
Setelah berkata seperti itu, Penatua Mu Yuan berjalan seperti orang yang menaiki tangga. Dia melayang dengan santai di udara, riak udara yang terkena tenaga dalam di bawah kakinya terlihat dengan mata kepala, seperti riak air yang dihinggapi oleh anggang-anggang/laba-laba air.
Betapa sempurna kontrol tenaga dalam yang diperlihatkannya dalam menggunakan teknik terbang ini, Gou Long benar-benar terkejut melihat apa yang dilakukan Penatua Mu Yuan.
Para Alkemis juga tak habisnya terkejut dan kagum pada mereka berdua, Gou Long yang melayang di udara saja sudah membuat mereka terkejut, itulah pertama kali mereka melihat pesilat yang bisa melayang. Sekarang lawan dari Gou Long, Penatua Mu Yuan juga ikut terbang melayang.
“Ba-bagaimana mereka melakukannya? Ini teknik meringankan tubuh jenis apa?.” Tanya Chung Bau Im mengalihkan pandangan dan menatap Han Zhong, Chung Bau Im berpikir Han Zhong yang berada di Ranah Langit mengetahui teknik yang digunakan Gou Long dan Penatua Mu Yuan.
“Aku juga tidak pernah mendengar ada teknik meringankan tubuh seperti yang mereka berdua perlihatkan, ini pertama kalinya bagiku melihat teknik meringankan tubuh yang bisa melayang dan berjalan santai di udara,”
Han Zhong menghela nafas sejenak, “Memang ombak yang di belakang selalu lebih besar dan mendorong ombak yang di depan.” Maksud dari Han Zhong adalah generasi muda selalu akan lebih hebat dari generasi terdahulu.
Keterkejutan itu tidak hanya diperlihatkan oleh rombongan Alkemis, anak buah Organisasi Ordo Setan Hitam yang tertotok juga ikut memperlihat sorot mata keterkejutan dan raut wajah yang memucat, baik pimpinannya maupun lawan dari pimpinannya sama-sama naga di antara manusia, dia baru hari ini dan mungkin yang terakhir dalam hidupnya bisa melihat pesilat yang bisa terbang.
Dalam hal teknik terbang, Penatua Mu Yuan memang bakat yang luar biasa dari golongan hitam, tempo hari dia yang melihat Gou Long bisa melayang di udara awalnya sempat kebingungan.
Namun demikian seperti yang dikatakan oleh Kakek Awan Putih, “Ketika seorang di Ranah Surgawi mengetahui trik untuk terbang bukan hal yang sulit bagi mereka untuk mempraktikkannya.” Apalagi ilmu meringankan tubuh milik Penatua Mu Yuan juga sangat tinggi.
Bagi orang yang berbakat seperti dia melihat kelebihan orang lain akan muncul rasa penasaran dan tidak mau mengalah, sehingga dalam beberapa hari kultivasi dia berhasil memperoleh pencerahan dan berhasil menguasai teknik terbang.
__ADS_1
Saat ini Gou Long sudah menyimpan tongkat emasnya, “Memang kenapa kalau Penatua Mu juga bisa melayang? Apa Penatua Mu berpikir aku akan melarikan diri lagi?! Ha ha ha!...” ujarnya merendahkan Penatua Mu Yuan.
“Eira keluarlah! Beritahu rombongan Alkemis untuk tidak menonton pertarungan ini lagi, dan suruh mereka untuk berkultivasi. Akan kumainkan Jurus Pedang Tarian Peri.” Gou Long mengirim pesan suara yang hanya bisa didengar Eira.
“Melayanglah beberapa saat lagi, sebelum nyawamu juga ikut melayang!...” lanjut Gou Long penuh dengan keyakinan.
“Mari kita liat! Nyawa siapa yang akan melayang terlebih dahulu!” ujar Penatua Mu Yuan sengit, dia langsung bergerak cepat dengan dua tangan yang membentuk cakaran elang serta lengkap dengan artefak cakarnya yang sudah di aktifkan.
Riak udara akibat dentuman dan gesekan tenaga dalam Penatua Mu Yuan terlihat besar dan melebar, ini pertanda teknik terbangnya belum sesempurna Gou Long, namun tidak mengurangi kecepatan serangannya pada Gou Long.
Bau busuk dan uap hitam sekarang terlihat di udara meninggi, di antara uap hitam itu terlihat kilatan petir dan cahaya pedang kebiruan, terang! Dan dingin.
Hawa dingin dari Pedang Peri Ilusi memberikan efek magis lain, hawa dingin itu menghisap uap beracun yang keluar dari kedua tangan Penatua Mu Yuan.
“Mungkin ini yang menyebabkan pedang ini terasa sangat dingin dan berhawa kematian.” Pikir Gou Long yang telah menyadari efek magis Pedang Peri Ilusi.
Mendapatkan momentum, Gou Long menyerang Penatua Mu Yuan dengan tiga tebasan berturut-turut dalam Jurus Pedang Petir Membelah Langit, Penatua Mu Yuan berusaha menangkap pedang Gou Long, namun telapak tangannya yang mencengkeram pedang Gou Long kesemutan, akibat tenaga dalam Gou Long yang lebih kuat dari dia. Mau tidak mau ia melepaskan kembali pedang yang sudah tercengkeram.
Semakin di atas angin, semangat Gou Long berbangkit, dia sekilas melirik ke arah rombongan para alkemis yang sudah berbalik membelakangi pertempuran dan duduk berkultivasi.
__ADS_1
“Jurus Pedang Tarian Peri!” teriak Gou Long memberi peringatan, ya! Percuma saja peringatan ini, Penatua Mu Yuan segera saja terhipnotis dalam Jurus Pedang Tarian Peri, jiwanya yang sudah dari dulu terkikis sangat mudah terbuai dalam jurus pedang ini.
Penatua Mu Yuan bergerak menangkis dan ikut menari, kadang kala tertawa keras di udara, di antara sadar dan tidak sadar dia tetap berusaha melawan Gou Long dengan sekuat tenaga.
Padahal saat ini Gou Long baru memainkan sampai pada tarian pedang kelima, namun efeknya luar biasa. Ini dirasakan langsung oleh anak buah Penatua Mu Yuan yang tertotok dan masih menonton pertarungan itu, Han Zhong dan yang lainnya karena keasyikan menonton sehingga melupakan orang ini, ketika mereka berbalik arah dia tidak ikut dibalikkan.
Dalam keadaan tertotok serta tidak bisa mempertahankan diri, di gelanggang pertarungan dia melihat 5 sosok seperti setan yang berambut putih dengan pedang berhawa dingin, terus menyerang Penatua Mu Yuan yang hanya bisa mempertahankan diri, dengan luka tebasan pedang hampir di sekujur tubuhnya.
Lengkap sudah penglihatan orang ini ketika kelima sosok setan itu semakin lama semakin membesar, salah satu dari sosok itu bahkan melihat ke arahnya dengan senyuman kematian, apalagi dia dengan jelas melihat mata sosok setan itu hitam kosong, kekosongan yang tak berujung.
Tak dapat ditahannya, kedua lubang depan belakangnya mengeluarkan kotoran, wajahnya pucat pasi, meridian orang itu meledak, darah merembes dari hidung, telinga, mulut, dan kedua matanya.
Kematian orang ini sangat mengenaskan dan sangat tersiksa, tidak bisa bergerak, tidak bisa berteriak juga tidak bersuara. Rasa sakit dan takut bercampur satu yang meledakkan dan menghancurkan semua pembuluh darah serta organ tubuhnya.
Sementara Penatua Mu Yuan yang terlibat langsung dalam pertarungan dan terbuai dengan Ilmu Pedang Tarian Peri hanya bisa bertahan dalam lima gerakan jurus itu.
Lima bayangan Gou Long mengerubutinya, setiap kali tebasan pedang dilakukan, dia hanya bisa mengelak dari satu tebasan, sedangkan yang lainnya dengan telak kena di anggota tubuhnya.
Tidak lama setelah itu ketika satu tebasan cepat Gou Long menebasnya secara menyilang, tubuh atas dan bawah Penatua Mu Yuan terpisah juga membawa jiwa yang ikut terpisah dari anggota badannya.
__ADS_1
Kenikmatan terbang yang sesaat dapat dirasakan Penatua Mu Yuan juga ikut terbang bersama terbangnya nyawa ke gerbang akhirat.