
Setelah mengeluarkan perkataan yang menantang, si pemuda menghisap elemen petir dari Lei Long.
Jin Long dari ketinggian menjadi sangat murka, dia dengan jelas melihat salah satu tetua Klan Naga kembali mati. Lei Long mati dengan sangat mengenaskan, tubuh dari Naga itu menciut dan semakin mengecil lalu hanya menyisakan tulang layaknya ular.
“Ras Manusia sialan! Keparat–mampus lah!” Jin Long dengan pembawaan keagungan puncak Roh Suci dari ketinggian melesat cepat dan mengeluarkan hembusan nafas murni sang naga perkasa. Nafas yang dipadatkan pada satu titik itu seperti pedang besar turun dari langit membelah udara dan langsung menebas secara gila ke arah Gou Long.
Anak muda itu hanya memonyongkan sudut bibir. Tidak berusaha mengelak nafas naga itu.
Kemudian, Bing Feng tampil ke muka. “Meskipun dendam mu sebesar lautan. Tapi, yang akan bertarung dengan mu adalah diriku.”
“Hiaaaaakkkkk!” Bing Feng berteriak keras. Demi menahan daya luncur dari pedang nafas naga itu Bing Feng telah memforsir energi silumannya secara gila.
Kedua telapak tangan Bing Feng disatukan, bayangan putih merebak secara luas dengan pembawaan hawa dingin yang tidak tertahankan.
Dengan tepat, kedua bayangan telapak tangan putih itu menangkap pedang besar dari dari pemadatan nafas sang naga. Pedang tersebut membeku, lalu retak dan hancur berhamburan ke atas tanah.
Dua tetua naga lainnya di sana hanya bisa meleletkan lidah melihat adu tenaga dalam luar biasa itu.
“Bing Feng! Setelah aku pikir-pikir kembali, semua Naga yang hadir di sini mari bunuh saja. Biarlah yang tersisa dari Ras Naga hanya siluman tingkat rendah saja.” Gou Long telah berkelebat cepat, tanpa disadari oleh Xue Long dan Hei Long. Anak muda itu berhasil menjepit tengkuk kedua naga.
Hei Long dan Xue Long menatap sang Patriark penuh harap, keduanya masih enggan untuk mati.
Tapi, harapan itu pasti hanya angan-angan saja, sang Patriark harus bertarung dengan Bing Feng. Sayang sekali, dia tidak bisa melepaskan diri dari serangan Bing Feng.
Ya, Bing Feng–setelah menghancurkan pedang nafas naga, langsung bergerak cepat membelah udara. Siluman itu tidak mengambil bentuk Phoenix, dia masih mengandalkan wujud manusia.
__ADS_1
Pertarungan tingkat atas seperti ini, benar-benar tidak memerlukan jurus serangan khusus. Setiap gerak tangan dan kaki, bahkan hembusan nafas saja bisa menjadi serangan yang sangat mematikan.
“Kalian mengharapkan bantuan dari Patriark kalian.” Gou Long mulai menyuntikan elemen petir surgawi ke dalam tubuh kedua tetua naga yang dijepitnya. “Lupakan saja, Patriark kalian sedang mendapatkan lawan tangguh. Agar kalian tidak mati penasaran–”
Gou Long mendekatkan wajahnya ke telinga ke dua tetua Naga itu. “Kawanku itu … Dia Ras Siluman Roh Suci Phoenix, dan saat ini kultivasi dirinya lebih tinggi dari Patriark kalian.”
Hei Long dan Xue Long hanya bisa menyemprotkan kutuk serapah pada Gou Long.
Bing Feng dan Jin Long sedang bertarung sengit di ketinggian. Hanya samar-samar melihat apa yang dikerjakan Gou Long.
Namun, Bing Feng sangat paham–Gou Long akan mengambil nyawa dua tetua naga. Sedangkan tugasnya, terus menyerang sang Patriark agar ia tidak memiliki kesempatan untuk menyelamatkan kedua tetua klan naga.
“Aaaarrrgghh!” Pekikan kesakitan terdengar, dan sangat menyayat hati. Nyata sudah, Hei Long dan Xue Long yang memekik untuk terakhir kalinya.
Patriark Klan Naga–Jin Long menjadi semakin murka. Dia kehabisan ide dan kesabaran. Kelima tetua Klan Naga telah mati semua.
Apa yang dilakukan Patriark Klan Naga itu mungkin saja akan berhasil jika yang ia lawan adalah tujuh orang Puncak Ranah Kaisar Agung. Tapi, ini Gou Long dan Bing Feng yang menjadi lawannya.
Meskipun Gou Long baru melangkah ke Puncak Ranah Kaisar Agung, si pemuda merupakan manusia yang sangat berbeda dengan manusia lain, jelas saja usaha Patriark Klan Naga tidak berhasil.
“Kau ... Boleh bermimpi!” Gou Long telah mengembangkan Teknik Memindah Jasad dan berada di sisi kanan Patriark Jin Long.
Tatapan dari bola mata besar Naga emas setinggi tiga puluh lima kaki begitu mengerikan. Tapi kemudian, Jin Long berteriak keras, “Sialan! ... Aaarrggh! ... Mata ku! ....”
Gou Long telah menusuk bola mata besar itu dengan ujung jarinya dalam jurus Pedang Naga Petir Membelah langit, sungguh satu gerakan yang tidak terduga.
__ADS_1
Belum sempat Jin Long menambah makian, Bing Feng tidak kalah sigap dengan Gou Long. Phoenix Es Suci itu mencontoh sikap Gou Long, dia menyerang mata besar sebelah kiri Jin Long. Tidak sempat mengelak, Kedua mata Patriark Klan Naga telah buta.
Secara perlahan-lahan wujud Naga Emas setinggi tiga puluh lima kaki itu mengecil dan berubah menjadi layaknya manusia biasa. Dia meraung-raung keras dan menyedihkan sambil memegangi kedua kelopak mata.
Dengan begini, pertarungan benar-benar harus berakhir cepat. Pada saat Jin Long sudah bisa menekan rasa sakit dan berusaha untuk terbiasa dengan kegelapan. Dia sudah tidak memiliki kesepakatan untuk bertarung. Gou Long telah berpindah ke sisi belakang sang Patriark Klan Naga dan melepaskan Pukulan Telapak Penakluk Naga, jurus ke sembilan.
Jin Long tidak dapat bertahan dari pukulan tersebut, dia terlempar jauh pontang-panting.
Pukulan dari Gou Long itu, benar-benar telah menaklukkan sang naga. Ketika Jin Long bangkit dan coba mengedarkan energi siluman, sayang sekali itu tidak mau memadat dan tidak bisa dialirkan ke tubuh.
Keringat dingin mulai jatuh di dahi Jin Long. Klan Naga harus runtuh pada saat ia menjabat sebagai Patriark.
Di sisi lain, Aura membunuh yang sangat kental dapat dirasakan dengan pasti oleh Jin Long. Dia benar-benar telah jatuh pada titik ketidakberdayaan sama sekali.
Namun, Jin Long masih berusaha mencari jalan hidup. “Ampun ... ampun ... berilah jalan hidup pada siluman kecil ini. Makhluk Suci Ras Manusia! Mari kita berdamai. Apapun keinginanmu pasti Klan Naga akan memenuhinya.”
Jin Long bersimpuh di atas lutut, penuh kepatuhan dan permohonan. Patriark Klan Naga tidak malu mengemis demi nyawa dan kelangsungan Klan Naga selanjutnya.
Gou Long berdiri diam, menarik nafas dalam. Ada pikiran rumit lain di dalam otak licik si pemuda.
Bing Feng melihat ke arah Gou Long. Walau bagaimanapun, melihat permohonan dari Bangsa siluman seperti dirinya ada sedikit perasaan iba dari Phoenix Es Suci itu. “Bagaimana?! Apa engkau berniat menjalin kerja sama dengan Ras Naga?!”
Gou Long menggeleng pelan sambil berjalan ke hadapan Jin Long yang bersimpuh di atas lutut. “Kau tidak bisa menyalakan aku. Apa yang aku ucapkan dua pekan lalu ... tidak perlu aku mengulanginya.”
Bing Feng menatap kosong ke arah Gou Long, wajah Phoenix Es Suci itu kembali datar tidak berperasaan.
__ADS_1
Tangan kanan Gou Long telah memadatkan pedang dengan elemen petir surgawi.
“Crass! ....”