
“Long Gege! Ada tamu yang ingin berbicara dengan Gege! Ini adalah Saudara Leng Kun!” Feng Yueyin dengan sigap memperkenalkan pemuda yang datang bersamanya pada Gou Long.
Gou Long berpaling ke arah Leng Kun, “Junior Gou Long! Leng Senior minta bertemu, pasti berkenaan dengan Gunung ini! Senior tidak perlu berlaku sopan santun atau sungkan, senior boleh mengutarakan saja apa yang senior pikirkan!” ujar Gou Long langsung menebak apa yang ingin di bicarakan oleh Leng Kun.
“Saudara Gou benar-benar seorang yang sangat blak-blakan! Bahkan untuk perkara ini saja langsung menyampaikan apa yang dipikirkan, tanpa beramah-tamah sama sekali, benar-benar seorang jantan sejati!” puji Leng Kun.
“Benar seperti yang Saudara Gou tebak, ini sudah pasti tentang Gunung Ini!” Lanjut Leng Kun, di antara jari-jari tangannya terlihat plakat kepemilikan Gunung Teratai sekaligus plakat keempat yang harus dimiliki pemilik tunggal Gunung tersebut.
“Lantas! Apa senior ingin adu pukulan untuk memperebutkan sisa plakat yang lain?” tanya Gou Long dengan nada sengit, seperti tidak mau mengalah dan kehilangan pamor, dia ikut memperlihatkan 3 plakat yang dia miliki.
“Tidak! Tidak! Tidak! Saudara Gou jangan terburu nafsu, plakat ini juga akan menjadi milik Saudara Gou!” jawab Leng Kun cepat, namun dia tidak segera menyerahkan Plakat tersebut pada Gou Long.
“Tidak perlu berbicara putar arah ke sana ke mari! Senior langsung ke intinya saja, sudah pasti senior tidak akan memberikan plakat itu secara cuma-cuma.” Ujar Gou Long dengan nada yang sedikit lebih menurun, orang yang di depannya lebih ingin bernegosiasi dari pada berkelahi.
Leng Kun mengeluarkan beberapa bundelan kulit binatang dari dalam cincin penyimpanannya, kemudian bundelan tersebut di gelarnya di atas tanah di depan Gou Long, “Saudara Muda paham dengan gambar-gambar ini?” tanya Leng Kun.
Dengan penasaran Gou Long memperhatikan gambar-gambar itu dengan seksama, dia bahkan berputar beberapa kali dan melihat lebih teliti, “Ini adalah pola Array, namun ini terlihat sangat rumit dan sempurna, benarkah?” Tanya Gou Long memastikan.
“Mata saudara Muda sangat tajam! Benar ini adalah pola Array, namun ini bukanlah Array biasa. Ini adalah Array Naga 12 sisi, dan kemudian di dalamnya ada Array Tempurung Kura-kura 8 sisi. Sampai di sini bisakah saudara Muda menebaknya?” Leng Kun sengaja bertanya dan menguji pemahaman Gou Long tentang Array tersebut.
“Senior Leng bisa melanjutkan!” jawab Gou Long karena tidak mengerti sehingga menuntut penjelasan lebih.
__ADS_1
“Ini adalah Array pertahanan sekaligus Array penyerangan, yang sangat sempurna untuk dipasang di sekeliling Paviliun, Sekte, Guild atau Gunung sekalipun...” Leng Kun mulai menjelaskan, namun penjelasannya terhenti ketika Gou Long memotong dengan cepat.
“Saudara Leng memperlihatkan plakat kepemilikan, kemudian memperlihatkan Array pertahanan dan penyerangan, bukankah saudara ingin menegosiasikan kondisi dari Gunung ini, sebaiknya langsung saja tak perlu putar-putar dan bersilat lidah lagi!”
“Baiklah! Karena saudara Muda sangat tergesa-gesa dengan perkara ini aku langsung saja ke intinya, menurut tebakanku saudara ingin membangun Paviliun sendiri di sini, entah jenis Paviliun apa. Bagaimana kalau kita bekerja sama...” Leng Kun berhenti sejenak dan melihat raut wajah serta sorot mata Gou Long.
Dia dapat melihat baik dari sorot mata ataupun raut wajah Gou Long sangat tenang, tidak ada sinar kemarahan sedikit pun, “saudara Muda menjadi Master Paviliun, sedangkan aku akan bertindak sebagai Kepala Bidang Artefak dan Master Array!” tawar Leng Kun.
Gou Long mendengar apa yang dikatakan Leng Kun kembali berjalan mondar-mandir sambil memegang dagunya, ia terlihat sedang berpikir keras. Sekilas Gou Long melirik ke arah Feng Yueyin, seperti meminta pendapat.
Feng Yueyin secara tidak sengaja juga melihat ke arah Gou Long, kemudian dia bertanya pada Leng Kun, “Kenapa Leng Twako rela menjadi Master Array di sini dan bertindak sebagai bawahan dari Long Gege?”
“Klan dan Sekte besar kelas kesatu atau kelas kedua sudah memiliki Master Artefak sendiri yang lebih mereka percayai, aku pernah berniat bergabung dengan mereka, akan tetapi mereka menolakku mentah-mentah,”
“Kemudian dengan uang seadanya aku ingin berdiri sendiri dan membuat Paviliun Artefak, sayang uang yang kumiliki telah habis sepenuhnya untuk satu plakat lahan ini! Ha ha ha...”
“Karena kutahu lahan ini akan saling memperebutkan, sejak saat itu aku sudah berniat akan menjadi Kepala Bidang Artefak dan Master Array dari pemenang lahan ini!”
“Akan sangat malu jika kukatakan kualitas ilmu silatku sangat cetek dan rendah, walau kultivasiku di Ranah Langit tahap puncak. Aku hanya mengandalkan dua keahlian utamaku, yaitu Master Array dan Master Artefak,”
“Melihat tiga plakat sudah dimiliki saudara Muda, dapat kutebak bahwa saudara Muda merupakan ahli silat tingkat tinggi, dan sangat cocok untuk menjadi Master Paviliun, Bukankan perpaduan kita berdua akan saling melengkapi!” tegas Leng Kun, “Dan ini sebagai bentuk ketulusan niat hatiku!” lanjutnya seraya melemparkan plakat kepemilikan lahan miliknya pada Gou Long.
__ADS_1
Dia kemudian mendekati Gou Long dan meletakan tangannya di pundak Gou Long, “Sudahlah Saudara Muda! Tidak perlu berpikir panjang lagi, yakinlah! Saudara Muda tidak akan menyesalinya kelak!”
“Hemm! Apa senior Leng juga bisa memasang Array yang dapat menghimpun hawa langit dan bumi menjadi lebih padat, sehingga auranya akan setara dengan aura langit dan bumi yang dimiliki oleh sekte-sekte besar?” tanya Gou Long.
“Itu hal mudah! Saudara Muda hanya perlu membeli beberapa item saja nantinya...” Jawab Leng Kun tersenyum penuh kemenangan, dia yakin Gou Long sudah memenuhi keinginannya.
“Baik! Kalau begitu jadilah... Senior bisa menjadi Kepala Bidang Artefak dan Master Array di Paviliun ini, Saudara sudah bisa memasang Array Naga 12 sisi dan Array Tempurung Kura-kura 8 sisi hari ini juga... Ingat! Pemilik plakat yang kelima lahan Gunung ini belum datang kesini, aku tidak tahu jenis orang yang bagaimanakah pemilik kelima tersebut, jadi kita harus berhati-hati!” Ujar Gou Long, sekaligus mengingatkan Leng Kun agar tidak bersenang hati terlebih dahulu.
“Itu hal yang mudah, tapi akan sedikit merepotkan Saudara Muda!” Leng Kun kemudian mengeluarkan pena dan sehelai kertas dari kulit tipis dan menulis beberapa barang yang akan diperlukannya untuk pemasangan Array.
“Mohon Saudara Muda mempersiapkan bahan-bahan berikut! Besok aku akan mulai bekerja dan memasang Array ini dengan sempurna. Aku akan berkeliling dan melihat-lihat dulu topografi dari Gunung ini.” Leng Kun mengakhiri percakapan sambil menyerahkan kertas yang dia tulis pada Gou Long.
Gou Long menerima lembaran kertas tersebut, “Yueying Siomei! Kau temani Leng Twako berkeliling!” perintah Gou Long lembut, dia mulai mengubah gaya sapaannya pada Leng Kun, lalu segera melesat dan menghilang dari pandangan Feng Yueyin dan Leng Kun.
“Ayo Twako akan kutemani dirimu!” ajak Feng Yueyin.
“Mari Yueying Siomei!”
Mereka berdua mulai berjalan dan melihat semua bukit yang ada di Gunung Teratai, di waktu tersebut, Leng Kun mengeluarkan pena dan lembaran kertas lain serta menggambar berbagai koordinat yang tidak dimengerti oleh Feng Yueyin.
Apa yang mereka berdua lakukan ini terhenti kala hari sudah malam dan saat makan malam tiba.
__ADS_1