
Setelah tiga kali pencegatan dan tidak membuahkan hasil yang memuaskan bahkan kerugian yang sangat besar di derita Organisasi Ordo Setan Hitam, termasuk menghilangnya salah satu dari Petinggi Daerah Selatan, yang besar kemungkinan telah mati.
Pergerakan Ordo Setan Hitam dalam pengejaran Pil yang di bawa oleh Suma Xiulan ditunda untuk sementara waktu, namun tim bayangan telah dikirim juga.
Karena keputusan itu perjalanan Gou Long dan para Alkemis menjadi lebih aman, selama perjalanan Gou Long lebih sering duduk di atas atap kereta kuda dan berkultivasi di situ, kendali kereta kuda sepenuhnya diserahkan Gou Long pada Han Zhong.
Kondisi Feng Yueyin juga sudah banyak membaik, baik dari segi pakaian juga kesehatan, pakaiannya terlihat anggun dan indah seperti pakaian Nona Muda bangsawan. Ini adalah pakaian pemberian Suma Xiulan. Wajah gadis ini sendiri saat ini terlihat sangat cantik seperti gadis yang baru beranjak dewasa, dia tidak kalah dibanding Suma Xiulan.
Selama seminggu ini dia secara rutin terus berkultivasi seperti yang diajarkan Gou Long, Ranah kultivasinya juga meningkat secara drastis, padahal baru seminggu berlatih dari dasar, dia sudah mencapai Ranah Raja tahap awal. Menurut perkiraan Gou Long kecepatan peningkatan kultivasi Feng Yueyin karena darah Phoenix murni dalam tubuhnya.
Tubuh Feng Yueyin terbiasa menahan tenaga yang besar sehingga mudah untuk menyerap hawa murni yang besar pula. Kecepatan ini membawa decak kagum tersendiri bagi mereka semua. Bahkan Han Zhong membuat taruhan dengan Chung bersaudara, bahwa menurutnya Feng Yueyin akan meningkat ke Ranah Bumi tahap awal seminggu lagi.
***
Penatua Mu Yuan terlihat kesal dan uring-uringan di dalam kamarnya, semua murid yang ditugaskan untuk membuntuti Gou Long terbunuh, informasi ini baru di dapatkannya tadi sore. Padahal murid-murid pilihan ini dikirimnya 3 hari yang lalu.
Dia terus mondar-mandir sambil memikirkan langkah selanjutnya yang harus diambil ke depan.
Ketika bunyi suara mendesing dan sebatang panah melesat ke arahnya melalui jendela kamar, Penatua Mu Yuan bersalto indah menghindar dari luncuran anak panah tersebut. Pada awalnya, raut kemarahan tampak tergambar jelas di wajah Penatua Mu Yuan.
__ADS_1
Akan tetapi ketika dia melihat panah yang tertancap di dinding kamarnya, kemarahan itu segera saja sirna dan tergantikan dengan tatapan serius. Di sana ikut tertancap bersama mata panah itu kertas tipis dari kulit binatang.
Penatua Mu Yuan Mencabut dan mengambil pesan singkat itu.
“Rencana A gagal, rencana B dijalankan. Target dibawa pergi, Pembawa Petaka diutus menyelesaikan. Tugasmu sebagai bayangan.”
Itu adalah sebait pesan yang sangat singkat, namun Penatua Mu Yuan sangat paham maksud dari pesan singkat tadi, karena dia sendiri adalah bagian dari mereka.
Sudah 25 tahun lebih dia menetap di Sekte Naga Langit sebagai mata-mata dari pihak Organisasi Ordo Setan Hitam, tidaklah sulit bagi Mu Yuan untuk masuk ke dalam Sekte Naga Langit 25 tahun lalu, saat itu dia memang anak muda dengan bakat yang luar biasa dari golongan hitam.
Karena namanya yang tidak menonjol, Organisasi mengirim dia agar bisa masuk ke dalam Sekte Naga Langit Saat penerimaan murid baru. Dasar Mu Yuan memang berbakat, tegas dan suka berkelahi, hanya dalam 15 tahun dia berhasil mencapai Ranah Surgawi.
Tidak lama kemudian Patriak lama meninggal dan Song Ki yang di angkat menjadi Patriak baru. Di bawah kebijakan Song Ki, Mu Yuan diangkat sebagai Penatua sekaligus Kepala dari Biro Penegak Hukum, mengingat sifat tegas dan berangasan yang dimiliki Mu Yuan. Patriak Song Ki berharap sifat berangasannya akan menghilang seiring waktu dan usia tuanya.
Sifat-sifat bawaannya berhasil menutupi dengan baik fakta bahwa dia adalah mata-mata dari pihak golongan hitam.
Tempo hari, saat salah satu murid dari Sekte Naga Langit dilaporkan tersesat dalam kultivasi, pada awalnya Mu Yuan belum bisa menebak, bahwa murid itu adalah Pendekar Muda yang telah mereka cari informasi dan mereka bahas pada pertemuan di ruang bawah tanah Toko Mantan Pendekar.
Yang menurut keputusan dari pertemuan mereka adalah, Pendekar Muda ini harus bisa ditarik ke pihak Organisasi Ordo Setan Hitam. Akan tetapi setelah melihat sepak terjangnya yang luar biasa dan bahkan lebih keras kepala di bandingkan Mu Yuan sendiri, terlebih lagi jiwa pendekar dari pemuda itu lebih besar daripada sisi gelapnya.
__ADS_1
Pada hari tersebut Mu Yuan terpaksa telah mengambil keputusan sendiri, kalau tidak bisa ditarik masuk ke Organisasi. Ya harus dibunuh saat itu juga! Dari pada menjadi penyakit di kemudian hari.
Sehingga dengan alasan Penegakan Hukum terhadap sekte, dia turun tangan sendiri untuk membinasakan Gou Long, namun keperkasaan Gou Long di luar perhitungan Mu Yuan sehingga hasil akhirnya seperti kejadian yang telah terjadi di cerita sebelumnya.
Penatua Mu Yuan yang membaca pesan singkat itu segera loncat melalui jendela kamarnya, dan berkelabat menghilang dalam kegelapan malam. Saat ini dia sangat yakin, dengan organisasi yang mulai bergerak secara terang-terangan, cepat atau lambat statusnya sebagai mata-mata pasti akan ketahuan.
Pesan tugas baru bagi dia sebagai tim bayangan yang akan mengikuti Pendeta Sesat yang sudah duluan mengejar para Alkemis dan Pil Super yang di inginkan Organisasi, membuka peluang dari niat hatinya untuk segera meninggalkan Sekte Naga Langit malam itu juga.
***
Kepergian Gou Long dari sekte membuat Hua Mei, He Fei, Ye Xuan dan Murong Qiu bersedih hati. Akan tetapi bagi He Fei dan Ye Xuan kesedihan ini hanya sesaat saja, mereka bisa dengan mudah menghilangkan kesedihan itu.
Bahkan setelah kejadian di hari tersebut, He Fei dan Ye Xuan tergerak hati untuk berlatih lebih keras, apalagi setelah melihat penampilan dan kekuatan yang diperlihatkan adik ketiga mereka, He Fei dan Ye Xuan merasa malu dengan kualitas ilmu dan kultivasi yang mereka miliki.
Seminggu setelah kejadian, He Fei dan Ye Xuan memutuskan untuk berlatih di Hutan Seribu Ilusi, mereka meminta izin dari Penatua Zhou yang hanya dijawab dengan “Terserah kalian berdua, itu adalah pilihan jenis latihan kalian.”
Penatua Zhou juga berpesan agar mereka berdua meminta nasehat tentang Hutan Seribu Ilusi pada Kakek Awan Putih karena beliau orang yang lebih mengerti topografi dari Hutan Seribu Ilusi.
Dua minggu lebih Hua Mei hanyut dalam kesedihan, oleh karena kesedihannya ini menghambat perkembangan kultivasi dia sendiri dan juga kultivasi Murong Qiu yang terus setia menemani dan merawat Hua Mei.
__ADS_1
Setelah melihat tidak ada perkembangan yang berarti, akhirnya Kakek Zhou mengambil keputusan.
Sore itu Kakek Zhou mendatangi kamar Hua Mei, kemudian beliau berkata.