
Master Tian Long paham apa yang diinginkan Gou Long. “Mari, ikut denganku.” Master Tian Long berjalan memisahkan diri dari mereka semua hingga berjarak sepuluh tombak.
Gou Long mengikuti dari belakang, dia bahkan tidak peduli pada Nona Xue dan Mo Xiaohu yang ingin mengucapkan selamat padanya.
Saat sudah berada di sisi Master Tian Long. “Master, Junior merasa lebih nyaman untuk berbicara di belakang pohon besar.” Gou Long mendahului dan membawa Master Tian Long ke balik pohon yang tidak terlalu besar, tapi itu sudah lebih dari cukup menutupi mereka berdua.
“Tolong Master saja yang memasang penghalang kedap suara. Itu akan lebih nyaman dan sudah pasti tidak akan tertembus oleh kesadaran spiritual Master Shui dan Bibi Xue. Penghalang kedap suara milikku, aku takut bisa ditembus oleh mereka berdua.” Gou Long menjelaskan asal dari kekhawatirannya.
Master Tian Long memenuhi permintaan Gou Long, meskipun ia tidak berkata apa-apa, tapi dalam hati Master Tian Long bertanya-tanya, “Kenapa anak muda ini bersikap begini misterius.
“Master, sejujurnya aku tidak bisa melanjutkan perjalanan bersama rombongan. Tapi, aku juga tidak mau berpamitan pada mereka semua. Aku merasa lebih nyaman langsung pergi memisahkan diri.” Gou Long langsung membuka percakapan, dan dia tidak menutupi sama sekali apa yang ingin disampaikan.
Master Tiang Long mengangguk ringan, dia dapat memahami keinginan Gou Long, meskipun tidak tahu alasan yang sebenarnya dari pemuda itu memilih memisahkan diri dari rombongan.
“Master ini paham, bukan itu saja yang ingin kau katakan, lanjutkan saja.” Master Tian Long juga tidak menahan diri sama sekali.
Walaupun dia tidak menemukan alasan yang tepat kenapa si pemuda ingin memisahkan diri, tapi Master Tian Long bukan orang yang bertipikal ingin mengetahui rahasia orang lain secara jelas.
“Kompetisi empat keterampilan, aku pasti akan berpartisipasi. Namun, aku juga tidak tahu arah tempat itu kelak, oleh sebab ini, aku meminta Master agar sudi kiranya mentransfer pemahaman peta perjalanan ke Kota Yuan Long padaku,” pinta Gou Long, ini adalah sumber kekhawatiran dalam hatinya.
Tidak perlu mengulang berkali-kali, Master Tian Long langsung mentransferkan pemahaman arah perjalanan ke Kota Yuan Long. “Apa masih ada hal lain yang ingin kau sampaikan?! Meskipun aku ragu, tapi kali ini aku percaya engkau pasti memiliki cara sendiri untuk pergi ke Kota itu dan tiba di sana tepat waktu.”
__ADS_1
“Master, tidak perlu khawatir ... aku berjanji pada Master, akan tiba di sana tepat waktu. Terima kasih atas kepercayaan Master! Hal lainnya, tolong sampaikan permintaan maaf dariku pada Bibi Xue dan Xiaohu ‘er. Pada perpisahan ini, aku tidak berpamitan dengan mereka.” Gou Long mengeluarkan Artefak Pedang Terbang, dan menaikinya.
“Sejujurnya Master, secara sangat samar Junior merasakan aura dari salah satu makhluk yang Junior titipkan pada istri Junior.” Gou Long tidak menjelaskan lebih jauh. Hanya sebatas itu saja yang ia jelaskan sambil menaiki pedang terbang.
Itu masih terhalang dengan pohon tersebut, sehingga orang lain di sana benar-benar tidak dapat melihat apa yang terjadi di balik pohon. “Junior akan pergi sekarang, terima kasih banyak Master.” Gou Long mengepalkan tangan di depan dada sebagai penghormatan dan melesat dengan pedang terbang searah lurus penglihatan mata.
“Semoga engkau dapat bertemu dengan istrimu anak muda,” gumam Master Tiang Long seraya mengangguk ringan, setelah melihat Gou Long sudah mencapai seratus tombak dia berbalik dan menyapa mereka orang-orang rombongannya dengan senyuman.
“Anak muda itu, memiliki sesuatu yang harus ia kerjakan dan tidak dapat ia tunda sama sekali.” Master Tian Long berkata datar.
Tidak menuntut penjelasan yang panjang. Tapi, raut wajah kekecewaan terlihat di wajah Bibi Xue dan Mo Xiaohu. Gadis itu bahkan bertanya lebih lanjut, “Sekalipun begitu, kenapa dia tidak berpamitan pada kita semua?!”
Dia kemudian meminta mereka untuk kembali menaiki Artefak tersebut.
Mo Xiaohu, saat ia mendengar kata-kata “Istrinya” menjadi pucat, tak disangka sama sekali orang yang dia cintai telah memiliki istri. Yang paling merasa bersalah sudah tentu Bibi Xue adanya, fakta tersebut juga baru saja didengar tadi.
Namun, Bibi Xue bisa dengan cepat menenangkan hati sendiri serta berusaha menguatkan Mo Xiaohu.
Perjalanan mereka berlanjut dengan ragam pikiran masing-masing.
Semetara itu, Gou Long yang melesat dengan Artefak Pedang Terbang dengan semangat yang menggebu-gebu. Memang benar apa yang dia katakan pada Master Tian Long. Itu tidak ada unsur kebohongan sedikit pun, hal tersebut bahkan sudah dirasakan Gou Long sebelum pertandingan terjadi.
__ADS_1
Yang dirasakan Gou Long secara sangat samar adalah aura dari Eira. Dalam ketergesaannya, Gou Long memancarkan kesadaran spiritual secara gila-gilaan.
Tapi, aura dari Eira benar-benar sangat samar dan tidak bisa diikuti Gou Long.
Gou Long menggigit bibir, tenaga dalam hitam elemen kekosongan dipusatkan ke ujung jari. “Craakk!” Void crack dengan paksa di buka Gou Long, dalam pikirannya, mengejar melalui ruang kosong akan lebih mudah dan cepat terkejar.
Sekilas pilihan itu memang benar dan akan lebih mempersingkat jarak tempuh ataupun waktu, tapi begitu dia masuk ke dalam retakan ruang hampa, aura dari Eira malah menghilang sepenuhnya. Saat Gou Long kembali memforsir kesadaran spiritual secara paksa, jejak Eira tidak ia temukan lagi.
Keputusan masuk ke dalam void crack benar-benar keputusan yang sangat salah.
Ketika Gou Long keluar dari sana, jejak nafas dan aura Eira juga tidak ia temukan lagi. Gou Long menjadi sangat marah pada diri sendiri.
“Tolol, kenapa aku sangat bodoh, dan malah masuk ke dalam void crack hanya agar segalanya menjadi cepat?!” Gou Long memaki diri sendiri.
Menenangkan diri sendiri, sekali lagi Gou Long menyebarkan kesadaran spiritual. Arah depan yang ia tuju adalah kota kecil berjarak dua mil, sedangkan arah sisi kirinya adalah gurun pasir luas seakan-akan tak berujung, itu sangat lah jauh dan luas, tidak terjangkau kesadaran spiritual milik Gou Long.
Sementara posisi ia sendiri saat itu, tepat di luar Hutan yang baru saja terjadi pertarungan singkat. Merasa tidak berkepentingan dengan kota kecil yang ada di depan. Gou Long malah masuk kembali ke dalam hutan.
Dia telah menetapkan hati, akan kembali membuka Pagoda Ruang dan Waktu Dua Belas lantai. Sekali ini memang akan sedikit susah, setelah pengalaman sebelumnya ada orang yang melihat pagoda miliknya, Gou Long akan lebih berhati-hati saat membuka Artefak tersebut.
Berputar-putar di dalam hutan, yang dicari Gou Long adalah tanah lapang serta tertutup dengan tebing, tidak perlu terlalu tinggi cukup tebing dengan ketinggian tiga tombak. Dia juga telah menyiapkan pola Array pertahanan kecil untuk menyamarkan Artefak Pagoda Ruang dan Waktu tersebut.
__ADS_1