Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
82. Terjerat Fitnah


__ADS_3

Pagi hari terakhir di depan portal teleportasi dalam Lantai Ke-3 Pagoda Dimensi Lain, hanya terlihat 5 orang yang sedang berkultivasi. Ke-5 orang ini sedang menunggu di buka kembali portal teleport untuk kembali ke sekte.


Mereka telah menunggu sejam lamanya, mereka juga telah menyelesaikan rutinitas pagi di tempat itu. Ketika salah satu dari mereka melihat portal itu terbuka, dia berkata "Itu sudah terbuka, ayo kita kembali ke sekte".


Yang berkata itu adalah sosok yang menderita luka tebasan pedang hampir di seluruh tubuhnya. Dia itu Ye Xuan, lalu dengan dibantu pemuda lain mereka berdua segera masuk ke dalam portal terleportasi kembali ke sekte.


Lalu seorang gadis cantik juga ikut bangkit dan hendak masuk ke dalam portal, namun gadis itu tidak lupa mengajak gadis lainnya.


"Mei 'er! Ayo kita juga kembali ke sekte." ucap gadis itu.


Gadis yang disapa Mei 'er juga berbangkit, kemudian dia berhenti sejenak dan melihat pada pemuda yang masih berkultivasi.


Pemuda itu membuka matanya dan berkata, "Kalian duluan saja, Long Gege akan berkultivasi sebentar lagi agar tenaga dalam ini lebih stabil."


Kedua gadis itu segera saja melesat ke dalam portal, meninggalkan pemuda itu sendirian di sana.


"Mereka sudah pergi semua, sekarang keluarlah. Mei 'er juga sudah pergi." ujar pemuda yang sedang berkultivasi tadi.


5 orang murid-murid yang terdiri dari perempuan semua segera keluar dari tempat persembunyian mereka. Itu adalah kelompok Hua Yan Ran, Gou Long sudah tau mereka bersembunyi tidak jauh dari sana sejak pagi tadi. Tapi dia mengabaikannya, Gou Long tau Hua Yan Ran bersembunyi agar tidak bertemu dengan Hua Mei.


Hua Yan Ran langsung ke hadapan Gou Long, dia memberi salam dan mengucapkan terima kasih, dia lalu mengajak kawan-kawannya agar segera kembali ke sekte, tidak lama setelah mereka kembali, Gou Long juga berbangkit.

__ADS_1


"Apa ada yang ingin kau katakan sebelum benar-benar keluar dari sini? tanya Gou Long pada Rubah kecil imut yang baru saja keluar dari lengan bajunya. Sejak semalam Eira sudah kembali masuk dalam jubah baju Gou Long, dia kurang leluasa berbicara ketika bersama Hua Mei.


"Tidak, ayo kita langsung kembali saja, aku hanya lagi ingin duduk di atas pundakmu." Jawab Eira singkat.


Lantas Gou Long segera melesat masuk ke dalam portal.


Tanpa sepengetahuan Gou Long, di Sekte Naga Langit telah terjadi kegemparan sejak kemaren siang, kegemparan ini disebabkan oleh Gou Long sendiri. Pengurus pra kompetisi saat itu sudah menghitung jumlah peserta tersisa 50 orang yang akan berpartisipasi dalam Turnament Eliminasi.


Akan tetapi kemudian, mereka terkejut dengan kejadian tereliminasi 8 orang murid secara berturut-turut. Dan yang paling aneh, setelah beberapa tarikan nafas 30 orang lagi kembali tereliminasi dengan sangat cepat. Mau tidak mau para pengurus pra kompetisi mulai menyelidiki penyebab kejadian ini.


Dan mereka menemukan jawaban yang sama dari setiap murid yang diinterogasi, namun kemudian keterangan dari murid-murid lain mendapatkan bumbu tambahan dari para pengikut Oey Gang dan pengikut Siangkoan Hong. dan yang paling mengejutkan para pengurus pra kompetisi adalah bumbu-bumbu yang ditambahkan oleh para pengikut Siangkoan Hong.


Murid-murid yang mengikuti Siangkoan Hong juga menguatkan keterangan mereka dengan memperlihatkan token teleportasi yang mereka ambil dari mayat-mayat yang dibunuh oleh Gou Long di depan Hutan Hujan Salju.


Setelah mendapatkan keterangan seperti itu, para pengurus pra kompetisi segera melaporkan kejadian ini kepada para Penatua Sekte Naga Langit.


Banyaknya murid-murid yang tereliminasi tidak hanya berhenti di siang itu, Menjelang sore harinya kembali dua orang telah muncul di sekte setelah tereliminasi. Dan mereka berdua adalah Murid-murid muda paling menjanjikan saat ini, itu adalah Oey Gang dan Siangkoan Hong.


Dengan mengabaikan kondisi keduanya yang sangat lelah dengan nafas yang sepengal-sepengal, Pengurus sekte tetap mengintrogasi mereka berdua. Dan jawaban yang mereka peroleh kurang lebih sama seperti yang dijelaskan murid-murid sebelumnya.


Siangkoan Hong tersenyum licik, dalam hati dia berkata, "Bahkan aku belum turun tangan, tindakanmu sendiri yang malah memicu ini semua, aku hanya perlu memberikan sedikit bumbu tambahannya saja."

__ADS_1


Sejak semalam para pengurus sekte telah berkumpul di depan portal itu, termasuk semua Penatua dan Patriak sekte ikut hadir. Murid-murid Sekte Naga Langit yang tidak pernah melihat para Penatua dan Patriak yang sudah seperti Naga, akhirnya hari ini mereka berkesempatan mengenal mereka.


Siapa saja yang nantinya berhasil keluar dari portal akan diamankan oleh mereka semua. Para Penatua dan pengurus pra kompetisi sudah mengetahui murid yang dirumorkan itu setelah mendapatkan ciri-cirinya dari murid-murid yang mereka introgasi kemaren. Yang perlu mereka amankan dan pisahkan tidaklah banyak hanya bersisa 9 orang.


Dari ciri-ciri yang dirumorkan Kakek Zhao dan Patriak Song ki dapat menebak itu adalah Gou Long. Sebenarnya Kakek Zhou atau Penatua Zhou dan Patriak Song ki, tidak terlalu percaya dengan informasi yang mereka terima, namun demikian mereka tetap harus melihat sendiri kebenaran dari berita yang telah menyebar di Sekte Naga Langit.


Satu persatu sisa dari 10 orang yang masih di dalam Pagoda Dimensi Lain mulai bermunculan di depan portal sekte, yang pertama muncul He Fei yang sedang memapah Ye Xuan yang terluka parah. Kehadiran mereka langsung diamankan oleh Pengurus pra kompetisi.


Kemudian terus berlanjut muncul dua orang gadis yang satu wajahnya sedikit pucat karena luka sedih, setelah jeda sesaat muncul 5 orang wanita sekaligus. Kemunculan mereka juga langsung diamankan oleh Pengurus sekte.


He Fei, Ye Xuan dan semua yang baru keluar dari portal Pagoda Dimensi Lain, saling bertanya-tanya dalam hati, "Ada apa ini? Apa yang telah terjadi? Kenapa Patriak dan Penatua ikut hadir di sini?"


Gou Long yang melesat masuk ke dalam portal teleportasi kembali merasakan sensasi berteleportasi, dia sengaja tidak menutup mata, ingin melihat apa yang ada di balik array portal ini. Namun ini hanyalah kehampaan yang tidak berunjung, tidak ada hal yang dapat diperolehnya.


Setelah beberapa saat Gou Long dapat merasakan udara yang berhembus menerpa, ini menandakan dia sudah keluar dari portal dan telah kembali ke Sekte Naga Langit.


Kemudian hal yang terjadi di depan matanya sungguh mengejutkan, ketika beberapa orang Pengurus pra kompetisi dan Pengurus Sekte mengepung dirinya lengkap dengan pedang di tangan masing-masing.


Hawa pedang dan Hawa tenaga dalam mulai terasa dipancarkan oleh para Pengurus sekte dengan niat menekan Gou Long.


Eira yang merasa gelagat kurang baik, segera turun dari bahu Gou Long dan Lari ke sini Hua Mei.

__ADS_1


__ADS_2