Pendekar Pengendara Petir

Pendekar Pengendara Petir
Chapter. 344. Kagum


__ADS_3

Gou Long tidak menunggu lagi, sebotol darah naga kali ini terasa lebih cepat dimurnikan Gou Long, tidak menghabiskan waktu seperti saat ia menghabiskan botol pertama, ini tepat sepuluh hari sisa Gou Long telah memurnikan seluruhnya.


Saat itu adalah tepat enam puluh hari jangka waktu dalam pagoda ruang dan waktu lantai satu. Perlahan hawa Kaisar Qi di dalam pagoda telah menipis, dan hanya dalam satu tarikan nafas selanjutnya, itu telah habis tidak tersisa.


Merasakan sensasi biasa saja dan tidak ada keistimewaan sama sekali, bahkan ini seperti berada di luar pagoda. 


Gou Long membuka mata ….


“Ah, bangunan ini …” Pemuda itu mengedarkan pandangannya keseluruhan ruang lantai satu. Dia telah melihat delapan orang lain masih duduk bersila, tidak ada pembatas dan tidak dimensi yang menutupi. Ini persis seperti bangunan biasa.


Tangga naik ke lantai dua juga terlihat di pojok ruang. “Orang yang menempa Artefak ini benar-benar seorang jenius dalam pembuatan Artefak. Dia bisa menggabungkan banyak hal gaib ke dalam Artefak, termasuk prinsip-prinsip langit dan bumi serta pemahaman ruang dan waktu.”


“Besar kemungkinan, semua keajaiban dari ini berkaitan erat dengan jumlah kristal kaisar kelas tinggi yang harus dimasukkan ke dalam lubang di pintu serta array yang mengelilinginya. Di lain waktu Artefak ini harus aku perhatikan lebih jelas.” Gou Long bermonolog dalam hati sendiri.


Delapan orang lain di lantai itu satu persatu membuka mata. Huo Cin Lam paling awal bangkit berdiri. “Mari Gou Laote kita keluar!”


Gou Long memperlihatkan raut wajah gembira. “Selamat Huo Twako dan yang lain telah menembus Ranah Kaisar Tahap Menengah. Dengan begini bahkan sudah melewati apa yang Huo Twako perhitungkan sebelumnya, para manusia raksasa bisa kita hajar sekarang.” 


Huo Cin Lam juga tersenyum cerah, sambil terus berjalan keluar ia berkata, “Benar, tapi kita tiba boleh jumawa. Dalam pertarungan kultivator banyak hal yang tidak diprediksi bisa saja akan terjadi.”


“Tepat, tapi aku tetap saja merasa sangat senang, kami semua telah menembus Ranah Kaisar Tahap Menengah. Begitu misi ini selesai rasanya bukan hanya Huo Twako yang akan promosi, bahkan kami bisa saja ikut dipromosikan.” Jiang Huzi tidak menutupi rasa senang.


Tidak ada dari mereka saat itu yang menyadari bahwa Gou Long juga telah menebus ke Ranah Kaisar Tahap Menengah, bahkan ia telah merasakan gerbang selanjutnya.

__ADS_1


Setelah semua orang keluar, Gou Long yang terakhir keluar, dia mengerahkan kesadaran spiritual dan menarik kembali pagoda ruang dan waktu dua belas lantai ke dalam dada.


Saat itulah semua orang telah melihat tingkat kultivasi dari si pemuda telah menjadi lebih tinggi dari mereka semua. Gou Long berbalik dan berkata, “Seka–”


Perkataan Gou Long terhentikan tatkala ia melihat sorot mata dan raut wajah penasaran, cemburu serta kagum yang bercampur menjadi satu pada dirinya.


“Gou Laote!” Jiang Huzi berteriak tidak menahan diri. “Bagaimana engkau berkultivasi, bahkan sekarang telah melewati kami semua?!”


Namun, Jiang Huzi segera menyadari ia telah keliru, merupakan pantangan besar bagi para kultivator mencari informasi teknik kultivasi orang lain. “Tidak, maafkan aku,” ujarnya dengan tulus. “Selamat Gou Laote telah menembus ke Ranah Kaisar Tahap Menengah juga.” 


Yang lainnya juga mengikuti tindakan Jiang Huzi dan mengucapkan selamat pada Gou Long. 


Secara perhitungan waktu normal, saat mereka semua masuk ke dalam pagoda ruang dan waktu dua hari yang lalu itu adalah tepat di pagi hari. Lalu sekarang, ketika mereka keluar juga masih waktu pagi hari, dan matahari baru naik sedikit saja.


Gou Long, kali ini tidak bergerak sendirian. Ia memilih berjalan bersisian bersama dengan semua orang.


***


Di luar tebing pembatas Tanah Kematian, di langit tinggi, Tan Yun telah menyebarkan kesadaran spiritual secara terus menerus. Dia duduk bersila di atas artefak pedang terbang dan terus mengikuti perjalanan dari sembilan orang tersebut di Tanah Kematian.


Itu masihlah beberapa saat setelah orang-orang yang dia pantau masuk ke sana, tapi raut wajah Tan Yun berubah memucat sesaat.


“Apa yang telah terjadi?! Kenapa nafas keberadaan dari bocah itu menghilang.” Tapi kemudian Tan Yun telah kembali normal, karena ia mendapatkan delapan orang lainnya masih terus bergerak. Walaupun nafas satu orang telah menghilang. 

__ADS_1


Meskipun ia bertanya-tanya dalam hati, tapi Tan Yun tetap mengikuti dan menyebarkan kesadaran spiritual tiada henti.


Hingga malam tiba, saat nafas Gou Long telah ia dapatkan kembali. “Ah anak ini, tadi siang menghilang, sekarang telah muncul kembali. Apa dia mengetahui dan merasakan nafasku? Sehingga ia menahan nafas.” Tan Yun menjadi bingung sendiri. 


Sekarang, semua aura dan nafas telah berhenti di satu titik dan tidak bergerak lagi. Tan Yun bangkit dan menggerakkan pedang terbang di bawah kakinya ke arah Kota tempat penginapan dan warung makan milik Nona Xue.


Dia melaporkan semua yang terjadi hari itu pada si Nona Tua itu, hal yang juga membingungkan si Nona Tua. “Baik sebelum pagi, aku akan pergi bersamamu, anak ini benar-benar mendatangkan rasa penasaran saja,” ujar Nona Xue, ia melanjutkan, “Kau beristirahatlah sebentar, esok kita akan pergi bersama-sama.”


Jeda enam dupa berlalu, Nona Xue dan Tan Yun mengeluarkan pedang terbang dan melesat ke tebing pembatas Tanah Kematian.


Saat mereka tiba di sana, keduanya sama-sama duduk bersila dan menyebarkan kesadaran spiritual. Posisi dan nafas dari sembilan orang telah terkunci oleh kedua. 


Namun, setelah jeda sesaat nafas Gou Long telah menghilang, lalu muncul dalam jarak hampir dua mil menjauh dari nafas sembilan orang lain yang sedang bergerak. Tapi kemudian, nafas Gou Long kembali menghilang, dan itu diluar dari jarak kesadaran spiritual yang bisa disebarkan oleh Nona Xue dan Tan Yun.


Nona Xue membuka dan memicingkan sudut mata, ia seperti sedang berpikir keras. Sesekali wajahnya terlihat memucat. 


Sementara Tan Yun, di atas pedang terbang lain duduk di depan Nona Xue tidak berani menatap langsung wajah Nona Xue. “Bukankah ini sangat aneh? Aura dan nafas tiba-tiba menghilang. Lalu muncul dan kemudian menghilang lagi.”


Nona Xue menghiraukan ucapan dari Tan Yun. “Apa mungkin anak itu memiliki artefak khusus yang bisa berpindah-pindah tempat serta menutup nafas keberadaan. Bukankah nafas dari sembilan orang lainnya masih stabil teratur dan tidak menyesakkan? Tidak ada tanda-tanda kekhawatiran dari nafas delapan orang lain.”


Perkataan itu menyadarkan Tan Yun. “Ah, mungkin apa yang Nona katakan sangat benar. Pengalaman ku masih kurang sehingga tidak bisa berpikir sejauh itu.”


“Kau teruslah berada di sini, pantau terus perkembangan misi mereka!” Nona Xue bangkit dan melesat menggunakan pedang terbang kembali ke penginapan setelah memberi perintah pada Tan Yun.

__ADS_1


Nyata sudah pengalaman dan pengetahuan Nona Xue lebih luas, tapi apa yang ia pikirkan tentang Gou Long sepenuhnya salah. Untuk saat ini hanya pembaca dan delapan orang yang bersama Gou Long saja tahu apa yang telah terjadi di sana.


__ADS_2