Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 173. Permintaan Shi Chen


__ADS_3

Di sana, Shi Chen, Thio Chang, Lou Yuan dan beberapa orang tetua lain Alkemis juga telah hadir, mereka semua memakai jubah Alkemis berwarna kuning keemasan yang menandakan mereka semua Alkemis Ranah Surgawi.


Yu Jiang yang tidak datang menjemput Gou Long juga terlihat di antara para tetua itu, dia terlihat mencolok karena jubah dan usia yang berbeda dari semua tetua yang hadir di sana.


Wajah Shi Chen, Thio Cang dan Yu Jiang, terlihat kelam membesi seperti menahan kemarahan dan beban yang mendalam.


Kemudian ketika kehadiran Gou Long dan yang lainnya di situ, wajah Shi Chen dan Thio Chang berubah serta berusaha sebisa mungkin menahan perasaan mereka, berbeda dengan Yu Jiang yang terlihat sangat gembira, dia bahkan menepuk salah satu tangannya yang terkepal ke dalam telapak tangan lain.


“Nah! Mungkin dia bisa menjadi solusi kita Guru!” teriak Yu Jiang, lalu dia membisikkan sesuatu ke telinga Thio Chang, wajah dari Thio Cang juga terlihat berbinar.


“Junior Gou! Kami dari Asosiasi Alkemis sudah sejak satu bulan yang lalu sangat ingin bercakap-cakap denganmu, namun saat itu, Tanah Suci Para Pendekar menghalangi niat kami, kesempatan ini merupakan jodoh dan bimbingan langit Junior Gou berkesempatan hadir ke sini,” Ujar Shi Chen membuka percakapan.


“Silahkan memilih tempat duduk yang paling nyaman!” lanjut Patriak Shi mempersilahkan mereka semua yang baru datang untuk duduk.


Gou Long kemudian mengepalkan tangannya di depan dada, “Suatu kehormatan besar Patriak dari Asosiasi Alkemis ingin bercakap-cakap dengan Junior ini, sejujurnya...” Gou Long kembali mengepalkan tangan di dada, dan menghadap ke arah Tetua lainnya, “Junior ini juga sangat ingin meminta Patriak dan para Tetua lain meluangkan sedikit waktu untuk kebutuhan Junior ini.” Ujar Gou Long.


Setelah berkata seperti itu, dia berbalik dan memilih salah satu posisi terdekat dengan tempat duduk utama di aula tersebut.


Orang-orang lain dari Asosiasi Alkemis yang hadir bersama Gou Long juga melakukan hal yang sama.


“Kita orang sendiri, kenapa harus berlaku terlalu sungkan? Junior Gou sampaikan saja apa yang mengganjal atau apa saja yang bisa kami bantu untuk Junior Gou. Ha ha ha...” Thio Chang masih terbawa perasaan senang dengan apa yang dibisikkan Yu Jiang, sehingga dia sudah menganggap Gou Long seperti keluarga sendiri.

__ADS_1


Gou Long tidaklah bodoh, dari awal dia telah melihat perubahan-perubahan wajah dari Thio Chang dan Yu Jiang, terlebih lagi terhadap teriakan Yu Jiang yang sebelumnya dia yakin itu akan berkaitan dengannya.


“Baiklah karena Wakil Asosiasi Thio berkata demikian Junior ini tidak akan sungkan. Namun, tidak salah kalau Junior bertanya ‘Apa yang bisa junior bantu untuk para senior?’ bukankah kita ini orang-orang sendiri.”


Semua tetua orang terkejut dengan keberanian Gou Long, terlebih para tetua yang tidak mengenal Gou Long serta tidak tahu dia sudah berhasil melangkah ke Ranah Surgawi.


“Ha ha ha!...” Thi Chen tertawa, mendengar percakapan antara Gou Long dan Thio Chang, dia bisa menebak arah pembicaraan kedua orang ini, raut wajahnya juga telah berubah sepenuhnya.


“Aku sebagai Patriak Asosiasi sangat setuju dengan pendapat Saudara Thio, namun, saat ini kepentingan Junior Gou akan lebih kami prioritaskan, baru kita bisa membicarakan kepentingan kami setelahnya.”


“Kalau begitu pengaturan dari Patriak, maka Junior ini akan berterus-terang, sejujurnya Junior ini sangat ingin mengikuti ujian dan memiliki lencana beserta jubah resmi Alkemis, Kapan dan bagaimana prosedur untuk semua hal yang sudah junior uraikan tadi?” tanya Gou Long, tidak sungkan.


“Ha ha ha!...” Thi Chen kembali tertawa, “Untuk Junior Gou tidak perlu mengikuti ujian lagi, bahkan aku sendiri akan menganugerahkan Jubah Emas Alkemis Ranah Surgawi pada Junior Gou...”


Mendapatkan teriakan seperti itu, Patriak Shi mengeram dan mengeluarkan aura tekanannya, yang membuat orang-orang di tingkat Kultivasi Ranah Langit kesusahan bernafas.


“Patriak Shi! Tahan tekananmu, Junior juga setuju dengan pendapat Tetua tadi, bagaimana mungkin Junior tanpa ikut prosedur, langsung bisa memperoleh Jubah Alkemis Emas?” Gou Long menuntut penjelasan dari Patriak Shi yang sekaligus menyadarkannya dari perasaan geram.


“Sangat baik! Anak muda yang sadar diri dan tidak pernah merasa tinggi benarlah jarang ada duanya di dunia ini...” Patriak Shi memuji Gou Long, dia juga mengacungkan jempolnya, “Junior Gou tak perlu menyembunyikannya, aku dan kedua wakilku juga tahu, bukankah Junior Gou yang telah berhasil meracik pil yang diberkahi Langit dan Bumi tempo hari?”


“Para tetua lain mungkin belum tahu, sangat wajar mereka tadi terlihat tidak setuju, namun aku juga tidak suka diteriaki, itu sangat tidak menghormati posisiku sebagai Patriak, tapi hal ini dapat kuabaikan mengingat kepentingan Junior Gou. Jadi...” kembali Patriak Shi mengambil jeda dan menarif nafas sejenak setelah berbicara panjang lebar.

__ADS_1


“Jadi setelah mengetahui fakta ini, adakah di antara kalian yang bisa meracik pil yang diberkahi Langit dan Bumi? Baiklah! Ini terlalu sulit untuk kalian, akan sedikit kupermudah. Adakah di antara kita semua yang bisa menjamin tingkat kesuksesan dalam meracik pil sampai seratus persen, tanpa kegagalan?”


Mendapatkan pertanyaan sekaligus tantangan seperti itu dari Patriak Shi semua Tetua Alkemis terdiam.


Mereka harus mengakui, belum ada dari mereka yang berhasil meracik pil dengan tingkat keberhasilan seperti yang dikatakan Patriak Shi, Pil yang diberkahi Langit dan Bumi adalah hasil dari perpaduan bahan-bahan langka serta tingkat keberhasilan dalam meracik pil dengan persentase seratus persen keberhasilan.


Setelah beberapa saat, tidak mendapatkan jawaban dari tetua yang lainnya, Patriak Shi melanjutkan, “Nah! Karena tidak ada jawaban dari kalian semua, apa masih ada yang keberatan dengan kelulusan tanpa prosedur bagi Junior Gou?”


Setelah saling berpandangan sesaat, semua Tetua lainnya serempak berkata, “Kami setuju!...” tidak ada yang berani membantah kali ini.


Patriak Shi kemudian menepuk tangan keras dua kali, “Plok! Plok!” lalu seorang Pengurus Rumah Tangga Asosiasi Alkemis berjalan dan menghormat pada Patriak Shi.


“Bawakan seperangkat Jubah Emas dan Lencana Alkemis Ranah Surgawi, letakkan itu semua di atas meja pemuda yang duduk di sana!” perintah Patriak Shi, seraya menunjuk tempat Gou Long duduk.


“Baik Patriak!” dia berlalu setelah memberi hormat kepada semua yang ada di aula tersebut.


Patriak Shi kembali melanjutkan, “Itu poin pertama dari keputusanku hari ini, kemudian aku juga memiliki satu permintaan lain pada Junior Gou,” Patriak Shi berbalik dan menghadapkan wajahnya pada Gou Long serta menatap tajam ke dalam bola mata dari pemuda itu.


“Maukah kau menjadi Penatua/Tetua luar dari Asosiasi Alkemis?” tanya Patriak Shi.


Kali ini tidak hanya para Alkemis yang terkejut, Gou Long sendiri bahkan ikut terkejut, bagi Gou Long menjadi Tetua luar bukanlah suatu masalah, Tetua luar tidak terikat oleh Asosiasi, dan tidak mesti harus dari seorang Alkemis, siapa saja bisa menjadi Tetua luar atas permintaan dan persetujuan dari Patriak dan Tetua lainnya.

__ADS_1


Namun, ini tetaplah sesuatu yang luar biasa dan keluar dari kebiasaan umum mengangkat seorang pemuda menjadi Penatua Luar.


__ADS_2