Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 357. Lencana Perak


__ADS_3

“Lihatlah dirimu ini!” ujar Nona Xiao, sekarang ia menunjuk dengan kelima jari-jari indahnya pada Gou Long secara menyeluruh. “Sudah kau lihat?! Bukankan engkau saat ini telah menembus Ranah Kaisar Tahap Menengah, dan bahkan telah melihat gerbang Puncak Ranah Kaisar.”


Gou Long menjadi tersadar, alasan semua orang melihatnya seperti melihat seorang guru besar adalah ranah kultivasi-nya yang telah meningkat secara pesat. Mengalihkan pembicaraan, Gou Long mengeluarkan lima kristal kaisar kelas tinggi dan menyerahkannya pada Nona Xiao.


Sambil tersenyum ia berkata, “Karena pendapatan ku masih sangat sedikit, saat ini aku hanya bisa menyicil pinjaman yang Nona berikan tempo hari.”


Nona Xiao menerima semua kristal kaisar cicilan dari Gou Long. “Terserah kamu saja, kalau dikembalikan akan aku terima, jika tidak mau dikembalikan juga bukan suatu masalah besar.”


“Terima kasih banyak untuk segala kebaikan yang Nona Xiao limpahkan pada pemula seperti ku.” Gou Long mengepalkan tangan di depan dada. “Kalau begitu aku akan naik ke lantai tiga sebentar, ini permintaan langsung dari Nona Xue.”


Saat Nona Xue disebut Gou Long, sekali lagi semua mata memandang Gou Long kagum. Di Guild Pemburu, semua orang mengenal Nona Xue, hanya Gou Long yang baru kenal Nona Xue, dan itupun cuma sebatas nama saja, tidak lebih.


Gou Long kembali merasa heran, tapi dia berpikir itu juga kekaguman tadi yang belum sepenuhnya menghilang.


Perkataan dari Xiao Ziyan memecah perhatian Gou Long. “Sudah, sana naik ke lantai tiga secepatnya, mungkin Nona Besar sudah menunggu kamu.” Xiao Ziyan bahkan mendorong Gou Long ke arah tangga.


“Iya, iya ...” jawab Gou Long singkat, sambil menggaruk kepala yang tidak gatal. “Sampai jumpa nanti.” Tiba-tiba Gou Long berbalik, hampir saja Nona Xiao menabraknya. Itu sangat dekat, Nona Xiao memerah karena hal tersebut.


Dia tidak menjawab, tapi langsung berbalik kembali ke tempat khusus pekerja admistrasi.


Tidak berbicara apa pun adalah hal terbaik dan sangat pantas saat itu. Gou Long juga berdiam diri, berbalik dan berjalan cepat naik ke lantai tiga. Gou Long tidak mau tergesa-gesa naik dengan cara melesat.

__ADS_1


Hal itu akan sangat tidak sopan bagi pemula sepertinya, tidak memperhatikan hal-hal kecil seperti itu.


Di lantai tiga Guild Pemburu, atau tempatnya berkumpul para pemburu lencana perak, Gou Long juga tidak menemukan Huo Cin Lam dan yang lainnya, padahal Gou Long sangat yakin bahwa mereka semua telah promosi dan menjadi pemburu lencana perak.


Tiong Ji Siang dan Tan Yun kebetulan saja berada di sana saat itu, dua orang ini juga menjadi sangat terkejut, bahkan mereka lebih terkejut dari orang-orang di lantai satu.


Bagaimana tidak terkejut?! Saat seseorang telah melihat Gerbang Puncak Ranah Kaisar, itu artinya dalam setengah atau satu bulan ke depan orang tersebut pasti akan menembus Puncak Ranah Kaisar, atau malah sebaliknya, mati karena tidak bisa menahan ujian dari langit dan bumi.


Walau bagaimanapun, pencapaian Gou Long saat ini tidak pernah mereka berdua bayangkan. Apalagi bagi Tan Yun sendiri, selama ini ia senantiasa memantau Gou Long di bawah perintah Nona Xue.


“Bagaimana anak ini melakukannya?! Hal ini seperti ini, aku yakin Nona Xue sendiri juga tidak pernah melihatnya, bahkan Guild Master Pemburu Tian Long tidak bisa melakukan pencapaian seperti pencapaian anak muda ini,” batin keduanya.


Ada sedikit kebanggaan dalam raut wajah Tiong Ji Siang, ia tidak menyesal telah membicarakan Gou long pada Nona Xue, matanya benar-benar tidak buta saat ia melihat performa Gou Long tempo hari.


Saat Gou Long tiba, Nona Xue juga berada pada posisi yang sama seperti Xiao Ziyan di lantai satu. Tapi kali ini Gou Long yang melemparkan senyuman pertama. Ia terus berjalan ke hadapan Nona Xue serta mengepalkan tangan di depan dada.


“Selamat bertemu kembali Nona, pil yang Nona minta padaku untuk meraciknya juga telah aku selesaikan.” Gou Long mengeluarkan botol giok berisi pil dan menyerahkan pada Nona Xue.


Nona Xue tersenyum cerah. “Urusan pil, sebenarnya bisa kita bicarakan nanti saja. Tapi, karena engkau telah mengeluarkannya, maka ini juga harus segera aku terima.” Nona Xue mengambil pil, dan menggantinya dengan dua kristal kaisar kelas tinggi.


Sungguh gerak tangan yang sangat cepat, tidak terlihat kapan ia menganti posisi pil dengan dua bijih kristal kaisar kelas tinggi. Hal yang mendatangkan kekaguman berlipat ganda bagi Gou Long dan semua orang, terhadap pamer keterampilan yang diperlihatkan si Nona Tua.

__ADS_1


Gou Long menerima dua kristal kaisar kelas tinggi yang diberikan Nona Xue. “Selain pil, hal apa yang ingin Nona Xue bicarakan dengan ku.”


“Pemburu Gou silahkan duduk dahulu!” Nona Xue mempersilahkan Gou Long duduk, ia juga tidak lupa menyiapkan secangkir teh pada Gou Long. “Aku telah membicarakan perkara terkait dirimu dengan para Pemburu Lencana Hitam ....”


Gou Long tidak bisa berkata-kata, ia hanya berpikir, “Begitu besarkah daya tarik ku pada mereka semua. Nona Pengurus lantai tiga ikut memikirkan perkara terkait diriku ini!”


Nona Xue mengeluarkan Lencana Perak. “Pertama; atas partisipasi dirimu dalam ujian promosi Huo Cin Lam, kau dan beberapa orang pemburu lain juga  telah dipromosikan ke Pemburu Lencana Perak,” ujar Nona Xue seraya menyodorkan Lencana Perak pada Gou Long.


Pemuda itu menerima dengan senang hati, apalagi dengan ranah kultivasi-nya saat ini, promosi ke pemburu Lencana Perak juga merupakan hal yang wajar.


Namun, hal yang paling membahagiakan Gou Long sudah pasti dengan promosi ini, tugas-tugas berat yang dipikulnya saat ini selangkah menjadi lebih dekat dan mudah.


Tersenyum memperlihatkan deretan gigi putih yang berjejer rapi, Gou Long berkata, “Saat Nona Xue berkata pertama, ini pasti ada poin kedua dan ketiganya. Bukankah begitu?!”


“Benar, dan kau sangat menarik anak muda, aku belum menjelaskan, kau bahkan telah mencecar aku dengan perasaan tidak sabaran mu itu.” Setelah menghela nafas panjang, Nona Xue melanjutkan, “Aku tahu kau memiliki motivasi tersendiri dalam ilmu silat dan kultivasi ....”


“Bahkan mungkin sebagian orang pernah berkata padamu ‘Kau tidak akan dapat menelan jika memakan terlalu banyak, bukan saja mulut akan terlalu penuh, perut juga akan penuh’. Aku yakin orang lain pasti pernah mengucapkan hal itu padamu. Benarkah demikian?” Nona Xue telah melihat potensi lain yang tidak dilihat oleh orang lain dalam diri Gou Long.


“Benar, bahkan kadang kala aku juga membenarkan nasehat orang tersebut, sehingga terus berfokus pada peningkatan kultivasi dan ilmu bela diri,” jawab Gou Long ringkas.


Nona Xue menatap Gou Long dalam, untuk sesaat mereka saling pandang. Ada keyakinan yang besar dalam sudut mata Nona Xue terhadap potensi Gou Long di sana. “Sekarang, apakah engkau berminat mengembangkan potensi lain dalam dirimu sebaik mungkin?”

__ADS_1


“Aku ....”


__ADS_2