Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
83. Tidak Ada Penjelasan


__ADS_3

“Bocah! Kami mendapat laporan bahwa kau tersesat dalam berkultivasi dan memelihara beberapa iblis bersamamu, bagaimana kau memberikan penjelasannya?” ujar salah satu pengurus sekte yang mengepung Gou Long.


“Para pengurus kalau memang mengharapkan penjelasan, kenapa aku diperlakukan seperti tawanan perang, bahkan pengurus sekalian lengkap dengan pedang di tangan.” Jawab Gou Long heran.


“Tidak perlu banyak omong kosong, jelaskan saja kenapa kau mengambil jalur kultivasi sesat? Mana iblis perempuan yang menyertaimu?”


Pemahaman umum kultivasi memang seperti itu adanya, konsep Yin dan Yang. Dimana para pesilat secara garis besar berkultivasi dengan teknik Yang, baik itu dari golongan putih ataupun golongan hitam.


Sisi lainnya yang berkultivasi dengan teknik Yin ini lebih pada Ras Iblis dan pesilat golongan hitam yang rela menyerap sari inti dari sumsum tulang belakang bayi saat bulan purnama penuh. Teknik itu harus mengorbankan ratusan sari sumsum tulang belakang bayi.(Ch-30. Ingat! Iblis Hitam dan Putih, si Iblis Putih termasuk yang berkultivasi seperti ini)


Kemudian para pesilat juga memahami bahwa yang bisa berkultivasi Yin secara normal, hanya orang-orang dengan kriteria khusus seperti pesilat yang selamanya tinggal di daerah dengan cuaca dingin bersalju sepanjang tahun, atau perempuan yang memiliki tubuh khusus, Tubuh Yin Abadi.


Gou Long jelas tidak mengerti konsep pemahaman umum kultivasi seperti itu, Lagi pula Gou Long memang tidak berlatih kultivasi Yin, dia hanya kebetulan bisa menggunakan elemen Yin karena menyerap Roh Iblis Salju.


Kemudian dalam hal penjelasan teknik, pesilat mana di dunia ini yang mau menjelaskan rahasia dari teknik kultivasi mereka? Hal itu juga berlaku bagi Gou Long. Dan Teknik Kultivasi Tranformasi Roh yang dilatih Gou Long sangat berbeda dengan yang dipahami pesilat umum.


“Kultivasi sesat apanya, kalian saja yang tidak memahami sampai tingkatan itu,.. Iblis perempuan? Apa kalian tidak melihat aku hanya sendirian!” Damprat Gou Long dengan sengit.


Gou Long menjadi muak dengan para pengurus yang mendesaknya tanpa bukti yang jelas.


“Hahaha... Kau terlalu tinggi memandang diri sendiri, sudah tertangkap basah masih berani sembunyi tangan, beberapa orang yang kau eliminasi dengan elemen Yin masih berada di sini,” yang berbicara adalah Siangkoan Hong


“Saudara Oey dan aku sendiri sudah merasakan bertarung dengan Hawa Yin yang kau keluarkan, kemudian Iblis perempuan yang bersamamu ketika kau membunuh murid-murid sekte dengan sadis di depan Hutan Hujan Salju,”


“Kami melihat dengan jelas..” tutur Siangkoan Hong


“Iya benar... Kami juga melihatnya...”penuturan Siangkoan Hong dikuatkan oleh beberapa orang yang lain, posisi mereka tidak berkelompok, namun terpisah di beberapa tempat sehingga seperti saling menguatkan.

__ADS_1


“Masih untung sekte tidak mengusut tentang pembunuhan murid lain dengan sadis karena peraturan pra kompetisi yang membolehkan pembunuhan,” ujar pengurus yang pertama sekali berbicara tadi.


“Namun sekte tidak dapat memelihara murid yang berkultivasi di jalan sesat serta mengabdi pada iblis, ini hanya akan mencoreng nama baik sekte. Hapus kultivasimu sendiri! Lalu kau boleh memulai berkultivasi dari awal lagi di bawah bimbingan Biro Penegak Hukum.” Pengurus tersebut langsung menghukum Gou Long.


Hawa tekanan tenaga dalam yang menekan Gou Long bertambah kuat, Gou Long dapat merasakan bahwa pengepungan ini bertambah rapat. Dia sepenuhnya mengerti, dalam situasi seperti ini percuma saja banyak berbicara dan memberi penjelasan.


Lagi pula memang tidak ada yang tahu bahwa perempuan yang menurut beberapa orang ini Iblis, itu adalah Hauri. Di Sekte Naga Langit pun yang mengetahui Hauri dan Eira hanyalah Hua Mei. Sedangkan kakek Awan Putih yang juga mengetahui kedua makhluk itu, sudah tidak mau berurusan dengan sekte dan beliau tidak tinggal di Sekte Naga Langit.


Mungkin saat ini walaupun Gou Long tidak bisa membela diri, yang akan tetap percaya padanya hanya kakek Zhou atau Penatua Zhou dan Patriak Song Ki. Ini dapat dilihat dari situasi para pengurus yang menekan Gou Long saat ini kebanyakan dari Biro Penegak Hukum dan Biro lain selain Biro Perpustakaan.


“Hahaha...”


Gou Long sengaja tertawa dengan menggunakan puncak tenaga dalam, sehingga menolak tekanan hawa tenaga dalam dari para pengurus yang mengepungnya.


“Dari situasi yang kulihat saat ini, rasanya apa pun yang akan kujelaskan percuma saja, toh keputusan sudah diputuskan. Tapi aku belum gila untuk menghapus kultivasi ku sendiri dan memulainya dari awal lagi...” ujar Gou Long


Gou Long langsung berdiri dalam posisi kuda-kuda tempur dengan landasan Jurus 13 Pukulan Penghancur Tulang. “Aku sudah siap, kalian boleh langsung memulainya, kalau tidak aku yang akan bergerak duluan...”


“Bocah sombong, lihat pedang!” teriak salah satu pengurus sekte dan langsung menyerang Gou Long.


Gou Long tidak belaku setengah-setengah, dia langsung menyerang dengan puncak tenaga dalam elemen petir, dan menyongsong tebasan pedang dengan tangan yang sudah dilapisi pelindung dari hawa murni.


Dalam satu gerakan, dengan pembawaan hawa panas yang sangat menyengat serta suara mencicit bagaikan ribuan burung, tangan Gou Long beradu dengan pedang. Kehebatan dari Jurus 13 Pukulan Penghancur Tulang membuat semua orang yang hadir di situ meleletkan lidah mereka.


Pedang di tangan pengurus itu hancur berkeping-keping, pukulan tangan Gou Long terus masuk dengan tujuan rusuk kiri bawah dari pengurus tersebut. Dia berusaha menangkisnya dengan tangan, namun tulang dari lengan berikut rusuk kirinya ikut patah setelah beradu dengan lengan Gou Long. Pengurus itu terlempar jauh dalam keadaan antara hidup dan mati.


Semua orang dapat melihat apa yang dilakukan Gou long, dia membuat pengurus sekte dengan kultivasi Ranah Langit tahap puncak berada di antara hidup dan mati hanya dalam satu pukulan, yaa! Itu benar-benar satu pukulan.

__ADS_1


Hampir 40 orang lebih para pengurus yang mengepung Gou Long, sekarang memucat wajah mereka.


Gou Long tidak berhenti di situ saja, setelah memukul jatuh salah satu pengurus sekte dia bergerak cepat membagi pukulannya beberapa kali pada pengurus-pengurus lain.


Namun pengurus lain yang sudah melihat keampuhan pukulan Gou Long sama menghindar, serta tidak mau mengadu pukulan dengannya. Sebagian dari mereka berhasil menghindar, sebagian lainnya bernasib sial dan ikut merasakan penderitaan yang sama dengan pengurus yang dipukul Gou Long pertama kali.


Tak kurang dari 15 orang pengurus yang mendapat luka serius, akibat Jurus 13 Pukulan Penghancur Tulang.


Jurus 13 Pukulan Penghancur Tulang yang dimainkan Gou Long memang luar biasa dan sangat ampuh dalam melawan keras dengan keras, itu pernah dibuktikan Gou Long ketika dia membinasakan Siluman Kingkong kelas ke-1 di Pagoda Dimensi Lain.


Kemudian setelah bertarung dengan Oey Gang yang menggunakan tenaga lembut, semua pukulan Gou Long menjadi tidak berharga. Tapi saat ini situasinya berbeda, Gou Long sudah bisa mengatasi segala jenis pukulan lunak, sehingga Gou Long tidak perlu merasa takut seandainya ada salah satu dari pengurus yang juga menggunakan tenaga lunak.


Oey Gang dan Siangkoang Hong yang berdiri di kejauhan terlihat pucat dan gemetaran, termasuk 38 murid-murid yang di eliminasi oleh Gou long kemarin.


Dalam hati mereka harus mengakuinya.


“Seandainya dia berniat membunuh kami semua kemarin, rasanya itu semudah meremas kerupuk.”


Setelah membagi beberapa pukulan dan mengocarkacirkan pengepungan dari pengurus sekte, Gou Long berhenti sejenak. Saat ini, para pengurus sekte tidak ada yang berani mengepung Gou Long dalam jarak dekat, mereka mengambil jarak sedikit jauh.


Di tengah pengepungan terlihat Gou long berdiri gagah, dengan kedipan-kedipan cahaya perak pekat terus berputar di seluruh tubuhnya. Hawa panas menyengat terasa pada kulit setiap pengurus yang mengepung Gou Long.


“Bukankah aku sudah memperingatkan kalian. Ingat! Jangan tertipu oleh ranah kultivasi, hahaha...” ejek Gou Long yang kemudian tertawa mengakak dan menggetarkan hati mereka yang mendengarnya.


Tidak ada dari pengurus yang menjawab apa yang dikatakan Gou Long, keheranan jelas terlihat di antara perasaan takut di hati mereka. Mungkin semua mereka berpikir sama.


“Bagaimana bocah ini berlatih, jelas dia di Ranah Langit tahap awal, tapi bocah ini dengan mudah memukul pesilat Ranah Langit tahap puncak sehingga berada di antara hidup dan mati.”

__ADS_1


Kemudian terdengarlah suara...


__ADS_2