengerang kecil dari mulut yang sudah tidak berbentuk.
Gou Long, terus menambah beberapa tamparan di wajah Oey Yong yang disertai tenaga dalam elemen petir. Tamparan-tamparan itu dalam waktu singkat membuat Oey Yong pingsan, wajah dan gigi yang hancur berantakan.
Buah dari Rumput Mahkota Dewa, akhirnya matang, seraya masih memegang Oey Yong yang pingsan, Gou Long memetik buah tersebut. Lalu, dia melempar Oey Yong ke tanah dan menginjak di atas dadanya.
Gou Long mengeluarkan botol giok dan memasukan buah yang sudah matang ke dalam botol giok, menyimpan ke dalam cincin semesta.
Seperti yang sudah dijelaskan, cincin semesta milik Gou long berbeda dengan cincin lain, menyimpan apa saja ke dalam cincin Gou Long, maka akan bisa bertahan awet tidak lekang oleh waktu.
Banyak pasang sorot mata iri dan tamak, terus menatap Gou Long yang melakukan itu semua, tapi tetap saja tidak ada yang berani bergerak.
“Ha ha ha ... sekarang, buah dari Manifestasi Langit dan Bumi sudah di dalam cincin penyimpanan, kalau ada di antara kalian ingin memiliki ... Aku akan melayani kalian, dan tentu saja akibatnya kalian semua akan tereliminasi. Silahkan mencoba!”
Gou Long berkata dengan pancaran tenaga dalam tinggi, yang bergema di kebun bunga itu. Suasana jadi heboh, terlebih dari kelompok Oey Gang, mereka belum bisa bergerak karena Oey Yong masih di tangan Gou Long.
Namun, tidak demikian dengan kelompok lain, salah satu dari kelompok itu merasa tidak ada kepentingan dengan Oey Yong, lantas membuka serangan pada Gou Long. Mereka bergerak lincah dan tanpa aba-aba, maupun peringatan.
Kelompok itu bergerak dalam jurus gabungan yang membentuk formasi, boleh dikatakan formasi ini sedang tidak beruntung. Yang akan mereka kunci adalah Gou Long, begitu dia melihat kelompok itu bergerak, gerakan Gou Long lebih cepat.
__ADS_1
Dia mengambil dan melempar tubuh Oey Yong yang pingsan ke arah kelompok Oey Gang, lalu dengan Teknik Memindah Jasad, Gou Long menyongsong kelompok yang bergerak dalam formasi. Lima kali tubuh Gou Long berkedip, dan lima suara, “Crusshh!” terdengar.
Baik gerak tubuh maupun gerak tangan Gou Long, tidak dapat diikuti mata murid-murid Sekte Naga Langit di tempat tersebut. Gou Long telah menghancurkan token yang tergantung di pinggang mereka tanpa dapat di cegah sama sekali.
Kelompok tersebut menjadi yang pertama, terkirim ke zona nyaman dan secara langsung telah tereliminasi dari pra kompetisi.
Ketika satu kelompok mulai bergerak menyerang ke arah Gou Long, kelompok lain seperti mendapatkan komando perintah. Mereka bergerak dengan ilmu pukulan, gabungan dari banyak tenaga dalam segera menekan Gou Long, namun yang ditekan telah menghilang dari tempatnya berdiri.
Gou Long melambung tinggi keatas kepala semua murid Sekte Naga Langit, ia melepaskan pukulan Telapak Arhat secara beruntun. Sepuluh bayangan telapak tercetak di udara, menekan energi yang menyerang Gou Long secara bersamaan.
“Pomp!”
“Swhoosshh!”
Bunyi tenaga dalam beradu, menggetarkan kebun. Murid-murid Sekte Naga Langit, yang tadinya beramai-ramai menyerang Gou Long terlempar ke berbagai arah.
Namun, mereka masih bisa bersalto indah, melakukan tendangan voli, kemudian baru menginjak tanah, dengan lutut sedikit gemetar dan wajah yang memucat karena beradu tenaga dalam.
Tidak berhenti begitu saja, begitu adu tenaga dalam yang menyesakkan berakhir, Gou Long terus bergerak lincah dan berkedip-kedip, di mana tubuhnya terlihat, maka murid yang ada di situ telah dikirim ke zona aman.
Dalam waktu singkat, keramaian di tempat itu telah berkurang banyak, tidak kurang dari seratus murid yang telah dieliminasi oleh Gou Long. Di pojok lain, ada beberapa murid yang berpikir sedikit lebih cerdas, mereka mengeroyok Hua Mei, dengan tujuan membuat fokus dan konsentrasi Gou Long terpecahkan.
Sayang apa yang mereka pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan, Hua Mei bukanlah makanan empuk yang bisa ditawan begitu saja. Hua Mei jenius lain yang diasuh langsung oleh kakeknya sendiri, si Pendekar Sadis.
Jenius yang hanya kalah dengan Gou Long, andai Gou Long tidak membuka tiga dantian utama, maka Hua Mei inilah kompetitornya. Hua Mei, dengan pedang pendek yang dihadiahkan Gou Long, bergerak lincah menghindar dan sesekali balas menusuk.
__ADS_1
Butuh waktu yang lama bagi para penyerang, untuk bisa menekan Hua Mei. Akan tetapi, tepat ketika beberapa butir keringat mulai berjatuhan di dahi Hua Mei, Gou Long telah hadir di sana. Gerakan Gou Long seperti hantu saja, kakinya tidak menyentuh tanah dan tiba-tiba telah ada di tempat yang diinginkan.
Kemudian beberapa orang lagi dikirim Gou Long ke zona aman. Sekarang, di tempat tersebut hanya bersisa seratus orang murid Sekte Naga Langit, termasuk mereka dari kelompok Oey Gang yang tidak bergerak sejak tadi.
Mereka tidak bergerak karena khawatir, kondisi Oey Yong yang tidak sadarkan diri, setelah diberi pil penyembuh dan menyalurkan tenaga dalam panas dari Oey Gang baru Oey Yong sadar.
Oey Gang tidak bergerak juga karena rasa tinggi hati, dia murid elite sekte. Tidak pantas murid elite ikut mengeroyok bersama-sama dengan para rendahan yang baru masuk sekte. Lagi pula, sudah ditetapkan sendiri olehnya, pantangan mengeroyok, termasuk dalam kelompok sendiri.
Sementara itu, murid-murid lain yang melihat betapa superiornya Gou Long serta tangan yang tanpa kenal ampun, menghancurkan token teleportasi, membuat nyali mereka menciut. Secara perlahan gerak kaki mereka mundur menjauh dari kebun bunga.
Gerakan itu tidak lepas dari penglihatan Gou Long, lantas ia menggertak mereka.
“Bukankah sekarang sudah terlambat? Aku sudah memperingatkan kalian sebelumnya.” Gertakan Gou Long, yang semakin menciutkan nyali mereka.
“Kalian ingin melarikan diri sekarang! Atau ... bagaimana kalau kalian menyerang kelompok itu bersama-sama. Mungkin aku akan sedikit memperpanjang masa pra kompetisi kalian,” ujar Gou Long, memberi opsi lain.
“Coba kalian pikir, sekarang di antara aku dan kelompok mereka siapa lebih kuat, aku atau mereka? Aku akan menghitung sampai sepuluh. Kalian harus sudah memiliki keputusan.” Gou Long, terus menambah ancaman.
Ini adalah taktik. “Pinjam tangan bunuh singa.”(Ada yaa! Taktik seperti itu_^)
“Satu ... dua ... tiga ....” Tidak menunggu jawaban murid-murid itu, Gou Long mulai menghitung.
Raut wajah murid-murid yang bersisa di kebun tersebut kian memutih pucat, mereka seperti dipaksa makan buah simalakama oleh Gou Long.
Mengeroyok murid elite, belum tentu mereka kuat dan sanggup bertahan. Sementara di sisi lain, kekuatan dan daya tempur Gou Long di luar akal sehat, baru sekarang mereka sadari.
__ADS_1