
Terlalu banyak berpikir hanya menghambat kemajuan saja.
Gou Long tersadar dari pola pikirnya yang semakin rumit. Tidak mau terulang pada pikiran yang tidak membuahkan hasil, si pemuda memfokuskan energi hitam ruang angkasa pada ujung jarinya.
Dalam bentuk tangan mencengkeram, Gou Long membuat gerakan menyilang dengan kedua tangannya. Percobaan ini benar-benar diluar bayangan si pemuda, retakan ruang muncul, dia dengan mudah melesat keluar dari ruang hampa tersebut.
Gou Long tersenyum puas. “Rupanya ini sangatlah mudah,” gumamnya.
“Sekarang masih dengan tenaga dalam ruang angkasa, aku harus mencoba membuka void crack, tapi bagaimana?” Gou Long, terpaku di tempat dia menjadi bingung.
“Ah, kenapa aku menjadi sangat bodoh, benang penghubung harus diperoleh dengan kesadaran spiritual.” Berpikir seperti itu Gou Long, menyebarkan kesadaran spiritual.
Karena ia belum terbiasa mencari celah penghubung yang sangat kecil dari luar ruang hampa, proses itu ini menjadi sangat lama. Akhirnya dia hanya bisa duduk bersila, asap putih mengepul di atas kepala si pemuda. Ini adalah kali pertama si pemuda mengkultivasikan kesadaran spiritual secara gila-gilaan.
Sejak masuk ke tanah kematian sampai saat ini ia telah berhasil menutup dan menstabilkan ratusan void crack, itu sudah menghabiskan waktu selama seharian penuh, bahkan saat ini hampir tengah malam.
Keringat sebesar kacang hijau sudah memenuhi pakaian si pemuda. Namun, ia belum memperoleh apa yang ingin ia dapatkan. Menyerah?! Tidak. Gou Long masih belum menyerah, dia akan melanjutkan proses latihan ini esok hari.
Sekarang ia harus kembali bergabung dengan Huo Cin Lam dan tujuh orang bawahannya.
Gou Long membuka mata, bangkit berdiri dan menarik nafas dalam. Sekali lagi ia melepaskan kesadaran spiritual, tapi kali ini ia tidak mencari celah void crack. Gou Long menyebarkan kesadaran spiritual sejauh dua mil, dia segera menemukan aura dari delapan orang tersebut.
__ADS_1
Tidak terlalu jauh, itu berjarak satu dupa perjalanan ke arah selatan. Sekali lagi ia menarik nafas dalam, dan tenaga dalam Kaisar Qi disuntikan Gou Long. Walau hanya baru enam puluh persen, tapi manfaatnya sangat lah berbeda dengan energi murni.
Benar seperti yang diperkirakannya, jeda satu dupa Gou Long telah melihat kedelapan siluet bayangan dari kejauhan.
Saat ia tiba di sana, suara Huo Cin Lam penuh rasa senang dan syukur terdengar. “Gou Laote, syukurlah engkau baik-baik saja, kupikir engkau telah terserap dan hancur berkeping-keping di dalam void crack.”
Gou Long tersenyum. “Tidak apa-apa, kebetulan teknik ruang angkasa yang pernah kalian sebut-sebut sebelumnya, memberikan manfaat dan memperoleh pemahaman yang luar biasa saat aku berada di dalam void crack.”
“Bukankah Huo Twako dan yang lainnya tidak menemukan void crack secara mendadak dari semenjak berpisah dengan ku?” Gou Long tidak menutupi jasa dan jerih payahnya sama sekali, bahkan kali ini sengaja ia tonjolkan, agar kedelapan orang tersebut tidak terlalu khawatir.
Huo Cin Lam dapat merasakan kebenaran dari perkataan Gou Long, seharian ini memang mereka tidak menjumpai void crack sama sekali. “Rupanya itu hasil jerih payah dari Gou Laote, ini patut di apresiasikan kelak.”
“Tidak perlu merepotkan diri, cukup promosikan saja toko jasa Alkimia milikku sampai terkenal bahkan di luar Kota Enghiong.” Gou Long menolak lembut, karena usaha kerasnya menutup setiap void crack juga sangat sepadan dengan pemahaman, bahkan ia hampir berhasil menciptakan teknik baru.
Saat istirahat ini, Gou Long kembali memecah sepuluh ribu kristal kaisar kelas rendah, dan memurnikan secara perlahan. Enam puluh satu persen … dan terus meningkat sampai tujuh puluh satu persen Kaisar Qi. Hanya tersisa tiga puluh persen lagi yang belum ia sempurnakan.
Itu masih tersisa enam dupa lagi sebelum pagi benar-benar tiba. Kesadaran spiritual Gou Long terkuras banyak semenjak kemarin. Sisa enam dupa itu tidak dibuang percuma oleh si pemuda.
Ia mengeluarkan pot Alkimia dan menggambar pola Array api.
“Whoossssh!” Uap panas melanda tempat tersebut, Gou Long melempar bahan-bahan yang ia butuhkan untuk menyuling pil pemulihan jiwa secara bersamaan. Dia terfokus sepenuhnya pada teknik penyulingan.
__ADS_1
Saat uap panas melanda, Huo Cin Lam dan tujuh bawahnya juga ikut buka mata. Namun, tidak ada dari mereka yang berbicara atau berbisik-bisik, semua melihat bagaimana cara Gou Long menyuling, hal yang tidak mereka pahami, bagaimana dia memurnikan kotoran dari bahan-bahan yang dilemparkan secara bersamaan.
Tidak di dunia asal Gou Long atau di Dunia Kaisar Peri, saat melakukan teknik Alkimia tidak ada alkemis yang melempar bahan secara bersamaan.
Tapi para pemburu itu sangat kagum dan takjub, saat mereka terus melihat Gou Long dengan sangat mudah membuang kotoran dari bahan-bahan yang telah ia lemparkan ke dalam pot secara bersamaan.
Tiga dupa telah terlewatkan, Gou Long masih fokus pada teknik penyulingan. Sekarang ia sedang memadatkan cairan bening bahan-bahan menjadi pil. Saat itu kembali orang-orang yang melihat menjadi bertambah kagum, Gou Long membentuk segel-segel aneh yang tidak pernah mereka lihat dan mendorong pola segel itu ke dalam pemadatan cairan pil.
Bayangan guratan nadi pil mulai terbentuk begitu pola itu melekat pada pemadatan bahan. Delapan orang yang melihat sejak tadi sudah tidak bisa menahan diri untuk berkata-kata. Mereka saling menoleh satu dan yang lain.
“Bagaimana Gou Laote bisa dengan mudah menggaris nadi pil pada bahan pil belum jadi?” Salah satu bawahan Huo Cin Lam bertanya. Ia benar-benar telah menjadi sangat penasaran.
Saat itu lagi-lagi Gou Long telah memperlihatkan teknik penyulingan yang keluar dari pemahaman masyarakat pada umumnya. Belum pernah ada orang yang melihat seorang Alkemis menggores sendiri nadi pil saat menyuling, karena nadi pil bersifat untung-untungan. Bisa saja muncul saat menyuling dan bisa saja tidak muncul, bahkan persentase kemunculan itu sangat lah kecil, itu tidak mencapai sepuluh persen.
Selama proses ini, satu dupa kembali terlewatkan, sekarang masih tersisa dua dupa. Gou Long menghentikan aktivitasnya sejenak, dia membiarkan bahan-bahan dan Array gurat nadi pil yang tadi ia lemparkan menyatu.
Ini adalah tahapan terakhir, Gou Ling tidak menahan diri, teknik pemadatan dan penyempurnaan pil Tujuh Belas Seri dikeluarkan. Ia sangat yakin, Huo Cin Lam dan yang lainnya tidak akan paham teknik ini, dan jumlah pil yang nantinya akan dihasilkan.
Anak muda itu bergerak cepat, berpindah-pindah sudut, memukul cepat pot Alkimia. Itu berputar dan berdering tiada henti.
“Bang!” Pil Pemulihan Jiwa berhasil diracik Gou Long. Ia bergerak menutupi pandangan kedelapan orang lain, semua pil masuk ke dalam genggaman si pemuda. Dengan cepat ia mengeluarkan botol giok kosong dan memasukkan enam belas pil lain ke sana.
__ADS_1
“Luar biasa! Gou Laote benar-benar seorang Alkemis tersembunyi.” Tujuh orang serentak memuji dengan bunyi kalimat yang sama.