Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 327. Pelanggan Pertama.


__ADS_3

Keuntungan yang mereka peroleh dari taruhan hari itu benarlah tidak sedikit. Tapi, jumlah tersebut jelas tidak mencukupi bagi Gou Long membayar pinjaman dari Nona Xiao. Sehingga Gou Long tidak mengambil sedikitpun kristal kaisar tersebut.


Untuk sarana kultivasi saat ini, Gou Long merasa kristal kaisar yang ia miliki sudah lebih dari cukup.


Mereka berpisah setelah mengambil hadiah dari taruhan yang dimenangkan. Gou Long langsung pulang ke toko alkemis. Saat itu hari memang menjelang sore, Gou Long tidak berniat membuka toko lagi hari ini.


Akan tetapi, ia menjadi terkejut saat seseorang yang tidak dikenali, sedang menunggu kedatangannya di depan toko layanan jasa Alkimia.


Ketika orang itu melihat kedatangan Gou Long, dia tersenyum. “Apakah tuan pemilik dari toko ini? Sekaligus penyedia layanan jasa Alkimia?”


Gou Long tertawa kecil. “Benar, ada hal apa yang membawa langkah tuan kemari? Apa ada pil yang ingin tuan racik?”


Pemuda itu tidak ingin berspekulasi, dia berbasa-basi dengan pertanyaan yang mengarah langsung pada permasalahan utama.


Gou Long benar-benar tidak pernah melihat orang ini, semenjak ia tinggal di Kota Enghiong selama tiga hari. Pria paruh baya yang berdiri di depannya baru dilihat Gou Long hari ini, wajah orang itu bahkan tidak dilihat Gou Long saat di arena hidup dan mati.


Pria paruh baya dengan warna kulit unik, sawo matang, warna ini bukan ras yang normal bagi Gou Long. Pakaian yang ia kenakan juga berbeda dengan penduduk kota Enghiong. Itu jenis pakaian tanpa lengan, berwarna hitam dengan garis-garis keemasan. Bawah gembor, terompah meruncing ujung, serta kepala ditutupi dengan sorban.


“Aku Wan Mabrur.” Tersenyum ramah ia memperkenalkan diri. Kemudian orang itu melanjutkan, “Aku adalah penjual obat keliling antar kota. Saat orang-orang dari Guild Pemburu tidak bisa menyediakan obat, maka pilihan terakhir ada pada diriku.”


Gou Long tidak memotong, ia terus mendengarkan. Pasti ada hal yang ingin disampaikan orang tua paruh baya ini, walau dalam bahasa yang berbelit.


“Di Kota Enghiong ini, sebelumnya aku tidak menemukan toko penyulingan jasa Alkimia. Tapi, hari aku melihat pamflet yang tuan pasang. Ini sangat menarik minatku.” Bakat pedagang terlihat dalam diri orang ini. Dia sengaja tidak melanjutkan perkataannya, sehingga Gou Long menjadi tertarik akan kelanjutan ucapan tersebut.

__ADS_1


“Jadi, apakah tuan ingin menyuling pil tertentu atau ingin bekerja sama denganku?” Raut keingintahuan yang tinggi tidak dapat disembunyikan Gou Long dari wajahnya. “Ah, iya! Aku Gou Long, tuan bisa memanggilku dengan Saudara Gou atau Alkemis Gou. Aku tidak pernah mempermasalahkan suatu panggilan.”


Pancingan yang diberikan Wan Mabrur telah digigit oleh si ikan. “Benar, aku memang ingin meracik pil tertentu. Namun, bahan yang akan digunakan sangat susah untuk didapatkan–”


Gou Long tahu, orang ini pasti memiliki keraguan akan kepandaian Alkimia yang telah mendarah daging dan dikuasainya dengan baik.


“Andai tuan memiliki keraguan, aku juga tidak keberatan mempersilahkan Tuan Wan melihat proses penyulingan yang akan kulakukan.” Gou Long berjalan dan langsung masuk ke dalam toko serta mempersilahkan Tuan Wan ikut masuk. “Mari tuan, kita langsung ke ruang penyulingan Alkimia.”


Di dalam ruang ....


Gou Long mengeluarkan pot penyulingan dari cincin penyimpanan. “Karena ini hanya sebagai pembuktian dan bahannya pun adalah bahan milikku. Maka, aku hanya akan menyuling pil yang sangat mudah, yaitu pil penyembuh luka dalam, dan luar, atau juga disebut dengan pil penyambung tulang.”


“Terserah Alkemis Gou aku hanya menikmati saja proses penyulingan yang akan Alkemis Gou perlihatkan.” Wan Mabrur sangat senang bisa melihat langsung proses penyulingan Alkimia.


***


Kedua orang itu berkutat di ruang penyulingan selama tiga jam lebih. Dengan satu bahan yang digunakan, si pemuda berhasil meracik pil penyambung tulang kualitas tinggi.


Dia sengaja tidak memperlihatkan Alkimia Seri Tujuh Belas saat penyulingan itu berlangsung. Sehingga Wan Mabrur hanya melihat ada tujuh pil dalam genggaman Gou Long ketika penyulingan telah berakhir.


“Luar biasa, baru hari ini aku melihat teknik penyulingan yang luar biasa dan belum pernah aku lihat sebelumnya.” Wan Mabrur memuji secara tulus. Dia harus mengakui walaupun Teknik Alkimia yang ditampilkan Gou Long belum mencapai pada tahapan Alkimia seri tingkat atas.


Namun, seri dari Alkimia itu hanyalah perhitungan kuantitas pil yang dihasilkan saat menyuling. Sedangkan pemuda di depannya ini, pil yang dihasilkan memanglah sedikit. Akan tetapi, kualitas dari setiap pil berbeda dengan pil yang pernah dilihat Wan Mabrur.

__ADS_1


Itu adalah pil penyambung tulang kualitas tinggi dengan membawa aroma harum dan vitalitas yang sangat terasa walau belum meminumnya.


“Alkemis Gou, aku telah sangat yakin dengan Teknik Alkimia tuan. Sekarang aku tidak akan ragu untuk berbicara tentang keperluan ku yang sebenarnya.” Wan Mabrur tidak menutupi lagi maksud kedatangannya.


Gou Long berusaha tersenyum, sekalipun ia telah terlalu sering melakukan teknik Alkimia. Tapi, tetap saja setiap kali melakukan dia akan merasakan kelelahan serta rambut yang acak-acakan.


Menarik nafas dalam dan panjang, Gou Long tidak mau berbelit-belit lagi apalagi hari sudah malam. Dia menyerahkan secarik kertas dari kulit hewan kepada Wan Mabrur. “Tuan Wan bisa menuliskan pil jenis apa yang ingin diracik, dan juga meninggalkan bahan-bahan yang akan digunakan sebagai bahan utama peracikan pil.”


Pedagang itu benar-benar orang yang sangat menghormati orang lain, tidak perlu penjelasan yang panjang lebar dia telah memahami maksud hati Gou Long.


“Tuan Gou tidak perlu memaksakan diri, malam ini berkultivasilah dan beristirahatlah dengan baik. Besok pagi aku akan kembali, serta membawa bahan-bahan yang akan digunakan. Aku juga ingin membicarakan beberapa hal terkait bisnis dengan Alkemis Gou.” Wan Mabrur tersenyum tidak mau menjelaskan bisnis apa yang ingin dia bicarakan dengan Gou Long.


“Terima kasih atas pengertian Tuan Wan.” Gou Long tidak terlalu memperhatikan akhir dari perkataan Wan Mabrur, sehingga hal itu tidak menarik sama sekali baginya.


Setelah membungkuk sedikit, dan mengepalkan tangan di depan dada Wan Mabrur langsung melesat pergi dari toko Gou Long.


Gou Long menghela nafas panjang ....


“Kenapa engkau menghela nafas begitu?” Bing Feng tiba-tiba saja muncul dan hinggap di bahu Gou Long.


“Tidak ada. Hanya saja hutang kristal kaisar kita pada Nona Xiao masih sangat banyak. Kita harus bekerja lebih ekstra agar hutang tersebut segera terlunasi.”


“Ha ha ha! ...” Bing Feng tertawa kecil. “Jangan khawatir, aku rasa dengan pencapaian Alkimia mu, kau tidak perlu menyembunyikan itu sama sekali. Dalam kehidupan ini memang ada orang yang tidak bisa menggandeng Ilmu Alkimia dan Ilmu Bela Diri secara bersamaan.”

__ADS_1


“Namun, aku rasa ... Kau–” Bing Feng tidak melanjutkan perkataannya. Dia merasakan Aura yang sedang memata-matai mereka berdua.


__ADS_2