
Sebentar saja, Tie Long telah membeku secara keseluruhan. Dia mati dalam pembekuan cepat dari tenaga Bing Feng yang besar.
Pada saat Bing Feng ingin memukul hancur tubuh Tie Long yang sudah membeku. Bing Feng dan juga Gou Long telah merasakan ada aura lain yang mencoba bersaing dengan hawa dingin milik Bing Feng.
“Ho! Rupanya ada yang mencoba keberuntungan dan melakukan perlawan terhadap tekanan penindasan milikku. Ini menjadi sedikit lebih menyenangkan dari pada tidak ada perlawanan sama sekali.” Bing Feng melihat ke arah kerumunan para Naga yang sedang gemetaran.
Gou Long tetap berdiri tenang. “Energi es miliknya hanya secuil dari apa yang kau miliki secara keseluruhan.”
Setelah kematian Tie Long–di antara para tetua naga yang bisa bertahan terhadap hawa dingin penindasan Bing Feng hanya lah Bing Long seorang. Pada saat ini, dia juga yang mencoba keberuntungan dan melakukan perlawanan pada Bing Feng, meskipun itu adalah hal yang mustahil.
“Goaaarrrr! ...” Seiring dengan suara tersebut, aura penindasan kuat muncul dan hawa dingin telah membekukan udara di sekitar tempat itu.
Tanah dan area sekitarnya bergetar keras seperti gempa bumi dahsyat sedang melanda.
Ya, ini adalah Bing Long yang coba melawan. Dia telah mengambil bentuk naga sempurna.
Naga Es putih-pucat setinggi dua puluh kaki melayang-layang tinggi di udara. Memberikan rasa takut tak terhingga bagi Naga muda yang ada di sana. Tapi, tidak terhadap Gou Long dan Bing Feng.
Nama yang disebutkan terakhir hanya mengeluarkan dengusan kesal. “Sudah tahu tidak kuat melawan, masih saja mau pamer di depan Tuan Besar ini.”
Bing Feng–entah bagaimana dia bergerak. Seperti kilatan bayangan tidak kasat mata, siluet tubuh Bing Feng dalam wujud pemuda, telah berada tepat di depan hidung Naga Es setinggi dua puluh kaki.
Gerakan tersebut sangat tiba-tiba dan mengejutkan semua anggota Klan Naga.
“Gerakan yang sangat baik.” Gou Long tersenyum, memuji kecepatan tidak terduga dari Bing Feng.
Bing Feng mendengar pujian Gou Long, tangannya yang kecil digerakkan pelan memegang tepat di hidung Naga Es setinggi dua puluh kaki. Dia benar-benar menganggap si naga hanyalah sampah yang tidak berguna.
__ADS_1
“Ini masih tontonan kecil. Tontonan besar akan muncul beriringan dengan gerakan cepat ku sekarang.” Bing Feng menyombongkan diri pada Gou Long.
Satu tangan masih memegang Naga Es, tangan lain dari Bing Feng digerakkan dalam ayunan kuat ke bawah.
Awan dan kilatan guntur menggulung di langit. Hanya di tempat itu, tiba-tiba turun hujan deras. Namun, pada saat jatuh, itu telah membentuk jarum-jarum es kecil.
Di bawah kontrol Bing Feng, jarum es ganas menembus semua anggota Klan Naga. Para naga yang belum memiliki tingkat kultivasi tinggi mati di tempat, ikut membeku seperti jarum-jarum es tersebut.
Sekarang yang benar-benar selamat hanya tiga orang tetua Klan Naga saja. Sementara Bing Long, setelah hidungnya dipegang Bing Feng menjadi tidak berkutik. Niatnya mengambil bentuk Naga sejati agar menghilangkan aura penindasan dingin dari Bing Feng malah menjadi bumerang dan begitu mudah tertangkap oleh Bing Feng.
Seiring dengan jarum-jarum es hujan jatuh dari langit, Bing Feng juga menyuntikan hawa dingin kuatnya ke Bing Long. Melalui hidung, Naga Es itu kalah energi dingin dan dia dengan cepat ikut menyusul Tie Long mati untuk selama-lamanya.
Tubuh Naga Es setinggi dua puluh kaki yang tidak dapat melepaskan diri dari tenaga elemen es Bing Feng jatuh ke atas tanah dan hancur menjadi pecahan-pecahan kecil.
Gou Long menganggukkan kepala, tapi sudut bibirnya sedikit mengejek pada Bing Feng. “Tontonan ini, tidak menarik sama sekali. Mereka hanyalah siluman-siluman lemah. Kalau dedengkotnya muncul, mungkin saja kau akan kalah.”
Gou Long tidak menjawab, dia hanya tersenyum tipis.
“S-sombong! P-patriark kami s-sebentar lagi pasti akan muncul.” Lei Long tiba-tiba memotong pembicaraan Gou Long dengan Bing Feng.
Gou Long mengalihkan pandangan ke arah Lei Long. Kilatan kebahagiaan sesaat terlintas di bola mata Gou Long. “Kamu milikku!”
Lebih cepat dari gerakan Bing Feng, Gou Long telah berada di belakang Lei Long, mencengkeram tengkuk sang Naga, dan kembali berada di sisi Bing Feng.
“Tidak perlu engkau jelaskan, aku paham. Petir surgawi dalam tubuh mu menjadi sangat tertarik dengan elemen petir yang ada di dalam tubuh Naga bau ini.” Bing Feng menyentil dahi Lei Long. Warna merah seperti tanduk lain muncul di tengah-tengah dahi si Naga Petir bekas sentilan Bing Feng.
“Ha ha ha ...” Gou Long tertawa senang. “Benar sekali, Petir Surgawi ini sangat aneh, dia selalu ingin melahap setiap elemen petir.”
__ADS_1
Cengkeraman Gou Long semakin keras dan brutal di tengkuk sang Naga. “Kau pikir aku tidak tahu, Patriark kalian pasti akan datang dalam sepuluh tarikan nafas. Teriakkan keras dari Naga Es tadi tentu berlaku sebagai tanda minta tolong pada sang Patriark.”
Gou Long berpaling ke arah Bing Feng. “Bagaimana?! Apakah kau yakin sanggup bertarung dengan Roh Suci terkuat–Jin Long?!”
Bing Feng kembali ke raut wajah datarnya. Jawaban dari Siluman Phoenix Es Suci itu berkesan sangat angkuh. “Dia boleh menjadi Roh Suci terkuat, tapi aku jelas lebih kuat dari dia. Jin Long belum pernah merasakan kematian. Sementara aku?!” Phoenix Es Suci itu menepuk dada sendiri. “Aku ... Kau pikir, berapa kali aku telah mengalami siklus kematian dan kehidupan kembali.”
Perkataan tersebut membuat tiga naga yang masih hidup di sana–Lei Long, Hei Long dan Xue Long semakin merasakan ketakutan yang tidak terhingga.
Ketiganya berpikir, bahwa pemuda bernama Bing Feng itu pastilah dari Ras Phoenix. Makhluk yang bisa terlahir kembali setelah kematian, dan tentu sepuhnya Ras Phoenix.
“Apakah perkataan ‘Kau pikir, berapa kali aku telah mengalami siklus kematian dan kehidupan kembali?’ Ini hanya gertakan saja, atau memang makhluk itu telah berkali-kali mengalami siklus kematian ....”
“Lalu! Kalau memang benar dia sepuhnya Ras Phoenix, kenapa dia mau berkerja sama dengan Ras Manusia? ....”
Apa yang dipikirkan tiga tetua Naga tersebut sudah pasti tidak akan pernah mereka dapatkan jawabannya.
Gou Long saat itu dapat merasakan perubahan dari Lei Long dalam cengkeramannya. “Tenang! Rasa takutmu akan segera hilang. Kau yang pertama mati diantara kalian bertiga.”
Pada saat Gou Long akan segera menyerap elemen petir milik Lei Hong. Suara teriakan keras terdengar dari langit. “Hentikan!! Apa yang ingin kau kerjakan, Ras Manusia sialan.”
Warna emas memenuhi langit. Sosok Naga Emas sejati setinggi tiga puluh lima kaki melayang-layang gagah dan terlihat sangat perkasa.
Hawa penindasan yang sangat kentara terasa dari sosok Naga Emas sejati itu–Jin Long ketika datang ke tempat tersebut dia tidak mau berlaku setengah-setengah. Wujud Naga dikeluarkan.
“Hoo! Kau akhirnya muncul juga.” Gou Long mengangkat tangan yang mencengkram Lei Long. “Dia harus mati sekarang.”
“Engkau mau menghalangi?! Silahkan, coba halangi saja! ....”
__ADS_1