Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 254. Kemelut Pedang Teratai Salju III


__ADS_3

“Jangan biarkan dia terus mempermainkan perasaan kita, serang saja dia bersama-sama!” ajak si pengkhianat dari Klan Qiau. Dia tidak menunggu perintah ataupun jawaban dari orang bermarga Sun.


Dengan kipas di tangan menyerang Gou Long sebat.


Jurus-jurus kipas memang memiliki keunikan tersendiri, itu dapat digunakan sebagai sarana untuk menusuk dan menotok, digunakan untuk mengetuk dan menampar, juga menyerang dengan hawa pukulan seperti yang sebelumnya saat pertama kali menyerang Gou Long. 


Orang bermarga Sun juga tidak mau diam, ikut terjun ke dalam gelanggang pertempuran, dia merasa apa yang dikatakan Gou Long, benar-benar akan dibuktikan oleh pemuda itu.


Akan menjadi kehilangan besar jika dua orang pembantu itu, benar-benar dikirim Gou Long ke Dunia antah berantah.


“Ha ha ha…” Tertawa licik, “Aku, Sun Wu Xiang! Juga tidak bisa membiarkan orang lain mengancam apa-apa yang menjadi mainanku tanpa melakukan perlawanan,” ujarnya.


Orang bermarga Sun merupakan seniman bela diri tangan kosong, yang hebat dari dirinya yaitu Pukulan Telapak Racun Es. Pertarungan sengit empat melawan satu orang pecah di sana, baik Sun Wu Xiang ataupun Qiau Peng Bu belum memperlihatkan kehebatan asli mereka.


Yang paling menonjol dalam pertarungan tersebut tetap kedua orang boneka hidup itu. Sun Wu Xiang dan Qiau Peng Bu hanya menghalau setiap serangan-serangan fatal Gou Long pada dua orang boneka hidup tersebut.


Menikmati akal licik yang dimainkan kedua orang lawannya, Gou Long menunjukkan senyum sinis, anak muda itu tidak tergesa-gesa untuk mengakhiri pertarungan.


Saat bertarung dengan Patriark Pan, Gou Long tidak menikmati pertarungan sama sekali, karena muncul rasa enggan untuk menyakiti orang tersebut, berbeda dengan pertarungan ini, dia sangat menikmatinya bahkan berkesan mempermainkan.


Coba menguras tenaga dalam lawan, baru kemudian akan melenyapkan mereka saat nafas sudah kembang kempis.


Ketiga Penatua pelindung Qiau Lien yang duduk di balik penjara perlindungan Gou Long menatap takjub pertarungan tersebut, tidak pernah terbayang dalam benak mereka seorang pemuda dengan kultivasi Puncak Ranah Surgawi, bisa bertarung dengan mudah melawan empat orang lainnya dengan tingkatan kultivasi yang sama.

__ADS_1


“Pantas saja pemuda ini membuat berbagai kegemparan tiga tahun yang lalu, Tenaga dalamnya hebat, intuisi dalam bertarung bagus. Dia seakan telah memprediksikan semua serangan lawan yang datang ke arahnya, hanya sekilas melihat gerak tubuh, serangan-serangannya langsung menuju sasaran yang tidak bisa dielakkan,” batin penonton berkata-kata.


Yang terjadi dalam gelanggang pertempuran memang begitu adanya, saat awal terjun Qiau Peng Bu dan Sun Wu Xiang berniat menghalangi Gou Long menghilangkan dua manusia boneka hidup yang diandalkan tersebut.


Namun, apa yang mereka inginkan tidak terealisasikan, kehebatan Gou Long semakin lama semakin hebat, padahal anak muda itu hanya satu orang, tapi mereka bagai bertarung dengan lima orang.


Tidak hanya gerak tubuh yang terlalu cepat, perputaran tenaga dalam anak muda tersebut juga sangat mengganggu, hawa dingin pembawaan dari tubuhnya, membuat gerakan mereka sedikit melambat dan kaku. 


Ini juga menambah rasa kesal di hati lawan-lawan Gou Long, sangat aneh padahal cuaca dipenuhi salju, dan mereka penduduk Utara merupakan seniman bela diri yang berlatih di bawah tekanan udara bersalju, Namun, pembukaan dingin dari tubuh lawan muda ini terasa lebih dingin dari cuaca yang sebenarnya.


Pada dua kesempatan berturut-turut, golok berat Gou Long sengaja diayunkan dan hampir memecahkan kepala dari Qiau Peng Bu dan Sun Wu Xiang. 


Kemudian Gou Long menghentikan gerakan itu secara tiba-tiba, “Ha ha ha…” tertawa mengejek, “Bagaimana perasaan kalian? Keringat sebesar kacang kedelai mengalir di dahi kalian, kuberi kesempatan pada kalian untuk mengusapnya, pertarungan jadi tidak menyenangkan, penglihatan kalian akan terbatas karena keringat itu.”


Tidak menunggu tanggapan dari kedua orang lawannya, setelah menangkis tebasan pedang dari kedua orang boneka hidup, serangan-serangan Gou Long juga ditujukan kepada mereka berdua.


“Whoosshh!”


“Whoosshh!”


Gou Long menggunakan hampir delapan puluh persen tenaga dalam pada Pukulan Telapak Hitam Kehampaan yang dilepaskan tadi. 


Cepat dan kuat berhembus menghantam dua orang boneka hidup tersebut, retakan ruang hampa besar melahap keduanya sekaligus. Keduanya menghilang dalam sekejap mata, tidak berbekas tidak meninggalkan jejak saat meletakkan ruang hampa tertutup kembali.

__ADS_1


“A-apa yang telah kau lakukan pada mereka?” Sun Wu Xiang tiba-tiba berhenti mendadak tidak bisa melanjutkan serangannya pada Gou Long, ia belum pernah melihat jenis pukulan yang seperti itu.


Pukulan yang menghilangkan kedua lawannya sekaligus tanpa meninggalkan jejak darah ataupun jejak potongan tubuh. Qiau Peng Bu berdiri terpaku di tempat setelah serangan-serangannya dengan kipas kembali dihalau Gou Long, dia juga sangat terkejut dengan penglihatan yang muncul di depan matanya tadi.


Tiga tahun yang lalu Qiau Peng Bu pernah mendengar kehebatan Gou Long, namun jenis pukulan yang menghilangkan lawan tadi, juga belum pernah didengarnya.


“Tidak ada yang aneh, aku hanya membuktikan apa yang telah kuucapkan sebelumnya, aku tidak membunuh mereka berdua, mereka telah kukirim ke Negeri antah berantah.” Gou Long menjawab ringan, menambah rasa takut dan penasaran di hati kedua orang lawannya.


Qiau Peng Bu menoleh ke arah Sun Wu Xiang, hal yang sama dilakukan Sun Wu Xiang, ‘Negeri antah berantah itu masih menjadi misteri bagi mereka.’ keduanya telah bersepakat dalam satu anggukan kepala, “Keparat! Rasakan pukulan kami!”


“Whoosshh!”


“Whoosshh!”


Satu pukulan Telapak Racun Es dengan menggunakan sembilan puluh persen tenaga dalam, dan Pukulan Kipas Angin Neraka dengan tingkatan tenaga dalam yang sama, melesat cepat ke arah Gou Long.


“He he he…” terkekeh mengejek, “Aku tahu apa yang kalian pikirkan! Dua pukulan keras ini hanya sebagai bentuk pengalihan,” senyum kejam sekarang diperlihatkan Gou Long.


Menancapkan golok berat ke tanah, dengan kedua tangannya, Gou Long melepaskan pukulan dengan hawa berbeda menyambut dua pukulan yang mengarah padanya.


“Pukulan hawa panas dan dingin! Aku pernah berhadapan dengan gabungan keduanya. Seratus persen suntikan tenaga dalam pun kalian gunakan, itu bentuk kesia-siaan yang nyata,” berkata-kata dan membuyarkan dua pukulan tersebut, tubuh Gou Long menghilang dari pandangan mata, “Ingin kabur! Tinggalkan nyawa kalian!”


Qiau Lien dan tiga orang lainnya tidak jelas melihat apa yang telah terjadi, mereka hanya mendengar suara, “Dess! Kraakk! Bukk! Dan aaarrgghh!” di kejauhan sana, kemudian sosok Gou Long kembali muncul di depan penjara es ciptaannya.

__ADS_1


Anak muda itu ringan menjinjing dua sosok tubuh terkulai lemas di kedua tangannya, pemandangan itu sedikit banyak juga mendatangkan perasaan ngeri di hati tiga orang Penatua pelindung Qiau Lien.


Bagaimana tidak, sosok Gou Long berambut putih dan pembawaan orang tua, menjinjing dua sosok manusia terkulai, di tengah hutan belantara, bukankah itu seperti setan gentayangan yang sedang membawa pulang mangsanya?


__ADS_2