
Adu pukulan tersebut luar biasa, penonton yang jarang melihat pertarungan tingkat tinggi sampai bergetar lutut oleh adu pukulan tersebut. Keenam Pengeroyok Gou Long terlempar jauh 5 langkah ke belakang, mereka masih bisa berdiri dengan lutut yang goyah.
“Fondasi tenaga dalam bocah ini sangat kuat, kami berenam semuanya ranah langit menerima pukulannya bersama-sama tapi raut wajahnya masih biasa saja, sedangkan kami berdiri saja gontai begini.” Pikir para pengeroyok Gou Long.
Raut wajah dibalik topeng pengeroyok Gou Long tidak ada yang bisa menebaknya, namun sorot mata keterkejutan terlihat jelas dari mereka semua.
“Sangat hebat! Kalian menahannya bersama-sama, bagaimana pukulan perkenalan yang kuberikan tadi? Hahaha... Sekarang Bersiaplah! Intensitasnya bertambah... Baik, kuberi jeda buat kalian ambil nafas,” Gou Long berkata mengejek, dia juga menepuk-nepuk tangannya.
Setelah memberi jeda sebentar, “Hati-hati ini pukulan berantai!...” Ujar Gou Long memperlihatkan seringai setan.
Begitu ucapannya berakhir, tubuh Gou Long lenyap dari posisi awal dia berdiri hanya terlihat sebuah Pukulan Telapak Arhat yang mengeluarkan bunyi mencicit dan hawa panas yang sangat menyengat mulai melesat ke arah 6 orang pengeroyok.
Bayangan tubuh Gou Long terlihat muncul 3 kali di 3 sisi lainnya, di mana dia muncul di situ terlihat sebuah Pukulan Telapak Arhat yang meluncur ke arah tengah, ke tempat berdirinya 6 orang pengeroyok.
Yang luar biasa dari 4 pukulan itu, dua berhawa dingin dan dua berhawa panas, keenam orang yang terjepit oleh pukulan 4 sisi berpikir untuk meloncat ke atas dan mengelak. Namun, sebuah pukulan paling besar muncul dari atas kepala mereka semua.
“Ha ha ha!... Coba kalian terima 5 pukulan beruntunku!” suara Gou Long terdengar dingin dan samar seperti terbawa angin, tidak hanya membuat orang-orang yang terjepit oleh pukulannya yang merinding, bahkan orang-orang yang menonton juga ikut merinding.
Keenam pengeroyok Gou Long sebisa mungkin menahan pukulan Gou long, mereka sama-sama saling menguatkan pertahanan, 1 pukulan yang dilepaskan Gou Long menangkisnya berenam membuat lutut mereka goyah, saat ini 5 pukulan beruntun dengan hawa yang berbeda-beda, “Baankk! Dhuaarr!” ledakan adu tenaga dalam beruntun terdengar.
__ADS_1
Di depan warung itu, sebuah lubang besar baru terbentuk. Kondisi 5 dari 6 anggota Organisasi Ordo Setan Hitam saat itu tidak jelas entah hidup atau mati, mereka terlihat seperti sedang menunggu ajal menjemput.
Kaki mereka melesak ke dalam tanah sampai lutut, warna kulit sesekali merah dan sesekali putih pucat akibat pergantian hawa tenaga dalam yang dilepaskan Gou long, rambut mereka awut-awutan, topeng yang terus melekat di wajah mereka pecah berkeping-keping.
Darah merembes keluar dari hidung, mata, telinga dan sela-sela bibir mereka semua. Sedangkan yang berlagak sebagai pemimpin, kondisinya hampir sama, namun masih banyak aura kehidupan dari dirinya.
“Huh! Hanya begini saja, nyaris tanpa perlawanan. Baiklah akan kuberi kematian cepat bagi kalian.” Gou Long mengambil 6 butir kerikil dari tanah, dan hendak melemparkan kerikil-kerikil itu pada titik mematikan dari 6 orang anggota Ordo Setan Hitam, tapi gerakan Gou Long terhenti.
“Rupanya kau! Patriak Sekte Lembah Tengkorak, Kun Hong. Mereka pasti murid-murid sektemu, tidak heran kau meningkat sejauh ini, Ordo Setan Hitam pasti menghabiskan banyak sumber daya untukmu dan sektemu,” ujar Gou Long.
“Sebelum kau mati, apa ada perkataan terakhir?” tanya Gou Long sambil tersenyum dingin.
“Ha ha ha!.. Aku tidak kenal dirimu, mau bunuh lekas bunuh, cepat atau lambat sisa-sisa Guild Alkemis akan ikut menyusulku.. Khuk khuk khuk..Ordo Setan Hitam tidak hanya menguasai daerah selatan, kami menguasai seluruh benua hijau ini, pengikut organisasi kami ada di mana-mana.” Teriak Kun Hong keras kepala, sambil terbatuk-batuk karena kerusakan organ dalam.
Siksaan hawa panas dan dingin yang terus bergantian mereka rasakan akhirnya berakhir sudah bersamaan dengan nyawa yang ikut melayang.
“Ayo, kita tidak bisa berlama-lama lagi di kota ini, kutakut akan merembes dan malah berurusan panjang dengan Penguasa Kota.” Ucap Gou Long yang sudah berjalan ke sisi Han Zhong dan lainnya.
Chung Munna yang tanggap segera membayar tagihan makan dan penginapan mereka, Chung Baui Im juga bergegas mempersiapkan kereta kuda. Gou Long sendiri bergerak ke arah pemilik warung dan menyerahkan beberapa keping emas serta berpesan agar ia menyewa beberapa orang untuk mengurus mayat-mayat dan kekacauan di depan warung.
__ADS_1
Gou Long kemudian berbalik ke arah mayat-mayat di depan warung dan mengambil cincin penyimpanan mereka. Setelah bergegas membereskan segala kekacauan dan kesiapan perjalanan. Mereka langsung berangkat menuju gerbang utara kota.
Begitu keluar dari gerbang ini, mereka akan masuk ke hutan rimba yang sangat luas. Perjalanan ini akan menghabiskan waktu sebulan lebih.
Ini memang hari keberuntungan bagi mereka, kedatangan pasukan penguasa kota ke tempat pertarungan, tepat ketika Gou Long dan rombongannya sudah keluar melalui gerbang utara.
Pasukan keamanan yang ingin mengejar dihentikan oleh para pesilat yang berkata, “Lupakan saja kejadian ini, niat kalian untuk meminta keterangan dari mereka akan sia-sia saja, lagi pula salah satu dari Alkemis itu bukan orang yang bisa kalian provokasi atau kalian singgung,”
Pesilat lain menunjuk lubang besar dan mayat-mayat yang ada di dalamnya, “Lihat itu! Mereka semua Ranah Langit tahap awal dan yang memimpin mereka Ranah Langit tahap menengah, aku akan memberi keterangan kematian mereka padamu sebagai laporan lengkap,”
“Mereka mati hanya dalam 7 gerakan dari Alkemis itu, dan semua orang dapat melihatnya, dia hanya menggunakan jurus yang biasa dilatih anak kecil. Ya! Itu adalah PUKULAN TELAPAK ARHAT...” lalu pesilat itu mulai menceritakan detail kejadian dari awal sampai akhir yang meninggalkan raut dan ekspresi yang berbeda dari setiap Pasukan Keamanan Kota.
Rombongan para Alkemis itu terus bergerak dengan cepat meninggalkan Kota Heitu, dalam kesunyian itu Han Zhong sudah tidak bisa menahan rasa penasarannya memecah kesunyian dengan berkata.
“Kenapa kita bergerak cepat dan tergesa-gesa meninggalkan Kota? Apa saudara Gou terlalu memikirkan kata-kata terakhir dari Patriak Sekte Lembah Tengkorak!? Mungkinkah Organisasi Ordo Setan Hitam tidak hanya bergerak di Daerah Selatan?”
Gou Long ingin menjawab, namun dari balik dinding kereta kuda suara Suma Xiulan terlebih dahulu menanggapi ucapan Han Zhong, “Paman Han terlalu lama tinggal di Guild Alkemis, sehingga pikiran jadi tumpul... Ha ha ha,” Suma Xiulan berhenti sejenak, lalu menertawai Han Zhong yang menurutnya bertanya hal yang paling konyol untuk seukuran Han Zhong yang sudah lama terjun ke Dunia Hijau.
“Coba paman pikirkan! Kita yang masuk ke Kota Heitu, kemarin harus melewati pos penjagaan di gerbang kota, apakah mungkin mereka yang berpenampilan aneh hitam-hitam dan bertopeng bisa langsung masuk? Kecuali mereka memang sudah tinggal di kota ini dalam jangka waktu lama,”
__ADS_1
“Informasi yang mereka peroleh sangat cepat, sehingga kedatangan kita memang sudah diawasi. Hanya saja kekuatan saudara Gou memang di luar perhitungan mereka.” Suma Xiulan menjelaskan semua yang dipahaminya.
Rasa penasaran Han Zhong sirna begitu saja, terlihat dia terus mengangguk-anggukkan kepalanya. Dia harus mengakui bahwa pikirannya memang sudah tumpul karena usia dan perasaan nyaman tinggal di Guild Alkemis.