Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 130. Memurnikan Rumput Mahkota Dewa


__ADS_3

Setelah beristirahat semalaman, Gou long kembali melanjutkan aktivitas yang sama. Hari ini, ketika dia mulai mengatur bahan-bahan untuk penyulingan pil, saat itulah Gou Long mendengar suara yang dikirimkan oleh It Hong Taysu.


Dengan aktivitas yang sama selama dua harian, jumlah pemadatan pil dan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan pil juga meningkat, hari ini setiap kali melakukan teknik pemadatan pil, Gou Long hanya butuh waktu 2 jam, dengan jumlah 9 pil dalam setiap putarannya.


Itu adalah jumlah tertinggi yang bisa dipadatkan oleh seorang Alkemis, akan tetapi sangat jarang ada Alkemis yang berhasil memadatkan pil dalam jumlah tersebut.


Pada umumnya, seorang Alkemis hanya bisa memadatkan pil dengan jumlah 7 pil dalam satu putaran.


Namun pemahaman dan keterampilan itu kembali lagi pada kualitas Ilmu Alkimia seorang Alkemis, Ilmu Alkimia sama seperti Ilmu Silat, yang harus dimulai dengan tahapan tertentu.


Seorang pesilat yang fokus pada tujuannya akan melatih semua aspek dari ilmu silat itu sendiri, seperti Tenaga Gang(tenaga otot dan tulang), Hawa Murni(tenaga Qi) dan yang terakhir Alam Spiritual(Kesadaran Spiritual).


Akan tetapi, tetap saja tidak ada yang bisa berlatih semua itu secara menyeluruh, sebagian besar pesilat bahkan lupa untuk melatih Kesadaran Spiritual, karena Kesadaran Spiritual biasanya akan dilatih oleh pesilat yang juga berlatih ilmu sihir dan ilusi.


Sedangkan sebagian besar pesilat berlatih Kesadaran Spiritual hanya sebagai pertahanan dasar saja agar bisa membentengi diri dari ilusi dan menjaga ketenangan jiwa.


Ketika berlatih aspek-aspek penting dari ilmu silat pun, para pesilat berbeda-beda dalam memulainya, ada yang memulai dari latihan kultivasi menghimpun tenaga dalam, kemudian baru menguatkan otot dan tulang dengan tenaga dalam yang terhimpun.


Ada yang memang memulainya dari dasar pembentukan tulang dan otot dengan mencuci sumsum dan pergantian tulang seperti yang dilatih Gou Long sejak awal, dan biasanya yang memulai dari ini lebih baik dari yang langsung berkultivasi.


Begitu juga Teknik Alkimia, memiliki banyak aspek yang harus dilatih, dan ini tidak boleh dilakukan dengan acak, harus memulai dari setiap tahapan secara berurutan, sedikit berbeda dengan ilmu silat yang boleh berlatih secara acak.


Teknik Alkimia harus berlatih dengan memperkuat tubuh terlebih dahulu. Lantas kenapa Dewa Obat Tangan Sakti tidak mengharuskan latihan dalam kitabnya secara berurutan?(Ch. 4 Teknik Dewa Obat Tangan Sakti)


Hal itu karena Dewa Obat Tangan Sakti, tidak mewajibkan orang yang menemukan atau berjodoh dengan kitabnya juga menjadi seorang Alkemis seperti dia, namun seperti sudah takdir Gou Long, dia malah berlatih secara berurutan dengan latihan penguatan tulang terlebih dahulu.


Teknik Alkimia, setelah melatih penguatan tubuh, Alkemis baru melanjutkan dengan latihan pembentukan Array api, kemudian penyulingan atau mencairkan bahan-bahan serta menghilangkan air kotoran dari herbal, dan tahapan yang terakhir adalah teknik pembentukan pil.

__ADS_1


Setiap Alkemis memiliki teknik tersendiri untuk setiap tahapan ini, sebagai contoh, cara pembentukan array api, ada yang bisa mempertahankan kualitas api dengan satu gambar pola array, sementara yang lain harus membentuk 2 sampai 10 pola array.


Gou Long yang berhasil memadatkan pil dengan jumlah 9 pil, ini karena teknik pemadatan pilnya yang berbeda dengan Alkemis lain. Teknik yang digunakan Gou Long ini bernama “Pemadatan Pil Sembilan Telapak Dewa.”


Saat puncak dari praktik Alkimia, Gou Long bergerak mendekati pot, dan menggetarkannya, telapak Gou Long bergerak lincah, memutar dan memukul di sekeliling pot.


Dengan teknik itu pil yang dihasilkan beragam jumlah, dari 1-9 pil. Semuanya tergantung keberuntungan dan tingkat kesulitan dari pil yang akan diracik.


Hari ini, adalah hari ketiga Gou Long mengurung diri dalam kamar penginapan itu, It Hong Taysu baru kembali ke penginapan tadi pagi, dan dia memilih berkultivasi di kamarnya.


Gou Long yang akan memulai dan mengatur bahan-bahan untuk penyulingan, melihat botol giok yang sudah lama dilupakannya karena konflik yang terjadi terus-menerus. Itu adalah botol giok berisi Buah Rumput Mahkota Dewa.


Saat inilah waktu paling tepat menyuling buah tersebut.


Dengan bahan utama Buah Rumput Mahkota Dewa, pil yang akan dihasilkan adalah Pil Super Semesta, pil ini seperti sebuah paket komplit, satu pil sepuluh kegunaan.


Gou Long segera memilah-milih bahan yang sesuai dengan kualitas dari Buah Rumput Mahkota Dewa, termasuk kristal esensi yang dia gunakan adalah kelas ke-2.


Setelah merasa persiapan sudah cukup matang, Gou Long segera memfokuskan tenaga dalam dan membentuk array api, dari tahapan ini sampai ke tahap mengekstrak dan mengeluarkan kotoran dari bahan-bahan, kesemuanya ini dilakukan Gou Long dengan sangat mudah.


Dia terus melanjutkan pada penggabungan semua bahan dalam satu pusat, mulai dari sini kesukaran dan tingkat kesulitan meningkat, apalagi bahan yang digunakan memiliki kualitas di atas rata-rata.


Pot Alkimia Gou Long bergetar tiada henti, hawa panas menyambar-nyambar, suara mencicit dari tenaga dalam Gou Long tiada henti terdengar, keringat kecil mulai mengalir di dahinya. Setelah berkutat selama 2 jam, akhirnya semua bahan mulai menyatu.


Gou Long menarik nafas panjang, saat ini dia bisa lebih fokus pada tingkat kestabilan api, agar jangan terlalu panas atau tidak cukup suhu panasnya. Teknik ini tidak serumit pada tahapan penyatuan bahan.


Kembali waktu berjalan selama 2 jam, inilah tahapan puncak dari Ilmu Alkimia, teknik pemadatan dan pembentukan pil, Gou Long segera memainkan  Teknik Pemadatan Pil Sembilan Telapak Dewa.

__ADS_1


Telapak tangan Gou Long bergerak sebat seperti jurus silat, sehingga tercipta sembilan bayangan telapak di sekeliling Pot Alkimia, pikiran dan hati Gou Long sepenuhnya di fokus ke Pot.


Ini adalah saat-saat paling kritis bagi pil yang akan tercipta di dalam pot.


Sementara di luar penginapan itu, hawa langit dan bumi memadat dengan tebal seperti saat seseorang akan menerobos ranah, tapi hawa ini tidak menciptakan huru-hara yang besar.


Malahan hawa ini memberikan manfaat kesegaran dan peningkatan tenaga dalam secara signifikan bagi mereka yang segera berkultivasi dan menyerap hawa tersebut.


Untuk sesaat para kultivator yang sedang berjalan atau melakukan aktivitas lainnya, berhenti dan mulai duduk bersila, baik itu di jalan atau di lantai rumah makan.


Sudah tentu aktivitas ini dilakukan oleh para kultivator yang ada di sekitar penginapan tempat Gou Long meracik pil.


Kultivator ini tidak tahu apa penyebab memadatnya hawa murni tersebut, mereka hanya mengambil manfaat dari pemadatan hawa secara tiba-tiba, dan itu sudah berlangsung selama 2 jam.


Sudah hampir 8 jam Gou Long memurnikan Buah Rumput Mahkota Dewa menjadi pil, dalam 2 jam terakhir dia tidak tahu entah berapa orang yang mengambil manfaat dari usaha kerasnya.


Memang apa yang terjadi ini di luar perkiraan Gou Long, Pil Super Semesta sudah tentu pil yang menantang langit dan bumi, dan setiap yang bersifat seperti itu pasti akan memiliki ujian tersendiri.


Gou Long yang belum pernah meracik pil yang seperti ini, tidak mengerti dan tidak tahu bahwa pil juga akan mengalami ujian dari langit dan bumi.


Setelah berkutat hebat, hampir 3 jam dalam Teknik Pemadatan Pil Sembilan Telapak Dewa, pada akhirnya petir besar menggelegar dan muncul tepat di atas penginapan itu.


Kemudian dari dalam Pot Alkimia Gou Long, muncul cahaya terang yang naik ke atas seperti membelah langit. Kembali petir menggelegar, dan turun menyambar mengikuti cahaya yang muncul dari dalam Pot.


Ledakan keras terdengar disertai menghilangnya kepadatan aura langit dan bumi, suasana kembali normal.


Orang-orang yang berkultivasi membuka mata, dan menatap ke arah sisa-sisa cahaya terang membelah langit.

__ADS_1


Ketamakan muncul dari wajah setiap kultivator yang melihat cahaya itu.


__ADS_2