
Bisikan tersebut membangkitkan semangat Gou Long, bertarung dengan energi kekacauan dalam tubuh sendiri, hingga akhirnya energi tersebut juga membuyar, sekarang dantian Gou Long telah kosong seutuhnya.
Inilah bentuk kehampaan dan kekosongan, baru sekarang Gou Long paham, sekarang proses terakhir dari Teknik Kultivasi Gabungan Yin dan Yang, yaitu proses penciptaan dari kehampaan.
Gou Long tidak tahu harus memulai dari mana, dan lagi-lagi Kakek Kwee berbisik, “Qi ada dimana-mana, di udara, di batu, di tanah, di air, di dalam tubuh manusia, Qi adalah Alam, Alam adalah Qi, semua yang ada di Langit dan Bumi mengandung Qi, Qi adalah Energi Murni, Kekosongan dan kehampaan adalah Qi.”
Bisikan ini terngiang-ngiang di dalam hati dan kepala Gou Long, dia lebih fokus pada kalimat terakhir, “Kekosongan dan kehampaan adalah Qi.”
Lama… sangat lama, Gou Long coba terus memahami dan mencerna, tarikan nafasnya teratur dan dalam, setiap udara yang masuk ke dalam tubuh dialirkan Gou Long ke dalam dantian, namun kemudian itu berubah menjadi kekosongan.
Satu hari kembali terlewati, terus berkultivasi, tubuh Gou Long tidak mengalami perkembangan, ia tetap tidak memiliki tenaga dalam sedikitpun, itu kosong. Dia tidak berputus asa, dan terus berusaha, setengah harian tenggelam dalam kultivasi, berusaha dengan tekad yang tidak pernah padam.
Momentum berubah, dantian Gou Long muncul tiga titik berbeda warna, hitam, putih dan perak.
“Whosshh!”
“Whosshh!”
“Whosshh!”
Tiga lonjakan tenaga terlihat mengelilingi tubuh Gou Long, warna perak dan putih perlahan mulai menghilang, saat itu warna hitam pekat telah mendominasi seluruh tubuh Gou Long.
“Hitam adalah kehampaan dan kekosongan, inilah hasil dari penggabungan elemen Yin dan Yang milikmu, penciptaan ruang hampa dan lubang hitam…” Kakek Kwee berkata lirih, suaranya terdengar lebih lemah hari ini. Ia memang tidak dapat melihat, namun ia telah memprediksikan elemen ketiga itu adalah retakan ruang yang menciptakan lubang hitam.
“Teruskan saja kultivasimu! Biarkan lubang hitam ini terus membesar, biarkan kita bertiga tertelan di dalamnya. Kemudian saat itu terjadi, kau harus menciptakan dimensi domain untuk kita bertiga… Berada di lubang hitam itu, kau bisa menembus Puncak Ranah Surgawi tanpa harus melewati petaka Langit dan Bumi.” Kakek Kwee terus mengarahkan Gou Long dengan bisikan-bisikannya.
“Puncak Ranah Surgawi! Ini masih sangat lama, konsumsi energi murni dalam dantianku lebih banyak dari seniman bela diri biasa, walaupun Kakek Kwee mentransfer Energi Murni miliknya padaku, tetap saja Puncak Ranah Surgawi masih terasa sangat jauh.” Batin Gou Long.
__ADS_1
Semenjak mendapatkan kembali momentum lonjakan tenaga dalam, semangat Gou Long jelas telah terbangkit, apalagi ia dapat merasakan lonjakan tenaga dalam ini lebih besar dan lebih menyegarkan dari tenaga dalam yang telah membuyar.
Gou Long mengikuti bisikan Kakek Kwee, “Inikah kekuatan dari Elemen Kehampaan,” batin Gou Long berkata, “Rasanya sungguh luar biasa, ini sangat berbeda dengan Energi Murni pada umumnya.”
“Whooosshh!”
Lonjakan yang makin membesar menciptakan retakan besar pada ruang hampa sehingga di lubang itu saat ini telah muncul sebentuk lubang hitam dan luas dari energi kekosongan milik Gou Long.
Lalu mereka bertiga tertelan ke dalam lubang hitam tersebut.
“Blezz!” lubang hitam juga menghilang begitu ketiga makhluk tersebut telah tertelan. Sekarang lubang sumur bawah tanah menjadi sepi, tiada siapapun di sana, hanya terdengar tetes kecil dari air yang terjatuh di atas lantai tempat Gou Long dan Kakek Kwee duduk sebelumnya.
Berada di dalam lubang hitam kehampaan Gou Long, membentuk domain pertahanan untuk mereka bertiga.
“Bocah! Sudah cukup, hentikan kultivasi mu untuk sementara waktu, sisa hidupku hanya sehari saja…” Ujar Kakek Kwee.
“Ah! Ini ada di mana?” batin Gou Long
Semuanya hanya hitam, tak terlihat, tidak ada cahaya, bahkan tangan sendiri pun tidak terlihat, Gou Long tahu, walau saat Kultivasi tadi warna putih dan perak tertelan oleh warna gelap, namun itu tidak padam dan tidak membuyar. Itu telah kembali seperti semula di dalam dantiannya.
Dia mengedarkan energi elemen petir, cahaya perak menerangi ruang hampa itu, namun itu hanya berjarak satu tombak dan hanya sebatas menerangi area domain milik Gou Long.
Gou Long baru bisa melihat, domain yang diciptakannya membentuk seperti kubus transparan yang melayang di kekosongan tersebut, kubus yang memiliki luas satu tombak. Mereka bertiga duduk di dalam kubus tersebut.
“Bocah! Inilah tahapan yang Kakek maksudkan itu tergantung dari usahamu. Bukan maksud Kakek menipu dirimu, tapi sekarang Kakek akan menjelaskan lebih detail.” Suara Kakek Kwee memecah keasyikan Gou Long mengamati ruang hampa.
“Aku belum mengerti Kek, bukankah selama dua hari telah berlalu aku telah mengalami peningkatan yang sangat besar?” tanya Gou Long, ia benar-benar belum menyadari, “Bahkan kita bisa keluar dari lubang sumur terkutuk itu.”
__ADS_1
“He he he…” Kakek Kwee masih memiliki sedikit tenaga untuk terkekeh, “Apa yang telah kau capai itu hanyalah permulaan…”
“Dan bahaya yang sesungguhnya akan dimulai dari sekarang…”
Penasaran Gou Long memotong, “Coba Kakek jelaskan lebih sempurna!”
“Bocah! Sekarang coba kau pikirkan bagaimana agar bisa keluar dari ruang hampa ini?” Kakek Kwee tidak menjelaskan, dia menggiring pola pikir Gou Long agar lebih teliti dan tidak boleh cepat puas saat telah mencapai sesuatu, lanjutnya, “Bukankah posisi kita saat ini, keluar dari lubang jarum dan masuk ke dalam lubang jarum yang lain?”
Gou Long tersentak kaget, dia tidak bisa berkata-kata, “Benar apa yang dikatakan Kakek Kwee, sekarang bagaimana cara agar bisa keluar dari sini?” batin Gou Long.
“Hi hi hi…” Eira tertawa, meledek Gou Long, “Orang tua! Anak ini memang selalu begitu, dia cerdas tapi dia juga bodoh di saat bersamaan...”
“Sudahlah! Itu tidak penting, lalu Kek! Bagaimana agar kita bisa terbebas dari lubang ruang hampa ini?” Gou Long memotong ledekan Eira, ia sadar Kakek Kwee tidak memiliki banyak waktu, ajal semakin dekat dengannya, setiap pergantian jam, nafas Kakek Kwee terasa semakin melemah.
Kakek Kwee berusaha tersenyum, “Bocah! Saat aku mati nantinya, jikalau kau memang memiliki energi yang banyak untuk terus menjaga keutuhan mayatku di ruang hampa, kau boleh membawa mayatku keluar, namun aku lebih menyarankan agar kau meninggalkan mayatku di sini, aku yakin kau tidak akan sanggup menjaga keutuhan mayatku…”
“Baik Kek! Nasehat Kakek akan selalu kuingat.” Ujar Gou Long
Kakek Kwee menarik nafas panjang, “Untuk keluar dari kehampaan ini kau harus bisa membuka kembali ruang hampa yang telah tertutup…” Kakek Kwee mengambil jeda, dia merasa penjelasan ini kurang tepat, “Salah! Kau bisa saja membuka kembali ruang hampa yang telah tertutup dengan cara kultivasi seperti tadi, namun…”
“Namun, kita masih ada di posisi semula, sekarang bagaimana cara agar kau bisa merasakan perpindahan jarak, atau berjalan di ruang hampa, lalu saat kau membuka kembali retakan ruang yang tertutup, posisimu sudah berada di luar lubang sumur…”
Gou Long mengerti maksud dari Kakek Kwee, dengan kata lain ia harus bisa memprediksi posisi tempat dan topografi dari balik kehampaan ini.
“Wah! Ini sangat sulit.” ucap Gou Long.
“Tidak akan sulit, kau akan dapat merasakannya melalui kultivasi, dalam kultivasi kau akan melihat jalur-jalur tertentu seperti benang yang sangat kecil. Itulah yang menjadi patokan. Namun, ini bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan, tergantung usaha dan bakatmu…”
__ADS_1
“Yang terpenting saat ini adalah kau belum mendengar ilmu silat yang akan aku tinggalkan untuk generasi selanjutnya, setelah aku menjelaskan ilmu silat tersebut, kau baru boleh mencari benang kecil yang mempermudah Teknik Berjalan Di Kehampaan ini…” Kakek Kwee mengakhiri ucapnya yang terdengar lemah.