Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 304. Pertarungan Di Lembah Tengkorak I


__ADS_3

Saat itu, tiga orang Iblis bekas murid Kakek Kwee, mengharapkan Gou Long, melanjutkan ucapannya yang berkaitan dengan kitab Kian Kun Bu Tek Keng. Namun, si Pemuda malah memperhitungkan segala hutang piutang.


Parahnya, si Pemuda kemudian menanggapi ucapan dari si Nomor Urut Sepuluh. “Kalian belum tahu sebelum mencobanya.” 


Begitu ucapan itu jatuh, tiga ucapan lain keluar dari mulut Gou Long.


“Hauri, Eira, Siauw Xiezy, keluarlah!”


“Transformasi Roh!”


“Segel Suci! Domain Es!”


Sekarang, di sisi Gou Long muncul tiga sosok lain, dua orang wanita cantik yang satu memakai hanfu putih dengan balutan biru, sedangkan yang lainnya hanfu hijau dengan balutan hijau pula, dan seorang tua paruh baya memakai hanfu hitam.


Kekuatan ketiganya setara dengan Gou Long, sementara Gou Long sendiri berubah menjadi sosok orang tua bijak, rambut memutih dengan pembawaan agung, menciutkan nyali orang lain di tempat tersebut.


Kemunculan ketiganya, membawa sedikit rasa terkejut di hati para lawan Gou Long. “Dari mana munculnya pembantu-pembantu kuat itu?”


Sampai mati pun mereka memikirkannya, tidak ada jawaban yang mereka peroleh.


“Kalian boleh memilih lawan yang menurut kalian paling lemah, tiga orang keparat ini bagianku!” teriak Gou Long menunjuk si Iblis Hitam dan Putih serta Nyonya Gila Berwajah Malaikat.


Teriakan yang membuat musuh-musuh Gou Long segera bersiap menyambut setiap serangan yang datang.


Gou Long langsung bergerak menyerang dengan keras ketiganya, di tangan Gou Long terlihat palu berat berwarna hitam.


“Pomp!”


“Whoosshh!”

__ADS_1


Pertarungan hebat pecah di sana.


Jurus Domain Es yang dilepaskan Gou Long sebelum pertarungan dimulai tadi terasa sangat efektif, itu benar-benar telah memberikan tekanan pada semua lawan yang ada di dalam area domain.


Hauri memilih Kui Bing Tok Ong sebagai lawan, hawa racun yang muncul dari orang ini dapat dirasakannya, dan ia juga cukup sadar diri bahwa ia memiliki pertahanan racun paling tinggi jika dibandingkan dengan pembantu-pembantu Gou Long yang lain.


Ding Jia Li dan Hua Mei, masing-masing dari mereka mendapatkan dua orang lawan dari Organisasi Pembunuh Iblis Emas. Sementara Siauw Xiezy dan Eira mendapatkan tiga orang lawan.


Sedangkan murid-murid dan pembantu utama dari Nyonya Dong tidak bisa berbuat banyak, Domain Es yang dilepaskan Gou Long menahan mereka.


Pertarungan sengit itu telah berlalu hampir satu dupa, dan sampai saat itu, semua masih terlihat berimbang. Sama-sama tidak bisa menekan lawan.


Namun, Hua Mei dan Ding Jia Li sedikit merasakan keteteran, andai tidak ada Domain Es yang dilepaskan Gou Long mereka berdua jelas akan kalah sejak tadi.


Saat pertarungan sedang panas dan hebatnya, di Sekte Lembah Tengkorak, tiba-tiba berdatangan kelompok lain, yaitu orang-orang perkampungan tiga Keluarga Utama Kota Xia Yu.


Keluarga Zhang, Keluarga Peng dan Keluarga Jin, yang datang itu adalah Patriark dan beberapa orang putranya. 


“Bagus! Bagus! Pesta ini semakin lengkap dengan kehadiran kalian, kalian benar-benar telah menyatakan diri sebagai orang-orang yang membunuh keluarga Murong, hanya karena kalian berani datang ke sini.” Gou Long berkata, dan mencibir selagi bertarung saat ia melihat kehadiran mereka.


Walau orang-orang dari ketiga perkampungan itu tidak mengenal Gou Long karena dia dalam bentuk Transformasi Roh, akan tetapi Gou Long sendiri jelas tidak pernah melupakan mereka, ia pernah melihat mereka semua saat kompetisi di Kota Xia Yu.


Kedatangan mereka juga tidak bisa menggangu pertarungan yang sedang terjadi, kultivasi mereka terlalu rendah, bahkan hanya untuk bisa masuk ke dalam Domain Es yang diciptakan Gou Long saja, hal itu sudah tidak memungkinkan.


Kultivasi mereka setara dengan murid-murid Sekte Lembah Tengkorak yang sedang menonton pertarungan sengit.


Tidak lama setelah kedatangan orang-orang dari tiga perkampungan Keluarga Utama Kota Xia Yu, Murong Qiu dan He Fei juga tiba. Saat tiba, keduanya langsung terjun ke gelanggang pertempuran, He Fei membantu Hua Mei dan Murong Qiu membantu Ding Jia Li.


Bantuan dari kedua orang ini, dalam sekejap membuat suasana pertarungan berbalik. Tekanan yang diterima Hua Mei dan Ding Jia Li menjadi lebih ringan, sekarang mereka berdua yang menekan lawan.

__ADS_1


Kemudian di sudut lain pertarungan antara Hauri dan Kui Bing Tok Ong terlihat hampir berakhir, bagaimana tidak?! Walau orang itu adalah ahli racun dengan jenis ilmu tenaga dalam hawa dingin. Namun, menghadapi Hauri, si Pedang Peri Ilusi jelas bagi dia bukan lawan yang mudah. 


Bahkan Hauri bisa dengan mudah mengunggulinya, jurus-jurus akar yang merambat dari Hauri benar-benar tidak dapat ia prediksi pergerakannya. 


Setelah ratusan jurus bertarung, orang itu keok sudah. Satu totokan keras di bawah telapak kaki lewat akar merambat membuat ia tidak bisa bergerak secara leluasa, kaki yang tertotok hancur. Akar merambat Hauri bergerak kian leluasa, dan berhasil mengikat dan membelit seluruh tubuh Kui Bing Tok Ong.


Seperti ular piton besar yang membelit kambing. Kui Bing Tok Ong, kalah sudah, niat ingin memperoleh kejayaan malah kekalahan total yang ia terima hari ini. Sungguh nasib yang sangat apes.


Berhasil mengalahkan lawan, Hauri tidak membantu yang lainnya, ia duduk begitu saja di atas tanah, tidak peduli pada apapun.


“Hauri, pastikan tidak ada seorangpun yang boleh kabur dari tempat ini, mereka semua harus mati, termasuk anjing, ayam dan semua peliharaan yang ada di Sekte Lembah Tengkorak!” teriak Gou Long keras, itu semakin menciutkan dan mendatangkan rasa takut di hati semua murid Sekte Lembah Tengkorak.


Mendapatkan perintah, Hauri tidak peduli pada siapapun, ia mengembangkan Teknik Terbang, berjalan santai layaknya orang yang menaiki anak tangga.


“Pomp!”


“Tap! Tap! Tap!”


Setiap langkah kaki yang memperlihatkan riak udara dan menggetarkan jantung murid-murid Sekte Lembah Tengkorak. Saat sudah berada di atas kepala mereka semua, Hauri duduk santai di udara kosong, di bawah tempat ia duduk getaran riak udara tiada henti terlihat menggetarkan.


Ini benar-benar pamer tenaga dalam yang sebenarnya.


Melihat pamer tenaga dalam dari Hauri, nyawa mereka terasa berada di ujung lidah saja. Murid-murid Sekte Lembah Tengkorak dan Tiga Keluarga Utama Kota Xia Yu tidak berani bergerak walau hanya satu langkah. Perasaan semua orang menjadi panik, dan menggila.


Walau bagaimanapun ceritanya, pertarungan paling seru di sana adalah pertarungan antara Gou Long dan Sepasang Iblis Hitam dan Putih serta Nyonya Gila Berwajah Malaikat. Bukan karena pertarungan yang terlihat berimbang, tapi ini juga karena satu lawan tiga, bahkan yang satu masih sanggup berkata-kata.


Semua seniman bela diri jelas paham, si Pemuda belum mengeluarkan potensi terbaiknya.


Dalam hal ini, jelas seperti itu adanya, Gou Long memang sedang mengulur waktu, ia menunggu orang-orang dari Sekte Naga Langit juga ikut bertempur.

__ADS_1


Sejak awal bertarung tadi, sesekali Gou Long melepaskan kesadaran spiritual dalam jarak satu mil, guna merasakan kehadiran pihak Sekte Naga Langit.


__ADS_2