
“Gu gu gu gu!”
Iblis Hitam menunjuk-nunjuk Gou Long dalam gagunya yang tak jelas, seperti menertawakan.
Dalam kondisi seperti itu, Gou Long menepuk tanah dengan tangan kirinya, tubuhnya kembali meluncur ke atas, melayang dalam jarak 4 tombak dari Iblis Hitam, tenaga dalam diperasnya sampai 85 persen.
“Jangan senang dulu, hanya karena satu dua pukulanmu masuk. Aku masih belum panas, yang barusan hanya menguji tingkat kekuatanmu saja!”
“Sayang sekali, kau tidak bisa berbicara, hanya gagu-gagu tak jelas begitu! Ha ha ha...!” balas Gou Long, setelah terkena pukulan dengan telak anak ini masih sempat-sempatnya berbicara seenak perut.
Namun demikian, mulutnya yang berbicara juga dibarengi dengan gerak tangan cepat membuat pola segel.
“Segel Suci! Telapak Peri!”
“Segel Suci! Petir Hitam Pemusnah!”
“Segel Suci! Naga Petir Kirin!”
Array besar petir hitam tergambar di atas langit luas, menutupi sinar sang surya yang awalnya menerangi tempat tersebut.
Tiga serangan kuat serta cepat dikeluarkan Gou Long.
Sebuah telapak besar berwarna perak kehitaman turun dari cetakan Array besar mengarah dengan cepat ke Iblis Hitam, dilanjutkan dengan sambaran petir hitam ganas, dan yang terakhir Naga petir hitam yang berukuran besar dengan panjang 20 kaki.
Bunyi ledakan dan gelegar guntur petir tiada henti memekakkan telinga, Iblis Hitam tidak beranjak, dengan palu besar dia memukul pecah telapak berwarna kehitaman tersebut.
“Wooosshh!”
Serangan kedua tidak dapat dielakkan, guntur Petir Hitam Pemusnah dengan telak mengenai Iblis Hitam.
“Jleegharr daaarr!”
Energi Iblis berwarna hitam yang menyelimuti tubuhnya terlihat rontok sebagian akibat dari hantaman keras Petir Hitam pemusnah.
Dan yang ketiga, Naga Petir itu terlihat berputar beberapa kali sebelum melesat cepat ke arah Iblis Hitam yang kembali dengan menggunakan palu besarnya mengetuk tepat di kepala Naga Petir Hitam tersebut.
“Boooooom!”
Ledakan besar terdengar akibat dari tiga serangan dahsyat Gou long serta tangkisan dari Iblis Hitam. Gelegar guntur petir yang menyambar tiada henti menciptakan robek-robekan besar ruang hampa.
__ADS_1
Untuk sesaat, baik itu seniman bela diri yang sudah terpapar Energi Iblis atau yang belum, berhenti bertarung karena ledakan besar serta getaran yang terjadi.
Perasaan takut terbesit di hati orang-orang yang belum terpapar, namun bagi yang sudah terpapar itu hanya kejutan kecil. Pertarungan kembali berlanjut karena orang-orang yang terpapar telah menyerang mereka lebih sengit.
Gou Long yang dengan cepat memberi tiga serangan beruntun pada Iblis Hitam, tidak berhenti begitu saja, memanfaatkan kesibukan Iblis Hitam, dia berpindah cepat berkedip ke belakang Iblis Hitam.
Satu pukulan Telapak Arhat dilepaskan Gou Long tepat di punggung Iblis Hitam.
“Baaaaaaaannnkkk!”
Iblis Hitam terlempar sejauh 5 tombak ke depan, seperti ingin membalas apa yang diperbuat Iblis Hitam padanya, Gou Long lagi-lagi berkedip cepat, posisi tubuhnya tiba-tiba saja sudah di depan Iblis Hitam.
Dengan meniru gerakan Cengkeraman Rajawali milik Penatua Mu Yuan yang pernah dilihatnya dulu, tangan kiri Gou Long mencengkeram tangan kanan Iblis Hitam yang memegang palu besar, palu itu berpindah tangan, sedangkan kaki kanan Gou Long menendang ke arah bawah dagu dari Iblis Hitam.
“Taaaakk!”
“Baaaannkk!”
Bunyi benturan lapisan tenaga dalam yang melapisi tubuh masing-masing terdengar, tubuh iblis hitam sedikit terangkat akibat tendangan dari Gou Long, tidak ada kesempatan baginya untuk menangkis.
Gou Long lagi-lagi berkedip ke atasnya, tangannya mencengkeram tanduk Iblis Hitam dan mematahkannya.
“GGGRRRRROOOUUUURRRHH!!!”
Iblis Hitam meraung keras karena kesakitan tanduknya yang sebelah kanan patah, dia bahkan belum sempat membalas, serangan terakhir Gou Long telah tiba, tangan kiri Gou Long yang memegang palu, menggodam kepala Iblis Hitam dengan keras.
Serangan terakhir Gou Long tidak sempat dielakkan oleh Iblis Hitam, namun dia menahannya dengan sebuah tonjokan keras.
“Booooooom!”
Ledakan keras kembali terjadi karena benturan palu dengan kepalan, momentum yang ditimbulkan membuat tubuh Gou Long melambung semakin tinggi ke atas, sedangkan tubuh Iblis Hitam dengan cepat terluncur terjun ke bawah.
Iblis Hitam dapat melihat, Gou Long menyunggingkan senyuman jahat kepadanya.
Gou Long dalam keadaan melambung ke atas, dia bersalto indah sekali, lalu berganti posisi dengan kaki ke atas dan kepala ke bawah, dia menendang udara kosong sekali.
Tubuh Gou Long meluncur deras ke bawah mengikuti tubuh Iblis Hitam, tangannya digerakkan dalam sebuah pukulan telapak.
“Makan nih! Telapak Arhat!”
__ADS_1
“Whoooooosshh!”
Telapak Arhat Besar dengan menggunakan elemen petir hitam dilepaskan Gou Long dan dengan telak mengenai Iblis Hitam.
Kawah besar lain tercipta di sana, tubuh Iblis Hitam ikut melesak ke dalam tanah, setengah dari Energi Iblis yang menyelimutinya rontok, atau mungkin saja itu juga darahnya yang berwarna hitam ikut merembes keluar.
Gou Long tahu darah iblis ini berwarna hitam, itu keluar dari bekas patahan tanduknya.
Anak itu sungguh pendendam, tiga serangan diterimanya, dia membalas Iblis Hitam lengkap dengan bunga.
Sementara itu di sisi lain area pertarungan, walau banyak seniman bela diri yang telah berdatangan dan membantu, serta kemudian kemenangan pihak seniman bela diri yang tidak terpapar akan menjadi kenyataan, namun petaka bagi kelompok Hua Mei tidak dapat dielakkan.
Itu adalah Qiau Qinsi yang tumbang terkapar tidak jelas entah hidup atau mati. Sementara yang lainnya juga tidak luput dari luka luar dan luka dalam parah.
Setelah Gou Long meninggalkan mereka, Gou Long sepenuhnya tidak sempat melihat apa yang terjadi dengan mereka di sini.
Hanya jeda sesaat dan baru memulihkan energi mereka sebanyak 70 persen, musuh mulai berdatangan lagi, masing-masing mereka mendapatkan 4 lawan tangguh.
Mendapatkan keroyokan empat, mereka saling membelakangi dalam 2 tim. Hua Mei dengan Murong Qiu sedangkan Qiau Qinsi dengan Duan Hong Ya.
Saat awalnya mereka bertarung berdekatan dalam jarak 7 tombak, namun semakin lama bertarung jarak semakin melebar menjadi 15 tombak. Terpisah semakin jauh jelas tidak menguntungkan mereka.
Seniman bela diri yang terpapar Energi Iblis ini bertarung tanpa menggunakan jurus, gerakan mereka terlihat sangat asal-asalan.
Namun demikian, baik kecepatan dan serangan mereka sangat kuat, yang menggunakan pedang akan mengeluarkan hawa pedang berwarna hitam sedangkan yang menggunakan tinju atau telapak juga mengeluarkan hawa bayangan telapak dan tinju yang berwarna hitam.
Serangan mereka tak berperasaan dan tak berpikiran, mereka juga memiliki daya tahan yang tinggi seperti anjing gila yang tidak akan merasakan sakit walau sudah ditinju, ditebas dan ditusuk.
Satu-satunya cara, hanyalah seperti yang Gou Long lakukan, menebas leher sampai putus atau mengepruk kepala mereka dengan pukulan yang dapat menghancurkan dalam satu pukulan.
Sangat mudah untuk menjelaskan cara membunuh para seniman bela diri yang sudah terpapar, jika punya kekuatan tempur seperti Gou Long. Kelompok ini, bukanlah Gou Long yang perkasa dan digdaya.
Kelompok ini hanyalah para gadis, yang sedikit lebih beruntung dari generasi muda persilatan lainnya, dan tentu saja bersama mereka seorang tua yang berharap bisa memperoleh keberuntungan di Tanah Suci Para Pendekar.
Sehingga setelah bertarung sekian lama, daya tahan mereka berkurang banyak lalu petaka itu pun terjadi...
______
Ramaikan dengan komentar, like dan vote ya!
__ADS_1