
Sempat terkejut karena pengetahuan Gou Long, tentang dirinya, “Percuma saja mengetahuinya! Ini sudah terlambat, tanggal kematianmu telah tertulis,” memperlihatkan senyum ejekan, Gongsun Yang melanjutkan ucapan, “Jangan khawatir! Mayatmu tidak akan sia-sia, Ras-ku sudah terlalu lama tidak mendapatkan mayat kultivator kuat seperti kamu.”
Gongsun Yang tidak memberi peringatan lagi, kembali jurus-jurus pukulan dimainkan, hawa panas yang sangat menyengat kian terasa, keringat besar bahkan membasahi seragam seluruh pasukan perbatasan. Mereka mundur beberapa tombak ke belakang, membiarkan Gou Long dan Gongsun Yang saling bertarung.
“Transformasi Roh!” suara Gou Long terdengar lirih.
“Pomp!”
Jantung semua orang terasa berdetak lebih kencang. Mata mereka benar-benar terbuka akan kehebatan anak muda yang mereka anggap akan mati sejak awal.
“Swoosshh!”
Pergantian hawa udara dirasakan semua orang, kalau sebelumnya panas menyengat, sekarang dingin dan bahkan membuat badan gemetaran, serta gigi bergelutuk.
Itu adalah Gou Long yang telah mengambil bentuk orang tua dengan pembawaan bijak, serta hawa dingin dari elemen es yang tebal muncul dari uap tubuhnya, dan hal yang Luar biasa adalah udara di sekitarnya terasa sangat dingin.
Kerlipan-kerlipan lahar api di tubuh Raja Siluman Singa Api Emas terlihat memudar.
Gou Long membalas setiap pukulan dan tonjokan dari Gongsun Yang dengan tingkat tenaga dalam yang sama.
Pertarungan mereka, seperti saling menetralkan hawa yang muncul dari tubuh keduanya.
Sekarang! Kesombongan yang sempat muncul dari Gongsun Yang menghilang, hatinya menjadi sedikit was-was, dalam tiga puluh gebrakan ini, pertarungan keduanya terlihat berimbang.
Namun, Gongsun Yang sadar, ucapan Pemuda tersebut bahwa bisa mempecundanginya dalam lima puluh gerakan bisa saja akan segera terwujud. Orang yang menonton boleh saja berpikir pertarungan itu berimbang, faktanya Gongsun Yang lebih mengerti, ia akan segera kalah.
Gou Long memperlihatkan senyum ejekan, hal yang menjadi sangat kontras jika orang lain lebih memperhatikan ekspresi itu, dengan pembawaan orang tua bijak, namun mengejek.
Gerakan Gou Long terasa semakin lincah dan hebat. Saat ini, Gongsun Yang bahkan tidak bisa memprediksi arah serangan Gou Long, ia hanya bisa menepis saat pukulan-pukulan Gou Long terasa akan segera mengenainya.
Serangan Gou Long semuanya difokuskan pada jurus Ilmu Pedang Angin dan Petir. Terlebih jurus pertama, Jurus Pedang Petir Membelah Langit, saat digunakan dengan tangan kosong, pukulan telapak akan muncul secara acak. Kepala, leher, dada, rusuk, dan ulu hati, tempat-tempat itu terus-menerus menjadi sasaran dari pukulan Gou Long.
__ADS_1
Tepat pada gerakan ke empat puluh enam, tonjokan Gou Long masuk dan mengenai telak dada dari Gongsun Yang. Dia terdorong mundur tiga tombak.
“Khuk!” darah merah api keemasan dimuntahkannya.
Gongsun Yang menatap Gou Long dengan sorot mata beringas. Sifat dan naluri siluman terbangkit sudah.
Ge Yizing, yang berdiri di samping seperti kehabisan ide, dia tidak menyangka pemuda yang terlihat seperti pemabuk itu sangat kuat, bahkan bisa membuat Gongsun Yang mengeluarkan darah.
“Apa Tuan yakin bisa mengalahkan pemuda itu?” Ge Yizing mentransmisikan suara pada Gongsun Yang. Nyali Ge Yizing jelas ciut sudah.
“Tidak… Dari ketenangan yang diperlihatkan pemuda itu, dia masih menyimpan beberapa kepandaian…” masih menatap Gou Long tajam, Gongsun Yang balas mentransmisikan suara pada Ge Yizing.
Gou Long memang memberikan jeda pada Gongsun Yang untuk mengambil nafas, dia ingin mengikat kontrak jiwa dengan Raja Siluman itu, namun Gou Long telah salah perkiraan, Gongsun Yang, merupakan Raja Siluman yang memiliki ambisi tersendiri. Sehingga jeda tersebut malah dipergunakan untuk saling mentransmisi suara antara Ge Yizing dan Gongsun Yang.
Melihat Ge Yizing yang sesekali melirik ke arahnya dan sesekali melirik ke arah Gongsun Yang, Gou Long tahu gelagat.
“Ha ha ha…” tertawa keras, dingin, Gou Long berkata, “Apa kalian merencanakan untuk kabur?”
“Aku menawarkan perjanjian damai denganmu,” lalu dia menunjuk Ge Yizing, “Sedangkan kau! Hanya Tuan Penguasa Kota yang tidak bisa berpikir panjang, kau tidak kuperlukan, dan nyawamu harus melayang hari ini…”
Anak muda itu, tidak menunggu jawaban dan tanggapan dari keduanya, dia langsung berkedip menghilang, lalu tiba-tiba muncul di sisi Ge Yizing.
“A-ampuni nyawa…” Tanpa bisa bergerak dan mengelak, Ge Yizing tahu, Gou Long akan melakukan sesuatu pada dirinya, Ge Yizing tidak bisa melanjutkan ucapannya.
Saat itu Gou Long, telah mengunci kedua lengan Ge Yizing ke belakang punggung. Dia bertindak seperti orang yang iseng, Gou Long meniup hawa dingin ke tengkuk Ge Yizing.
“Brrrrr!”
“Aaarrggh!”
Getaran dingin dan teriakan tertahan masih sempat terdengar.
__ADS_1
Secara perlahan, mulai dari tengkuk, hawa dingin terus menyebar dan membekukan tubuh Ge Yizing, nafas dan rongga dadanya tertahan sehingga tidak bisa mengeluarkan suara.
Masih sambil memegang Ge Yizing yang sedang membeku, Gou Long menoleh pada Gongsun Yang, “Bagaimana kalau kau mengikutiku dan mengikat Kontrak Jiwa denganku?”
Bergerak, mengunci dan meniup, serta berkata-kata, semua itu dilakukan Gou Long hanya dalam lima tarikan nafas, sangat cepat dan tidak seorangpun di sana bisa mencegahnya.
Hal itu kembali mengundang rasa takjub dan takut di hati semua pasukan perbatasan, dan juga orang-orang Dunia Persilatan yang kebetulan sedang melewati tempat tersebut.
“Kau!...” Gongsun Yang mencemooh, harga dirinya lebih tinggi daripada rasa takut kehilangan nyawa, “Huftt! Kau tidak pantas! Ras Siluman adalah makhluk yang perkasa dan digdaya, aib besar kalau aku diperdayai oleh Ras Manusia hina dan menjijikkan seperti dirimu.”
Sorot mata Gou Long menajam, namun kemudian dia tersenyum mengejek, “Eira! Makhluk sombong ini kuserahkan padamu! Aku ingin melihat kehebatanmu saat bertarung setelah tiga tahun berlalu…”
Sikap sombong hanya bisa dibalas dengan sikap yang lebih sombong, serta penghinaan secara tidak langsung. Tujuan Gou Long, meminta Eira untuk menyelesaikan pertarungan dengan Gongsun Yang, hanya satu, untuk menghina Siluman yang tidak tahu diri itu.
“Kau merasa hebat sebagai Raja Siluman, maka rasakan kematianmu dibawah serangan Siluman Keturunan Roh Suci. Yang sudah tentu lebih hebat secara garis keturunan jika dibandingkan dengan kau…” batin Gou Long.
Setelah meminta Eira, Gou Long tidak peduli dengan hal lain, dia membekukan Ge Yizing secara menyeluruh, dan meremas hancur mayat beku tersebut menjadi pecahan-pecahan bunga es kecil.
Eira tahu maksud Gou Long, lantas dia mencibir, “Saat bertarung dengan yang sedikit lebih kuat, kau malah memintaku untuk mengakhirinya, huftt!” namun dia tetap melesat ke hadapan Gongsun Yang.
Kemudian hal yang tidak diduga Gou Long dan semua orang di situ terlihat, Sosok Eira yang sedang melesat melakukan perubahan bentuk secara signifikan.
Dari rubah putih kecil imut, ia telah mengambil bentuk gadis muda yang memesona.
Dalam pandangan Gou Long, Eira saat itu sama cantiknya dengan Hauri.
Warna kulit yang putih seperti salju, mata yang cerah bagaikan bintang timur, dengan alis yang melengkung indah, hidung mancung, mulut kecil dengan bibir tipis kemerahan, serta warna rambut yang biru keperakan. Ini adalah kecantikan dan kesempurnaan yang diimpikan oleh setiap perempuan
Gaun putih dari Energi Siluman menyelimuti seluruh tubuhnya, dan yang luar biasa, di dalam gaun putih, Eira masih bisa membuat gaun lain yang berwarna merah muda. Corak perpaduan warna yang sangat cocok dengan sosok cantiknya.
Jika diibaratkan, pembunuhan sadis Gou Long adalah terik kemarau berkepanjangan, yang bisa membunuh setiap makhluk hidup, maka kecantikan Eira saat itu adalah tetesan air yang dinanti-nantikan oleh semua orang.
__ADS_1